cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 476 Documents
HUBUNGAN GAMBARAN FOTO TORAKS PASIEN TUBERKULOSIS PARU ANAK DENGAN UJI TUBERKULIN DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Alfi Wahyudi
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.524 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i4.2033

Abstract

Latar belakang : Di Indonesia, tuberkulosis masih merupakan masalah yang menonjol. Bahkan secara global,Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai penyumbang kasus terbanyak di dunia, Berbeda dengan TB dewasadiagnosis pada anak sulit ditegakkan. Pemeriksaan penunjang utama untuk membantu menegakkan diagnosis TB padaanak adalah dengan melakukan uji tuberkulin/mantoux test dan pemeriksaan foto toraks.Tujuan : Mengetahui hubungan antara gambaran foto toraks pasien tuberkulosis paru anak dengan uji tuberkulin diRSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung.Metodologi :Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan analitik tipe cross sectional. Jumlah sampel42 orang dan diambil dengan total sampling. Data penelitian diperoleh dari rekam medik. Analisis data dilakukan dengan ujiChi square.Hasil : Hasilolah data dari 42 pasien TB anaktahun 2015 di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung, denganmenggunakan chi-square diperoleh angka signifikan p = 0,209 (p> 0,05)Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan gambaran foto toraks dengan uji tuberkulin di RSUD Dr.H. Abdul MoeloekBandar Lampung
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KADAR KOLESTEROL PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI Iskandar Rahmansyah
Jurnal Medika Malahayati Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.985 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v2i4.1991

Abstract

Latar Belakang : Obesitas adalah Akumulasi lemak secara berlebihan atau abnormal dalam tubuh sehingga dapatmengganggu kesehatan. Obesitas yang menetap dapat menyebabkan terjadinya gangguan sistem metabolik berupahiperkolesterol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan obesitas dengan kadar kolesterol pada MahasiswaKedokteran Universitas Malahayati.Metodologi : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan studicase control yaitu membandingkan kelompok kasus dan kelompok kontrol yang dilakukan secara bersama-sama atausekaligus. Subjek pada penelitian ini adalah Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati. Sampel yang didapatberjumlah 50 sampel yaitu 25 sampel kasus (mahasiswa obesitas) dan 25 sampel kontrol (mahasiswa tidakobesitas),Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Variabel penelitian ini adalahobesitas sebagai variabel bebas (independent) dan nilai kadar Kolesterol sebagai variabel terikat (dependent). Data dianalisa dengan continuity correction.Hasil : Hasil uji statistik menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95%, maka didapatkan nilai p =1,000. Ini berarti bahwa nilai p > α (0,05). dengan OR sebesar 1,042 Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidakterdapat hubungan antara obesitas dengan kadar kolesterol dan responden obesitas beresiko untuk mengalamipeningkatan kadar kolesterol yang tinggi sebesar 1 kali dibandingkan dengan yang tidak obesitas.
HUBUNGAN DIAMETER LINGKAR PINGGANG DAN RASIO LINGKAR PINGGANG PANGGUL DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA WANITA DEWASA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAJA BASA INDAH BANDAR LAMPUNG Teddy Teddy; Zulfian Mandala
Jurnal Medika Malahayati Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.46 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v1i4.1933

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan faktor determinan untuk terjadinya stroke dan penyakit kardiovaskulerlainnya. Berkembangnya hipertensi sangat dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain adalahumur,lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang dan lingkar panggul.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kejadian hipertensi dan beberapa faktor resikonya yakni ukuranantropometri (Indeks Massa Tubuh, Lingkaran Pinggang, Rasio Lingkaran Pinggang/Lingkar Panggul).Metodologi : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjekdalam enelitian ini adalah populasi wanita dewasa yang menderita hipertensi di wilayah kerja puskesmas raja basa indahusia 20 - >55. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara consecutive sampling dan didapatkan 57 sampel. Analisa datadilakukan untuk melihat hubungan tekanan darah dan factor resiko tersebut dengan memakai analisa univariat danbivariatdengan memakai analisa chi-square, Derajat kemaknaan yang dipakai adalah apabila P<0.05.Hasil : Hasil analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara lingkar pinggang dan rasiolingkar pinggang panggul dengan hipertensi (p>0,05).Kesimpulan : Terdapat hubungan antara lingkar pinggang dan Rasio lingkar Pinggangpanggul dengan kejadian hipertensi pada wanita dewasa. Dan di lihat dari hasil rata-rata ternyata lingkar pinggang lebihberpengaruh terhadap kejadian hipertensi dibandingkan dengan rasio lingkar pinggang panggul.
HUBUNGAN DERAJAT PARASITEMIA DENGAN PENINGKATAN KADAR SGOT PADA PASIEN MALARIA DI PUSKESMAS HANURA KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2015 Firhat E; Didik Abdul Rahman; Neno Fitriyani Hasbie
Jurnal Medika Malahayati Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.471 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v2i3.1977

