cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 187 Documents
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS SEBAGAI PEMANFAATAN TEKNOLOGI GEOSPASIAL UNTUK PEMETAAN PENYEBARAN PENYAKIT INFEKSI EMERGING (EID) DAN ZOONOSIS: SEBUAH PENELAAHAN LITERATUR Krisna, Diyah
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jstmb.v14i2.3815

Abstract

Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai salah satu teknologi geospasial merupakan sistem yang dapat mengumpulkan, mengelola, memanipulasi, dan memvisualisasikan data spasial (keruangan) dan merupakan sistem informasi yang dapat digunakan di berbagai bidang, salah satunya dibidang epidemiologi. SIG dapat digunakan untuk menilai risiko dan ancaman kesehatan dalam masyarakat, mengetahui distribusi penyakit dan investigasi wabah; dapat digunakan untuk perencanaan dan implementasi program pelayanan kesehatan, serta sekaligus juga dapat dimanfaatkan untuk evaluasi dan pengawasan program. Selama dua dekade terakhir, bencana non alam berupa wabah penyakit berbagai jenis infeksi kembali muncul di banyak negara, termasuk Indonesia. Fenomena ini dikenal sebagai penyakit infeksi baru timbul atau Emerging Infectious Diseases (EID). Sekitar 60-75% dari kasus EID merupakan zoonosis. SIG dalam pemanfaatannya sebagai salah satu teknologi geospasial dapat digunakan untuk melakukan pemetaan risiko EID dan zoonosis. Program instansi kesehatan di dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan penyakit EID dan zoonosis akan sangat efektif bilamana mendapat dukungan dari sebuah sistem informasi geografis karena dapat menyediakan informasi epidemiologi yang peka terhadap perubahan yang terjadi dalam kasus penyebaran penyakit. Melalui sistem informasi pemetaan penyebaran EID dan zoonosis, diharapkan pengaksesan informasi tentang titik dan angka penyebaran penyakit dapat lebih mudah sehingga kedepannya bisa menjadi masukan bagi pengambil kebijakan nasional dalam menanggulangi dan mengendalikannya.
SOIL CREEP IN BALEKAMBANG, CIRAWAMEKAR, CIPATAT DISTRICT, BANDUNG BARAT REGENCY, WEST JAVA Tejakusuma, Iwan Gunawan
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana Vol 13, No 2 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.345 KB) | DOI: 10.29122/jstmb.v13i2.3369

Abstract

Soil creep occurred in Balekambang, Cirawamekar, Cipatat, West Bandung Regency, West Java. This area is karst hill consist of limestone with interbedded sediment in the valley. The limestone is interfingered with clay, marl and quartz sandstones. The clay and marl acting as the slipping plane with a steep dip of around 50o to 69o to the northwest. The direction of the slope movement approximately follows the direction of the bedding plane therefore the bedding plane control the soil creep. This landslide was triggered by rainfall which saturated the soil layer and environmental changes in the surrounding area.
PENGAMATAN KONDISI CUACA PENYEBAB BENCANA BANJIR KASUS KEJADIAN BANJIR DI TOL CIKAMPEK 14 FEBRUARI 2016 Renggono, Findy
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana Vol 12, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (989.286 KB) | DOI: 10.29122/jstmb.v12i1.3695

