cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 476 Documents
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA KEPERAWATAN TINGKAT 3 DI STIKES ABDI NUSANTARA TAHUN 2023 DALAM MENGHADAPI UJIAN OBJECTIVE STRUCTURED CLINICAL EXAMINATION (OSCE) Arum, Annisa Sekar; Cusmarih, Cusmarih
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.10696

Abstract

Abstrak: Hubungan Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Mahasiswa Keperawatan Tingkat 3 di STIKes Abdi Nusantara Tahun 2023 Dalam Menghadapi Ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE)Objective Structured Clinical Examination (OSCE) adalah model asesmen yang digunakan dalam ilmu kesehatan (kedokteran, keperawatan, farmasi, kedokteran gigi) untuk menilai keterampilan klinis dan kompetensi mahasiswa yang terdiri dari komunikasi, pemeriksaan klinis, prosedur medis, resep dan hasil. penafsiran OSCE juga merupakan metode objektif untuk menilai keterampilan klinis, teknis, dan praktis. Sebuah studi yang dilakukan di Cina tentang pengaruh kecemasan terhadap kinerja ujian OSCE dengan 226 siswa menemukan bahwa 78,8% siswa mengalami kecemasan selama ujian OSCE. Untuk mengetahui apakah ada hubungan kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa keperawatan tingkat 3 di STIKes Abdi Nusantara Tahun 2023 dalam menghadapi ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE). Penelitian ini menggunakan pendekatan crossectional dengan teknik pengumpulan sampel random sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah univariat dan bivariat serta menggunakan uji chi square. Dengan jumlah sampel sebanyak 44 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Dari hasil analisis bivariat menggunakan chi square hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur di STIKes Abdi Nusantara Tahun 2023 didapatkan nilai p value = 0,004 ( < 0,05 ) atau Ho ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur di STIKes Abdi Nusantara Tahun 2023.
STUDI LITERATUR : PATOGENESIS DAN DIAGNOSIS TUBERKULOSIS RESISTEN OBAT Indrasari, Annisa Diyanabila; Fathana, Prima Belia
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.13377

Abstract

Abstrak: Studi Literatur : Patogenesis dan Diagnosis Tuberkulosis Resisten Obat. Tuberkulosis yang resistan terhadap obat adalah suatu kondisi di mana seseorang telah terinfeksi oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang telah resisten terhadap OAT lini pertama. Tuberkulosis resisten obat (TB RO) saat ini merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama pada banyak negara di seluruh dunia dan masih menjadi ancaman bagi pengendalian tuberkulosis. Indonesia termasuk salah satu dari tujuh negara dengan beban tertinggi dalam hal jumlah kasus TB-MDR. Dibandingkan dengan kasus baru, TB RO lebih banyak terjadi pada kasus yang pernah menjalani pengobatan TB sebelumnya. Oleh karena itu, penting untuk memahami tanda-tanda dan diagnosis penyakit TB resisten obat dan mekanisme resistensinya. Artikel ini ditulis untuk membahas TB RO secara keseluruhan berdasarkan literatur yang ada.
FORMULASI PASTA GIGI BERBAHAN NANOKALSIUM DARI LIMBAH CANGKANG TELUR AYAM KAMPUNG DAN DAYA HAMBATNYA TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans Andriani, Amelia; Astuti, Widi; Pujiama, Riwonan; Putri, Jesika; Kusniawati, Mega Ayu; Resti, Indah Ana; Lestari, Yovita Endah
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.12977

Abstract

Abstrak: Formulasi Pasta Gigi Berbahan Nanokalsium Dari Limbah Cangkang Telur Ayam Kampung Dan Daya Hambatnya Terhadap Bakteri Streptococcus mutans. Karies gigi merupakan suatu kondisi pada gigi yang muncul karena aktivitas bakteri Streptococcus mutans yang mampu melakukan fermentasi karbohidrat, mempercepat proses pembentukan plak atau karies pada gigi. Meskipun plak gigi dapat dihindari dengan kebiasaan menyikat gigi secara teratur, tidak semua pasta gigi memberikan efek yang cepat dalam memicu proses remineralisasi. Oleh karena itu, penelitian ini memanfaatkan limbah cangkang telur sebagai substrat nanokalsium yang dapat mengembalikan mineral-mineral hidroksiapatit yang mengalami kerusakan akibat aktivitas bakteri Streptococcus mutans. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan efek antara pasta gigi konvensional dan pasta gigi yang mengandung nanokalsium dari cangkang telur. Proses pembuatan pasta gigi ini melibatkan metode presipitasi, evaluasi material nano dengan SEM-EDS dan FT-IR, serta diakhiri dengan pengujian daya hambat sediaan pasta gigi berbahan nanokalsium. Hasil analisis SEM menunjukkan bahwa material yang dihasilkan mempunyai morfologi berupa lembaran-lembaran yang saling bertumpuk yang terorientasi secara acak, dengan ketebalan lembaran berkisar ~15–20 nm. Hasil analisis EDS menunjukkan terdapat spektrum puncak Ca tertinggi, yang mengkonfirmasi adanya pembentukan nanopartikel Ca (nanokalsium). Dari hasil karakterisasi material yang diperoleh dapat dikatakan bahwa sintesis nanokalsium dari cangkang telur telah berhasil dilakukan. Adapun formulasi pasta gigi yang mengandung 5% nanokalsium dari limbah cangkang telur mempunyai kemampuan daya hambat terhadap bakteri Streptococcus mutans dengan daya hambat rata-rata sebesar 3,43 mm.
DAMPAK FAKTOR LINGKUNGAN DENGAN KECANDUAN GAME ONLINE PADA ANAK USIA SEKOLAH Budiman, Arief Budiman; Purwanti, Dewi; Asriyadi, Fitroh
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.14311

