cover
Contact Name
Sosiohumaniora
Contact Email
sosiohumaniora@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosaku_sumah@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sosiohumaniora
ISSN : 14110911     EISSN : 24432660     DOI : -
Jurnal Sosiohumaniora adalah jurnal berskala nasional yang mencakup kajian ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini menaruh perhatian pada persoalan gender, pemberdayaan masyarakat, lembaga dan administrasi publik, sistem pemerintahan lokal dan kesehatan masyarakat. Jurnal Sosiohumaniora akan menerbitkan Artikel terpilih dibawah lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 789 Documents
KUALITAS PELAYANAN PEMUNGUTAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR PADA KANTOR BERSAMA SAMSAT KOTA BATAM Razaki Persada
Sosiohumaniora Vol 13, No 3 (2011): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2011
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v13i3.5508

Abstract

KUALITAS PELAYANAN PEMUNGUTAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR PADA KANTOR BERSAMA SAMSAT KOTA BATAM
ANALISIS POTENSI WILAYAH PENGEMBANGAN TERNAK RUMINANSIA DI KABUPATEN PURWAKARTA Andre R. Daud
Sosiohumaniora Vol 11, No 2 (2009): SOSIOHUMANIORA, JULI 2009
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v11i2.5414

Abstract

Penelitian mengenai analisis potensi pengembangan ternak ruminansia di wilayah Kabupaten Purwakarta Propinsi Jawa Barat telah dilaksanakan di Kabupaten Purwakarta Propinsi Jawa Barat dari tanggal 3 September sampai 1 Oktober 2007. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) menentukan komoditas ternak ruminansia yang dapat diunggulkan oleh Kabupaten Purwakarta; dan (2) wilayah yang dapat dijadikan sebagai basis pengembangan ternak ruminansia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Objek dari penelitian ini adalah kecamatan di wilayah Kabupaten Purwakarta yang terdiri dari 17 kecamatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder yang dihimpun merupakan data berkala selama periode lima tahun yaitu dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2006 yang bersumber dari beberapa instansi terkait antara lain yaitu Dinas Peternakan Propinsi Jawa Barat, Sub Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purwakarta, Badan Pusat Statistik Propinsi Jawa Barat, Badan Pusat Statistik Kabupaten Purwakarta, BAPEDA Kabupaten Purwakarta dan Sub Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Purwakarta. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah populasi ternak, lahan pertanian, rumah tangga pertanian, fasilitas pelayanan peternakan, Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Pemerintah Daerah, Rencana Strategis (Renstra) Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purwakarta. Model perhitungan yang digunakan adalah (1) Location Quotient (LQ), (2) Penentuan daya tampung wilayah yang terdiri dari perhitungan potensi produksi rumput, perhitungan potensi limbah pertanian, dan perhitungan daya tampung wilayah, (3) Indeks Spesialisasi untuk rumah tangga pertanian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) ternak ruminansia, khususnya ruminansia kecil, memiliki dukungan sumberdaya wilayah yang memadai untuk pengembangan dalam jangka panjang; dan (2) Kecamatan Bojong, Pasawahan, Pondoksalam, Wanayasa dan Kiarapedes merupakan wilayah kecamatan yang memiliki potensi sebagai basis pengembangan ternak unggulan tersebut.
STRATEGI DAN MODEL PENGEMBANGAN WAJIB BELAJAR 12 TAHUN DI KABUPATEN BENGKALIS PROVINSI RIAU Caska -; Henny Indrawati
Sosiohumaniora Vol 11, No 2 (2009): SOSIOHUMANIORA, JULI 2009
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v11i2.5419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) strategi pengembangan wajib belajar 12 tahun; (2) posisi pengembangan wajib belajar 12 tahun; dan (3) model pengembangan wajib belajar 12 tahun di Kabupaten Bengkalis. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan menggunakan analisis SWOT (Strengths- Weaknesses-Opportunities-Treath). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat empat strategi pengembangan model wajib belajar 12 tahun, yaitu: a) Strategi Strengths-Opportunities/SO, b) Strategi Strengths-Treath/ST, c) Strategi Weaknesses-Opportunities/WO, dan d) Strategi Weaknesses-Treath/WT; (2) Posisi pengembangan Wajib Belajar 12 tahun Kabupaten Bengkalis pada Posisi Organisasi berada pada Kuadran III (tiga); 3) Model pengembangan Wajib Belajar 12 Tahun di Kabupaten Bengkalis adalah: a) Pembangunan Unit Sekolah Baru berupa SMA/MA/SMK Reguler; b) Pelaksanaan Kegiatan Kelompok Belajar Paket C; c) Pelaksanaan Ujian Persamaan SMA; d) Pembangunan SMA Luar Biasa; dan e) Pembangunan SMA Terbuka.
STRATEGI BERTAHAN HIDUP RUMAH TANGGA SETELAH SERANGAN TERORIS: Pelajaran Dari Tragedi Bom Bali Ni Wayan Suriastini
Sosiohumaniora Vol 13, No 3 (2011): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2011
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v13i3.5509