Abstract

Latar belakang:Malaria merupakan salah satu jenis penyakit yang mematikan dimana berdasarkan taksiran WHOsekitar 300-400 juta orang di dunia terinfeksi malaria setiap tahun dan menyebabkan kematian pada 2,7 juta orang..Malariamerupakan penyakiti nfeksi parasit yang disebabkan oleh Plasmodium yang menyerang eritrosit. Jumlah Plasmodium didalam darah bisa dilakukan dengan cara menghitung derajat parasitemia. Derajat parasitemia adalah presentase individudalam populasi yang apusan darahnya memperlihatkan parasit. Pada pemeriksaan mikroskopis malaria, semakin tinggiderajat parasitemia maka kerusakan sel hepar besar. Indikator kerusakan sel hepar salah satunya yaitu peningkatan kadarSGOT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara derajat parasitemia dengan peningkatan SGOTpada pasien malaria di Puskesmas Hanura Kabupaten Pesawaran tahun 2015. Metode:Jenis penelitian menggunakanmetode analitik observasional dengan pendekatan studi cross sectional. Subjek penelitian ini sebanyak 50 orang yangdiperoleh dari Puskesmas Hanura Kabupaten Pesawaran. Metode yang digunakan untuk menghitung derajat parasitemiaadalah apusan darah tepi dan untuk menghitung kadar SGOT menggunakan Metode Spektro Fotometrik. Uji statistikdilakukan menggunakan uji Chi- square dengan nilai kemaknaan jika (p-value < α=0,05).Hasil:Hasil penelitian didapatkan pada kelompok indeks parasitemia ringan dengan rerata jumlah parasitemia 2,43± 1,01 dengan rerata kadar SGOT 24,29 ± 11,82 U/L,pada kelompok indeks parasitemia sedang dengan rerata jumlahparasitemia 7,20 ± 1,44 dengan rerata kadar SGOT 39,90 ± 14,28 U/L, pada kelompok indeks parasitemia berat denganrerata jumlah parasitemia 13,75 ± 1,77 dengan rerata kadar SGOT 176,00 ± 186,68 U/L.Dari hasil ujis tatistik Chi-Squarediperoleh p-value = 0,001 (p-value < α=0,05).Simpulan:terdapat hubungan yang bermakna antaraderajat parasitemia dengan peningkatan kadar SGOT diPuskesmas Hanura.
THE MOTHER’S MENSTRUAL CYCLE DIFFERENT BETWEEN MOTHER WHO USE IUD CUT-380A CONTRACEPTION WITH A 3 MOUNTH INJECTABLE CONTRACEPTIVE DEPO VIGESTRON IN MUNJUL VILLAGE PANDEGLANG DISTRIC OF BANTEN 2014. Mala Kurniati; Deviani Utami
Jurnal Medika Malahayati Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1498.506 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v1i3.1924

Abstract

Background: One of contraception type is Intra Uterine Device (IUD) wich it one of effective method ofcontraception, used one for long period time. But it has the disadvantage one that the menstrual pattern disturbance. Usinginjectable contraception is also has menstrual pattern disturbance. And the most common side effect of hormonalcontraception are menstrual disorder, nausea may occur at the beginning of use.Objective:To know the difference of menstrual cycle between mother’s who use IUD CuT-380A with a 3 monthinjectable contraceptive Depo Vigestron in Munjul village Pandeglang districk of Banten.Methods:The rearch uses descriptive analitic method with cros sectional approach. Each of population in thisresearchis 34 people for mother who use IUD CuT-380A contraception with a 3 month injectable contraceptive DepoVigestron in Munjul village Pandeglang distric of Banten. The sampling method uses purposive sampling. Data collection bydistributing questioner. Processed by statistic test of independent t test.Result:On the statistical research found p value 0.000 where p value <0.05 wich it means there are significantdifferent between mothers who use IUD CuT-380A contraception with a 3 month injectable contraceptive Depo Vigestron.Conclusions :there is a different between the mother’s menstrual cycle wich uses IUD CuT-380A and a 3 monthinjectable contraceptive Depo Vigestron in Munjul village Pandeglang distric of Banten.
GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN URINALISIS PADA PENDERITA NEFROPATI DIABETIK DI RSUD ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG TAHUN 2015 Festy Ladyani Mustopa
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.45 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i3.2019

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristikhiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Diabetes sering disebut sebagaimother of diseases karena banyaknya komplikasi yang ditimbulkan oleh penyakit ini. Secara garis besar komplikasi dibagimenjadi dua, yaitu komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular.Tujuan Penelitian : Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaanurinalsis pada penderita nefropati diabetik di RSUD Abdul Moeloek bandar lampung tahun 2015.Metode Penelitian : Jenis penelitian adalah survei deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dengan sampelberjumlah 195 orang. Penelitian dilakukan pada bulan April 2015.Hasil Penelitian : Mayoritas makroskopis urine penderita nefropati diabetika di RSUD Abdul Moeloek BandarLampung tahun 2015 Dari 60 penderita 19 penderita urine berwarna jernih dan 41 penderita berwarna keruh. 24 penderitamemiliki berat jenis normal dan 36 penderita berat jenis meningkat, 15 penderita berpH asam, 40 penderita berpH normaldan 5 berpH basa, serta 55 penderita bau urine normal dan 5 bau urine keton. sedangkan pada mikroskopis ditemukaneritrosit, silinder, kristal, glukosa dan protein. Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya jamur dan protozoa serta dalamjumlah kecil ditemukan bakteri, keton, bilirubin, urobilinogen dan nitrit.Kesimpulan : Mayoritas makroskopis urine penderita nefropati diabetika di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampungtahun 2015 berwarna jernih dengan berat jenih meningkat ber pH normal serta memiliki bau normal sedangkan padamikroskopis ditemukan eritrosit, silinder, kristal, glukosa dan protein. Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya jamurdan protozoa serta dalam jumlah kecil ditemukan bakteri, keton, bilirubin, urobilinogen dan nitrit.
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP RELAPS PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2014 Meli Maya Sari; Muharso -; Dexa Rivandi
Jurnal Medika Malahayati Vol 1, No 2 (2014): Volume 1 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.031 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v1i2.1915

Abstract

Latar Belakang: Skizofrenia merupakan salah satu gangguan kejiwaan berat dan menunjukkan adanyadisorganisasi (kemunduran) fungsi kepribadian, sehingga menyebabkan disability (ketidakmampuan). skizofreniadikarakteristikkan dengan onset dini yang diikuti dengan perjalanan penyakit dan kemunduran yang kronik. Sering terjaditetapi bukanlah merupakan pegangan bahwa hal tersebut akan selalu menjadi demikian sebagai suatu hasil akhir. Tujuanpenelitian: untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dan dukungan keluarga terhadap relaps pada pasienSkizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung tahun 2014.Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik yang dilakukan dengan pendekatan study crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga yang mempunyai anggota keluarga yang menderita Skizofreniatelah terdiagnosa Skizofrenia berdasarkan data dari rekam medis di Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung denganjumlah sampel 100 orang. Penelitian menggunakan uji Spearman’s rho.Hasil Penelitian: Ada hubungan kepatuhan minum obat (p-value = 0,001) dan dukungan keluarga (p-value = 0,028)terhadap relaps pada pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung tahun 2014Kesimpulan: Ada hubungan kepatuhan minum obat dan dukungan keluarga terhadap relaps pada pasienSkizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung tahun 2014
HUBUNGAN USIA DAN KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP TERJADINYA BPH DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG TAHUN 2015 Boby Suryawan
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.288 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i2.2006

Abstract

Latar Belakang : Pembesaran Prostat Jinak (BPH) merupakan penyakit yang biasa terjadi pada laki-laki usia lanjut.Bahwa usia >50 tahun memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami BPH dikarenakan kelemahan otot detrusor, penurunanfungsi persarafan, dan penurunan testosteron. Dan kebiasaan merokok berat memiliki risiko lebih besar untuk mengalamiBPH, dikarenakan nikotin meningkatkan aktifitas enzim perusak androgen, sehingga menyebabkan penurunan kadartestosteron.Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan usia dan kebiasaan merokok terhadap terjadinya BPH di RSUDDR. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung.Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional.Teknik pengambil sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 102responden. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Analisis data dilakukan dengananalisis univariat, dan bivariat dengan Chi Square test.Hasil : Hasil penelitian menunjukan nilai p usia = 0,000, nilai p kebiasaan merokok = 0,000 yang berarti adahubungan usia dan kebiasaan merokok terhadap terjadinya BPH.Kesimpulan : Bahwa kategori usia >65 tahun 59,8 % dan kategori kebiasaan merokok berat 55,9 % memilikihubungan dengan kejadian BPH.
PERBEDAAN DAYA TAHAN OTOT DINDING PERUT SEBAGAI TOLAK UKUR KEBUGARAN OTOT ANTARA MAHASISWA YANG BEROLAHRAGA RUTIN DENGAN YANG JARANG BEROLAHRAGA DI ASRAMA PUTRA UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG BULAN APRIL TAHUN 2015 Aswedi Putra
Jurnal Medika Malahayati Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.007 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v2i2.1968

Abstract

Latar Belakang : Perkuliahan, ujian, praktikum, tugas yang banyak membuat mahasiswa menjadi tidak aktif untukmelakukan olahraga sehingga menjadi kurang aktif dan dapat menurunkan kebugaran jasmani. Tingkat kebugaran dapatdiukur dengan nilai daya tahan otot. Penurunan kebugaran ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan dapatmenimbulkan berbagai penyakit, akan tetapi hal ini dapat dicegah dengan melakukan olahraga secara rutin yaitu 3 kaliseminggu atau lebih dan juga harus diperhatikan intensitas, tempo dan tipenya.Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik responden yang berupa rerata usia,tinggi badan dan berat badan dan untuk mengetahui nilai daya tahan otot menggunakan sit-up test antara mahasiswa yangberolahraga rutin dengan yang jarang berolahraga di Asrama Putra Universitas Malahayati Bandar LampungMetode : Jenis penelitian ini adalah survei analitik. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 50 orang. Metodeuntuk mengukur nilai daya tahan otot adalah dengan menggunakan sit-up test. Analisis yang digunakan adalah t test untukindependent sample, dengan tingkat kepercayaan 95%, α=0,05.Hasil : Rerata usia responden 20,5 ± 1,3 tahun, berat badan 63,4 ± 8,6 kilogram, tinggi badan 169,6±5,4centimeter. Rerata nilai daya tahan otot responden yang rutin berolahraga yaitu 44,0 kali/menit termasuk ke kategori sedang,sedangkan yang jarang berolahraga yaitu 14,36 kali/menit masuk dalam kategori kurang sekali. Perbedaan rerata antarakeduanya sebesar 30,04 kali/menit. Hasil pengujian statistik didapatkan bahwa terdapat perbedaan nilai daya tahan ototyang bermakna ( p = 0,000 )Kesimpulan : Terdapat gambaran karakteristik tertentu pada responden, serta terdapat perbedaan rerata nilai dayatahan otot yang bermakna antara mahasiswa yang berolahraga rutin dengan yang jarang berolahraga di Asrama PutraUniversitas Malahayati Bandar Lampung. Sehingga responden diberi saran agar melakukan olahraga rutin 3 kali seminggu.
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN LAPTOP DENGAN TIMBULNYA KELUHAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA MAHASISWA/I FAKULTAS KEDOKTERAN UMUM UNIVERSITAS MALAHAYATI Helmi Muchtar; Nita Sahara
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.854 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i4.2038

Abstract

Penggunaan komputer di Indonesia meningkat drastis dari tahun ke tahun dan kini yang lebih diminati oleh wargaIndonesia adalah laptop. Kehadiran laptop selain memberikan dampak positif juga dapat memberikan dampak negatifapabila digunakan secara berlebihan. Terkait dengan penggunaan komputer atau laptop, keluhan yang paling seringmuncul ialah Computer Vision Syndrome (CVS).Tujuan penelitian ini adalah ntuk mengetahui mengetahui hubungan waktu penggunaan laptop dengan timbulnyakeluhan Computer Vision Syndrome (CVS) pada mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Umum Universitas Malahayati.Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode penelitian observasional analitik. Jumlah sampel penelitiansebanyak 306 responden. Data diperoleh menggunakan lembar kuesioner. Analisa data menggunakan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan 73,9% responden mengalami computer vision syndrome (CVS), 58,2% respondenmenggunakan laptop dengan lama penggunaan 2-4 jam, lalu keluhan computer vision syndrome (CVS) yang paling banyakdikeluhkan adalah mata kering (94,2%) dan mata lelah (93,8%). Diperoleh nilai P-value = 0,001 sehingga disimpulkan adahubungan yang signifikan antara lama pemakaian laptop dengan terjadinya keluhan computer vision syndrome (CVS) padamahasiswa/i Fakultas Kedokteran Umum Universitas Malahayati.

Page 5 of 48 | Total Record : 476