cover
Contact Name
Ifall
Contact Email
ifall@unisapalu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
redaksijurnalabditani@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 26224682     EISSN : 26224690     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Abditani merupakan salah satu jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu. Jurnal ini berisi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang merupakah hilirisasi dari hasil-hasil penelitian dalam rumpun ilmu pertanian umum yang meliputi pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan. Jurnal abditani diterbitkan setahun sekali yaitu pada bulan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS LAHAN PEKARANGAN MELALUI PEMANFAATAN SAMPAH RUMAH TANGGA SEBAGAI PUPUK ORGANIK DI DESA LANTAPAN KECAMATAN GALANG KABUPATEN TOLITOLI Salawati Salawati; Nur Hikmah; Nurmala Nurmala; Yulianti Rasud; Sjarifuddin Ende; Henrik Henrik
Jurnal Abditani Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.709 KB) | DOI: 10.31970/abditani.v2i0.41

Abstract

Lahan pekarangan di desa Lantapan Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli cukup luas tetapi belum termanfaatkan secara efisien, Demikian halnya dengan sampah organik rumah tangga masyarakat yang di buang begitu saja berpotensi mencemari lingkungan. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan produktivitas lahan pekarangan melalui pemanfaatan sampah rumah tangga dalam pembuatan pupuk organik cair pada kelompok ibu-ibu rumah tangga, melalui penyuluhan dan demo pembuatan pupuk organik cair berbahan dasar limbah rumah tangga. Program ini diawali dengan penyuluhan pemanfaatan pekarangan, selanjutnya demo pembuatan pupuk organik cair dan aplikasi pada tanaman sayuran di pekarangan. Hasil yang dicapai meningkatnya semangat ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan pekarangan dan mengolah limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN LIMBAH DAN PENGOLAHAN BIJI KAKAO DI DESA UENUNI KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI Syamsuddin Laude; Abdul Rahim; Syahraeni Kadir; Arifuddin Lamusa; Ismail
Jurnal Abditani Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.179 KB) | DOI: 10.31970/abditani.v2i0.42

Abstract

Provinsi Sulawesi Tengah merupakan penghasil kakao terbesar di Indonesia dan oleh karena itu, kakao ditetapkan sebagai salah satu komoditas unggulan daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Adapun mitra yang terlibat pada program pengabdian adalah Masyarakat Di Desa Uenuni Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi Propinsi Sulawesi Tengah melalui kelompok tani Fajar Baru. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah rendahnya pengetahuan terkait dengan pembuatan pupuk organik (bokashi) dari limbah kakao dan teknologi pengolahan biji kakao menjadi pasta cokelat, bubuk cokelat dan pembuatan aneka produk olahan kakao. Program pengabdian bertujuan untuk membantu masyarakat sasaran dalam memanfaatkan limbah kakao dan mengolah biji kakao untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Target khusus yang ingin dicapai adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk pembuatan pupuk kompos dari limbah kakao dan pengolahan biji kakao menjadi bubuk cokelat, pasta cokelat dan produk olahan lainnya. Pelaksanaan program pengabdian melibatkan 3 (tiga) dosen yang memiliki kepakaran multidisiplin meliputi ilmu hortikultura, teknologi pengolahan hasil pertanian dan ilmu manajemen. Hasil pengabdian meliputi pembuatan bokashi dari kulit kakao secara berkelanjutan dan teknologi pengolahan biji kakao menjadi bubuk coklat, pasta cokelat dan olahan produk lainnya seperti silver quin dan susu cokelat. Program pengabdian tersebut dapat meningkatkan keterampilan petani kakao dalam pembuatan bokashi untuk pupuk perkebunan kakao, meningkatkan pengetahuan terkait dengan teknologi pengolahan biji kakao menjadi aneka produk olahan kakao yang telah dilatihkan sehingga masyarakat petani dapat menciptakan usaha bisnis pertanian berbasis kakao untuk meningkatkan pendapatan petani.
DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN KAKAO MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN DESA MITRA DI KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Abdul Rahim; Gatot Siswo Hutomo; Shahabuddin; Ismail; Farid
Jurnal Abditani Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v3i2.47

Abstract

Salah satu komoditas unggulan Provinsi Sulawesi Tengah adalah tanaman kakao. Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) merupakan Model Pemberdayaan Masyarakat. PPDM bertujuan untuk meningkatkan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mitra dengan cara peningkatan keberdayaan mitra. Ada dua mitra yang terlibat pada program PPDM adalah Mekar Jaya Kakao Tanampedagi dan Mekar Indah Tanampedagi yang keduanya berada di Desa Tanampedagi Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong Propinsi Sulawesi Tengah. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra pada tahun 2020 diantaranya pembuatan teh daun kakao, mutu biji kakao yang dihasilkan rendah, teknologi pengolahan biji kakao menjadi bubuk cokelat, pasta cokelat dan lemak kakao masih sangat terbatas termasuk proses pembuatan aneka produk turunan dari cokelat serta pengemasannya. Pelaksanaan program dilakukan oleh 3 (tiga) dosen yang memiliki kepakaran multidisiplin meliputi ilmu hama dan penyakit tanaman dan teknologi pengolahan hasil pertanian. Pada tahun 2020, pelaksanaan kegiatan dilakukan selama 10 bulan dengan rincian 1 bulan persiapan, 8 bulan pelaksanaan kegiatan utama dan 1 bulan untuk pelaporan. Hasil PPDM pada tahun 2020 telah dilakukan penyuluhan, pelatihan, praktek dan pendampingan pada kegiatan yang telah disepakati dengan mitra diantaranya teknologi pembuatan teh daun kakao, penerapan teknologi fermentasi biji kakao, teknologi pengolahan biji kakao menjadi bubuk coklat, pasta cokelat dan lemak cokelat serta diversifikasi produk olahan seperti susu cokelat, minuman, magnum, silverquin, cokelat isi dengan berbagai varian rasa dan es krim. Masyarakat dan mitra memiliki partisipasi yang tinggi dalam pelaksanaan program karena mereka membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang terkait dengan pengelolaan perkebunan kakao secara menyeluruh. Program kegiatan berdampak langsung kepada peningkatan kesejahteraan kelompok tani mitra
SENTRA PENGEMBANGAN KAKAO SECARA TERPADU DI TONUSU KECAMATAN PAMONA PUSELEMBA KABUPATEN POSO Syahraeni Kadir; Sakka Samudin; Ponirin; Abdul Rahim; Diky Gunawan Suwiryono; Victoryos Metoli
Jurnal Abditani Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v3i2.48

Abstract

Penghasil kakao terbesar di Indonesia adalah Provinsi Sulawesi Tengah sehingga kakao ditetapkan sebagai komoditas unggulan. Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dengan tema PPDM Sentra Pengembangan Kakao Secara Terpadu Di Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso. PPDM bertujuan untuk peningkatkan pengembangan kelompok tani dan Usaha Mikro Kecil Menengah untuk peningkatan pemberdayaan masyarakat barbasis perkebunan kakao. Ada dua kelompok tani sebagai mitra PPDM yaitu Harapan Baru dan Koromboyo Lestari yang keduanya berada di Desa Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah. Pelaksanaan program direncanakan pada tahun 2020 melibatkan tiga dosen yang memiliki kepakaran multidisiplin meliputi ilmu perbenihan dan kultur jaringan, teknologi pengolahan hasil pertanian dan ilmu manajemen. Hasil pelaksanaan kegiatan program PPDM pada tahun 2020 melalui penyuluhan, pelatihan, praktek dan pendampingan yang telah disepakati dengan mitra diantaranya teknologi pembibitan tanaman kakao, teknologi budidaya, teknologi pembuatan pupuk organik dengan menggunakan limbah kakao (daun dan kulit kakao), teknologi pemangkasan dan kebersihan perkebunan tanaman kakao, teknologi pengendalian hama dan penyakit kakao dan teknologi fermentasi. Kegiatan ini memiliki dampak ekonomi terutama warga masyarakat Desa Tonusu khususnya kelompok tani mitra karena dapat langsung diaplikasikan pada perkebunan kakao mereka. Masyarakat dan mitra memiliki partisipasi yang tinggi dalam pelaksanaan program karena mereka membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang terkait dengan pengelolaan perkebunan kakao secara terpadu dan terintegrasi. Luaran yang telah diperoleh diantaranya penangkar bibit kakao, pupuk organik, produktvitas kebun meningkat dan terjadi peningkatan mutu biji kakao yang dihasilkan
STRATEGI PENEKANAN POPULASI TIKUS DENGAN RUBUHA (RUMAH BURUNG HANTU) DI PERSAWAHAN DESA PLUMPANG LAMONGAN Febi Dwi Putri; Madziatul Churiyah; Ipung Prayogo; Keke Harimurti
Jurnal Abditani Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v3i2.50

Abstract

Pertanian merupakan sektor pembangunan yang diunggulkan karena menjadi sumber perekonomian di Indonesia. Untuk menghasilkan hasil pertanian yang diharapkan, para petani melakukan berbagai bentuk upaya yang ditujukan untuk memaksimalkan hasil pertanian tersebut. Salah satu permasalahan yang dihadapi petani desa Plumpang adalah hama tikus yang menyerang tanaman padi selama dua tahun terakhir. Untuk mengendalikan populasi hama tikus dapat melalui hewan predator sebagai musuh alami tikus. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu observasi, perencanaan, sosialisasi, dan pemasangan rumah burung hantu (rubuha). Kegiatan observasi dilakukan untuk mengumpulkan berbagai data pertanian yang ada di desa Plumpang. Perencanaan dilakukan untuk membuat konsep kegiatan pertanian. Sosialisasi dilakukan melalui poster dan video yang berisi pengetahuan dan efektivitas penggunaan rubuha. Pemasangan rubuha dilakukan untuk membantu mengatasi masalah hama tikus di persawahan desa Plumpang. Kegiatan pengabdian ini disambut antusias oleh warga desa Plumpang dan berharap dapat meningkatkan hasil panen padi setiap tahunnya.
PENGUATAN KEARIFAN LOKAL KELOMPOK TANI PASCA BENCANA ALAM DESA KALIBURU KECAMATAN SINDUE TOMBUSABORA KABUPATEN DONGGALA SULAWESI TENGAH Ridwan; Ahsan Mardjudo
Jurnal Abditani Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v3i2.52

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Penguatan Kearifan Lokal Pasca Bencana Alam Desa Kaliburu Kecamatan Sindue Tombusabora Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Kaliburu terhadap kearifan lokal, membantu meringankan pembiayaan dalam menggarap lahan pertanian bagi petani masyarakat desa Kaliburu, mendorong masyarakat desa Kaliburu untuk lebih memahami pentingnya pelestarian kearifan lokal noasiala pale dalam mengelola sumnberdya pertanian untukmemenuhi kebutuhan hidupnya, memberikan informasi dan pembelajaran bagi masyarakat dan pemerintah desa Kaliburu terhadap manfaat kearifan lokalnosiala pale atau kerja kelompok bergotong royong. Dalam kegiatan PKM metode yang dikembangkan adalah metode yang dikembangkan untuk mendapatkan data-data kearifan lokal adalah wawancara langsung kepada aparat desa, tokoh masyarakat, tokoh adat. Praktek pelaksanaan nosiala paleatau gotong royong adalahpembukaan lahan, pembersihan lahan, penugalan atau pembuatan lubang untuk ditanami jagung, penanaman jagung atau pengisian jagung dilubang yang sudah disiapkan, penyemprotan hama,pembersihan rumput atau teki-tekian yang bisa menghambat pertumbuhan jagung, panen dan pasca panen jagung, dan musyawarah desa pembahasan naskah akademik ranperdes penguatan kearifan lokal.Adapun realiasi kegiatan adalah terlaksananya pelaksanaan bercocok tanam jagung sampai kepada panen (lokal:molopu), dan melahirkan Peraturan Desa Kaliburu tentang pelestarian kearifan lokal kerja kelompok bergotong royong (nosiala pale)
PERBANYAKAN ANGGREK ALAM SECARA VEGETATIF MELALUI STEK DAN PEMISAHAN RUMPUN Zulkaidhah Zulkaidhah; Asri Pirade; Ariyanti; Sustri
Jurnal Abditani Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v3i2.53

Abstract

Anggrek alam merupakan salah satu hasil hutan non kayu yang termasuk dalam golongan tanaman hias yang sangat digemari. Tingginya permintaan anggrek menyebabkan anggrek memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Hal ini menjadi salah satu penyebab tingginya eksploitasi anggrek alam dalam hutan. kegiatan eksploitasi secara terus menerus menjadikan anggrek alam terancam punah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melestarikan tanaman anggrek khususnya anggrek alam yang terancam punah melalui kegiatan budidaya anggrek alam secara vegetatif melalui pemisahan rumpun dan stek. Metode yang digunakan dalam program ini adalah metode penyuluhan dan pelatihan tentang perbanyakan anggrek alam secara vegetative melalui stek dan pemisahan rumpun. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini yaitu indukan anggrek alam yang tergolong sympodial (Cymbidium sp., Bulbophyllum sp. Grammatophyllum sp.) diperbanyak melalui pemisahan rumpun. Satu indukan dapat dipisahkan menjadi 4-5 rumpun. Sedangkan untuk anggrek alam yang tergolong monopodial (Dendrobium sp. dan Vanda sp.) diperbanyak dengan cara stek karena model pertumbuhannya secara vertikal. Satu indukan dewasa juga dapat menghasilkan 4 – 5 stek. Pola kerja sama yang dijalankan dalam kegiatan ini yaitu melalui kerja sama dengan kelompok-kelompok tani anggrek alam yang ada di Desa Karunia Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi sebagai penyedia indukan anggrek yang selanjutnya diperbanyak secara vegetative melalui stek dan pemisahan rumpun
PROGRAM DESA MITRA: PENERAPAN ZERO WASTE AGRICULTURE MELALUI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR BIOKULTUR DAN BIOURIN Nur Hayati; Haerani Maksum; Usman Made; Sitti Rahmawati; Sulaeman; Burhanuddin Nasir
Jurnal Abditani Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v3i2.54

Abstract

Limbah pertanian dan peternakan termasuk sumberdaya petani yang belum termanfaatkan dengan baik, bahkan bila tidak dikelola dapat menjadi sumber pencamaran lingkungan. Limbah pertanian seperti jerami banyak digunakan sebagai pakan ternak tetapi belum melalui teknologi pengolahan pakan, sedangkan limbah ternak berupa feses digunakan sebagai pupuk tanpa proses pengolahan serta urin hanya dibuang. Dengan demikian diperlukan konsep integrasi pertanian dan peternakan dalam rangka pelaksanaan zero waste farming. Program desa mitra ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat tani dalam pembuatan pupuk organik cair biokultur dan biourin menggunakan feses dan urin sapi dalam mewujudkan zero waste farming system. Metode yang diterapkan dalam PPDM adalah community development dengan bentuk kegiatan berupa penyuluhan, pelatihan, difusi ipteks dan pendampingan masyarakat, dengan mitra kegiatan ini adalah anggota kelompok tani “Singgani” dan “Belota Singgani” Desa Pombewe Kecamatan Sigi Biromaru. Dalam program desa mitra ini petani dilatih membuat pupuk organik cair dari limbah ternak berupa feses dan urin sapi segar untuk dibuat menjadi POC biokultur dan biourin. Hasil pelaksanaan program desa mitra menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan, serta dapat membuat dan mengembangkan pupuk organik cair bioukultur dan biourin.
PENERAPAN TEKNOLOGI USAHATANI TERINTEGRASI TANAMAN DAN TERNAK UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN EKONOMI MASYARAKAT Abdul Syakur; Haerani Maksum; Sri Anjar Lasmini; Nur Hayati
Jurnal Abditani Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v3i2.58

Abstract

UPT Bulupountu Jaya terletak di Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi dikenal sebagai daerah yang kaya dengan potensi sumberdaya alam diantaranya sumberdaya pertanian khususnya hortikultura dan peternakan. Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dalam bidang pertanian yaitu kurangnya ketrampilan tentang tata cara peningkatan produk hasil pertanian. Atas permasalahan tersebut maka solusi yang dilakukan adalah melakukan pelatihan dan pendampingan masyarakat dalam penerapan teknologi usaha tani terintegrasi tanaman dan ternak. Metode yang dilakukan adalah, pelatihan, demplot teknologi, dan pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal. Target luaran yang diharapkan adalah peningkatan kapasitas sumberdaya petani sehingga mampu mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bidang usahatani terpadu dan terintegrasi tanaman dan ternak. Hasil pelaksanaan program PKM menujukkan bahwa petani – peternak sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan kompos dari limbah tanaman dan limbah ternak, dengan pelatihan tersebut maka limbah pertanian dan peternakan yang sering menjadi sumber pencemaran lingkungan di sekitar permukiman warga sudah dimanfaatkan menjadi saprodi pertanian, sehingga usahatani yang dikembangkan menjadi usahatani tanpa limbah (zero waste agriculture), bahan dasar pembuatannya sangat mudah diperoleh karena pada dasarnya terdapat di sekitar lokasi pertanaman dan sangat melimpah, dan dengan mengikuti pelatihan tersebut, petani memiliki pemahaman dan kemauan yang kuat untuk mengurangi bahkan tidak lagi menggunakan pupuk anorganik dalam kegiatan usaha tani.
PKM PEMBUATAN KRIPIK MATA SAPI COKLAT KENARI UNTUK MENAMBAH PENDAPATAN KELOMPOK IBU-IBU PKK DESA KAMPALA KECAMATAN EREMERASA KABUPATEN BANTAENG St Sukmawati; Dahlia
Jurnal Abditani Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v3i2.59

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Pergurunan Tinggi yang harus dilaksanakan oleh civitas akademik khususnya bagi tenaga pendidik (dosen). Kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah Pengolahan Kripik Mata Sapi Coklat Kenari bagi para ibu-ibu PKK di Desa Kampala Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng untuk menambah pendapatan mereka. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Bapak Kepala Desa n ibu ketua PKK Desa sehingga para ibu-ibu PKK diharap aktif dalam kegiatan ini. Dengan mengikuti kegiatan ini diharapkan ibu-ibu PKK dapat memanfaatkan bahan-bahan yang mudah diperoleh untuk dibuat kripik sebagai camilan. Kripik Mata Sapi Coklat Kenari ini dapat dijual sebagai oleh-oleh dari Desa Kampala, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng.

Page 4 of 19 | Total Record : 189