cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC
Published by Universitas Asahan
ISSN : 20871783     EISSN : 25805320     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Mathematics Paedagogic (JMP) contains about the research result and the study result in the field of matehematics education, pure mathematics, and applied mathematics. This journal has been published since september 2010, but it repackaged the volume in 2015.
Arjuna Subject : -
Articles 198 Documents
PENGAJARAN MULTIPLE KOSNITA MENGGUNAKAN ICENTER MELALUI EXCENTER BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH Pujiati Pujiati; Mashadi Mashadi; M.D.H. Gamal M.D.H. Gamal; Hasriati Hasriati
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 1, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.079 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v1i2.136

Abstract

Teorema Kosnita pada umumnya dikontruksikan dengan circumcenter, yaitu menunjukkan konkurensi dari tiga garis yang menghubungkan tiga circumcenter dengan masing-masing titik sudut segitiga. Pada tulisan ini akan dikonstruksikan Kosnita dengan menggunakan excenter yang dihubungkan menjadi segitiga, selanjutnya dari segitiga luar dikontruksikan teorema Kosnita dengan menggunakan incenter dalam berbagai kasus. Kemudian akan ditunjukkan konkurensi dari perpotongan ketiga garis yang melalui excenter dan titik kosnita (multiple kosnita). Hasilnya terdapat 3 kontruksi yang konkuren, yaitu: incenter-circumcenter, incenter-incenter dan incenter-centroid. Dalam proses pembuktiannya hanya akan menggunakan konsep kesebangunan dan konsep lain yang sangat sederhana sehingga dapat dengan mudah dipahami siswa tingkat sekolah. Kata kunci: teorema Kosnita, excenter, incenter, circumcenter
STRATEGI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATA KULIAH METODE NUMERIK Nur Qomariyah Nawafilah; Masruroh Masruroh
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.985 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i2.214

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di universitas sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah metode numerik. Penelitian menggunakan jenis penelitian tindakan kelasdengan 2 siklus. Setiap siklus dilakukan dalam dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah mahasiswa kelas 3C Teknik Informatika Universitas Islam Lamongan yang berjumlah 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di universitas memerlukan persiapan dan strategi yang matang. Strategi-strategi yang dilakukan antara lain pemilihan materi yang cocok untuk model jigsaw, pembentukan kelompok asal yang homogen agar terbentuk kelompok ahli yang heterogen, pemahaman karakteristik mahasiswa, pendampingan selama proses diskusi di kelompok asal dan ahli, dan tambahan sumber belajar. Penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang tepat dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Strategi,Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw 
IMPLEMENTASI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA Haryati Ahda Nasution; Nurdalilah Nurdalilah
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 1 (2017): september 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.857 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i1.117

