cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
PENERAPAN MEDIA ANIMASI PADA MATERI BANGUN DATAR SEGIEMPAT DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII SMP: The Application Of Animation Media On Tetragon In Mathematics Learning Of Grade Vii In Junior High School Nasir, A.Muhajir; Upu, Hamzah; Ihsan, Hisyam
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aimed at discovering the use of animation media on Mathematics learning at Islamic School (MTs.) Paitana Jeneponto which covered the description on students’ activities, students’ responses, and the improvement of learning outcomes. The type of the study was quantitative research, with One Group Pretest-Posttest Design. The population were students of grade VII at MTs. Paitana. The sample of the study were 24 students, selected randomly with assumption that all of the classes of grade VII were homogen in terms of learnin outcomes as the experiment class. Data were collected by using observation sheets of students’ activities, students’ responses, and the test of learning outcomes. Requirement test for analysis used test of normality. Data were analyzed by employing one sample t-test technique. The result of the study revealed that (1) the impact of the use of animation media toward students’ activities are described as follows: in general, students tend to pay attention on the animation media without other irrelevant activities of the lesson and the students’ activities overall was in ideal category; (2) students give positive responses on learning proved more than 80% or all of the questions received positive responses to more than 50% students; (3) the mean score of students’ pretest was 28.79 with the standard of deviation 10.118 from each of the ideal score 100. The gain score was 0.71 from learning outcomes data which was categorized as high, data were distributed normally with the level of significance 0.269 for normalized gain data. By the t-test, the significance value obtained 0.000 meaning that there was improvement on students’ learning outcomes in studying Mathematics after the students taught by employing direct learning model using animation media. The final test indicated as well that 22 out of 24 students (91.67%) achieved the KKM score on Mathematics learning at MTs. Paitana.
PENINGKATAN DIVERSIFIKASI DAN KUALITAS OLAHAN BUAH NAGA Maulana, Zulkifli; Fitriyah, Andi Tenri; Razak, Zulkifli
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah naga kaya akan vitamin A dan C, mineral serta karbohidrat. Buah naga mengandung kalium, zat besi, protein, kalsium dalam jumlah yang cukup baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Zat-zat ini menetralkan racun dalam darah, meningkatkan daya penglihatan dan mencegah hipertensi dan sejumlah manfaat lainnya. Secara keseluruhan, setiap buah naga merah mengandung protein yang mampu mengurangi metabolisme badan dan menjaga kesehatan jantung. Buah naga juga mengandungi zat besi untuk menambah darah; vitamin B1 (menjaga panas tubuh); vitamin B2 (menambah selera); vitamin B3 (menurunkan kadar kolesterol) dan vitamin C (menambah kelicinan, kehalusan kulit serta mencegah jerawat). Prospek inilah buah naga dapat dijadikan sebagai sebuah ide cemerlang untuk membuka lahan bisnis baru bagi mereka yang berjiwa entrepreneur. Selain itu juga dapat membuka lapangan pekerjaan baru untuk mengurangi pengangguran. Berdasarkan kualitas kandungannya buah naga sangat baik untuk di kembangkan sebagai makanan kesehatan. Berdasarkan data BPS kecamatan Pallangga diperoleh bahwa produksi buah naga tahun 2012 adalah sebesar 18.370 ton/tahun. Petani belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan pengolahan buah naga menjadi berbagai produk olahan buah naga untuk meningkatkan nilai jualnya. Pengolahan diversifikasi berbagai produk olahan buah naga (dodol, selei, dan tea buah naga ) merupakan upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah kelompok tani buah naga Desa Bonto Ramba Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui metode pelatihan dan penerapan teknologi tepat guna diversifikasi berbagai produk olahan buah naga (dodol, selei, dan teh buah naga) kepada kelompok tani mitra. Permasalahan lain adalah pemasaran hasil produk olahan buah naga. Melalui Penyuluhan, pelatihan, pembinaan dan penerapan strategi pemasaran dan teknologi tepat guna, diharapkan adanya peningkatan pemasaran dan produksi olahan buah naga. Tujuan kegiatan pengabdian ipteks bagi masyarakat (IbM) adalah untuk meningkatkan mutu buah naga dan olahan produknya dengan menggunakan teknologi tepat guna. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah kelompok Tani Mario dan kelompok usaha Sinar Jaya desa Bonto Ramba kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa
PRODUKSI IKAN BANDENG DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI DI DESA PABBENTENGAN MARUSU KABUPATEN MAROS -, Mardiana; -, Fatmawati
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EFISIENSI PERKOTAAN DAN POLA RANTAI PASOKAN DI PASAR JALANAN TRADISIONAL (Studi Pada Pasar Terong di Kota Makassar) Idris, Syahril; Mustafa, Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kecenderungan dijalan terong sebagai aktifitas perdagangan pasar jalanan tradisionaldan untuk mengetahui pola rantai pasokan (Supply Chain) khususnya antara pemasok, pedagang tradisional dan pembeli di Pasar Terong Kota Makassar yang selama ini berlangsung serta untuk mengetahuipola rantai pasokan tetap mendukung terjadinya efisiensi perkotaan. Penelitian ini menggunakan analisis data secara induktif yang berarti proses pengambil suatu kesimpulan dari hal-hal yang bersifat khusus menjadi kesimpulan yang bersifat umum, analisis ini juga digunakan untuk memperoleh gambaran secara mendalam dan obyektif mengenai pola rantai pasokan (supply chain). Tujuan penggunaan analisis ini adalah untuk menggambarkan proses suatu keadaan yang sementara berjalan pada saat penelitian dilakukan dan mengetahui sebab-sebab dari suatu gejala tertentu. Hasil analisis ini disajikan dalam bentuk kata-kata tertulis yang sederhana berdasarkan informasi yang ada untuk menggambarkan keadaan pasar dan aliran pola rantai pasokan barang.
PENINGKATAN PENDAPATAN DALAM PRODUKSI PALPI MARKISA DI KELURAHAN JAWI-JAWI KABUPATEN BULUKUMBA -, Fatmawati
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geographically location of implementation of production of passion fruit, which is in the village palpi Jawi-Jawi Bulukumbah County, conveniently located under the agriculture with rainwater covering an area of 50.74 hectares and a total production of 187.59 tons/ha. In order to realize the industrialization of the region with raw materials from agriculture as a leading sector through a process of systematic planning, with the real conditions that accommodate the remains exist, it needed a strategic industrial development. The characteristics of the industrial sector of agricultural raw materials and potential local resources to be developed that is in the field of agri-business industry raw material crops horticulture namely passion fruit in abundance and there has been no attention, even though the Government atupun farmers very potential managed to become a product of refined drinks fresh passion fruit. First partner is a group of farmers of passion fruit that perform activities of daily farming horticulture experience problems in processing the cultivation of passion fruit that is post-harvest, and handling of fresh fruit during the harvest so many decomposing because sour taste that is less preferred by consumers to be eaten fresh, solutions on offer is a rare-step post-harvest handling and processing the fruit into products that are preferred by consumers. As for the second partner is a group of housewives and young people who actively melakuakan activities in assisting farmers passionfruit to sell their crops, but experienced problems in selling logs that are cheap, the solution that will be offered are: passion fruit fresh given a touch of appropriate technology to be produced into a drink that is palpi passionfruit.
