cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah di Desa Tampo Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang Mutalib, Abdul; -, Nurhapsa; Sriwahyuningsih, A. Erna
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study was conducted using multiple linear regression analysis. The aim is to analyze how much the use of production factors are land area (X1), seeds (X2), labor (X3), fertilizer (X4) and insecticide (X5) on the production of shallots (Y). the coefficient of determination (R2) in this study is 0.967, meaning that the influence of factors of production on production can be explained by the independent variable (X) of 96.7%, the rest is explained by other factors outside this study. The value of F-count 140,811> F-table 2.60 at 95% confidence level so that H1 is accepted and H0 is rejected. This means that simultaneously there is a significant influence between the area of land, seeds, labor, fertilizer and insecticide on the production of shallots. Partially the area of land has a significant effect on production, while seeds, labor, fertilizer and insecticides have no significant effect on the production of shallots.
ANALYSIS OF LEGAL PROTECTION FOR CITIZEN’S HEALTH IN SETTLEMENT AREA OF TAMANGAPA DISPOSAL SITE Mas’ud, Nia Astarina; -, Indar; -, Haeranah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perlindungan hukum bagi kesehatan warga di kawasan pemukiman TPA Tamangapa dan peranan pemerintah Kota Makassar dalam menjamin kesehatan warga disekitar TPA Tamangapa.Penelitian ini berupa penelitian normatif dan empiris, yaitu meneliti data sekunder lebih dahulu dilanjutkan dengan meneliti data primer di lapangan. Data dianalisis dan disajikan secara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar warga telah lama bermukim di kawasan TPA Tamangapa dan sebagian besarnya merasa terganggu dengan keberadaan TPA apalagi mengenai pencemaran udaranya walaupun sebagian besar warga tidak mengalami keluhan kesehatan. Penegakan hukum terhadap kesehatan warga diatur dalam perundangundangan. Perlindungan hukum kesehatan warga disekitar TPA Tamangapa dilaksanakan oleh Puskesmas dan Pustu setempat dibawah instruksi dari Dinas Kesehatan. Warga juga memiliki kesadaran untuk berobat ke Puskesmas jika sakit dan mengikuti penyuluhan oleh Puskesmas. ISPA merupakan penyakit terbesar jumlah penderitanya pada bulan September – November 2017. Warga juga menggunakan air PDAM dalam kegiatan sehari-hari. Sementara untuk saran terkait keberadaan TPA Tamangapa sebagian besar warga meminta untuk dipindahkan.
PENGARUH DAN EFEKTIVITAS PENANGANAN PERMUKIMAN KUMUH PERKOTAAN: (Lokasi Studi : Permukiman Kumuh Kelurahan Tallo Kota Makassar) Surya, Batara; -, Syafri; -, Saharuddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program penanganan permukiman kumuh perkotaan telah banyak terlaksana, dari dulu hingga sekarang belum mampu memberi pengaruh perubahan yang signifikan terhadap permasalahan yang dihadapi, di mana desakan pertumbuhan kota dan perkembangan penduduk untuk mendapatkan permukiman yang layak di perkotaan menjadi kendala pemerintah dalam mengontrolnya. Permasalahan tersebut harus menjadi beban lingkungan permukiman perkotaan yang menjadikannya tempat berkompetisi secara tidak seimbang antara kebutuhan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat perkotaan dalam memperoleh hak dasar untuk bermukim / bertempat tinggal serta beraktifitas yang layak. Tujuan yang hendak dicapai dalam penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh penanganan permukiman kumuh terhadap kondisi sosial ekonomi serta untuk mengetahui bagaimana efektivitasnya dalam mengurangi kekumuhan pada lokasi penelitian. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, data yang diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dan kuesioner. Penanganan permukiman kumuh tidak memiliki pengaruh secara signifikan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, serta penangaanan permukiman kumuh tidak efektif mengurangi tingkat kekumuhan. Dengan demikian arahan penanganan permukiman kumuh agar lebih konprehensif memperhatikan aspek sosial ekonomi tidak hanya menjadikan aspek fisik sebagai faktor utama dalam mengintervensi permukiman kumuh perkotaan.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANGTUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA MAKASSAR Nasiruddin, Fathimah Az.Zahra; Basri, Syamsurijal
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Tingkat Pendidikan Orangtua Terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Di Kota Makassar Fathimah Az.Zahra Nasiruddin, Samsurijal Basri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan orang tua siswa terhadap prestasi belajar siswa Sekolah Dasar di Kota Makassar. Luaran yang diharapkan adalah perubahan pola pikir masyarakat akan pentingnya pendidikan dan prestasi belajar siswa dimasa yang akan datang. Jenis Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey dengan pendekatan statistik dekriptif yang didesain dengan model cross section. Analisis data menggunakan regeresi linear sederhana dengan Y= 82,793 + 0,145X, Karena Fhitung = 4,147 lebih besar dari Ftabel = 3,96 maka Ho ditolak, Uji korelasional pada nilai 0,227 yaitu hubungan bersifat lemah positif pengaruhnya hanya sebesar 5,1%. Dan hasil uji signifikansi ternyata, thitung = 2,036 > t tabel = 1,960 , maka Ho ditolak atau Ha diterima. Karena thitun lebih besar dari t table , dengan demikian terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan orangtua dan prestasi siswa.
TITIK TEMU KONFLIK SYIAH-SUNNI PENDEKATAN POLITIK Rijal, Tabhan Syamsu
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik bersenjata di sejumlah negara Arab dewasa ini tidak bisa dipisahkan dari konflik Syiah-Sunni yang sudah mengakar hingga ke periode awal sejarah Islam. Syiah dan Sunni saling bertikai tentang siapa yang berhak memegang estafet kepemimpinan sepeninggal Nabi. Konflik Syiah-Sunni beralih dari politik menjadi pertentangan aqidah, diawali dengan pengkultusan kepada keluarga Nabi hingga kepercayaan akan munculnya Imam Mahdi di akhir zaman dan wilayatul faqih (representasi dari Imam Mahdi). Konflik Syiah-Sunni semakin melebar dan membesar, ketika revolusi Iran tahun 1979 pimpinan Ayatullah Khomeini mulai mengekspor revolusinya ke negara-negara muslim sebagai bentuk perlawanan terhadap penjajahan, dan pada waktu yang sama menyebarluaskan pengaruh politik dan idiologi Syiah di kawasan. Momentun politik Syiah kembali mendapatkan tempatnya di beberapa negara Arab pasca Arab Spring, sebuah gerakan people power yang berhasil menumbangkan beberapa rezim di negara-negara Arab. Iran sebagai representasi politik Syiah memainkan pengaruhnya di Irak, Lebanon, Suriah, Bahrain dan terakhir Yaman. Kehadiran pengaruh politik Syiah di negara tersebut, berimplikasi terhadap perpanjangan konflik Syiah-Sunni di kawasan. Sekalipun demikian, Arab Spring yang menjadi titik balik sejarah demokrasi Arab menuju keterbukaan dan kemandirian diharapkan dapat mendorong pendekatan Syiah-Sunni yang sudah dicetuskan sejak tahun 1948 melalui pendirian Forum Pendekatan Antar Mazhab (Dar al-Taqrib bain alMadzahib al-Islamiya).
