cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 502 Documents
HUBUNGAN KENAIKAN BERAT BADAN PENDERITA TB PARU YANG SEDANG MENDAPAT PENGOBATAN INTENSIF DENGAN KONVERSI HASIL PEMERIKSAAN BTA TAHUN 2012 Zulhafis Mandala
Jurnal Medika Malahayati Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.93 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v2i4.1995

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) pada tahun 2009 di Indonesia berada pada peringkat ketiga di dunia darilaporan World Health Organiazation (WHO).berdasarkan hasil survey pada tahun 2010 jumlah penderita TB paru diIndonesia mencapai 289 per 100.000 penduduk. Saat ini Indonesia menduduki peringkat ke-5 negara penderita TB paruterbesar di dunia.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi intensif kategori I pada kenaikan berat badanpenderita TB paru ditinjau dari konversi BTA. Penelitian ini bersifat analitik.Hasil Penelitian: Diwilayah kerja puskesmas seginim, palak bengkerung dan anggut di kabupaten Bengkulu selatanpada tahun 2013 diketahui bahwa dari 80 orang ternyata lebih dari separuhnya yaitu 69 orang (86,3%) yang mengalamikenaikan berat badan dan hanya 1 orang (1,3%) dengan konversi hasil pemeriksaan BTA masih positif. Dimana hasil ujichi-square mendapat nilai x2hitung (6,352) lebih besar dari x2tabel (3,841) dimana P= 0,05 dan dk/df=1,itu artinya adahubungan antara kenaikan berat badan penderita TB paru yang sedang mendapat pengobatan intensif dengan konversihasil pemeriksaan BTA.Kesimpulan: Dari hasil penelitian yang telah dilakukan di Puskesmas Seginim, Puskesmas Palak Bengkerung, danPuskesmas Anggut di Kabupaten Bengkulu Selatan Pada Tahun 2014. Maka dapat di tarik kesimpulan bahwa Terdapathubungan antara kenaikan berat badan penderita TB paru yang sedang mendapat pengobatan intensif dengan konversihasil pemeriksaan BTA.
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DAN MEROKOK PADA PASIEN STROKE DI RUANG POLI SARAF RSUD. A. DADI TJOKRODIPO BANDAR LAMPUNG TAHUN 2014 Zamzanariah Ibrahim; Boby Suryawan
Jurnal Medika Malahayati Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.463 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v1i4.1937

Abstract

Latar Belakang: Stroke adalah sindrom yang terdiri dari tanda atau gejala hilangnya fungsi system saraf pusat fokal(atau global) yang berkembang cepat dan dapat menimbulkan kematian atau kelaian yang menetap lebih dari 24 jam, tanpapenyebab lain kecuali gangguan vascular.Tujuan Penelitian: Mengetahui Hubungan Antara Pola Makan Dan Merokok Pada Pasien Stroke Di Ruang PoliSaraf RSUD A.Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung 2014.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasiadalah seluruh pasien penyakit stroke di Ruang Poli Saraf RSUD A.Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung dengan jumlahsampel sebanyak 80 orang. Analisis data yang digunakan adalah uji Chi-SquareHasil Penelitian: Pola makan pasien stroke paling banyak adalah pola makan buruk yaitu 46 pasien (57.5%) danpola makan sedang yaitu sebanyak 34 pasien (42.5%) dari total sampel 80 pasien. Riwayat merokok pasien stroke yaituperokok berat sebanyak 33 pasien (41.5%), perokok ringan sebanyak 19 pasien (23.8%) dan tidak merokok sebanyak 28pasien (35.0%) dari total sampel 80 pasien. Terdapat hubungan antara pola makan dan merokok pada pasien strokeKesimpulan: Terdapat hubungan antara pola makan dan merokok pada pasien stroke, namun dalam setiapvariabel ada hubungan dengan kejadian penyakit Stroke
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENAGA PARAMEDIS (PERAWAT) TERHADAP TINDAKAN PENGENDALIAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUANG RAWAT INAP KELAS III BAGIAN RSUD ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG 2015 Prima K; Tessa Sjahriani
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.596 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i3.2023

