cover
Contact Name
Tanto
Contact Email
tanto@politeknikjambi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
inovator@politeknikjambi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Inovator
Published by Politeknik Jambi
ISSN : -     EISSN : 26155052     DOI : 10.37338/ji
Core Subject : Engineering,
Journal of Inovator is peer review journal, published twice a year by the LPPM Politeknik Jambi. This journal discusses the scientific works containing results of research in the field of mechanical engineering, includes Dynamics, Vibration and Sound Engineering, Material and Manufacture Technology, Thermal and Refrigeration Engineering, Energy Conversion, Robotic and Industrial Automation, Vehicle Engineering, Solid Mechanic and Design.
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
Pengaruh Tekanan Refrigeran R-134a Terhadap Nilai Coefficient of Performance (COP) Ahmad Imam Rifa’i; Novarini
Jurnal INOVATOR Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v3i2.136

Abstract

Refrigeran is a major component in an Air Conditioner (AC) system. AC is a cooling system used as a room temperature conditioning tool, so it is comfortable to use in indoor activities. The refrigeran pressure in the cooling system can reduce the air conditioner's ability to condition the room temperature. The purpose of this study was to determine the coefficient of performance (COP) value of refrigeran R-134a with variations in refrigeran pressure of 100, 125, and 150 psi. The parameters studied were the compressor's energy consumption, the cooling capacity, and the COP value. Energy consumption is calculated based on the compressor power multiplied by the length of time the compressor is operated. The results show that the COP value decreases with an increased operating time of the cooling system; this indicates that energy consumption increases with increasing refrigeran pressure.
Analisa Pengendalian Kualitas Produk Dengan Menggunakan Statiscal Processing Control (SPC) Di PT KLX Meylia Vivi Putri; Albertus L. S.; Khoerun Nisa Safitri; Riski Arianto Harahap
Jurnal INOVATOR Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v5i2.161

Abstract

A company cannot be separated from consumers and the products it produces. Consumers certainly hope that the goods they buy will be able to meet their needs and desires so that consumers hope that the product has good and guaranteed conditions. Therefore, companies must see and maintain that the quality of the products produced is guaranteed and accepted by consumers and can compete in the market. This study is intended to analyze whether the resulting product is not in accordance with the specified product quality standards and analyze what factors cause product defects. The study was conducted at PT. KLX for 30 days as many as 6000 pipes taken chatter, step, burs defect data using statistical processing control (SPC). The results of this study conclude that based on the P-Chart analysis that has been carried out at PT KLX, there are 3 types of defects that occur in threaded pipe products, namely chatter defects, step defects, and burs defects. So the products produced by PT KLX do not meet the quality standards that have been determined by the company, the factors that cause product defects are in accordance with the fishbone causal diagram, namely workers (people), raw materials (materials), machines (machine), Method (method).
Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Pneumatik dan Pengujian Dua Silinder Kerja Ganda Bergerak Bersamaan Secara Terus-Menerus Ari Kurniawan
Jurnal Inovator Vol 4 No 2 (2021): Analisa Kinerja Mesin
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/ji.v4i2.185

Abstract

Abstract- Teaching aids are tools used to teach and help explain the material. The teaching aids that the author makes are pneumatic system props and testing of two double acting cylinders moving simultaneously continuously. This teaching aid is made through the design stage. This teaching aid was made to serve as a learning practicum tool in the Jambi Polytechnic workshop and to conduct testing. In the final project report, the author made a pneumatic system that has the actuator motion automatically. Thus the components used to make the actuator move automatically, namely 4 manifold ports, 1 3/2 pushbutton valve, 2 3/2 roller valves, 1 5/2 double pilot valve where the air flow will be branched using a T fitting to each each cylinder, namely cylinder 1 and cylinder 2. This teaching aid has a length of 80 cm, a width of 80 cm and a height of 150 cm. All pneumatic components are mounted on pneumatic sliding boards by connecting them with pneumatic rails. Intisari- Alat peraga merupakan alat-alat yang digunakan untuk mengajar dan membantu menjelaskan materi. Alat peraga yang penulis buat adalah alat peraga sistem pneumatik dan pengujian dua silinder kerja ganda bergerak bersamaan secara terus-menerus. Alat peraga ini dibuat melalui tahapan rancang bangun. Alat peraga ini dibuat bertujuan sebagai alat praktikum pembelajaran di bengkel Politeknik Jambi serta melakukan pengujian. Pada laporan proyek akhir yang penulis buat sistem pneumatiknya yaitu memiliki gerak aktuatornya secara otomatis. Dengan demikian komponen yang digunakan untuk membuat aktuatornya bergerak secara otomatis, yaitu 4 port manifold, 1 katup 3/2 pushbutton, 2 katup 3/2 roller, 1 katup 5/2 double pilot yang mana aliran udara akan dicabangkan menggunakan fitting T ke masing-masing silinder yaitu silinder 1 dan silinder 2. Alat peraga ini memiliki panjang 80 cm, lebar 80 cm dan tinggi 150 cm. Semua komponen pneumatik di pasangkan pada papan sliding pneumatik dengan dihubungkan dengan rel pneumatik.
Pengaruh temperatur pengeringan pada alat pengering sistem rotary terhadap kualitas cabai merah Vivi Apriyanti
Jurnal Inovator Vol 4 No 2 (2021): Analisa Kinerja Mesin
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/ji.v4i2.204

Abstract

Cabai merah merupakan bahan makanan yang banyak dikonsumsi dan ditanam di Indonesia dengan harga yang sangat berfluktuasi. Penanganan pascapanen cabai membantu petani dari kerugian serta dapat menjaga stabilitas harga di pasar. Penanganan pascapanen yang paling mudah dilakukan adalah pengeringan. Pada penelitian ini pengeringan cabai dilakukan dengan menggunakan alat pengering dengan sistem rotary. Alat pengering dirancang berupa drum yang berputar secara mekanik dengan penggerak motor listrik. Udara panas yang bersumber dari pembakaran LPG dilewatkan secara paksa melintasi drum dengan menggunakan blower. Pengeringan dilakukan selama 6 jam dengan kapasitas cabai merah segar sebanyak 3 kg pada temperatur 60 oC, 70 oC dan 80 oC. Pada pengeringan dengan temperatur 60 ˚C menghasilkan kadar air yang masih tinggi yaitu 18,2 % dengan susut bobot 80 %, tekstur cabai masih basah dan lembut dengan warna merah cerah. Pada pengeringan bertemperatur 70˚C, kadar air cukup rendah yaitu 11,22 %, susut bobot sekitar 87,2 %, tekstur cabai kering dengan warna merah cerah, sedangkan pada temperatur 80˚C, kadar air rendah 9,1 %, susut bobot tinggi 90 %, tekstur cabai kering dengan warna kecoklatan.
Mesin Pengiris Tempe Semi Otomatis Jenis Disc Cutter Vertical Hilda Porawati
Jurnal Inovator Vol 4 No 2 (2021): Analisa Kinerja Mesin
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/ji.v4i2.205

Abstract

Rempeyek Ilham adalah salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Jambi yang bergerak dibidang produksi rempeyek tempe. Peningkatan kapasitas irisan tempe dilakukan dengan cara membuat mesin pengiris tempe otomatis dengan menggunakan pisau penggiris jenis disc cutter vertical. Metode pengirisan adalah dengan menggunakan mekanisme porong engkol yang menghasilkan gerakan resciprocating dengan arah gerakan 2 arah yaitu arah transfersal dan arah longitudenal. Ketebalan irisan diatur dengan stopper dengan bantuan mekanisme pegas pendorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin pemotong tempe dengan waktu potongan 1 menit 37 detik, jumlah rata-rata irisan yang didapat dengan ukuran 2 mm sebanyak 83,8 irisan dan untuk ukuran diatas 2 mm (2,1 mm-3 mm) sebanyak 68 irisan, serta sisa potongan tempe rata-rata panjangnya adalah 5,6 cm.
ANALISA KONSENTRASI REAKTAN TERHADAP PRODUK GAS HIDROGEN PADA REAKSI HIDROLISIS KOMPOR BERBAHAN BAKAR LIMBAH KALENG BEKAS Sukadi Sukadi
Jurnal Inovator Vol 4 No 2 (2021): Analisa Kinerja Mesin
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/ji.v4i2.171

Abstract

Limbah anorganik merupakan limbah yang tidak dapat diuraikan oleh alam seperti logam, plastik dan kaca. Limbah bagi kota Jambi adalah suatu permasalahan yang belum terselesaikan sampai saat ini. Salah satu contoh jenis limbah logam yang dapat dikelola adalah Aluminium seperti kemasan kaleng minuman bekas. Salah satu cara teknologi yang dapat dikembangkan untuk mengolah limbah Aluminium kemasan kaleng minuman bekas (soft drink) tersebut adalah dengan cara daur ulang. Metode yang bisa digunakan adalah dengan proses hidrolisis untuk menghasilkan gas hydrogen sebagai bahan bakar kompor. Proses hidrolisis dilakukan dengan mencampurkan Natrium Hidroksida, Alumunium, dan Air. analisa komposisi Aluminium, Air dan Natrium Hidroksida (NaOH) dilakukan untuk menghasilkan gas hidrogen secara maksimal dengan volume reaktor yang tetap. Hasil penelitian yang dilakukan didapatkan volume gas H₂ yang terbentuk, tekanan dan temperatur tertinggi (130 l, 200 psi dan 100°C) dengan penggunaan reaktan maksimal yaitu alumunium dari limbah kaleng 400 g dan NaOH 4N. NaOH berfungsi sebagai katalis dalam reaksi aluminium dan air membentuk NaAl (OH)₄ yang melepas gas hydrogen dalam reaksi eksoterm.
Analisa Pengaruh Perlakuan Panas Quench-Temper terhadap Nilai Kekerasan dan Kekuatan Tarik Baja JIS SUP 9 Zainuri Anwar
Jurnal Inovator Vol 4 No 2 (2021): Analisa Kinerja Mesin
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/ji.v4i2.178

Abstract

The raw material for making springs must have mechanical properties following the spring standards because the spring was receiving a dynamic load. This study aimed to improve the mechanical properties of the metal used as a material for making leaf springs. The material used is JIS SUP 9 steel which has a carbon content of 0.52-0.6%. The method used in this research is quenching and quench-tempering heat treatment. The used cooling medium was water, and the tempering temperature was at 300 °C. The mechanical properties of each specimen were tested by Vickers hardness and tensile test. The best heat treatment for material preparation is a quench-temper process, and the result was met with the manufacture of leaf spring. The findings explained that the hardness and tensile strength values were 504 HVN and 1555 N/mm2, respectively. This study could be a new insight for the leaf spring manufacture in the automotive industry.
Rancang Bangun Alat Pencetak Rempeyek Bulat Diameter 90mm Hilda Porawati; Ahmad Imam Rifa'i; Gentur Pressa Reforandika; Fahrur Razi Ramadhan
Jurnal Inovator Vol 5 No 1 (2022): Teknologi proses Manufaktur
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/ji.v5i1.209

Abstract

Produk rempeyek sangat disukai masyarakat sehingga banyak pengolah yang memproduksinya yang dijual diberbagai tempat mulai pasar tradisional maupun pasar modern. Penerapan teknologi tepat guna untuk peningkatan kapasitas produksi sangat dibutuhkan oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dalam penelitian ini rancang bangun alat penggoreng rempeyek telah dibuat dengan menggunakan cetakan bulat yang memiliki 10 cetakan rempeyek dengan sistem pengungkit pegas yang dioperasikan secara manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil penggorenggan memiliki diameter 90 mm dan ketebalan cetakan 2 mm dan berjumlah 10 buah keping dalam sekali proses penggorengan. Penggunaan material stainles pada cetakan menyebabkan adonan lengket pada tahap penggorengan rempeyek.
Modifikasi permukaan elektroda karbon menggunakan CuS@rGO-Nafion dan uji kinerja elektroda pada aplikasi sensor hidrazina dian kharismadewi; Sri Martini
Jurnal Inovator Vol 5 No 1 (2022): Teknologi proses Manufaktur
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/ji.v5i1.216

Abstract

Hidrazina merupakan senyawa kimia berbahaya yang banyak digunakan pada berbagai industri. Keberadaan senyawa ini pada perairan hasil buangan limbah industri haruslah dimonitor dan dikontrol keberadaannya. Untuk itu diperlukan suatu sensor yang dapat digunakan untuk mendeteksi keberadaan senyawa ini didalam perairan. Elektroda karbon komersil merupakan material yang ramah lingkungan dan harganya relatif murah untuk dijadikan material sensor yang potensial, akan tetapi material ini memiliki aktivitas elektrokimia yang rendah dan bersifat hidrofobik. Untuk meningkatkan aktivitas elektrokimia elektroda karbon, maka modifikasi dilakukan dengan menggunakan material CuS-Nafion dan CuS@rGO-Nafion yang disintesa melalui reaksi solvotermal dan di drop-casting pada permukaan elektroda karbon. Modifikasi berhasil dilakukan yang ditunjukkan oleh hasil scanning electron microscopy dimana memiliki respon yang tinggi terhadap senyawa hidrazina yang ditunjukkan dari hasil analisa cyclic voltammetry (CV). Hasil terbaik ditunjukkan oleh elektroda karbon yang dimodifikasi dengan menggunakan material CuS@rGO-Nafion. Hasil electrochemical impedance spectroscopy (EIS)nya menunjukkan hasil yang sangat baik dimana nilai Rctnya adalah sebesar 2178 Ω yang dapat memfasilitasi perpindahan elektron yang tinggi pada permukaan elektroda yang dimodifikasi.
Pengaruh berat karbon aktif dari ampas tebu dan lama perendaman terhadap kualitas minyak goreng bekas Mardwita Mardwita; Eka Sri Yusmartini; Nindia Selviana
Jurnal Inovator Vol 5 No 1 (2022): Teknologi proses Manufaktur
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/ji.v5i1.208

Abstract

Jumlah minyak goreng bekas pemakaian semakin bertambah seiring aktivitas kegiatan manusia. Minyak goreng bekas yang dibuang secara langsung ke lingkungan akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan dan penurunan kualitas lingkungan hidup, oleh karena itu perlu adanya pemanfaatan minyak goreng bekas dengan cara pemurnian atau purifikasi sehingga minyak goreng bekas tersebut dapat digunakan kembali. Pada penelitian ini, digunakan minyak goreng bekas yang telah digunakan dengan lama pemanasan 3 jam, 5 jam, dan 7 jam. Minyak goreng bekas tersebut dimurnikan dengan menggunakan karbon aktif yang dibuat dari ampas tebu ukuran 100 mesh dengan variasi berat 2,5 gr, 5 gr, dan 7,5 gr, lama waktu perendaman 24 jam, 48 jam, dan 72 jam. Analisa yang digunakan adalah analisa kadar air, kadar asam lemak bebas (free fatty acid), dan angka penyabunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air dan angka penyabunan menurun siring dengan lamanya waktu perendaman dan berat karbon aktif. Kadar asam lemak bebas yang paling rendah dihasilkan pada penggunaan berat karbon aktif 7,5 gr dan lama perendaman 24 jam.

Page 5 of 16 | Total Record : 157