STUDI SEDIMEN TERHADAP PILAR PADA JEMBATAN RUMAJU KECAMATAN BAJO, KABUPATEN LUWU Sari, Andi Kartini
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Bajo terletak di Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan, berjarak ± 15.85 km dari ibukota Kabupaten Luwu. Secara garis besar tekstur dan kondisi topografi daerah sekitar sungai Bajo bisa di kategorikan sebagai daerah dataran rendah yang amat landai, di daerah hulu dari pada sungai ini memiliki kemiringan lereng (7,5 – 10).10-3, dan hilir (1 – 2).10-2 . Sungai ini berhulu di Desa Bastem, Kecamatan Bajo Barat dengan ketinggian + 2390 m, kemudian melintasi Kecamatan Bajo, dan bermuara di Kecamatan Suli dengan panjang sungai 44,35 km dengan luas DAS 380 km2 dan lebar sungai rata-rata 30 s/d 120 m. Berdasarkan klasifikasi sungai maka sungai Bajo termasuk jenis sungai pegunungan, mengingat sumber air atau daerah hulunya mengalir dari gunung. Karena bentuk sungai tersebut bisa dikatakan sejajar, maka sungai Bajo adalah sungai yang bertipe cabang pohon. Lapisan tanah tebing sungai berupa pasir halus, Silty sand yang mudah longsor. Di ruas bagian tengah pada saat musim hujan atau debit air tinggi, terlihat kandungan sedimen karena air yang mengalir menampakkan kekeruhan. Proses sedimen transport merupakan suatu fenomena alam yang ada dan terjadi pada aliran sungai.Proses Sedimentasi dapat terjadi secara alamiah sebagai bagian dari morfologi sungai dan dapat terjadi pula akibat adanya bangunan sungai (man-made structures) yang menghalangi aliran, berupa crib, pilar, abutmen jembatan dan sebagainya. Keberadaan bangunan sungai tersebut dipandang dapat mengubah geometri alur serta pola aliran sungai.Sedimen yang terbawa air lebih dominan tertumpuk pada bagian hilir, Karena aliran air pada sungai mempunyai energi, sehingga mampu mengangkut sedimen. Sebagai konsekuensi dari angkutan sedimen tersebut maka terjadi kerusakan sehingga berpengaruh pada struktur bangunan jembatan.
PENGARUH PENGEMBANGAN KAWASAN TRANSMIGRASI TERHADAP LAJU DEFORESTASI HUTAN LINDUNG: (Studi Kasus: Lokasi Permukiman Transmigrasi Mahalona) Azis, Ismail; Surya, Batara; Salim, Agus
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan permukiman Transmigrasi terus berlangsung hingga saat ini, sampai tahun 2013 telah terbangun 1090 Unit perumahan dengan luas areal terbangun seluas ± 2.380 Ha. Kawasan Permukiman Transmigrasi terus bertambah dan akan terus berkembang yang membutuhkan areal untuk mewadahi aktifitas tersebut. Disatu sisi telah terjadi perubahan tutupan lahan hutan ke tutupan lahan non hutan khususnya kawasan hutan yang bersentuhan langsung dengan kawasan permukiman transmigrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis hubungan perkembangan kawasan permukiman transmirasi Mahalona dengan laju deforestasi kawasan hutan lindung Malili, serta menganalisis arah pengembangan kawasan permukiman transmigrasi Mahalona secara berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisa Regresi dan Korelasi untuk menyelesaiakan permasalahan pengaruh pengembangan kawasan permukiman transmigrasi Mahalona terhadap laju deforestasi hutan lindung Malili dan Analisis Diskriptif kuantitatif digunakan untuk menjawab arah pengembangan permukiman transmigrasi Mahalon berkelanjutan. Hasil penelitian ini menunjukan faktor kondisi pasar komoditi Lada untuk peningkatan pendapatan transmigran didukung kemudahan sistem pemasaran dalam aktifitas ekonomi, tekanan penduduk yang tinggi membutuhkan lahan baru untuk aktifitas hunian maupun lahan produksi, pembangunan sistem jaringan jalan untuk akses masyarakat, penetapan lokasi transmigrasi yang besentuhan dengan kawasan hutan, serta penetapan kawasan PT. Inco/Vale, berdampak terhadap pembukaan lahan baru sehingga berimplikasi terhadap laju deforestasi kawasan hutan lindung. Sehingga, dibutuhkan arahan pengembangan kawasan permukiman transmigrasi Mahalona secara komprehensif berbasis keberlanjutan yang didukung dengan pemberdayaan birokrasi, Intervensi politik, dan penetapan zona penyangga.