POTENSI PEMANFAATAN AGROINDUSTRI WALUH KUNING SEBAGAI PELUANG USAHA DAN MAKANAN KESEHATAN Fitriyah, Andi Tenri; -, Baharuddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Bune, Kecamatan Libureng Kabupaten Bone merupakan salah satu daerah di Sulawesi-Selatan penghasil Waluh (Labu) kuning terbesar. Sebagai bahan pangan, waluh kuning kaya akan vitamin A dan C, mineral serta karbohidrat. Buah ini mengandung zat yang berguna bagi kesehatan antara lain zat karotenoid yang berbentuk beta karoten. Komponen dalam labu kuning berfungsi melindungi mata dari katarak juga serangan kanker, jantung, diabetes, ginjal, disentri demam, serta mengandung penawar racun dan cacing pita. Berdasarkan kualitas kandungannya waluh kuning sangat baik untuk dikembangkan sebagai makanan kesehatan. Berdasarkan data BPS Kecamatan Libureng diperoleh bahwa produksi Waluh kuning tahun 2012 adalah sebesar 18.370 ton/tahun. Pada dasarnya petani menjual buah waluh ke pedagang pengumpul dalam keadaan segar. Kandungan gizi daging buah dalam 100 gram bahan yaitu: Energi 292 kal, Air 91,23, Protein 14g, Lemak 0,35g, Karbohidrat 6,66 g, Kalsium 457mg, Fosfor 648 mg, Zat Besi 1,49 Vit mg, vit A 18010 SI, Vit B 0,0811 mg, Vit C 5212mg dan bagian yang dapat dimakan 77 %. (Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI, Jakarta, 1996). Petani belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan pengolahan waluh/ labu kuning menjadi berbagai produk olahan waluh untuk meningkatkan nilai jualnya. Kendala lain adalah bahwa biasanya buah waluh yang melimpah tidak semuanya laku terjual sehingga menyebabkan kerugian yang besar bagi petani. Pengolahan diversifikasi berbagai produk olahan waluh (dodol, selei, tepung dan kue waluh/Labu kuning) merupakan upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh kelompok tani waluh Desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone. Permasalahan lain pada mitra tempat dilaksanakan program IbM di Desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone adalah masalah pemasaran hasil produk olahan. Melalui penyuluhan, pelatihan, pembinaan dan penerapan strategi pemasaran dan teknologi tepat guna, diharapkan adanya peningkatan pemasaran dan produksi olahan waluh/ labu kuning. Tujuan kegiatan pengabdian pangan ipteks bagi masyarakat (IbM) adalah untuk meningkatkan mutu buah waluh dan olahan produknya dengan menggunakan teknologi tepat guna. Kelompok masyarakat program ipteks bagi masyarakat (IbM) sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah kelompok usaha Harapan Emas dan kelompok tani Mamminasata desa Bune kecamatan Libureng Kabupaten Bone. Kegiatan pengabdian ini berupa penggalangan kelompok sasaran yaitu kelompok usaha Harapan Emas dan kelompok Tani Buah Waluh Mamminasata sebagai produsen Buah Waluh. Penyuluhan tentang fungsi dan pentingnya teknologi tepat guna yang akan diterapkan khususnya kepada kelompok usaha Harapan Emas yaitu perbaikan teknologi tepat guna dalam proses pembuatan selei, dodol, dan tepung waluh kuning.
HASIL TANAMAN BUAH NAGA BERDAGING MERAH (Hylocereus costaricensis Britton & Rose) DENGAN APLIKASI PUPUK ORGANIK DAN NPK ANORGANIK Bonewati, Andi; Bunga, Abdul Kadir; Nuriani, Titi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan pupuk organik kompos dan PHC disamping pupuk anorganik NPK dalam takaran yang seimbang sangat diperlukan dalam teknik budidaya tanaman karena selain memperbaiki sifat fisik, kimia, biologi tanah juga menambah pasokan hara baik makro maupun hara mikro yang menguntungkan tanaman.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil terbaik dengan pemberian pupuk organik dan pupuk NPK anorganik yang dikombinasikan dengan pupuk hayati cair. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok, terdiri atas 13 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 39 unit pengamatan. Setiap unit pengamatan terdiri atas 4 tanaman. Perlakuan per unit pengamatan adalah : tanpa pupuk kompos + NPK 2.0 kg, kompos 7.5 kg unit-1 + NPK 1.75 kg, kompos 7.5 kg unit-1 + NPK 1.50 kg, kompos 7.5 kg unit-1 + NPK 1.25 kg, kompos 7.5 kg unit-1 + NPK 1.75 kg + PHC 10 ml l-1, kompos 7.5 kg unit-1 + NPK 1.50 kg + PHC 10 ml l-1, kompos 7.5 kg unit-1 + NPK 1.25 kg + PHC 10 ml l-1, O7 kompos 10 kg unit-1 + NPK 1.75 kg, kompos 10 kg unit-1 + NPK 1.50 kg, kompos 10 kg unit-1 + NPK 1.25 kg, kompos 10 kg unit-1 + NPK 1.75 kg + PHC 10 ml l-1, kompos 10 kg unit-1 + NPK 1.50 kg + PHC 10 ml l-1, dan kompos 10 kg unit-1 + NPK 1.25 kg + PHC 10 ml l-1.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk kompos NPK dan PHC berpengaruh sangat nyata terhadap komponen jumlah sulur, jumlah bakal bunga, jumlah bunga, panjang buah, diameter buah, dan berpengaruh nyata pada bobot buah tanaman buah naga, namun tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah buah.Dismpulkan Perlakuan kombinasi kompos 10 kg unit-1 + NPK 1.75 kg + PHC 10 ml l-1 berpengaruh lebih baik terhadap semua komponen pengamatan dibandingkan perlakuan lainnya dan pengaruh perlakuan cenderung semakin baik dengan meningkatnya takaran kombinasi kompos NPK dan PHC
EFEKTIVITAS KEBIJAKAN INVENTARISASI DAN DOKUMENTASI KARYA CIPTA KEBUDAYAAN DI SULAWESI SELATAN Makkawaru, Zulkisli; Tira, Andi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Regulation and national policy on intellectual property in order to get around the fact offoreign claims were in the melee. Command of the Act to conduct an inventory movementand the intellectual work of kumunal logging need to be examined in the field. Thisresearch takes place in Bulukumba, Wajo, Makassar, and Toraja. The method used wasqualitative empirical with doctrinal issues the question form and conduct interviews andreview of the literature/secondary data. The results obtained that the intellectual work ofcommunal inventory has not been effectively carried out by the local authorities in SouthSulawesi.
BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA DOSEN PERGURUAN TINGGI DI KABUPATEN MAROS -, Sarnawiah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Factors affecting the assessment of faculty performance is the ability andmotivation. The research aimed to investigated the effect of the pedagogic,professionalism, personality and social faculity factor lecturer performanceassesment in the higher Education at Maros Regency. Data type in thisresearch is qualitative and quantitative data. Primary data the used in the formof result of obtained kuesioner of higher Education at Maros Regency. Dataanalysed by using multiple linear regression analysis, by using program ofSPSS version 20.0. The results showed that the professional skills andpersonality factors positive and significant impact on performance appraisallecturer at universities in Maros regency. being pedagogic and social skills anda significant negative effect on performance appraisal lecturer at college inMaros Regency. This paper to show professional abilities and personality affecton performance lecturer
ANALISIS PRODUKSI DAN AGROINDUSTRI PISANG AMBON DALAM KAITANNYA DENGAN PENINGKATAN PENDAPATAN USAHATANI DI KABUPATEN GOWA Palisuri, Palipada
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analysis of Production and Agroindustry of Ambonese Bananas with respectto the Increasing of Farming Income in Gowa Regency. This research aimed toascertain the influence of each production factor on production level of freshAmbonese bananas, and to know the feasibility of management handling ofAmbonese bananas product through household agroindustry activities.The result of the analysis revealed that the composition of using productioninput on the Ambonese bananas farming in Gowa regency was in the increasingreturn to scale. Based on the result of statistical test, it could be indicate thatthe use of seeds was relatively efficient, whereas the zuse of other productionfactors were relatively unefficient. The result of the Ambonese bananas sale wasrelatively profitable as stated by R/C ratio value for 4,08.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025 Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue