Articles
495 Documents
DETEKSI KELONGSORAN DENGAN SURVEY GEOLISTRIK LANDSLIDES DETECTION BY GEOELECTRIC SURVEY Studi kasus di Jalan Provinsi Bojonegoro-Jatirogo Km.125+300
novianti, diah
CAKRAWALA Vol 13, No 2: Desember 2019
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1811.189 KB)
|
DOI: 10.32781/cakrawala.v13i2.296
Longsor merupakan salah satu bencana yang kerap mengancam keamanan kawasan. Sepertinya bencana tersebut terjadi secara tiba-tiba, terjadi pada saat turun hujan deras, terutama bila terjadi secara terus menerus. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terus dikembangkan untuk memprediksi akan terjadinya bencana longsor pada suatu kawasan. Jalan raya Bojonegoro-Jatirogo merupakan jalan provinsi yang menghubungkan wilayah di Kabupaten Bojonegoro dengan wilayah di Kabupaten Tuban. Jalan ini merupakan jalur penting dalam menunjang kegiatan perekonomian masyarakat Bojonegoro maupun Tuban. Akan tetapi keberlanjutan jalan ini dibayang-bayangi oleh kejadian longsor pada lahan di sekitar jalan. Hal ini dibuktikan dengan telah dilakukan pengalihan trase jalan karena terjadinya kerusakan pada penahan tanah pada tahun 2013. Pada saat penelitian tahun 2018, terjadi kelongsoran di titik lain dengan laju kelongsoran yang mengkhawatirkan kelangsungan badan jalan yang ada. Dari hasil stratifikasi dan tomografi geolistrik disimpulkan bahwa penyebab utama masalah longsor di lokasi kegiatan adalah erosi oleh air hujan dan air sungai pada saat musim penghujan. Sementara itu, kondisi tanah yang ada adalah tanah yang sangat rentan terhadap erosi oleh air di permukaan. Dan juga kondisi tanah di permukaan, pada umumnya terdiri dari tanah lempung yang lunak yang relatif gembur dan penuh dengan keretakan di dalammya, juga mudah tererosi oleh air yang mengalir di permukaan sehingga tanah tersebut sangat rentan terhadap air yang mengalir.
Pengukuran Daya Saing dan Persepsi Konsumen Terhadap Belimbing Tasikmadu di Kabupaten Tuban Jawa Timur
Mubarokah, Diana;
Tamami, Novi Diana B
CAKRAWALA Vol 13, No 2: Desember 2019
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.249 KB)
|
DOI: 10.32781/cakrawala.v13i2.310
Banyaknya tingkat persaingan belimbing dengan buah lainnya membuat penelitian ini mengarah ke daya saing dan persepsi konsumen terhadap belimbing tasikmadu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya saing dan persepsi konsumen terhadap belimbing tasikmadu. Penelitian ini menggunakan metode PAM (Policy Analysis Matrix) dan Cochran Q Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai PP Rp. 272.867.189; SP Rp. 1.527.907.516; PCR 0,4 dan DRCR 0,1 sehingga berdaya saing sangat tinggi. Nilai cochran Q 1,634 yang nilainya lebih besar dari X2 22,362. Artinya responden mempunyai proporsi jawaban “ya” yang sama terhadap 14 atribut yang ditawarkan. Hal yang perlu dilakukan yaitu ekstensifikasi belimbing tasikmadu di wilayah lain serta menciptakan pasar baru. Memaksimalkan penggunaan kemasan berbahan kardus daripada kemasan plastik.
Combined Housing and Transportation Affordability in Peri-Urban Region
Rahmah, Ihdiny Mauhiya Miftahar;
Swasto, Deva Fosterharoldas
CAKRAWALA Vol 14, No 1: Juni 2020
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (347.428 KB)
|
DOI: 10.32781/cakrawala.v14i1.319
The peripheral area is considered as a preferable location for having affordable housing. However, the transport costs that appear as a consequence of the housing location might take up a considerable share of the household’s income. This study aimed to identify the combined housing and transportation (CHT) affordability in the peri-urban region of the Surabaya Metropolitan Area. A survey was conducted in three subdistricts of the Sidoarjo Regency, which are Waru, Gedangan and Sidoarjo sub-districts. The result showed that those three areas are affordable if only the housing costs are considered. However, they are unaffordable if transports costs are included. This suggests that the CHT affordability might depict the true affordability if the transportation costs are included. Therefore, this study suggests that a comprehensive land use planning might be needed in order to create sustainable development.
Upaya Pemerintah Daerah dalam Pencegahan dan Penanggulangan Wabah Virus Korona
Cahyandari, Dewi;
Hadiyantina, Shinta;
Ramadhan, Nandharu
CAKRAWALA Vol 14, No 1: Juni 2020
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (307.012 KB)
|
DOI: 10.32781/cakrawala.v14i1.332
Ditetapkannya virus korona sebagai wabah pandemik global oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) membuat hampir seluruh masyarakat menjadi resah. Penyebaran virus yang terlalu cepat dan masif membuat pemerintah, baik pusat maupun daerah, harus dengan sigap melakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan wabah penyakit menular tersebut. Namun kerap kali upaya yang dilakukan oleh pemerintah harus terkendala aturan hukum yang tidak memadai sehingga mereka ditantang untuk melakukan diskresi (freis ermessen) agar dapat dengan sigapmenyelesaikan persoalan di masyarakat. Berbasis peraturan perundang-undangan, tulisan ini menganalisis upaya yang dapat dilakukan pemerintah daerah dalam pencegahan dan penanggulangan wabah penyakit menular, baik secara represif maupun preventif.
Regulasi Pemanfaatan Tanah Pemerintah dalam Perjanjian, Bangun, Guna, Serah
Sari, Indah Juwita
CAKRAWALA Vol 14, No 1: Juni 2020
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (364.289 KB)
|
DOI: 10.32781/cakrawala.v14i1.320
Dalam rangka penyelenggaraan tugas dan fungsi pemerintahan Negara/Daerah namun tidak tersedia dana dalam APBN/D, maka ditentukan berbagai macam skema pemanfaatan barang milik Negara/Daerah yang salah satunya melalui kerja sama bangun, guna, serah (BGS). Pada tahap pelaksanaan dan akhir perjanjian banyak perbedaan persepsi terhadap regulasi pemanfaatan khususnya terhadap objek BGS. Jenis Penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian yuridis normative, yaitu jenis penelitian hukum yang meneliti bahan pustaka dengan bahan hukum primer sebagai bahan hukum yang mengikat. Hasil penelitian menunjukkan dalam praktek terdapat 2 jenis perjanjian BGS yaitu yang berupa privat contract dan government contract. BGS yang berupa government contract memiliki karakteristik berbeda dan diatur dalam PP No 27 Tahun 2014 dan Permendagri 19 Tahun 2016 sebagai tindak lanjut dari UU No 1 Tahun 2004 Perbedaan persepsi diakibatkan tidak adanya regulasi yang secara khusus mengatur perjanjian BGS sehingga banyak pihak salah mengidentifikasi objek pemanfaatan.
Strategi Penerapan Model Lembaga Pemberdayaan Masyarakat untuk Menurunkan Jumlah Rumah Tangga Rentan Miskin di Pedesaan
Kurniawan, Yudiyanto Tri
CAKRAWALA Vol 14, No 1: Juni 2020
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (545.814 KB)
|
DOI: 10.32781/cakrawala.v14i1.325
Kita perlu merumuskan strategi khusus dalam pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Suryonegoro menjadi lembaga pemberdayaan masyarakat untuk menurunkan jumlah rumah tangga rentan miskin di pedesaan. Metode penelitian campuran digunakan, yaitu penelitian kualitatif deskriptif untuk memetakan faktor-faktor yang mempengaruhi BUMDes dan kuantifikasi kualitatif untuk analisa SWOT dalam merumuskan strategi pengembangannya. Hasil analisa menunjukkan Strategi penerapan yang tepat yaitu mendorong BUMDes membentuk usaha berbasis potensi Sirsak dan memanfaatkan media online untuk memasarkan produk-produknya.
Improving Mineral Mining License System in North Sumatera Indonesia
Ginting, Erika Sari;
Pramono, Retno Widodo Dwi
CAKRAWALA Vol 14, No 1: Juni 2020
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (652.598 KB)
|
DOI: 10.32781/cakrawala.v14i1.321
The establishment of One-stop Service in Indonesia is expected to improve the quality of licensing process. In the mining license system, the investors still find some obstacles. Meanwhile the resources of mining area in Indonesia still attractive to the investors. Therefore, it is obvious that there is room for improvements in the mining license system. This research uses the Soft System Methodology. The primary data are obtained by interviewing the stakeholders and the secondary data are gathered through document review. The result shows that there are several problems in mining license system in North Sumatera. The problems occur because of the absence of local regulation in the mining license system, lack of coordination and unfit regulation. To improve the service in mining license system, the government need to issue a new regulation on mining license system, arrange a coordination system and issue new regulation on rock mining license.
