cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC
Published by Universitas Asahan
ISSN : 20871783     EISSN : 25805320     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Mathematics Paedagogic (JMP) contains about the research result and the study result in the field of matehematics education, pure mathematics, and applied mathematics. This journal has been published since september 2010, but it repackaged the volume in 2015.
Arjuna Subject : -
Articles 198 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN DISPOSISI MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Mustika Fitri Larasati Sibuea
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 1, No 1 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.956 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v1i1.151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan kemampuan komunikasi dan disposisi siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran biasa, (2) interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik dan motivasi belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa SMK Tamansiswa Sukadamai, sedangkan sampelnya terdiri 30 siswa pada kelas X Akuntansi sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa pada kelas X RPL sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematik, angket motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik dan motivasi belajar siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi daripada pembelajaran biasa. Hasil rerata peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika yang diberi pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran biasa masing-masing sebesar 0,69 dan 0,53, dan rerata peningkatan motivasi belajar siswa masing-masing sebesar 0,32 dan 0,17. (2) tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik dan motivasi belajar siswa. Kata kunci:   pemecahan masalah matematik, motivasi belajar, Pembelajaran berbasis masalah
PENGEMBANGAN TEOREMA MENELAUS PADA SEGILIMA Selva Amelia Sandi; Mashadi Mashadi; Sri Gemawati
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 3, No 1 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.853 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v3i1.311

Abstract

AbstractMenelaus's theorem is basically for triangles. Some authors have developed in quadrilateral. In this paper the authors develop Menelaus’s theorem for the pentagon. The proofing process is done in a very simple way that is using Menelaus's theorem on the triangle by partitioning the pentagon into several triangles, wide comparison of the triangle, and similarity. The results obtained are the five points on the sides or the extension of the sides in line (colinear). Keywords: pentagon, Menelaus’s theorem, Menelaus transversal.  AbstrakTeorema Menelaus pada dasarnya adalah untuk segitiga. Beberapa penulis sudah mengembangkan dalam segiempat. Dalam tulisan ini penulis mengembangkan teorema Menelaus untuk segilima. Proses pembuktiannya dilakukan dengan cara yang sangat sederhana yaitu menggunakan teorema Menelaus pada segitiga dengan mempartisi segilima tersebut menjadi beberapa segitiga, perbandingan luas pada segitiga, dan kesebangunan. Hasil yang diperoleh adalah kelima titik yang berada pada sisi-sisi atau perpanjangan sisi-sisinya segaris (colinear).Kata kunci: segilima, teorema Menelaus, transversal Menelaus.
MULTIPLE KOSNITA MENGGUNAKAN CIRCUMCENTER MELALUI EXCENTER Sylvi Karlina; Mashadi Mashadi; M.D.H. Gamal M.D.H. Gamal; Hasriati Hasriati
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 1, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.814 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v1i2.140

Abstract

Pengkonstruksian Teorema Kosnita secara umum berdasarkan circumcenter, yakni menunjukkan kekongkurensi tiga garis yang dihubungkan dari titik sudut  masing-masing ke circumcenter  dan  (O circumcenter ). Pada makalah ini akan dikonstruksi titik Kosnita dengan menggunakan ketiga excenter (titik pusat lingkaran singgung luar) segitiga, berdasarkan circumcenter atau orthocenter dalam berbagai kasus. Kemudian akan ditunjukkan konkurensi dari perpotongan ketiga garis yang melalui excenter dan masing-masing titik Kosnita. Hasilnya terdapat 3 (tiga) konstruksi Multiple Kosnita yang kongkuren, yaitu circumcenter-circumcenter, orthocenter-circumcenter, dan orthocenter-centroid. Proses pembuktiannya akan menggunakan konsep geometri sederhana, yaitu konsep kekongruenan segitiga sehingga mudah dipahami oleh siswa SMP dan SMA. Kata kunci: Teorema Kosnita, circumcenter, excenter
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA ANTARA PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN TIPE JIGSAW Mardiana Mardiana; Dewi Purnama
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.308 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i2.219

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIIIMTs.N Besitang Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan sampel penelitian berjumlah 60 siswa yang terdiri dari 30 siswa untuk kelas eksperimen1 dan 30 siswa untuk kelas eksperimen2. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Desain penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah posstest only design. Dari pengolahan data diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen1 (Problem basedlearning) pada hasil postestpemecahan masalah = 25,567 dan pada hasil posttestkelas eksperimen2(jigsaw) = 23,667. Dari perbedaan nilai rata-rata tersebut terlihat bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas PBL lebih unggul dibandingkan dengan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan  pembelajarantipe jigsaw. Hasil perhitungan uji normalitas dan uji homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil uji analisis ANAVA pada dataKAMdan posttestkelas eksperimen diperoleh Fhitung> Ftabel (5,028>4,020) sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajran Problem based learning lebih efektif digunakan pada siswa kelas VIII MTs.N Besitang Tahun Pelajaran 2017/2018 Kata kunci : Model pembelajaran Problem based learning dan jigsaw, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI SMK - SPP NEGERI ASAHAN Cahayati Cahayati; irwan irwan
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 1 (2017): september 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.194 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i1.122

Abstract

Tujuan penelitian dalam desain Quasy Eksperimen ini mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa dengan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK SPP Negeri Asahan Tahun Pelajaran 2015/2016. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X BUN B dilakukan penelitian dengan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dan X BUN A dilakukan penelitian dengan model pembelajaran konvensional.Dari pengujian yang dilakukan diperoleh nilai rata – rata postes pada kelas eksperimen dengan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) adalah 85,94 dengan simpangan baku 11,03. Sedangkan pada kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 67,19 dengan simpangan baku 10,54. Dari uji hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan uji dua pihak didapat bahwa  ditolak dan  diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara hasil belajar matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa pada Materi Logika Kelas X SMK-SPP Negeri  Asahan Tahun Ajaran 2015/2016.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA Mardiati Mardiati; Fahrum Nisa Rani
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.423 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i2.209

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan penalaran matematika siswa. Penelitian ini dilakukan di MTs Al-Munawwarah Binjai Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis Penelitian adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian Pretest Posttest Control Group Design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas VII-2 sebagai kelas eksperimen dan VII-3 sebagai kelas kontrol yang ditentukan melalui teknik Simple Random Sampling. Subjek dari penelitian ini adalah 66 siswa terdiri dari siswa kelas eksperimen sebanyak 34 siswa dan siswa kelas kontrol sebanyak 32 siswa.Berdasarkan hasil penelitian mengungkapkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) sangat berpengaruh  terhadap kemampuan penalaran matematika siswa. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata posttests hasil tes kemampuan penalaran matematika siswa yang telah diajarkan dengan model pembelajaran CTL adalah sebesar 61,844 dan nilai rata-rata posttests yang telah diajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan metode ekspositori adalah 61,187 sehingga didapatkan bahwa model pembelajaran (CTL) memiliki pengaruh sebesar 70,56 %. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah bahwa pembelajaran matematika dengan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berpengaruh terhadap kemampuan penalaran matematika siswa. Kata kunci      : Model Contextual Teaching and Learning (CTL). Kemampuan Penalaran Matematika
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STAD DAN DIRECT INSTRUCTION Jumaita Nopriani Lubis
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 1, No 1 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.498 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v1i1.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa pada materi SPLDV dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan pembelajaran langsung di kelas X SMA Negeri 8 Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini adalah semi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 8 Padangsidimpuan. Sampel penelitian sebanyak 56 orang. Hasil belajar  matematika materi SPLDV dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD diperoleh rata-rata 7,5 sedangkan  hasil belajar matematika materi SPLDV dengan menggunakan direct instruction diperoleh rata-rata 69,82.  Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai “thitung” = 2,82, sedangkan taraf α = 0,05 dan dk = 54 maka nilai “ttabel” 1,673. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa thitung >  ttabel yaitu 2,82 > 1,673 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya  terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada materi SPLDV dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan direct instruction di kelas X SMA Negeri 8 padangsidimpuan. Kata kunci:  sistem persamaan linear dua variabel, student teams achievement division,  direct instruction 
INTERAKSI ANTARA MODEL PEMBELAJARAN DENGAN KEMAMPUAN AWAL MATEMATIK SISWA TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Eva Margaretha Saragih; anim anim
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 3, No 1 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.014 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v3i1.382

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat interaksi  antara model pembelajaran dengan kemampuan awal matematik siswa terhadap kemampuan komunikasi matematik siswa. Jenis penelitian ini adalah semi eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Swasta Al-Istiqomah Kec. Tanah Jawa.  Sampel penelitian ini terdiri dari 2 kelas eksperimen yaitu kelompok eksperimen 1 kelas X  SMK TKJ dengan jumlah 34 orang dan kelompok Eksperimen 2 kelas X TKR dengan jumlah 34 orang. Hasil analisis data terhadap tes kemampuan awal, tes kemampuan komunikasi matematis siswa menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Selanjutnya untuk menjawab rumusan masalah digunakan ANAVA dua jalur. Dari hasil perhitungan ANAVA didapat kesimpulan bahwa: Terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Kata kunci: Interaksi, kemampuan Awal, komunikasi matematis
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW Riki Tambunan
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 1, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.133 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v1i2.145

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa pada materi ruang dimensi tiga dengan menggunakan model pembelajaran Group Investigation dan tipe Jigsaw. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Skor rata-rata hasil belajar siswa dengan menggunakan model group investigation adalah 85,6 dan tipe jigsaw adalah 82,8667. Dari hasil analisis uji normalitas hasil belajar siswa untuk model group investigation  =0,11245 <  = 0,161, dan tipe jigsaw  = 0,138 <  = 0,161. Dari uji homogenitas hasil belajar diperoleh  = 1,35 <  = 1,60.  Dari uji hipotesis diperoleh  = 2,6344 >  = 1,671, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil   belajar  siswa  dengan  menggunaka model  group  investigation  lebih  baik  daripada  siswa  yang  mendapatkan  pembelajaran  tipe  jigsaw. Kata kunci: Model Group Investigation, Jigsaw, Ruang Dimensi Tiga 
Peningkatan Kemampuan Matematika Siswa Sekolah Dasar Melalui Media Pembelajaran Ular Tangga Aljabar Mustika Fitri Larasati Sibuea; Hommy Dorthy Ellyany Sinaga
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 3, No 1 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.466 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v3i1.304

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to find out whether by using algebra ladder snake learning media can improve students' math ability and can improve student learning activity. This research is a Classroom Action Research. The subject of this research is the third grade students of SD Tamansiswa Sukadamai of Asahan Regency, amounting to 30 students. And the object in this study is the use of learning media ladder algebra snake in improving students' math skills and student learning activeness. The instrument used in this research is the students' math test in the form of test essay and observation sheet. The average value of student activity observation observation cycle I and II is 2.6 and 3.9. Exhaustiveness of preliminary test was obtained at 23.33%. After learning by using algebra ladder learning medium, there was an increase in the students' mathematics ability test of cycles I and II of 62.33% and 93.33%. It can be concluded that learning using algebra stepping snake learning media can improve the mathematics ability of elementary school students. Keywords: mathematical ability, learning activity, learning media of algebra ladder snake  AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan menggunakan media pembelajaran ular tangga aljabar dapat meningkatkan kemampuan matematika siswa dan dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Tamansiswa Sukadamai Kabupaten Asahan yang berjumlah 30 siswa. Dan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah penggunaan media pembelajaran ular tangga aljabar dalam meningkatkan kemampuan matematika siswa dan keaktifan belajar siswa.  Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan matematika siswa dalam bentuk essay tes dan lembar observasi. Nilai rata-rata hasil observasi keaktifan siswa siklus I dan II sebesar 2,6 dan 3,9. Ketuntasan belajar tes awal diperoleh sebesar 23,33%. Setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran ular tangga aljabar, terjadi peningkatan pada tes kemampuan matematika siswa siklus I dan II sebesar 62,33% dan 93,33%. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan media pembelajaran ular tangga aljabar dapat meningkatkan kemampuan matematika siswa sekolah dasar. Kata kunci:  kemampuan matematika, keaktifan belajar, media pembelajaran ular tangga aljabar 

Page 3 of 20 | Total Record : 198