Abstract

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya padatanggal 14 Februari 2016 menimbulkan banyak genangan yang cukup tinggi di beberapa lokasi. Beberapa jalan utama, terutama jalan tol Cikampek,terendam banjir sehingga akses transportasi terputus dan beberapa wilayahpermukiman penduduk juga kebanjiran yang memaksa penghuninya untukmengungsi. Model prediksi cuaca numerik yg dijalankan pada pagi hari maupun pengamatan cuaca lainnya tidak dapat mendeteksi kejadian hujanderas pada siang hari yang merata di seluruh wilayah Jakarta. Hasil pengamatan dengan radar dan peralatan lain menunjukkan awan baru mulai tumbuh sekitar 1-2 jam sebelum hujan terjadi. Pengamatan intensif yangsedang dilakukan oleh BPPT dan BMKG berhasil menangkap kejadianhujan yang terjadi. Pertumbuhan dan pergerakan awan hujan, termasuksebaran hujan yang terjadi dapat diketahui dari radar. Sedangkan hasil pengamatan yang dilakukan di Bogor, yaitu peluncuran radiosonde,radiometer dan AWS dapat memantau perubahan cuaca secara detil. Hasilanalisis awal dari pengamatan ini dapat digunakan untuk meningkatkankualitas prediksi cuaca dalam sistem peringatan dini kebencanaan.
DISASTER RISK ANALYSIS OF FOREST AND LAND FIRES IN SERANG REGENCY Raharjo, Akhmadi Puguh
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.563 KB) | DOI: 10.29122/jstmb.v13i1.2913

Abstract

Forest and land fires (Karhutla) is one of the disasters that frequently hit Indonesia every year. Assessment for Karhutla's hazard, vulnerability and risk is an important early instrument for determining future disaster mitigation measures. The purpose of this study was to perform disaster risk assessment for Karhutla based on forest and land fires hazard and social vulnerability in the Regency of Serang. This particular hazard, vulnerability and risk analysis was based on the guidance outlined in the Head of BNPB Regulation No. 2 of 2012. The analysis results show that 46.87% of the total settlement area in the Regency of Serang falls into the low risk class of Karhutla. Meanwhile, medium and high risk class of Karhutla accounted for approximately 37.78% and 0.90% of the total settlement area in the Regency of Serang, respectively. Future detailing is needed to obtain more detailed results in the future.
IDENTIFIKASI BANJIR DENGAN METODE INDEKS KEBASAHAN DI KABUPATEN BANGGAI LAUT Putra, Ahmad Pratama; Wisyanto, Wisyanto
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana Vol 11, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5382.283 KB) | DOI: 10.29122/jstmb.v11i1.3683

Abstract

Peta Indeks bahaya banjir yang dibuat oleh BNPB adalah berskala nasional. Ini merupakan tantangan bagi BPBD Kabupaten Banggai Laut  untuk mengidentifikasi lebih detil daerah banjir dengan skala kabupaten berdasarkan keterbatasan data pendukung yang biasanya terjadi di daerah kepulauan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi daerah-daerah potensi banjir di Kabupaten Banggai Laut dengan metode indeks kebasahan dan melakukan validasi keakuratan metode dengan observasi lapangan. Hasilnya, Kabupaten Banggai Laut tidak memiliki potensi bahaya banjir kelas tinggi. Metode indeks kebasahan untuk identifikasi daerah banjir cukup akurat untuk diterapkan di daerah dengan karakteristik fisik wilayah yang banyak keseragaman dan data ketersediaan sangat terbatas.
THE ROLE OF ROOT PLANT ARCHITECTURE IN LANDSLIDE AND EROSION DISASTER MITIGATION Sittadewi, Euthalia Hanggari; Tejakusuma, Iwan Gunawan
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana Vol 14, No 1 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.289 KB) | DOI: 10.29122/jstmb.v14i1.3552

Abstract

Landslide and erosion disasters are become increasingly common in the last decade which resulted in financial losses and even human casualties. Therefore, disaster mitigation efforts of landslide and erosion are very important to be done immediately. A breakthrough of comprehensive and practical solution is highly expected for mitigation. Vegetation can improve slope stability, provide positive aspects for the environment, and provide mechanical and hydrological effects on slopes that are prone to landslide and erosion. The use of vegetation to mitigate landslide and erosion disasters is very potential to be developed because besides being effective, it is also economical and environmentally friendly. The mechanical aspects of plant roots is able to strengthen the soil. Plant root characteristics such as root architecture, root anchor index (IJA), root grip index (ICA) are important variables to determine the types of plants that will be used in mitigating landslide and erosion. 
INTERAKSI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LONGSOR JATI RADIO DI KECAMATAN CILILIN KABUPATEN BANDUNG BARAT G. Tejakusuma, Iwan
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana Vol 12, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.6 KB) | DOI: 10.29122/jstmb.v12i1.3700