Abstract

Tujuan penelitian dalam desain Eksperimen semu ini menyelidiki implementasi pendekatan contextual teaching and learning (CTL) terhadap pembelajaran matematika pada siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Swasta Tamora 2 sebanyak 73 siswa. Penelitian ini merupakan suatu studi eksperimen dengan desain penelitian pre-test-post-test control group design., populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII dengan mengambil sampel dua kelas (kelas eksperimen dan kelas kontrol) melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan uji Independent Sample t Test. Sebelum digunakan uji Independent Sample t Test terlebih dahulu dilakukan uji homogenitas dalam penelitian dan normalitas dalam penelitian ini dengan taraf signifikan 5%. Hasil analisis rata-rata kemampuan komunikasi matematik siswa pada kelas eksperimen sebesar 29,94dan pada kelas kontrol 22,46 dan berdasarkan hasil uji Independent Sample t Test diperoleh signifikansi α = 0,03. Karena taraf nilai signifikan  hasil belajar lebih kecil dari α = 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematik siswa yang diajarkan dengan pembelajaran contextual teaching and learning lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Oktaviana Nirmala Purba
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 1, No 1 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.555 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v1i1.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah peningkatan kemampuan komunikasi matematik antara siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran biasa, (2) apakah terdapat interaksi yang signifikan antara kemampuan awal siswa dan pembelajaran terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa. Populasi dalam penelitian seluruh siswa kelas X-IA SMA Asy-Syafi′iyah Internasional Medan yang berjumlah 250 siswa, dengan mengambil sampel dua kelas  berjumlah 62 siswa melalui teknik purpose sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari: tes kemampuan komunikasi matematik dengan materi Peluang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil perhitungan menggunakan Anava dua jalur yaitu  116,456, sedangkan nilai sig. 0,00 < 0,05 artinya peningkatan kemampuan komunikasi matematik antara siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran biasa, (2) hasil perhitungan anava dua jalur yaitu  0,775 dengan nilai sig. 0,446 > 0,05  artinya tidak terdapat interaksi antara kemampuan awal siswa dan pembelajaran terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa. Kata kunci :    komunikasi matematik siswa, pembelajaran berbasis masalah
KETERLAKSANAAN PENILAIAN BERDASARKAN KTSP PELAJARAN MATEMATIKA KELAS X Linda Feni Haryati; Heri Retnawati
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 1, No 1 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.929 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v1i1.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mengevaluasi keterlaksanaan penilaian berdasarkan KTSP di MA Lombok Barat, dilihat dari 6 komponen standar penilaian: (1) prinsip penilaian, (2) ketercakupan indikator, SK, dan KD pada soal ulangan, (3) kriteria ketuntasan belajar, (4) teknik dan instrumen penilaian, (5) mekanisme dan prosedur penilaian, (6) hasil penilaian dan pelaporan; menelaah instrumen penilaian dan; mengetahui kendala keterlaksanaannya. Jenis penelitian: evaluasi dengan discrepancy model. Teknik pengumpulan data dengan angket, wawancara dokumentasi dan telaah instrumen. Hasil penelitian menunjukkan: 1) prinsip penilaian kategori baik, (2) ketercakupan indikator, SK, dan KD pada soal ulangan kategori sangat baik, (3) kriteria ketuntasan belajar kategori kurang baik, (4) teknik dan instrumen penilaian kategori cukup baik, (5) mekanisme dan prosedur penilaian kategori sangat baik, (6) hasil penilaian dan pelaporan kategori baik; Instrumen penilaian yang digunakan masih kurang pada soal pemecahan masalah, lebih banyak pada pemahaman konsep dan penalaran; Kendala keterlaksanaan: waktu dan yang kurang mendukung. Kata kunci: Penilaian KTSP 
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PROBLEM SOLVING BERBANTUAN ROBOCOMPASS PADA MATERI SISTEM KOORDINAT KARTESIUS Rizka Apriyani Putri; Damris Damris; Jefri Marzal
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 3, No 1 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.725 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v3i1.355

Abstract

Penelitian pengembangan ini menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Problem Solving dan menggunakan software Robocompass sebagai media untuk simulasi. Tujuan dari pengembangan ini adalah menghasilkan lembar kerja peserta didik yang dapat memberikan pengalaman baru pada siswa dengan menggunakan keterampilan ICT menggunakan software Robocompass. Model pengembangan menggunakan model ADDIE yang dikembangkan oleh Dick and Carey. Tahapan dari model ADDIE adalah Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil dari penelitian pengembangan menunjukkan bahwa produk valid dan adanya aktivitas siswa, hal ini dapat dilihat dari skor lembar aktivitas siswa yaitu 66,45% dan adanya efek setelah menggunakan produk berdasarkan hasil post-test yaitu 87,10%. Sehingga produk dapat digunakan oleh guru dan siswa di SMP, khususnya pada materi system koordinat kartesius di kelas VIII SMP.Kata Kunci : Problem Solving, Robocompass, Sistem Koordinat Kartesius, Lembar Kerja Peserta Didik
PENGEMBANGAN TEOREMA KOSNITA DENGAN MENGGUNAKAN ORTHOCENTER Ali Subroto; Mashadi Mashadi; Sri Gemawati; Hasriati Hasriati
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 1, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.952 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v1i2.141

Abstract

Teorema kosnita pada umumnya dikontruksi dengan circumcenter, yang menyatakan bahwa garis yang dihubungkan dari sudut segitiga ABC dengan circumcenter segitiga BCO, CAO dan ABO (O circumcenter segitiga ABC) masing-masing adalah konkuren. Selain itu, kosnita dapat juga dikembangkan dengan memodifikasi dari Orthocenter segitiga ABC dengan circumcenter BCO, CAO dan ABO yang masing-masing juga konkuren. Dalam proses pembuktiannya akan menggunakan konsep kesebangunan dengan aturan sinus dan konsep lain yang sederhana, sehingga dapat dengan mudah dipahami untuk siswa tingkat sekolah menengah. Kata kunci: Kosnita, Circumcenter, Orthocenter, Konkuren
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA Dira Puspita Sari
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.512 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i2.220

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Penelitian ini dilakukan di MTs Swasta Al-Jam’iyatul Washliyah Stabat Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol yang ditentukan melalui teknik Simple Random Sampling. Subjek penelitian ini adalah 60 siswa terdiri atas kelas eksperimen 30 siswa dan siswa kelas kontrol 30 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang berbentuk uraian sebanyak 5 butir soal. Berdasarkan Nilai raat-rata posttest kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas eksperimen sebesar 62,7433 dan nilai rata-rata posttest hasil tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas kontrol sebesar 51,43. Setelah dilakukan uji regresi diperoleh thitung 5,52sedangkan ttabel pada taraf signifikan0,05sebesar 1,70 atau thitung> ttabel. Sehingga didapat bahwa model pe pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT)  memiliki pengaruh sebesar 51,84%. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa.Kata kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT), Kemampuan pemahaman konsep matematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Nurhayati Nurhayati
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 1 (2017): september 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.675 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i1.123

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan penerapan pembelajaran Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Matriks di Kelas X SMK Negeri 1 Pulau Rakyat. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Pada pengujian normalitas didapat dengan menggunakan uji Lilliefors untuk kelompok eksperimen diperoleh Lo < Ltabel yaitu 0,0859 < 0,161  dan pengujian normalitas data dengan menggunakan uji Lilliefors untuk kelompok kontrol diperoleh Lo < Ltabel yaitu 0,0689 < 0,161 maka dapat disimpulkan bahwa data kelompok kontrol berdistribusi normal. hasil perhitungan  = 1,99 dan  = 1,67, maka  >  sehingga  diolak dan  diterima, hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Think Pair Share memiliki hasil belajar matematika yang lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran konvensional.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Siti Rakiyah
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.033 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i2.210

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran matematika dengan menggunakan alat peraga materi bangun datar dan meningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan alat peraga materi bangun datar.Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 105306 Keriahan Tani Tanjung Anom Medan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 105306 Keriahan Tani berjumlah 21 orang, dan sebagai objek penelitian adalah penggunaan alat peraga dalam mata pelajaran matematika materi bangun datar pada siswa kelas III SD Negeri 105306 Keriahan Tani Tahun Pelajaran.Dari hasil analisis data diperoleh hasil observasi pelaksanaan pembelajaran aktivitas guru meningkat sebesar 12,6% dari 59,9% berkategori cukup menjadi 72,5% berkategori baik, aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 12% dari 60 berkategori cukup menjadi 72 berkategori baik. Ketuntasan individu mengalami peningkatan sebesar 23,81% dari 13 siswa (61,90%) meningkat menjadi 18 orang (85,71%), dan nilai rata-rata meningkat sebesar 16,158% dari 60,69% menjadi 76,85,%. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran berkategori baik dan hasil belajar siswa meningkat setelah menggunakan alat peraga materi bangun datar di kelas III SD Negeri 105306 Keriahan Tani Kata Kunci : Hasil Belajar, Alat Peraga.   

Page 4 of 20 | Total Record : 198