cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 476 Documents
FAKTOR RISIKO KEJADIAN HEMOROID PADA SUPIR BIS AKAP DI POOL PO. GUMARANG JAYA Yusmanedi Yusmanedi; Zulhafiz Mandala
Jurnal Medika Malahayati Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.793 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v1i4.1936

Abstract

Background: Hemorrhoids is a common disease, and has been there since antiquity, but a lot of people who don’tunderstand even don’t know about the symptoms and complications arising from the disease.Objective: The purpose of the research was to prove whether the food, the incidence of constipation, the type ofphysical activity, family history of hemorrhoids, bowel length is a factor - risk factors on the incidence of hemorrhoids in thedriver Inter-Province (AKAP).Methods: The research is a descriptive research that purpose to identify risk factors for the incidence ofhemorrhoids in the AKAP bus driver at POOL PO. Gumarang JAYA Bandar Lampung.Results: Over a period of 5 years (January 2009 - December 2014) PO Gumarang Jaya has a driver remains of 60people, and obtained a sample of 52 people who met the research criteria. And who have hemorrhoids 78.8%, while 21.2%did not have hemorrhoids, mostly in the age of 30-39 years on average education junior high school graduates, who haveconstipation as much as 73.1% so that the risk of constipation as much as 8,5 times from which isn’t constipation, of asmuch as 78.8% overall driver doesn’t perform physical activity so much risk just as much as 3,226 times, 53.8% ofrespondents come from families with no history of hemorrhoid and has great risk as much as 0,965 times, 71.2% ofrespondents in need time defecate more than 5 minutes so it has a great risk of0.479 times, 78.8% of respondents don’t eatfibrous foods so much risk as much as 0.479 times.
HUBUNGAN ANTARA STATUS KEPEGAWAIAN DENGAN TIMBULNYA NYERI KEPALA TIPE TEGANG OTOT PADA GURU MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 METRO Roezwir Azhari
Jurnal Medika Malahayati Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.989 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v2i3.1980

Abstract

Latar belakang : Nyeri kepala tipe tegang otot adalah nyeri kepala yang sifatnya menekan atau terasa berat atauketat dan bentuk paling umum dari nyeri kepala primer yang mempengaruhi dua pertiga populasi. Nyeri kepala tipe tegangotot dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya adalah status kepegawaian guru.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara status kepegawaian dengan timbulnya nyeri kepala tipe tegang ototpada guru di MAN 1 MetroMetode : Metode penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampelpenelitian diambil dengan menggunakan random sampling, dipilih 2 status kepegawaian yaitu Guru PNS dan non PNS diMAN 1 Metro dengan rumus Slovin sebanyak 60 Guru. Penelitian ini menggunakan kuesioner Forest Headache yang sudahdimodifikasi. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan bantuan program komputer.Hasil penelitian : Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penderita TTH pada Guru PNS sebanyak 21,4%sedangkan pada Guru non PNS 72,2%. Berdasarkan hasil uji Chi-kuadrat (x2), terdapat hubungan yang bermakna antarastatus kepegawaian guru dengan risiko menderita nyeri kepala tipe tegang otot (p= 0.000) (p< 0.05) dengan or=9,533Kesimpulan : Hasil dari penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara status kepegawaian guru denganrisiko menderita nyeri kepala tipe tegang otot dengan p= 0,000 dan or= 9,533
ANALISIS PERBANDINGAN KADAR KOLESTEROL TOTAL ANTARA PASIEN YANG MEROKOK DAN TIDAK MEROKOK PADA PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG Toni Prasetia; Zulhafis Mandala
Jurnal Medika Malahayati Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.631 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v1i3.1927

Abstract

Latar Belakang : Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyakit jantung yang disebabkan adanya gangguandi pembuluh darah koroner. Salah satu penyebab utama adanya penyempitan atau sumbatan yang sering diakibatkan olehpenimbunan plak di dinding arteri. Plak terbentuk dari kelebihan kolesterol, terjadinya kenaikan kadar kolesterol bisadisebabkan karena terlalu banyak merokok Karena zat-zat kimia yang terkandung dalam rokok, terutama nikotin, dapatmenurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dan meningkatkan kadar kolesterol buruk (LDL) dalam darah.Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui perbandingan kadar kolesterol total dengan kebiasaan merokok pada pasienpenyakit jantung koroner di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik komparatif dengan pendekatan potong lintang(cross sectional). Populasi pada penelitian adalah semua pasien penyakit jantung koroner di Poli Jantung RSUD Dr. H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Sampel sejumlah 64 orang terdiri dari 32 orang pasien penyakit jantung koroner dengankebiasaan merokok dan 32 orang yang tidak merokok. Analisis data menggunakan independent sample T Test.Hasil Penelitian : Rata-rata kadar kolesterol total pasien PJK dengan kebiasaan merokok sebesar 198,59 dan padapasien PJK yang tidak mempunyai kebiasaan merokok sebesar 175,16 dengan selisih 23,43.Kesimpulan : Ada perbedaan kadar koleseterol total pasien yang merokok dan tidak merokok pada penyakitjantung koroner di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung dengan p-value = 0,031.
HUBUNGAN ANTARA KOLESTEROL TOTAL, TRIGLISERIDA DAN STATUS VASKULER (ABI) PADA PASIEN KAKI DIABETIK DI RSUD DR.H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Juspeni Kartika
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.327 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i3.2022

Abstract

Diabetes melitus merupakan gangguan kronik pada metabolisme karbohidrat, protein dan lemak akibatketidakcukupan sekresi insulin dan resistensi insulin pada jaringan yang dituju. Tujuan penelitian untuk mengetahuihubungan antara kolesterol total, trigliserida dan status vaskuler (ABI) pada pasien kaki diabetik di RSUD DR. H. AbdulMoeloek Bandar Lampung.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Data diambil denganmemperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi, didapatkan jumlah sampel sebanyak 36 orang, responden dengantrigliserida<150 mg/dl dengan nilai ABI normal (0,9-1,2) sebanyak 3 orang (8,4%), dan responden dengan trigliserida>150mg/dl dengan nilai ABI tidak normal 24 orang (67,2%), sedangkan responden dengan trigliserida ≥150 dengan nilai ABInormal (0,9-1,2) tidak ada (0%), dan responden dengan trigliserida ≥150 dengan nilai ABI tidak normal sebanyak 9 orang(25,2%). Responden dengan kolesterol total <220 mg/dl dengan nilai ABI normal (0,9-1,2) sebanyak 21 orang (58,8%), danresponden dengan kolesterol total <220 mg/dl dengan nilai ABI tidak normal sebanyak 5 orang (14%), sedangkanresponden dengan kolesterol total ≥220 mg/dl dengan nilai ABI normal (0,9-1,2) sebanyak 6 orang (16,8%), dan respondendengan kolesterol total ≥220 mg/dl dengan nilai ABI tidak normal sebanyak 4 orang (11,2%). Analisis statistik menggunakanSPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara status vaskuler (nilai ABI) dengan nilai kolesterol total memilikihubungan yang sangat lemah (r = 0,177), dan korelasi antara status vaskuler (nilai ABI) dengan nilai trigliserida memilikihubungan yang sangat lemah (r = 0,05).
PENGETAHUAN PENDIDIK ANAK PAUD TENTANG DETEKSI GANGGUAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK (USIA 3-5 TAHUN) DI KECAMATAN KEMILING BANDAR LAMPUNG TAHUN 2014 Priska Iis Aprilianti; Agung Mudapati
Jurnal Medika Malahayati Vol 1, No 2 (2014): Volume 1 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.384 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v1i2.1918

Abstract

Pertumbuhan adalah peningkatan dalam ukuran fisik dan struktur.Sedangkan perkembangan adalahbertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks. Gangguan pertumbuhan yaitu tidaknormalnya tinggi badan, berat badan serta lingkaran kepala. Sedangkan gangguan perkembangan meliputi penyimpanganpada aspek-aspek perkembangan yaitu motorik kasar, motorik halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian.Gangguan tumbuh kembang di indonesia bervariasi 12,8% sampai 16%. PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) mempengaruhiperkembangan otak anak dan kesehatan anak sehingga pendidik PAUD berupaya mengoptimalkan pertumbuhan danperkembangan anak. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengetahuan pendidik anak PAUD tentang deteksipenyimpangan pertumbuhan dan perkembangan anak khususnya 3-5 tahun di Kecamatan Kemiling Bandar Lampung tahun2014.Jenis penelitian survey deskriptif dengan rancangan penelitian observasional. Sampel pada penelitian ini adalahmenggunakan total sampling yaitu seluruh pendidik PAUD di Kecamatan Kemiling Bandar Lampung. Data diperoleh melaluikuesioner dengan cara ukur wawancara. Analisa data dengan analisa univariat.Hasil Penelitian: Pengetahuan pendidik anak PAUD tentang deteksi gangguan pertumbuhan dengan pengetahuanbaik sebesar 5,10 %, pengetahuan cukup sebesar 40,81 %, dan pengetahuan kurang baik sebesar 54,04 % sedangkanpengetahuan pendidik anak PAUD tentang deteksi gangguan perkembangan dengan pengetahuan baik sebesar 34,69 %,pengetahuan cukup sebesar 31,63 %, dan pengetahuan kurang baik sebesar 33,67 %.
GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEUMONIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE GYSSENS DI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) H. ABDUL MOELOEK TAHUN 2015 Hetti Rusmini
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.118 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i2.2009

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia adalah peradangan yang mengenai parenkim paru, distal dari bronkiolus terminalis yang mencakup bronkiolus respiratorius, dan alveoli, serta menimbulkan konsolidasi jaringan paru dan gangguan pertukaran gas setempat. Etiologi pneumonia berbeda-beda pada berbagai tipe dari pneumonia, hal ini berdampak kepada antibiotik yang akan diberikan. Gyssens mengembangkan evaluasi penggunaan antibiotik untuk menilai ketepatan penggunaan antibiotik yang meliputi ketepatan indikasi, ketepatan pemilihan berdasarkan efektivitas, toksisitas, harga dan spektrum, lama pemberian, dosis, interval, rute dan waktu pemberian.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia dengan menggunakan metode gyssens di Instalasi Rawat Inap RSUD H Abdul Moeloek tahun 2015.Metode Penelitian: Non eksperimental dengan rancangan penelitian secara deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah pasien dengan diagnosa pneumonia yang menjalani rawat inap dalam catatan rekam medik selama tahun 2015 di RSUD Abdul Moeloek sebnayak 108 orang, sampel sebanyak 85 orang. Data yang diperoleh dianalisis secara deskripstif non analitik kemudian dibandingkan dengan Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan Pneumonia Indonesia tahun 2003Hasil Penelitian: Penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia dengan menggunakan metode gyssens di Instalasi Rawat Inap RSUD H Abdul Moeloek tahun 2015 yang rasional sebesa 44,7%, sedangkan yang tidak rasional adalah sebesar 55,3%.Kesimpulan: Penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia dengan menggunakan metode gyssens di Instalasi Rawat Inap RSUD H Abdul Moeloek tahun 2015 yang rasional sebesa 44,7%, sedangkan yang tidak rasional adalah sebesar 55,3%.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PELAJAR PUTRI TENTANG MENARCHE DI SMP BUDAYA BANDAR LAMPUNG Octa Reni Setiawati
Jurnal Medika Malahayati Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.702 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v2i2.1971

Abstract

Menarche adalah menstruasi awal yang biasa terjadi dalam rentang usia sepuluh tahun sampai enam belas tahun,atau pada masa awal remaja dan sebelum memasuki masa reproduksi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa remajamemiliki pengetahuan yang sedikit sehingga tidak memiliki penge tahuan yang baik tentang menstruasi pertama (menarche).Masalah fisik yang timbul dari kurangnya pengetahuan itu adalah kurangnya kebersihan diri atau personal hygiene sehinggadapat beresiko untuk terjadinya infeksi pada saluran kemih (ISK). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaranpengetahuan dan sikap pelajar putrid tentang menarche di SMP Budaya Bandar Lampung.Jenis penelitian ini adalah bersifat deskriptif analitik yaitu untuk melihat gambaran pengetahuan dan sikap pelajarputri tentang menarche pada di SMP Budaya Bandar Lampung. Hasil penelitin dari 31 responden didapatkan 58,1% siswidengan pengetahuan yang baik, 93,5% siswi dengan sikap yang positif, dan pengetahuan berdasarkan sikap tentangmenarche sebanyak 55,2%. Kesimpulan penelitian ini dilihat dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dansikap remaja putri tentang menarche di SMP Budaya Bandar Lampung sudah sangat baik dilihat dari 31 respondendidapatkan hasil tertinggi yaitu pengetahuan yang baik dan juga sikap yang positif
KORELASI ANTARA DERAJAT PARASITEMIA DENGAN ANEMIA PADA PENDERITA YANG TERINFEKSI MALARIA DI PUSKESMAS HANURA KABUPATEN PESAWARAN Zulfian Zulfian
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.639 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i4.2041

