cover
Contact Name
Herman Setyawan
Contact Email
khazanah@ugm.ac.id
Phone
+62274-6492151
Journal Mail Official
khazanah@ugm.ac.id
Editorial Address
Arsip Universitas Gadjah Mada, Komplek Perpustakaan UGM, Gedung L7 Lantai 2
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan
ISSN : 19784880     EISSN : 25802186     DOI : https://doi.org/10.22146/khazanah
Khazanah:Jurnal Pengembangan Keasipan merupakan media komunikasi dan publikasi bidang kearsipan yang diterbitkan oleh Arsip Universitas Gadjah Mada. Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan terbit sejak tahun 2007 dengan ISSN 1978-4880 (print) dan mulai diterbitkan secara daring sejak tahun 2017 dengan ISSN 1580-2186 (online),
Arjuna Subject : -
Articles 138 Documents
Tradition versus Innovation: A Comparison of NARA and ANRI’s Archival Management in the Digital Age Oktaviana, Shanti Yesi Belina
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 18, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.104042

Abstract

The United States (U.S.) leads at the forefront of modern archival innovation, while Indonesia advances digital transformation amidst the persistent influence of traditional approaches and conservative perspectives in conventional records management. The National Archives and Records Administration (NARA) in the U.S. and the National Archives of the Republic of Indonesia (ANRI) play key roles. A balanced approach combining tradition and innovation is essential for navigating transitional challenges. This study aims to provide a comparative analysis of archival management practices between The United States’s NARA and Indonesia’s ANRI, examining the interplay of traditional approaches and digital innovation. Using a descriptive qualitative methodology and literature review, the research highlights NARA’s advanced digital archival system and ANRI’s developmental stage, where cultural, policy and infrastructure challenges persist. The findings underline the importance of integrating traditional principles with innovative solutions for sustainable archive management. As both nations navigate the complexities of technological advancement, they prioritize data security and privacy measures.
Praktik Personal Digital Archiving: Studi Mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Ponorogo Suwondo, Suwondo; Sari, Dwi Eliana
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 18, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.104745

Abstract

Setiap peristiwa atau kejadian selalu meninggalkan memori atau informasi terekam, yang disebut rekod dan arsip. Rekod adalah informasi atau hasil rekaman dari suatu peristiwa yang disimpan sebagai bukti dalam berbagai bentuk, sedangkan arsip adalah bagian dari rekod yang memiliki nilai guna di masa depan, baik administratif, hukum, maupun sejarah. Oleh karena itu, arsip harus dikelola dengan baik agar cepat tersedia saat diperlukan. Hal ini sangat relevan bagi mahasiswa yang memiliki banyak dokumen atau file digital untuk keperluan perkuliahan dan aktivitas pribadi, sehingga pemahaman tentang pengelolaan rekod dan arsip sangat penting. Studi ini meneliti praktik pengarsipan digital pribadi (PDA) mahasiswa di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Ponorogo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif melalu survei kepada 100 orang responden dari 4 prodi di lingkungan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Berdasarkan temuan penelitian diketahui bahwa kesadaran pengarsipan mahasiswa relatif tinggi, mahasiswa memiliki kecenderungan optimisme terkait alat dan teknik PDA; mahasiswa cukup termotivasi dalam melakukan PDA dan strategi yang mereka gunakan relatif sederhana; serta privasi pengguna dan keamanan pengarsipan merupakan risiko dan tantangan terbesar yang dihadapi oleh mahasiswa dalam mengelola arsip digital mereka. Untuk mengatasi masalah ini, diusulkan upaya baik dari sisi individu dan lembaga, termasuk saran agar lembaga menerapkan intervensi lanjutan dalam kemajuan PDA untuk meningkatkan kesadaran PDA mahasiswa, dan saran agar mahasiswa memandang teknologi pengarsipan secara dialektis serta menggunakan alat pengarsipan secara rasional, menggunakan berbagai strategi, mengelola perilaku PDA, dan mengambil berbagai tindakan untuk melindungi privasi pribadi dan keamanan informasi mereka.
Analisis Kebutuhan Pelatihan Arsiparis Berbasis Competency-Based Training (CBT) di Universitas Negeri Yogyakarta Putri, Adhitya Eka; Astuti, Yuni
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 18, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.105386

Abstract

This study aims to analyze the training needs to support the skills and knowledge of archivists in managing records and archives at Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). The research method used is a qualitative approach with interview techniques with five archivists. The results of the study indicate that limited skills in digitalization and management of electronic records and archives, lack of human resources, and minimal digital infrastructure are the main obstacles in the recordkeeping and archiving system. In addition, there is still a gap between the skills possessed by archivists and the demands of technological developments and archival policies. This study recommends improving the competence of archivists through ongoing training that includes digital skills, electronic records and archives management, archives conservation, and understanding of archival regulations. In addition, investment in technological infrastructure and institutional policy support are needed to improve the effectiveness of the archival system at UNY. The implications of this study highlight the importance of technology integration in the management of academic archives and the strategic role of archivists in maintaining the sustainability of institutional information. The results of the study can be the basis for the development of training programs and policies that are more adaptive to the challenges of the digital era. 
Publikasi Ilmiah sebagai Arsip Institusional: Kajian Nilai Guna dalam Mendukung Keberlanjutan Pengetahuan Fauzi, Syahrul; Cilandasari, Cilandasari; Nurjanah, Umi; Ermawati, Netti
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 18, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.105488

Abstract

Arsip publikasi ilmiah bukan sekadar kumpulan dokumen, tetapi merupakan sumber daya penting bagi peneliti dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai guna arsip publikasi ilmiah serta memahami perannya dalam ekosistem pengetahuan. Dengan metode analisis konten dan deskriptif kualitatif, studi ini menggambarkan kondisi arsip publikasi ilmiah tanpa mengubah data yang ada. Data dari SciVal menunjukkan dominasi artikel ilmiah (82,7%) serta komitmen institusi dalam penyebaran penelitian. Sebanyak 46,6% publikasi terindeks di jurnal Q1, dengan 30,7% melibatkan kolaborasi internasional dan 34,7% kolaborasi domestik, mendukung perspektif multidisipliner. Bidang dominan meliputi psikologi dan ilmu sosial (38,6%), kedokteran (26,4%), serta humaniora (13,4%). Arsip publikasi ilmiah menjadi fondasi strategis dalam ekosistem pengetahuan, menghubungkan masa lalu dan masa depan. Penguatan infrastruktur digital, kolaborasi global, dan integrasi kebijakan diperlukan untuk memaksimalkan nilai guna arsip.
ARSIP PERGURUAN TINGGI SEBAGAI SUMBER KECERDASAN SOSIAL AKADEMIK: INOVASI PENGELOLAAN DI ERA DIGITAL HUMAN-CENTERED Sanbein, Primus
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 18, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.106103

Abstract

This article aims to formulate a human-centered policy direction for university archival management in response to the challenges and opportunities of digital transformation. Adopting a qualitative-descriptive approach and a review of 38 national and international scholarly articles, this study explores the structural, technological, and philosophical dimensions influencing academic archival governance. The findings reveal that university archives play a strategic role not only as administrative instruments but also as spaces for institutional reflection, social dialogue, and the cultivation of collective intelligence within academic communities. Concepts such as collective intelligence, semantic systems, and participatory curation provide the foundation for inclusive and sustainable policy alternatives. This paper proposes five strategic directions: digital curation training, implementation of AI-based metadata systems, adoption of open interoperability models, institutionalization of campus-based digital curation units, and development of ethical guidelines grounded in inclusion and the right to memory. Through this approach, university digital archives can evolve into adaptive, reflective, and humanistic epistemic infrastructures that strengthen institutional memory resilience in the Society 5.0 era.
Evaluation of Faculty Electronic Records Management at Universitas Gadjah Mada: Systems, Applications, and Repository Diversity Maryatun, Isti; Riasmiati, Anna
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 18, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.106490

Abstract

This study aims to evaluate electronic records management at Universitas Gadjah Mada (UGM) and identify the challenges and solutions faced by various faculties. The research method used is a comparative qualitative approach, collecting data through in-depth interviews and document analysis from several faculties with different electronic records management systems. The study results show that electronic records management at UGM varies across faculties. Some faculties, such as the Faculty of Cultural Sciences and Animal Science, still rely on manual methods or limited applications. In contrast, others, such as the Faculty of Pharmacy, Economics and Business, and Agricultural Technology, have started to develop more organized technology-based systems. The main challenges include limited human resources, data security risks, and suboptimal system integration. This study recommends creating a more integrated electronic records management system across all faculties, continuous training for records management staff, and measures to enhance data protection and secure the destruction of records. Implementing these recommendations will improve the efficiency, security, and effectiveness of electronic records management at UGM and serve as a reference for other faculties looking to optimize their electronic records management systems.
Menjaga Warisan Ilmiah: Implementasi UU No. 13 Tahun 2018 oleh Penerbit Perguruan Tinggi di Riau Vyastica, Sandha; Sudiar, Nining; Latiar, Hadira
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 19, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.106195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Undang-undang No. 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam oleh penerbit perguruan tinggi di Provinsi Riau, mengeksplorasi peran universitas dalam mendukung implementasinya, serta memahami aspek sanksi dalam penerapannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap lima informan dari empat universitas serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan UU ini telah dilakukan namun belum optimal. Sebagian penerbit memahami kewajiban serah simpan, namun masih bergantung pada kebiasaan internal dan belum seluruhnya mengacu pada aturan formal. Penegakan sanksi juga belum berjalan sebagaimana mestinya, dengan pendekatan persuasif lebih sering diterapkan. Kesimpulannya, meskipun ada upaya dari pihak universitas, efektivitas implementasi UU ini masih menghadapi tantangan, terutama dalam aspek pemahaman regulasi dan pengawasan.
Mitigasi Risiko Banjir terhadap Arsip Fisik dan Digital: Analisis Strategi Penyimpanan dengan Pendekatan Hibrida yang Efektif Amelia, Novianti Rizkika; Marsofiyati, Marsofiyati; Utari, Eka Dewi
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 19, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.106483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi penyimpanan arsip keluarga yang efektif di wilayah rawan banjir, mengingat nilai legal, historis, dan administratif arsip serta potensi kerusakan permanen yang disebabkan oleh banjir, sehingga diperlukan pendekatan penyimpanan yang adaptif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui kombinasi studi literatur dan observasi langsung partisipasi pasif di Perumahan Villa Nusa Indah 2, Kabupaten Bogor. Fokus penelitian ini adalah menganalisis strategi penyimpanan arsip keluarga di wilayah rawan banjir. Studi literatur menelaah konsep pengelolaan dan mitigasi arsip, sementara observasi langsung menggambarkan kebiasaan dan kendala masyarakat dalam menyimpan arsip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi arsip, penggunaan wadah tahan air, dan penyimpanan di tempat tinggi merupakan strategi mitigasi yang efektif. Namun, keterbatasan teknologi, kurangnya kesadaran, dan belum meratanya literasi digital masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, pendekatan hibrida yang menggabungkan penyimpanan fisik dan digital direkomendasikan sebagai solusi paling realistis. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam perlindungan arsip keluarga serta menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan mitigasi arsip berbasis risiko bencana, dengan menganalisis efektivitasnya berdasarkan indikator efektivitas pengelolaan arsip dan prinsip mitigasi risiko bencana.
Kesiapan Pengelolaan Arsip Digital Keluarga Wilayah Tangguh Bencana di RT 004 RW 04 Kelurahan Semplak Bogor Yulianasari, Okeu; Sardin, Sardin
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 19, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.107029

Abstract

Sebagai negara rawan bencana, Indonesia menghadapi tantangan dalam pelindungan arsip keluarga yang vital bagi keberlangsungan administrasi pascabencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesiapan masyarakat dalam pengelolaan arsip digital keluarga di wilayah tangguh bencana, dengan studi kasus di RT 004 RW 04, Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, yang melibatkan 39 responden yang terlibat aktif dalam pengelolaan arsip keluarga. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup dengan skala Likert untuk mengukur enam dimensi kesiapan digital: kesadaran terhadap arsip digital, kepemilikan arsip digital, akses terhadap teknologi, literasi digital, kesiapsiagaan bencana, dan kebutuhan pendampingan. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya arsip digital dan akses yang cukup terhadap perangkat penyimpanan digital. Namun, kebiasaan mencadangkan arsip dan pengalaman pelatihan masih terbatas. Analisis faktor sosiodemografis menunjukkan bahwa jenis pekerjaan memengaruhi kesiapan digital masyarakat secara signifikan, sementara usia dan pendidikan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Penelitian ini menyarankan peningkatan pendidikan masyarakat berbasis literasi digital dan pelatihan berbasis komunitas untuk memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.
Implementasi Kebijakan Informasi dan Manajemen Rekod: Studi Kasus Direktorat Arsip Kepegawaian Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara Arieska, Vita; Gani, Fuad
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 19, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.107232

Abstract

Transformasi digital dalam sektor publik menuntut kebijakan informasi yang adaptif untuk mendukung pengelolaan rekod elektronik secara akuntabel dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan informasi dalam pengelolaan rekod digital di Direktorat Arsip Kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat efektivitasnya. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan analisis dokumen, lalu dianalisis secara tematik dengan pendekatan Braun & Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan yang digunakan masih berbasis regulasi lama (Peraturan Kepala BKN No. 18 Tahun 2011) dan belum mengakomodasi prinsip tata kelola informasi digital seperti interoperabilitas, perlindungan data, audit trail, dan pelestarian jangka panjang. Hambatan implementasi juga mencakup keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur, dan belum adanya sistem audit kebijakan. Penelitian ini merekomendasikan pembaruan kebijakan yang selaras dengan regulasi nasional, penguatan kapasitas kelembagaan, dan penerapan prinsip Records Continuum untuk menjamin pengelolaan rekod yang holistik di era digital.