Abstract

Latar Belakang : Infeksi nosokomial dapat berasal dari pasien, pengunjung, maupun petugas kesehatan yangterlibat dalam perawatan pasien seperti dokter, perawat, tenaga medis, oleh karena itu untuk mencegah terjadinya infeksinosokomial dapat diupayakan dari tindakan pencegahan oleh semua individu yang kontak dengan pasien, baik itu sebelummaupun sesudah kontak dengan pasien.Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tenaga kerja paramedis(perawat) terhadap tindakan pengendalian infeksi nosokomial di ruang rawat inap kelas III bagian dah RSUD. AbdulMoeloek Bandar Lampung 2015.Metode : Metode penelitian ini menggunakan penelitian observasional analitik. Populasi penelitian ini adalahseluruh tenaga medis (perawat) yang berjaga di ruang rawat inap kelas III bagian bedah mawar, kutilang, gelatik dankemuning RSUD dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung 2015 yang berjumlah 48 orang dengan metode total sampling.Pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dengan menggunakan ujistasistik Gamma.Hasil : Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan, sikap dan tindakantentang pengendalian infeksi nosokomial dengan kriteria baik. Hasil pengujian dengan uji Gamma didapatkan untuk Nilai pvalue hubungan pengetahuan dan tindakan sebesar 0,614 dan Nilai p value hubungan sikap dan tindakan sebesar 0,818dan keduanya mempunyai nilai > α (0,05) tabel.Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan sikap terhadap tindakan
PROFIL PENDERITA HERNIA INGUINALIS LAKI-LAKI DEWASA YANG DIRAWAT DI RUANGAN BEDAH RSUD DR H ABDUL MOELOEK PERIODE JANUARI SAMPAI DENGAN DESEMBER 2013 Zulfian Zulfian; Uci Carina Anasthasia; Zulhafis Mandala
Jurnal Medika Malahayati Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.602 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v2i3.1981

Abstract

Latar Belakang: Hernia merupakan salah satu kasus dibagian bedah yang pada umumnya sering menimbulkanmasalah kesehatan dan pada umumnya memerlukan tindakan operasi. Hernia inguinalis merupakan jenis yang palingumum dari hernia pada laki-laki, terhitung sekitar 70% dari semua hernia.Tujuan: Untuk mengetahui profil penderita hernia inguinal laki-laki dewasa yang dirawat di ruangan bedah RSUDDR. H. Abdul Moeloek periode Januari sampai dengan Desember 2013.Metode: Jenis penelitian adalah deskriptif, dengan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dengan cara mengambildata sekunder, yaitu rekam medik pasien. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh kasus herniainguinalis pada pasien dewasa yang tercatat pada data rekam medik di Instalasi Ruang Rawat Inap Bedah Laki-laki RSUDDR. H. Abdul Moeloek, sampel yang diambil sebanyak 137 kasus hernia inguinalis hanya 125 kasus yang memenuhikriterisa inklusi dan eksklusi penelitian. Uji statistik yang dilakukan adalah uji chi-square.Hasil: Dari 125 kasus hernia inguinalis tersebut paling banyak terjadi pada usia 45 - >65 tahun yaitu 72%,pekerjaan sebagai buruh 68%, gejala klinis benjolan dilipat paha 100% serta nyeri di abdomen 80%, pada pemeriksaan fisikditemukan nyeri tekan 80%, dan seluruh pasien hernia inguinalis pasca operasi dalam keadaan hidup sebanyak 100%.Kesimpulan: Kasus hernia inguinalis banyak ditemukan pada laki-laki dewasa usia 45 - >65 tahun, pekerjaansebagai buruh, gejala klinis benjolan dilipat paha serta nyeri di abdomen, di temukan nyeri tekan pada pemeriksaan fisik,dan pasca operasi hernia inguinalis semua pasien dalam keadaan hidup.
HUBUNGAN ANTARA KOLESTEROL TOTAL, TRIGLISERIDA DAN STATUS VASKULER (ABI) PADA PASIEN KAKI DIABETIK DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Wien Wiratmoko; Anggunan -
Jurnal Medika Malahayati Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.179 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v1i3.1928

Abstract

Diabetes melitus merupakan gangguan kronik pada metabolisme karbohidrat, protein dan lemak akibatketidakcukupan sekresi insulin dan resistensi insulin pada jaringan yang dituju. Tujuan penelitian untuk mengetahuihubungan antara kolesterol total, trigliserida dan status vaskuler (ABI) pada pasien kaki diabetik di RSUD Dr.H. AbdulMoeloek Bandar Lampung.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Data diambil denganmemperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi, didapatkan jumlah sampel sebanyak 36 orang, responden dengantrigliserida<150 mg/dl dengan nilai ABI normal (0,9-1,2) sebanyak 3 orang (8,4%), dan responden dengan trigliserida>150mg/dl dengan nilai ABI tidak normal 24 orang (67,2%), sedangkan responden dengan trigliserida ≥150 dengan nilai ABInormal (0,9-1,2) tidak ada (0%), dan responden dengan trigliserida ≥150 dengan nilai ABI tidak normal sebanyak 9 orang(25,2%). Responden dengan kolesterol total <220 mg/dl dengan nilai ABI normal (0,9-1,2) sebanyak 21 orang (58,8%), danresponden dengan kolesterol total <220 mg/dl dengan nilai ABI tidak normal sebanyak 5 orang (14%), sedangkanresponden dengan kolesterol total ≥220 mg/dl dengan nilai ABI normal (0,9-1,2) sebanyak 6 orang (16,8%), dan respondendengan kolesterol total ≥220 mg/dl dengan nilai ABI tidak normal sebanyak 4 orang (11,2%). Analisis statistik menggunakanSPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara status vaskuler (nilai ABI) dengan nilai kolesterol total memilikihubungan yang sangat lemah (r = 0,177), dan korelasi antara status vaskuler (nilai ABI) dengan nilai trigliserida memilikihubungan yang sangat lemah (r = 0,05).
HUBUNGAN ANTARA KADAR LACTAT DEHIDROGENASE (LDH) SERUM DAN ASAM URAT PADA PENDERITA LEUKEMIA BERDASARKAN GAMBARAN DARAH TEPI YANG DIRAWAT DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2015 Prima K
Jurnal Medika Malahayati Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.063 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v2i2.1972

Abstract

Latar Belakang: Leukemia penyakit keganasan pada jaringan hematopoietik yang ditandai dengan penggantianelemen sumsum tulang normal oleh sel darah abnormal atau sel leukemik. Pada keganasan meningkatnya kadar LDHserum meningkat karena besarnya metabolisme dan pertukaran sel tumor. Peningkatan kadar asam urat disebabkan olehpenguraian asam nukleat apabila terjadi lisis sel-sel tumor akibat nekrosis atau kemoterapi.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kadar LDH serum dan asam urat pada penderita leukemiaberdasarkan gambaran darah tepi yang di rawat di RSUD.Dr.Hi.Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2015.Metode Penelitian: penelitian ini adalah jenis survey analitik korelatif, dengan menggunakan pendekatan crosssectional. Dengan jumlah sampel 45 orang penderita leukemia berdasarkan gambaran darah tepi. Untuk mengetahuihubungan kadar LDH serum dan asam urat Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square.Hasil Penelitian: Menunjukan bahwa ada hubungan bermakna dengan nilai rerata kadar LDH serum normal 36orang(80,0%) tidak normal 9 orang(20,0%). Rerata kadar asam urat normal 40 orang(88,9%) tidak normal 5 orang(11,1%).didapatkan nilai p-value =0,002 lebih kecil dari nilai alpha 0.05 yang berarti bahwa ada hubungan yang signifikan antarakadar LDH serun dan asam urat pada penderita leukemia berdasarkan gambaran darah tepi.Kesimpulan: adanya hubungan antara kadar LDH dan asam urat pada pasien leukemia dengan nilai p-value=0,002dan OR = 16,000.
HUBUNGAN KADAR KOLESTEROL TOTAL DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK LAMPUNG TAHUN 2014 Vini Handayani; Rina Kriswiastiny; Nia Triswanti
Jurnal Medika Malahayati Vol 1, No 2 (2014): Volume 1 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.572 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v1i2.1919

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan suatu kondisi dimana kolesterol dalam darah meningkat melebihi nilai normal.Suatu keadaan yang disebabkan oleh hiperkolesterolemia yaitu hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahuihubungan kadar kolesterol total dengan kejadian hipertensi di RSUD Dr.H. Abdoel Moeloek Bandar Lampung.Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik-korelatif dengan pendekatan potong lintang (cross sectional).Populasi penelitian adalah semua pasien yang datang berobat di Poli Penyakit Dalam RSUD Dr. H. Abdoel Moeloek BandarLampung. Sampel sejumlah 25 orang. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman.Pasien penderita Hiperkolesterolemia di RSUD Dr.H.Abdoel Moeloek Bandar Lampung sebesar 84,0% Reratakadar kolesterol total sebesar 247,44 mg/dl dan Besarnya koefisien korelasi yaitu sebesar 0,458 yang tergolong sedang.Terdapat hubungan yang bermakna antara kadar kolesterol total dengan kejadian hipertensi di RSUD Dr. H. AbdoelMoeloek Bandar Lampung.
HUBUNGAN KELEMBABAN RUANGAN KAMAR TIDUR DAN KEBERSIHAN DIRI TERHADAP PENYAKIT PITYRIASIS VERSICOLOR DI PESANTREN AL HIJROTUL MUNAWWAROH BANDAR LAMPUNG Ni Putu Sudiadnyani
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.55 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i2.2010

Abstract

Latar Belakang: Pityriasis Versicolor adalah infeksi jamur superfisial pada lapisan tanduk kulit. Infeksi jamur kulitcukup banyak ditemukan di indonesia, yang merupakan negara tropis beriklim panas dan lembab. Terutama bila kebersihandiri juga kurang sempurna. Terdapat flora normal yang berhubungan dengan timbulnya pityriasis versicolor pada kulit.Pityrosporum Orbiculare yang berbentuk bulat atau Pityrosporum Ovale yang berbentuk oval. Keduanya merupakanorganisme yang sama dapat berubah sesuai lingkungannya, misalnya suhu, media dan kelembaban.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Untuk menguji hipotesisdilakukan uji chi-square dengan taraf signifikan p<0,05 yang akan memperoleh hubungan bermakna antara dua variabel.Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 76 responden. Penelitian ini dilakukandengan melakukan pengukuran menggunakan hygrometer dan pembagian kuesioner di pondok pesantren Al HijrotulMunawwaroh Bandar Lampung.Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan dari 76 responden terdapat 54 responden (71,1%) yang menderita PityriasisVersicolor dan data yang diuji statistik dengan chi-square antara kelembaban ruangan kamar tidur dengan angka kejadianpityriasis versicolo rmemiliki hubungan yang signifikan dengan p=0,004 (p<0,05). Dan hasil data yang diuji statistik denganchi-square antara personal hygiene dengan angka kejadian Pityriasis Versicolor juga memiliki hubungan yang signifikandengan p=0,000 (p<0,05).Kesimpulan: Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara kelembaban ruangan kamartidur terhadap angka kejadian pityriasis versicolor dan dapat disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antarapersonal hygiene dengan kejadian pityriasis versicolor.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE-2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KELURAHAN GEDONG AIR BANDAR LAMPUNG TAHUN 2016 Ika Artini
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.87 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i1.2000

Abstract

Latar Belakang : Diabetes mellitus (DM) saat ini menjadi salah satu kematian yang utama di dunia. Penderita DMyang memiliki gangguan psikologis terutama kecemasan akan semakin memperburuk kadar glukosa darah pasien.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kadar glukosa darah pada pasien DMtipe-2 di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Gedong Air Bandar Lampung Tahun 2016.Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional.sampelberjumlah 34 responden menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan Uji Spearman’s.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan korelasi spearman antara tingkat Kecemasan (HARS) danKadar glukosa darah adalah 0,426, yang berarti bahwa kekuatan korelasi antara kedua variabel tersebut sedang. Nilaip<0,05 (0,012), yang artinya terdapat korelasi yang bermakna antara Tingkat kecemasan dan Kadar glukosa darah.Kesimpulan : Terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kadar glukosa darah pada pasien DM diWilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Gedong Air Bandar Lampug tahun 2016.
PERBEDAAN TINGKAT KONSENTRASI SERTA PRESTASI BELAJAR ANTARA SISWA YANG MENGIKUTI BIMBINGAN BELAJAR DENGAN YANG TIDAK MENGIKUTI BIMBINGAN BELAJAR DI SMP NEGERI 2 BANDAR LAMPUNG 2015 Octa Reni Setiawati
Jurnal Medika Malahayati Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.676 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v2i1.1953

Abstract

Latar belakang : Belajar merupakan factor yang penting sebagai upaya mencapai tujuan pendidikan. Prosespembelajaran membutuhkan konsentrasi, sebab tanpa konsentrasi belajar maka pristiwa belajar itu sesungguhnya tidakada atau tidak berlangsung. Untuk mencapai keberhasilan dalam belajar ada dua faktor yang mempengaruhi, yaitufaktor intern dan faktor ekstern, adapun dari faktor-faktor tersebut yang akan dibahas pada penelitian ini adalah faktor internyaitu tingkat konsentrasi dan faktor ekstern yaitu sekolah dan bimbingan belajar.Tujuan Penelitian : Mencari perbedaan tingkat konsentrasi serta prestasi belajar antara siswa yang mengikutibimbingan belajar dengan yang tidak mengikuti bimbingan belajar.Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini bersifat analitik denganpendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan mulai Februari 2015 sampai April 2015 di SMPN 2 Bandar Lampung.Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII, sampel berjumlah 82 siswa. Analisis bivariat yang digunakan dalam penelitian iniadalah Independent T-Test dengan batas kemaknaan 0,05.Hasil Penelitian : Hasil rata-rata tingkat konsentrasi siswa yang mengikuti bimbingan belajar adalah 8,12 dan siswayang tidak mengikuti bimbingan belajar adalah 7,39. Hasil rata-rata prestasi belajar siswa yang mengikuti bimbingan belajaradalah 170,91 dan siswa yang tidak mengikuti bimbingan belajar adalah 167,33. Hasil uji statistik tingkat konsentrasi pvalue= 0,041 (≤ 0,05) dan hasil uji statistik prestasi belajar p-value =0,001(≤0,05) yang berarti bahwa ada perbedaantingkat konsentrasi serta prestasi belajar antara siswa yang mengikuti bimbingan belajar dengan yang tidakmengikuti bimbingan belajar.Kesimpulan : Terdapat perbedaan tingkat konsentrasi serta prestasi belajar antara siswa yang mengikutibimbingan belajar dengan yang tidak mengikuti bimbingan belajar di SMPN 2 Bandar Lampung. Siswa yang mengikutibimbingan belajar memiliki tingkat konsentrasi serta prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa yang tidak mengikutibimbingan belajar.

Page 4 of 51 | Total Record : 502