RESOLUSI MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN Triseptya, Ghaliyah Nimassita; Riandika, Eki Dita; -, Nuroktaviana
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat indonesia kini telah memasuki lingkungan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sejak akhir tahun 2015. Berlakunya MEA menyebabkan semua kantor jasa akuntansi ASEAN bisa beroperasi di Indonesia. Di Indonesia sendiri, perbandingan ketersediaan akuntan profesional dengan kebutuhan dunia kerja, masih kurang. Hal ini adalah kesempatan bagi akuntan Indonesia untuk menunjukkan keahlian, pengetahuan dan semangat dalam meningkatkan perekonomian Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resolusi mahasiswa jurusan akuntansi dalam menghadapi MEA. Penelitian ini dikategorikan penelitian kualitatif dan menggunakan metode wawancara tertulis. Penelitian ini dilakukan di 2 Perguruan tinggi swasta dan 2 perguruan tinggi negeri. Hasil penelitian menunjukkan pada umumnya membahas mengenai resolusi, strategi dan dukungan lingkungan dalam proses belajar mahasiswa akuntansi mencapai resolusi untuk menghadapi MEA. Penelitian ini juga membahas tentang tanggapan mahasiswa terhadap pembelajaran di kampus saat ini dan masukan mahasiswa sebagai agent of change terhadap sistem pengajaran untuk dapat menciptakan akuntan profesional dalam menghadapi MEA.
FEASIBILITY STUDY OF GRIYA ASRI RESIDENCE WITH PROFIT SHARING SYSTEM Sari, A. Ratna
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan pembangunan Perumahan Griya Asri Residence dilihat dari aspek hukum, aspek pasar-pemasaran, aspek manajemensumberdaya manusia, dan aspek keuangan dengan Sistem Bagi Hasil Oleh PT Hasbad Jaya Abadi. Lokasi penelitian pada proyek Perumahan Griya Asri Residence yang berlokasi di Dusun Ballapati, Desa Moncongloe Lappara, Kelurahan Moncongloe, Kabupaten Maros. Dari aspek Hukum/Legalitas, perusahaan ini telah memiliki surat-surat ijin yang penting untuk legalitas pembangunan perumahan diantaranya : SIUP, Surat Ijin Peruntukan Penggunaan Tanah, Surat Ijin Gangguan, Tanda Daftar Perusahaan, dan NPWP perusahaan. Dari aspek pasar dan pemasaran, strategi pemasaran yang digunakan adalah dengan mengaplikasikan strategi marketing mix serta dengan memanfaatkan media promosi secara intensif. Aspek Sumber Daya Manusia, pada aspek ini terlihat bahwa struktur organisasi yang digunakan adalah struktur organisasi fungsional dimana struktur organisasi ini cukup baik digunakan bila menangani sebuah proyek, adapun dari aspek keuangan, hasil dari perhitungan diperoleh hasil MARR: 15%, IRR: 20% PP: 1,8, NPV: Rp. 3,124,929,700,-
PENERAPAN SADAR WISATA DAN SAPTA PESONA PADA MASYARAKAT DESA MATTIROBAJI KABUPATEN PANGKEP Anwar, Asni
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Camba Cambang Desa Mattiro Baji Kabupaten Pangkep merupakan destinasi bahari yang ramai dikunjungi oleh wisatawan domestik dan mancanegara,sehingga pelayanan prima untuk meningkatkan citra parawisata bahari di Desa ini sangat dibutuhkan. Upaya tersebut tertuang didalam sapta pesona meliputi keadaan aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan.Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Mattiro baji untuk memberikan pemahaman dan merubah pola pikir masyarakat agar dapat mengembangkan program sapta pesona dalam kehidupan sehari hari. Berdasarkan hal tersebut, Unismuh Makassar bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkep melakukan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk pelatihan dan penyuluhan mengenai Sadar wisata dengan menerapkan sapta pesona kepada masyarakat Desa Mattiro Baji sebagai salah satu upaya untuk peningkatan citra pariwisata bahari di Kabupaten Pangkep.

Page 9 of 56 | Total Record : 560


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025 Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue