cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 476 Documents
STUDI LITERATUR: FAKTOR PERUBAHAN IKLIM DAN KAITANNYA DENGAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI INDONESIA Muhammad Rayhan Mahardika Prambudi; Vania Rahma Kurniawan; Dayinta Dewayani Hidayat; Hasbi Miftah Faridz; Chahya Kharin Herbawani
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.10482

Abstract

Abstrak: Studi Literatur: Faktor Perubahan Iklim Dan Kaitannya Dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Indonesia. Demam berdarah dengue masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang terjadi di Indonesia. Perubahan iklim memiliki pengaruh yang besar terhadap kelembaban dan curah hujan, hal ini juga berdampak pada perkembangan nyamuk demam berdarah dengue (DBD) dan hal ini terjadi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor perubahan iklim dengan kejadian demam berdarah dengue di Indonesia. penelitian ini menggunakan studi literature review yang menggunakan artikel dari database Google Scholar, Garuda, Pubmed, dan ScienceDirect. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang dianggap memenuhi syarat untuk ditinjau secara sistematis sehingga didapatkan hasil akhir 15 artikel. Hasil dari penelitian ini adalah perubahan iklim memiliki pengaruh terhadap keadaan demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia. Beberapa provinsi di Indonesia menunjukkan adanya pengaruh dari karakteristik iklim seperti kelembaban, curah hujan, dan suhu. Kejadian DBD di beberapa provinsi Indonesia lebih banyak dipengaruhi oleh curah hujan dan kelembaban. Curah hujan sebagai variabel yang tidak dapat dikontrol menjadi faktor utama yang mempengaruhi suhu dan kelembaban sehingga faktor perkembangbiakan seperti breeding place dan penetasan telur nyamuk menjadi makin optimal. Oleh sebab itu, perilaku dalam manajemen lingkungan untuk mencegah DBD perlu dilakukan seperti gerakan 3M+ yang terdiri dari kegiatan menguras tampungan air, menutup tampungan air, mengubur barang bekas, penggunaan kelambu ber-insektisida, menaburkan bubuk abate di tampungan air, penggunaan obat nyamuk, menggantung pakaian kotor, dan pemasangan kawat kasa pada ventilasi rumah.
REVIEW ARTIKEL: TATALAKSANA SYOK HIPOVOLEMIK PADA LUKA BAKAR DERAJAT II Maula Al Farisi; Imam Ghozali
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.12036

Abstract

Abstrak: Review artikel: Tatalaksana Syok Hipovolemik Pada Luka Bakar Derajat II. Luka bakar merupakan salah satu jenis luka yang hingga saat ini masih tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia yang dapat berdampak terhadap fisik, fisiologi dan psikologi penderita. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa angka kematian di dunia ini setiap tahunnya sekitar 300.000 di sebabkan oleh luka bakar. Di Indonesia prevalensi luka bakar sebesar 0.7%. Luka bakar merupakan suatu trauma atau kerusakan jaringan tubuh yang terjadi pada kulit atau jaringan organik lainnya akibat dari sentuhan atau kontak langsung dengan sumber panas  yaitu api, cairan panas, radiasi, radioaktivitas, listrik atau bahan kimia. Penatalaksanaan awal pada syok hipovolemik mencakup survei primer yang dilakukan secara simultan dengan resusitasi dengan urutan Airway, Breathing, Circulation, Disability dan Exposure. Untuk mencapai resusitasi cairan yang cukup dapat digunakan beberapa jalur intravena sekaligus. Pasang kateter untuk memantau urine output. Resusitasi Cairan Berdasarkan Prinsip Parkland: Resusitasi cairan berdasarkan prinsip Parkland digunakan untuk luka bakar sedang atau luas luka bakar <25% tanpa syok.  Rumus menghitung kebutuhan cairan 24 jam berdasarkan Parkland adalah 4 ml per kgBB per luas % luka bakar Pada 24 jam pertama, 50% diberikan pada 8 jam pertama dan 50% diberikan pada 16 jam berikutnya. Pada 24 jam kedua, kebutuhan cairan diberikan secara merata.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERSONAL HYGIENE TERHADAP KEJADIAN PITIRIASIS SIKA PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN NURUL YAQIN KEBOIJO PETARUKAN, PEMALANG Indria Zulfani Mutiaraning Tyas; Irma Yasmin; Alfiana Rohmani
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.12241

Abstract

Abstrak: Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Personal Hygiene Terhadap Kejadian Pitiriasis Sika Pada Santri di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Keboijo Petarukan, Pemalang. Pitiriasis sika atau biasanya diistilahkan dengan ketombe, dandruff atau pitiriasis simpleks merupakan gangguan pada kulit kepala. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan tingkat pengetahuan dan personal hygiene terhadap kejadian pitiriasis sika pada santri di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Keboijo Petarukan, Pemalang. Penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional dengan sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 67 responden pada santri di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Keboijo Petarukan, Pemalang dengan Teknik Purposive Sampling. Analisis bivariat pada penelitian ini adalah uji Chi-Square didapatkan hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan pitiriasis sika (p=0,050) dan OR=0,250 (95%CI=0,058-1,072) yang berarti tingkat pengetahuan termasuk faktor proteksi dari pitiriasis sika. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara personal hygiene dengan pitiriasis sika (p=0,167).
UJI EFEK ANALGESIK EKSTRAK ETANOL DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth) TERHADAP MENCIT (Mus musculus) Gusti Ayu Rai Saputri; Dessy Hermawan; Salman Solah
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.9547

Abstract

Abstrak. Uji Efek Analgesik Ekstrak Etanol Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth) Terhadap Mencit (Mus musculus). Kenikir (Cosmos caudatus Kunth) merupakan tanaman jenis sayuran di Indonesia. Kenikir merupakan tanaman tropis anggota suku Asteraceae yang berasal dari Amerika Tengah dan sebagian daerah beriklim tropis lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus Kunth) dapat memberikan efek analgesik pada mencit (Mus musculus) dan untuk menentukan dosis yang paling efektif dari ekstrak daun kenikir pada mencit jantan sebagai analgesik. Simplisia yang sudah dihaluskan dilakukan ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Hewan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencit berjumlah 25 ekor dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kontrol positif paracetamol 500 mg/kg BB, kontrol negatif Na-CMC 1%, kontrol ekstrak daun kenikir dosis 150 mg/kg BB, kontrol ekstrak daun kenikir dosis 300 mg/kg BB, dan kontrol ekstrak daun kenikir dosis 600 mg/kg BB. Hasil dari uji normalitas Shapiro Wilk menunjukkan bahwa data tersebut terdistribusi secara normal dengan p>0,05, sehingga uji dapat dilanjutkan menggunakan uji parametrik menggunakan One way ANOVA. Berdasarkan Multivariate Tests menunjukkan nilai signifikan yang didapat nilai 0,027; 0,042; 0,048; 0,034 dan 0,002 atau p<0,05 yang bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan antara F1, F2, F3 kontrol negatif dan kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kenikir dosis 150 mg/kg BB memiliki sediaan yang paling efektif yang memberikan sebagai uji analgesik.
KARAKTERISTIK PREEKLAMSIA BERDASARKAN EARLY ONSET PREECLAMSIA (EOPE) DAN LATE ONSET PREECLAMSIA (LOPE) RSUD DR SLAMET GARUT JAWA BARAT Natasha Cita Paradhita Kusuma; Fadil Hidayat
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.10772

Abstract

Abstrak: Karakteristik Preeklamsia Berdasarkan Early Onset Preeclamsia (EOPE) dan Late Onset Preeclamsia (LOPE) RSUD Dr Slamet Garut. Preeklamsia adalah tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg untuk kali pertama setelah  20  minggu usia gestasi. Terdapat preeklamsia onset dini pada usia gestasi <34 minggu dan preeklamsia onset lambat pada usia gestasi ≥34 minggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik  preeklampsia berdasarkan onset dini dan onset lambat. Penelitian ini menggunakan desain penelitian potong lintang (cross sectional), secara deskriptif dengan metode penelitian non-random sampling. Terdapat 107 kasus preeklamsia, prevalensi kasus preeklamsia onset dini sebesar 90 kasus (86%) dan kasus preeklamsia onset lambat  sebesar 15 kasus (14%). Terdapat distribusi tertinggi pada kelompok 20-30 tahun pada EOPE sekitar 93,5% dan LOPE sekitar 6,5%. Jumlah paritas tertinggi pada multipara, yakni EOPE (85,5%) dan LOPE (14,5%). Adanya riwayat hipertensi juga terjadi pada kasus EOPE (86,4%) dan LOPE (13,6%). Sebagian besar ibu preeklampsia telah melaksanakan Antenatal Care (ANC) secara rutin pada kasus EOPE sebesar (85,9%) dan LOPE (14,1%). Riwayat preeklampsia juga dapat menjadi penyerta pada EOPE sebanyak (90,6%) dan LOPE (9,4%).
ELTROMBOPAG THERAPHY IN CASES OF APLASTIC ANEMIA: A CASE REPORT Gede Resha Wisadianta; Ngakan Ketut Wira Suastika
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.10491

Abstract

Abstract: Eltrombopag Theraphy In Cases Of Aplastic Anemia: A Case Report. Management of cases of aplastic anemia is challenge. The definitive treatment is bone marrow transplantation, but it is expensive, the complication rate is high and the success rate is still low. Recent evidence shows that eltrombopag theraphy respods to thrombocytopenic conditions, and even other cytopenia. We report an 18 years old man with aplastic anemia with severe pancytopenia. The patient showed an inadequate response to theraphy with eltrombopag theraphy for three months of therapy.
PENGARUH EDUKASI MENJAGA KEBERSIHAN GENETALIA EKSTERNA REMAJA MELALUI MEDIA ELEKTRONIK TERHADAP PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA MAHASISWI ABDI NUSANTARA JAKARTA Dhea Safira; Iis Sri Hardiati
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.10695

Abstract

Abstrak: Pengaruh Edukasi Menjaga Kebersihan Genetalia Eksterna Remaja Melalui Media Elektronik Terhadap Pencegahan Keputihan Pada Mahasiswi Abdi Nusantara Jakarta. Menjaga kebersihan genetalia eksterna merupakan langkah awal dalam pencegahan keputihan pada remaja, maka diperlukan pengetahuan atau edukasi tentang menjaga kebersihan genetalia eksterna, Untuk mengetahui pengaruh edukasi menjaga kebersihan genetalia eksterna remaja melalui media elektronik terhadap pencegahan keputihan pada mahasiswi Abdi Nusantara Jakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre test – post test with control desain. Teknik  pengambilan sampel yang akan digunakan adalah accidental sampling dengan 46 responden. Hasil penelitian menunjukan uji statistik chi-square diperoleh nilai p value 0.037 (p, value <0.50) yang berarti ada pengaruh edukasi melalui media elektronik terhadap pencegahan keputihan di STIKes Abdi Nusantara. Edukasi melalui media elektronik memiliki pengaruh terhadap  tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan remaja dalam pencegahan keputihan. Setelah diberikan edukasi melalui media elektronik yang dibagikan melalui group whatapp banyak responden mengalami peningkatan pengetahuan dibuktikan dengan banyak responden yang dapat menjawab soal post- test lebih baik dari pada sebelum diberikan edukasi saat pre-test 
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DOKTER GIGI MUDA TERHADAP KEPUASAN PASIEN PEMAKAI GIGI TIRUAN LEPASAN Sahara Nur; Slamat Tarigan
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.10791