Abstract

Studi ini dilakukan dengan Menggunakan data panel karakteristik ekonomi, demografi, sosial, dan geografi rumah tangga dari serta data panel Studi Ekonomi dan Sosial Transisi Bali (EST-Bali) 2003, EST-Bali 2004, EST-Bali 2005. Data kualitatif studi kasus dianalisis dengan menggunakan 12 jenis strategi bertahan hidup rumah tangga yang diadopsi oleh masyarakat Bali paska bom Bali I, 2003-2005. Selain melakukan strategi mengurangi konsumsi, tiga strategi terbanyak yang dipilih oleh rumah tangga di Bali berasal dari kelompok strategi bekerja. Dengan analisis regresi logistik ditemukan latar belakang ekonomi rumah tangga sebelum tragedi sangat menentukan pilihan strategi bertahan hidup rumah tangga. Diawal krisis masih cukup banyak strategi yang bisa diadopsi oleh rumah tangga miskin tapi setelah tragedi berjalan 2.5 tahun strategi yang diadopsi oleh rumah tangga miskin sangat terbatas. Kata kunci: Teroris, Ekonomi, pengeluaran, coping
ANALISIS FUNGSI INTERMEDIASI BANK SYARIAH DI INDONESIA: STUDI KASUS DARI TAHUN 2003 SAMPAI TAHUN 2005 Sri Kusreni
Sosiohumaniora Vol 11, No 3 (2009): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2009
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v11i3.5424

Abstract

Bank Syariah yang berfungsi sebagai intermediasi, menunjukkan peranan yang makin meningkat sesuai dengan kebijakan pemerintah Indonesia. Hal ini ditunjukkan dari data yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia mulai tahun 2003 sampai dengan 2005. Untuk memperoleh hasil, digunakan Ordinary Least Square (OLS ) dimana FDR sebagai variabel tidak bebas dan variabel bebasnya adalah Return On Asset (ROA), Sertifikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI), serta Industrial Production Index (IPI) Non Performing Finance (NPF). Analisis fungsi intermediasi bank Syariah yang diwakili oleh variabel FDR menghasilkan hubungan yang positif dengan ROA. Hasil estimasi menunjukkan bahwa untuk variabel FDR hanya variabel ROA yang menunjukkan hasil yang bertentangan dengan performance dari bank konvensional. Kata kunci: Ordinary Least Square (OLS), Return on Assets (ROA), Industrial Production Index (IPI), Certificate of Bank Indonesia Wadiah (SWBI), Non-Performing Finance (NPF)
RESPON TRAUMATIK ANAK-ANAK KORBAN BANJIR BANDANG DI WASIOR - Mulyadi
Sosiohumaniora Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v14i1.5475

Abstract

Banjir bandang Wasior Papua Barat meninggalkan duka yang mendalam selain korban jiwa dan harta, yang sulit diprediksi adalah dampak psikologis pascabencana terutama kepada anak-anak. Benseller (2005) menyatakan bahwa anak-anak yang mengalami trauma psikis bila tidak ditangani dengan baik dapat mengalami PTSD (Post Traumatic Stress Disorder) atau gangguan stress yaitu gangguan psikologis yang disebabkan oleh pengalaman ikut menyaksikan atau mengalami langsung peristiwa yang mengerikan. Penelitian studi psikososial ini bertujuan untuk melihat respon traumatik anak-anak korban bencana banjir bandang Wasior pada: 1) respon terhadap pengalaman “rasa takut”; 2) respon terhadap kondisi lingkungan sosial di posko penampungan sementara; 3) respon terhadap proses pembelajaran yang diberikan oleh fasilitator/guru relawan; dan 4) respon terhadap “rasa ingat” sebelum bencana banjir terjadi (kondisi normal). Penelitian menggunakan metode observasi dan wawancara sambil bermain, ketika 15 hari anak-anak korban banjir bandang Wasior dalam pendampingan psikososial oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Responden terpilih 20 orang siswa SD kelas 4 sampai dengan 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak korban banjir Wasior mulai berkurang rasa takut (trauma) terhadap peristiwa yang dilihat dan dialaminya. Mereka sudah berani bermain di luar tenda dan bisa tidur nyenyak. Hal ini didukung oleh kondisi lingkungan di posko penampungan, metode belajar yang kreatif dan menyenangkan dari relawan. Maka, kondisi normal tersebut mereka sudah “siap” untuk dikembalikan ke tempat penampungan sementara di Wasior.
ANALISIS PERSEPSI PELANGGAN TERHADAP KINERJA ORGANISASI PUBLIK PENGELOLA PASAR TRADISIONAL: STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN DAERAH PASAR TOHAGA (BUMD) KABUPATEN BOGOR Azhari Aziz Samudra
Sosiohumaniora Vol 12, No 2 (2010): SOSIOHUMANIORA, JULI 2010
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v12i2.5444

Abstract

Tujuan dari Studi ini ialah untuk menganalisis dan mengembangkan strategi pengembangan pengelolaan pasar yang dilakukan oleh PD. Pasar Tohaga. Studi ini juga mencaritahu dan menganalisis persepsi pelanggan terhadap penanganan pasar oleh PD Pasar Tohaga. Data dianalisis melalui pendekatan deskriptif analisis dengan studi kasus. Formulasi strategi menggunakan IE Matrict yang dikembangkan dengan berbagai persyaratan manajemen perpasaran menurut penilaian pelanggan (pedagang dan pengunjung) di pasar kelas I, II dan III, dimana perolehan nilai ternyata di bawah rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara total pelanggan mempersepsikan bahwa kinerja pelayanan PD Pasar Tohaga dalam pengelolaan pasar masih rendah sedangkan tingkat harapan pelanggan tinggi. Sementara pengelola memberi penilaian yang baik terhadap kinerjanya sendiri dengan tingkat harapan yang juga tinggi.Strategi yang dapat dikembangkan dan diterapkan oleh PD Pasar Tohaga ialah 1). Merevitalisasi struktur dan infrastruktur pasar; 2). Memperbaiki pasar yang hiegienes, 3). Memperkuat staf di setiap pasar; 4). Diferensiasi pelayanan; 5). Menyelesaikan atau merencanakan lingkungan pasar yang baik; dan 6). Menyelenggarakan survei pelanggan.
PENGARUH MOTIVASI DAN PERILAKU APARATUR BIROKRASI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI KOTA PALU: Studi Pada Puskesmas di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah - Mustainah
Sosiohumaniora Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v14i1.5481

Abstract

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah kualitas pelayanan kesehatan di Kota Palu yang dilakukan pada Puskesmas selaku pengelola teknis yang belum optimal, dan motivasi dan perilaku aparatur birokrasi dalam memberikan perlayanan masih rendah. Penelitan ini bertujuan untuk mengkaji, menganalisis, dan mendapatkan konsep baru tentang teori motivasi dan perilaku aparatur birokrasi terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Metode yang digunakan adalah explanatory survey method dengan pendekatan kuantitatif. Teknik penarikan sampel yaitu stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dengan jumlah responden 125 orang paramedis. Teknik analisis data adalah analisis jalur dengan uji statistika adalah uji-t dan uji-F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi aparatur dan perilaku aparatur birokrasi terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Motivasi aparatur pengaruhnya besar terhadap kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas Kota Palu. Dimensi motivasi yang paling dominan terhadap kualitas pelayanan kesehatan adalah dimensi pengembangan. Sedangkan perilaku aparatur pengaruhnya terhadap kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas Kota Palu dikategorikan cukup. Dimensi perilaku yang paling dominan pengaruhnya terhadap kualitas pelayanan kesehatan adalah dimensi tanggung jawab.
INTERAKSI DAN KOMUNIKASI MASYARAKAT DI PERUMAHAN BUMI RANCAEKEK KENCANA KABUPATEN BANDUNG Elvinaro Ardianto; Kokom Komariah; Susie Perbawasari
Sosiohumaniora Vol 13, No 3 (2011): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2011
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v13i3.5510

Abstract

Penelitian ini berjudul “Interaksi dan Komunikasi Masyarakat di Perumahan Bumi Rancaekek Kencana Kabupaten Bandung,” dengan tujuan penelitian untuk mengetahui interaksi pribadi, interaksi sosial, komunikasi antar pesona dan komunikasi kelompok Metode penelitian adalah deskriptif-kuantitiatif, dengan instrumen penelitian angket, wawancara, dan observasi. Simpulan penelitian: Interaksi antar pribadi pada tipe perumahan sangat sederhana lebih tinggi frekuensinya di banding tipe sederhana dan tipe besar, Interaksi sosial pada tipe perumahan sangat sederhana lebih tinggi frekuensinya di banding tipe sederhana dan tipe besar, Komunikasi antarpesona pada tipe perumahan sangat sederhana lebih tinggi frekuensinya di banding tipe sederhana dan tipe besar, Komunikasi kelompok pada tipe perumahan sangat sederhana lebih tinggi frekuensinya di banding tipe sederhana dan tipe besar. Saran dari penelitian ini: bagi pembangunan perumahan di masa depan keterpaduan antara ilmu arsitektur dan ilmu komunikasi untuk lerbih membangun masyarakat yang lebih kondusif. Perpektif pembangunan perumahan selama ini lebih berorientasi kepada aspek fisik dan keindahan dan kualitas rumah, maka perlu dipadukan pembangunan perumahan itu antara aspek fisik dan aspek komunikasi. Kata kunci: interaksi, komunikasi, komunikasi antar personal, komunikasi kelompok
“AJO SIDI PEMBUAL” ‘IDENTITAS DIRI’ ATAU ‘MESIN PEMBEDAAN’ KEMINANGAN: ANALISIS KAJIAN BUDAYA Sulastri -
Sosiohumaniora Vol 11, No 3 (2009): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2009
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v11i3.5425

Abstract

Matrilineal di Minangkabau memiliki keunikan sendiri. Jadi bila menganalisis watak identitas keminangan yang merupakan implikasi dari budaya mereka tergambar dalam wacana-wacana sastra. Salah satunya dapat dilihat dari aspek bahasa dalam idiom gadang ota. Kerumitan idiom gadang ota adalah sistem sosial yang tidak dapat dijelaskan dengan mudah dalam tataran bahasa, tataran budaya dan tataran prosa dalam konsep keminangan. Gadang ota menentukan kombinasi luar biasa dari berfikir dan sikap dari cerminan budaya yang dapat dilihat pada kehidupan seseorang. Tampaknya bahwa idiom itu disekat oleh kekuasaan dan kekuasaan itu dicampuri dengan kepiawaan dengan kepiawaan dalam menyusun kalimat yang kuat dengan idealisme. Dapatkah Gadang ota diketahui sebagai sesuatu yang termasuk dalam tindakan politik, mental dan cara berfikir, taktik dan strategi minang? Bolehkah pemeran Ajo Sidi gadang ota ditempatkan sebagai contoh identitas dari keseluruhan Minang? Studi kasus tentang pemeran Ajo Sidi dalam cerita pendek Robohnya Surau Kami diharapkan dapat memberikan pencerahan dan jawaban tentang mesin pembedaan tentang watak minang sendiri.

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 1 (2025): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2025 Vol 26, No 3 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2024 Vol 26, No 2 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2024 Vol 26, No 1 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2024 Vol 25, No 3 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2023 Vol 25, No 2 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2023 Vol 25, No 1 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2023 Vol 24, No 3 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2022 Vol 24, No 2 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2022 Vol 24, No 1 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2022 Vol 23, No 3 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2021 Vol 23, No 2 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2021 Vol 23, No 1 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, MARCH 2021 Vol 22, No 3 (2020): SOSIOHUMANIORA, NOVEMBER 2020 Vol 22, No 2 (2020): SOSIOHUMANIORA, JULY 2020 Vol 22, No 1 (2020): SOSIOHUMANIORA, MARCH 2020 Vol 21, No 3 (2019): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2019 Vol 21, No 2 (2019): SOSIOHUMANIORA, JULI 2019 Vol 21, No 1 (2019): SOSIOHUMANIORA, MARET 2019 Vol 20, No 3 (2018): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2018 Vol 20, No 2 (2018): SOSIOHUMANIORA, JULI 2018 Vol 20, No 1 (2018): SOSIOHUMANIORA, MARET 2018 Vol 19, No 3 (2017): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2017 Vol 19, No 2 (2017): SOSIOHUMANIORA, JULI 2017 Vol 19, No 1 (2017): SOSIOHUMANIORA MARET 2017 Vol 18, No 3 (2016): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2016 Vol 18, No 2 (2016): SOSIOHUMANIORA, JULI 2016 Vol 18, No 1 (2016): SOSIOHUMANIORA, MARET 2016 Vol 17, No 3 (2015): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2015 Vol 17, No 2 (2015): SOSIOHUMANIORA, JULI 2015 Vol 17, No 1 (2015): SOSIOHUMANIORA, MARET 2015 Vol 16, No 3 (2014): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2014 Vol 16, No 2 (2014): SOSIIOHUMANIORA, JULI 2014 Vol 16, No 1 (2014): SOSIOHUMANIORA, MARET 2014 Vol 15, No 3 (2013): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2013 Vol 15, No 2 (2013): SOSIOHUMANIORA, JULI 2013 Vol 15, No 1 (2013): SOSIOHUMANIORA, MARET 2013 Vol 14, No 3 (2012): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2012 Vol 14, No 2 (2012): SOSIOHUMANIORA, JULI 2012 Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012 Vol 13, No 3 (2011): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2011 Vol 13, No 2 (2011): SOSIOHUMANIORA, JULI 2011 Vol 13, No 1 (2011): SOSIOHUMANIORA, MARET 2011 Vol 12, No 3 (2010): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2010 Vol 12, No 2 (2010): SOSIOHUMANIORA, JULI 2010 Vol 12, No 1 (2010): SOSIOHUMANIORA, MARET 2010 Vol 11, No 3 (2009): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2009 Vol 11, No 2 (2009): SOSIOHUMANIORA, JULI 2009 Vol 11, No 1 (2009): SOSIIOHUMANIORA, MARET 2009 Vol 10, No 3 (2008): SOSIIOHUMANIORA, NOPEMBER 2008 Vol 10, No 2 (2008): SOSIOHUMANIORA, JULI 2008 Vol 10, No 1 (2008): SOSIOHUMANIORA, MARET 2008 Vol 9, No 3 (2007): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2007 Vol 9, No 2 (2007): SOSIOHUMANIORA, JULI 2007 Vol 9, No 1 (2007): SOSIOHUMANIORA, MARET 2007 Vol 8, No 3 (2006): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2006 Vol 8, No 2 (2006): SOSIOHUMANIORA, JULI 2006 Vol 8, No 1 (2006): SOSIOHUMANIORA, MARET 2006 Vol 7, No 3 (2005): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2005 Vol 7, No 2 (2005): SOSIOHUMANIORA, JULI 2005 Vol 7, No 1 (2005): SOSIOHUMANIORA, MARET 2005 Vol 6, No 3 (2004): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2004 Vol 6, No 2 (2004): SOSIOHUMANIORA, JULI 2004 Vol 6, No 1 (2004): SOSIOHUMANIORA, MARET 2004 Vol 5, No 3 (2003): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2003 Vol 5, No 2 (2003): SOSIOHUMANIORA, JULI 2003 Vol 5, No 1 (2003): SOSIOHUMANIORA, MARET 2003 Vol 4, No 3 (2002): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2002 Vol 4, No 2 (2002): SOSIOHUMANIORA, JULI 2002 Vol 4, No 1 (2002): SOSIOHUMANIORA, MARET 2002 Vol 3, No 3 (2001): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2001 Vol 3, No 2 (2001): SOSIOHUMANIORA, JULI 2001 Vol 3, No 1 (2001): SOSIOHUMANIORA, MARET 2001 More Issue