Analisis Pengaruh Pertemuan Peningkatan Kesejahteraan Keluarga (P2K2) terhadap Graduasi Sejahtera Mandiri (GSM) di Jawa Timur
Sukesi, Sukesi
CAKRAWALA Vol 14, No 1: Juni 2020
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (379.479 KB)
|
DOI: 10.32781/cakrawala.v14i1.340
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh antara outcome P2K2 dan inovasi pendamping terhadap Graduasi Sejahtera Mandiri (GSM) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Jawa Timur. Penelitian dilakukan pada 19 kabupaten/kota di Jawa Timur. Populasi penelitian terbagi menjadi tiga cluster responden, yaitu: KPM yang menjadi sasaran program P2K2, Pendamping KPM, Penyedia Layanan Faskes, Penyedia Layanan Fasdik dan Koordinator Pedamping Kabupaten. Sampel penelitian sebanyak 170 orang. Teknik analisis menggunakan analisis regresi linier berganda, Uji t dan Uji F dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel outcome P2K2 memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Graduasi Sejahtera Mandiri (GSM) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Jawa Timur. Variabel inovasi pendamping P2K2 memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Graduasi Sejahtera Mandiri (GSM) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Jawa Timur.
Analisis Kinerja Program Jalin Matra untuk Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan di Jawa Timur
Wahyudi, Agus
CAKRAWALA Vol 14, No 1: Juni 2020
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (357.225 KB)
|
DOI: 10.32781/cakrawala.v14i1.341
Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya perbedaan jumlah penghasilan perbulan yang dihasilkan oleh janda peneriman program Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) di Provinsi Jawa Timur sebelum dan sesudah diberikan modal usaha. Objek penelitian ini adalah janda-janda peneriman bantuan program Jalin Matra yang ada di wilayah Jawa Timur dengan jumlah sampel sebanyak 150 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis uji beda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan jumlah penghasilan perbulan yang dihasilkan oleh janda sebelum dan sesudah diberikan modal usaha melalui program Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) Provinsi Jawa Timur. Janda-janda yang mendapatkan bantuan modal usaha memiliki nilai rata-rata penghasilan perbulan sebelum diberikan modal usaha sebesar Rp. 645.753 dan nilai rata-rata penghasilan perbulan sesudah diberikan modal usaha sebesar Rp. 1.482.180, dimana penghasilan rata-rata janda mengalami kenaikan tiap bulannya dengan adanya program Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) Provinsi Jawa Timur.
Peran Non Government Organization Melalui Bidang Pemerintahan dalam Pengawasan sebelum Dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa
Syahfuddin, Muhammad Nawawi;
Cevani, Diana Emilia;
Hertati, Diana
CAKRAWALA Vol 14, No 1: Juni 2020
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32781/cakrawala.v14i1.329
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran lembaga swadaya masyarakat Seven Gab dalam menyelesaikan masalah yang terkait dengan perubahan peraturan daerah mengenai pemilihan kepala desa.Dan respon pemerintah terkait adanya lembaga swadaya masyarakat Seven Gab ini dalam memajukan daerahnya. Hasil fenomena yang peneliti temukan di lapangan adalah keikutsertaan lembaga swadaya masyarakat Seven Gab dalam mengawasi dan menangani masalah yang terjadi terkait perubahan peraturan daerah mengenai pemilihan kepala desa di Sidoarjodan sudah berdiskusi dengan sekretaris daerah mengenai peraturan daerah yang berubah secara tiba-tiba. Selain itu lembaga swadaya masyarakat Seven Gab sudah memberikan kritik dan bekerja sama dengan pihak kelurahan dan masyarakat setempat untuk menjaga pemilihan kepala desa.Dimensi yang digunakan adalah peran lembaga swadaya masyarakat yang juga diatur dalam UU No. 17 Tahun 2013 Tentang Ormas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dan literatur review dengan didukung pula oleh buku-buku yang ada.