Abstract

Abstrak : Pengaruh Kualitas Pelayanan Dokter Gigi Muda Terhadap Kepuasan Pasien Pemakai Gigi Tiruan Lepasan. Berdasarkan data Riskesdas (2018) melaporkan pengguna gigi tiruan sebagian di Indonesia sebesar 3,5%, gigi tiruan penuh sebesar 1,2% dan gigi tiruan cekat 0,8% pada umur. Angka pengguna gigi tiruan yang tinggi menuntut adanya upaya pemberian pelayanan kesehatan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dokter gigi muda terhadap kepuasan pasien pemakai gigi tiruan lepasan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik.Sampel penelitian berjumlah 30 orang subjek. Pengumpulan data dilakukan dengan pembagian kuisioner kepada subjek penelitian yang telah diberi informed consent. Terdapat pengaruh kualitas pelayanan dokter gigi muda terhadap kepuasan pasien pemakai gigi tiruan lepasan. Kualitas pelayanan didominasi oleh kategori puas pada dimensi Kehandalan (Realibility) 56,7%, dimensi Ketanggapan (Responsiveness) 63,3%, dimensi Jaminan (Assurance) 80%, dimensi Perhatian (Empathy) 70% dan dimensi Tampilan (Tangible) 76,7%. Penilaian responden kepuasan pasien pemakai gigi tiruan lepasan terbanyak menjawab puas 76,7% dan sangat puas 23,3%. Berdasarkan hasil uji Chi-Squre menunjukkan nilai p=0,000 < α 0,05. Dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan dokter gigi muda memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pasien pemakai gigi tiruan lepasan.
UJI EFEK ANALGESIK EKSTRAK ETANOL DAUN SUNGKAI (Peronema canescens Jack) TERHADAP MENCIT (Mus musculus) Oktaviana Sari; Gusti Ayu Rai Saputri; Dessy Hermawan
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.9548

Abstract

Abstrak. Uji Efek Analgesik Ekstrak Etanol Daun Sungkai (Peronema canescans Jack) Terhadap Mencit (Mus musculus). Di indonesia tanaman sungkai (Peronema canescans Jack.) yaitu merupakan tanaman yang sudah tergolong dalam keluarga Verbanaecae. Tanaman ini memeiliki nama daerah yang sering disebut sekai., sungkih, (sumatera). Pada daerah kalimantan disebut longkai, lurus, sungkai, pada daerah jawa  disebut jati sabrang, sungke. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun sungkai sebagai analgesik.Simplisia yang sudah dihalus dilakukan ekstraksi mengunakan metode perkolasi dengan pelarut etanol 70%. Hewan ujiyang digunakan dalam penelitian adalah mencit 25 ekordibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kontrol positif paracetamol, kontrol negatif Na-CMC, kelompok estrak daun sungkai dosis 150Mg/kg BB, 300Mg/kg BB, 600Mg/kg BB.Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun sungkai dosis 150Mg/kg BB memiliki sediaan yang paling efektif yang memberikan sebagai uji analgesik.
ANALISA BASIL TAHAN ASAM PADA DAHAK PENDERITA TUBERKULOSIS SEBELUM DAN SESUDAH MENDAPAT PENGOBATAN OBAT ANTI TUBERKULOSIS DI UPT. RUMAH SAKIT KHUSUS PARU MEDAN Ellen Maidia Djatmiko; Debie Rizqoh; Putri Maulida; Elvira Yunita
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.10845

Abstract

Abstrak: Analisa Basil Tahan Asam pada Dahak Penderita Tuberculosis Sebelum dan Sesudah Mendapat Pengobatan Obat Anti Tuberculosis di UPT. Rumah Sakit Khusus Paru Medan. Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular akut maupun kronis, terutama menyerang paru, yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis merupakan penyakit yang menjadi perhatian global. Obat Anti Tuberkulosis (OAT) adalah komponen terpenting dalam pengobatan tuberkulosis untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari kuman tuberkulosis dan mempercepat proses penyembuhan pasien TB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui BTA pada dahak penderita TB paru sebelum dan sesudah mendapat pengobatan OAT. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif yang dilakukan di UPT. Rumah Sakit Khusus Paru Medan pada bulan Juli–Agustus 2017. Pemeriksaan ini dilakukan secara mikroskopis dengan menggunakan metode pewarnaan Ziehl Neelsen terhadap 17 sampel yang telah mendapat pengobatan OAT selama 6 bulan secara teratur. Dari hasil penelitian ini dapat menunjukkan adanya perubahan pada pasien TB Paru sebelum dan sesudah mendapat pengobatan OAT selama 6 bulan secara teratur. Data pemeriksaan awal sebelum mendapat pengobatan terdapat 100% dengan hasil pemeriksaan BTA (+3) dan sesudah mendapat pengobatan OAT selama 6 bulan secara teratur tidak ditemukan BTA (negatif) yaitu 0%. Hal ini menunjukkan bahwa efektifitas pengobatan di Labotratorium UPT. Rumah Sakit Khusus Paru Medan dapat dikatakan baik.