Abstract

Latar Belakang: Malaria merupakan penyakit infeksi disebabkan oleh Plasmodium yang menyerang eritrosit. Padamalaria, derajat anemia yang terjadi tidak sesuai dengan rasio jumlah sel yang terinfeksi. Penghancuran eritrosit padainfeksi malaria disebabkan lisisnya eritrosit akibat infeksi langsung dan peningkatan penghancuran eritrosit yangmengandung parasit. Namun mekanisme tersebut tidak dapat menjelaskan terjadinya anemia berat. Perbedaan hasildidapatkan pada beberapa penelitian yang dilakukan di berbagai wilayah. Tujuan: untuk mengetahui korelasi antara derajatparasitemia dengan anemia pada penderita yang terinfeksi malaria.Metode Penelitian: Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional dengan membuat sediaanapus darah tebal dan tipis untuk menghitung derajat parasitemia dengan metode kuantitatif sedangkan derajat anemia darinilai hemoglobin dengan jumlah sampel 40 pasien. Analisis data dengan uji Spearman dimana nilai p<0,05 dianggapbermakna.Hasil: Rerata indeks parasit pada parasitemia ringan 485,8 parasit/μl darah, sedang 4694 parasit/μl dan berat16810 parasit/μl sedangkan rerata nilai hemoglobin pada anemia ringan 11,66 g/dl, sedang 8,72 g/dl dan berat 5,25 g/dl.Hasil uji Spearman antara parasitemia dengan nilai hemoglobin menunjukkan korelasi negatif (p=0,004; r=-0,45).Kesimpulan: Semakin berat derajat parasitemia maka nilai hemoglobin semakinmenurun sehingga anemia yangterjadi akan semakin berat.
ANALISIS POLA KUMAN DAN POLA RESISTENSI ANTIBIOTIK DI RUANG ICU DAN RUANG PERINATOLOGI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2013 Hidayat Hidayat
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.485 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i1.1999

Abstract

Latar Belakang : Antibiotika merupakan suatu masalah besar yang berkembang di seluruh dunia. Kuman-kumanresisten yang muncul akibat penggunaan antibiotika yang berlebihan, akan menimbulkan masalah yang serius dan sulitdiatasi. Resistensi antibiotika juga terjadi pada kuman penyebab infeksi nosokomial yang dapat menginfeksi pasien yang dirawat di rumah sakit.Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Pola kuman dan Pola resistensi Antibiotik di Ruang ICU dan RuangPerinatalogi RSUD Dr. H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2013.Metode peneliti : Mengumpulkan data hasil kultur dan uji resistensi kuman penyebab infeksi nosokomial yangterjadi pada pasien ICU dan perinatologi di ruang patologi klinik RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung sepanjangtahun 2013. Selanjutnya dilakukan analisis deskriptif dengan pengolahan data univariat.Hasil Penelitian: Hasil dari 1058 sampel yang diuji, sebanyak 401 diantaranya berasal dari ruang ICU (42%) dan655 lainnya berasal dari ruang perinatologi, yaitu sebesar (58%).Simpulan: Didapatkan beberapa bakteri resisten 100% terhadap antibiotik, namun didapatkan tidak 100% bakterisensitif terhadap antibiotik di ruang ICU dan Perinatalogi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek tahun 2013
HUBUNGAN LAMA HARI PEMASANGAN KATETER DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN KEMIH PADA PASIEN YANG TERPASANG KATETER DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT DR.H ABDOEL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Hidayat Hidayat
Jurnal Medika Malahayati Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.974 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v2i1.1952

Abstract

Latar Belakang: Infeksi saluran kemih (ISK) adalah istilah umum yang menunjukan keberadaan mikroorganisme(MO) dalam urin. Bakteriuria bermakna menunjukan pertumbuhan mikroorganisme (MO) mulai dari 105 colony formingunits (CFU/ml) pada biakan urin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lama hari pemasangankateter dengan kejadian ISK.Metode: Penelitian ini berbentuk analitik korelasi dengan rancangan cross sectional dengan jumlah subjekpenelitian sebanyak 46 orang yang dirawat di ruang rawat inap Penyakit Dalam dan dilakukan pemasangan kateter.Pemeriksaan kultur urin di lakukan di Laboratorium Mikrobiologi Patologi Klinik RSUD Dr.H Abdoel Moeloek BandarLampung. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square dengan kemaknaan jika P<0,05.Hasil Penelitian: Dari 46 subjek penelitian dimana di dapatkan 25 subjek yang terdiagnosis sebagai ISK. Dari 25subjek yang mengalami ISK terdiri 7 subjek dilakukan pemasangan kateter ≤3 hari dan 18 subjek dilakukan pemasangankateter >3 har. Uji statistik dengan chi- square didapatkan hubungan bermakna antara lama hari pemasangan kateterdengan kejadian ISK (p=0,000 ; p<0,05).Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara lama hari pemasangan kateter dengan kejadian ISK(p=0,000 ; p<0,05).

Page 2 of 48 | Total Record : 476