Abstract

Longsor di Jati Radio, Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat merupakan longsor jenis sand flowslide. Longsor ini dipicu oleh curah hujan serta kemungkinan besar dikontrol oleh perubahan kondisi vegetasi akibat aktivitas manusia dan kondisi hidrogeologi setempat. Faktor penunjang lain adalah kemiringan lereng yang cukup curam dan jenis tanahnya yang didominasi oleh material berukuran pasir dengan permeabilitas agak tinggi. Hidrogeologi mencakup kondisi morfologi bawah permukaan yaitu variasi ketebalan antara tanah dan batuan dasar andesit sedikit terlapukkan yang menyerupai alur cekungan air.
“WATER FRONT CITY” MITIGASI BENCANA BANJIR DI KELURAHAN DENDENGAN LUAR, KOTA MANADO. Riyandari, Ritha
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.485 KB) | DOI: 10.29122/jstmb.v13i1.3361

Abstract

Kota manado dikenal sebagai kota yang memiliki resiko yang cukup tinggi terhadap bencana banjir, hal ini disebabkan kota manado di kelilingi oleh dua aliran sungai yaitu Sungai Tondano dan Sungai Tuminting dimana kondisi kedua sungai ini telah mengalami perubahan lahan akibat aktivitas manusia maka diperlukan peran serta masyarakat dalam mengurangi bencana banjir yang terjadi, seperti yang dilakukan oleh masyarakat kelurahan dendengan luar yang membuat water front city untuk mengurangi bencana banjir di kecamatan mereka.
PREDICTION OF MEDICAL HAZARDOUS WASTE GENERATION FROM COVID-19 PATIENT HANDLING HOSPITALS Prihartanto, Mr
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana Vol 15, No 1 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MITIGASI BENCANA
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.877 KB) | DOI: 10.29122/jstmb.v15i1.4118

Abstract

The Covid-19 pandemic disaster has resulted in thousands peoples died and hospitalized. Handling of Covid-19 patients requires more medical equipment than normal condition, such as masks, goggles, protective clothing and so on which will increase the rate of generation of medical waste. Prediction of the total medical hazardous waste generation in Indonesia can be calculated using the prediction model of the total number of Covid-19 cases and the average generation of medical waste for each one patient. In this study, the capacity of a hazardous waste incinerator in Indonesia is also calculated to determine the time needed for waste processing. Besides, standar procedures for handling medical  hazardous waste from source to final disposal site are also needed.
INDONESIAN COVID-19 CASE MODELING USING GAUSSIAN EQUATION Yufajjiru, Luthfi
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana Vol 15, No 1 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MITIGASI BENCANA
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.247 KB) | DOI: 10.29122/jstmb.v15i1.4102

Abstract

The WHO have been setting Covid-19 as pandemic since it spread over the world including Indonesia. Modeling is needed to see the possibility of this case for raising awareness. This research had been conducted to build a model using the Gaussian equation for modeling the Covid-19 case in Indonesia to fulfill the model gap in previous research. The data acquisition is scraping from Line Siaga official account in Line chatting platform based on KEMENKES RI publication. This Modeling is yielding several models and RMS Error: a daily positive case, a daily recovery, a daily death, the cumulative positive case, the cumulative recovery, the cumulative death, a daily active case, and the cumulative active case. Modeling was started on 2 April 2020 and set parameters that want to be evaluated on 12 April 2020, and evaluating the model on 21 April 2020. The result shows that the infection could exceed 33275 cases and 4342 death. The RMS Error is increasing, the cumulative model generally 56% to 115%, 35% to 52% for daily cases, and 5% to 15% for death and recovery rate. From the RMS Error shows that the equation has not a good precission which affected by the community behaviour and also the goverment policy that could reshaping the curve quite significant. The other possible factor is the reliability of the data, there is dependency between positive case and amount of testing which leads to represents the cummulative positive case to not exactly the same in reality.

Page 10 of 19 | Total Record : 187