Abstract

Kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi semakin canggih dan dapat mempengaruhi pada berbagai bidang salah satu contohnya yaitu perkembangan game online yang bisa membuat kecanduan pada anak usia sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lingkungan dengan kecanduan game online pada anak usia sekolah di SDN 005 Sungai Kunjang Samarinda. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah anak usia sekolah 9-12 tahun di SDN 005 Sungai Kunjang Samarinda, berjumlah 93 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43 responden memiliki lingkungan yang baik, sedangkan 50 responden memiliki lingkungan yang tidak baik. Siswa dengan kecanduan game online sebanyak 58 responden sedangkan siswa yang tidak kecanduan game online sebanyak 35 responden. Ada hubungan lingkungan dengan kecanduan game online pada anak usia sekolah di SDN 005 Sungai Kunjang Samarinda dengan didapatkan nilai (ρ-value = 0,049) menggunakan uji statistik Fisher Exact dengan taraf signifikansi 0,05 maka artinya H0 ditolak, sehingga kesimpulannya semakin tinggi pengaruh lingkungan maka semakin tinggi juga kecanduan game online yang terjadi pada anak usia sekolah di SDN 005 Sungai Kunjang Samarinda.
PERTUMBUHAN RAMBUT KELINCI JANTAN DARI PEMAKAIAN TONIK RAMBUT EKSTRAK KULIT JERUK SUNKIST (Citrus sinensis (L.) Osbeck) Nofita, Nofita; Tutik, Tutik; Putri, Rizka Amaliah
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12970

Abstract

Abstrak: Pertumbuhan Rambut Kelinci Jantan Dari Pemakaian Tonik Rambut Ekstrak Kulit Jeruk Sunkist (Citrus sinensis (L.) Osbeck). Senyawa metabolit sekunder flavonoid, tanin, dan polifenol zat berkhasiat dalam ekstrak kulit jeruk sunkist yang berguna sebagai media pembawa zat-zat nutrisi yang diperlukan oleh kulit untuk memperbaiki akar rambut, menguatkan dan memicu pertumbuhan rambut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah sediaan tonik rambut memenuhi persyaratan evaluasi fisik dari ekstrak etanol kulit jeruk sunkist (Citrus sinensis (L.) Osbeck), dan untuk mengetahui efek pertumbuhan rambut pada kelinci jantan dari sediaan tonik rambut ekstrak etanol kulit jeruk sunkist (Citrus Sinensis (L.) Osbeck). Ekstrak kulit jeruk sunkist diformulasikan menjadi tonik rambut, dengan konsentrasi 2%, konsentrasi 4% dan konsentrasi 6%. Kemudian dilakukan evaluasi stabilitas sediaan tonik rambut, uji organoleptik, uji pH, uji bobot jenis, uji viskositas, uji homogenitas, dan uji aktivitas pertumbuhan rambut kelinci. Hasil uji organoleptik tonik rambut ekstrak kulit jeruk sunkist memiliki warna orange pudar sampai orange pekat, berbentuk cair dan memiliki bau khas jeruk sunkist. Hasil pemeriksaan homogenitas sediaan formula 1, 2 dan 3 homogen. Hasil pengamatan pH bahwa semakin tinggi konsentrasi dari ekstrak kulit jeruk sunkist maka pH sediaan semakin tinggi. Hasil pengukuran panjang rambut kelinci menunjukkan tingkat pertumbuhan rambut yang paling tinggi adalah formula 3 konsentrasi 6%. Hasil ketiga formulasi konsentrasi ekstrak kulit jeruk sunkist menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak kulit jeruk sunkist maka semakin panjang pertumbuhan rambut kelinci.
AKTIVITAS LARVASIDA EKSTRAK ASETON KULIT PISANG RAJA (Musa paradisiaca L.) TERHADAP Aedes aegypti Putri, Ria Desta; Chusniasih, Dewi; Susanti, Dwi
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.12201

Abstract

Abstrak : Efektivitas Ekstrak Aseton Kulit Pisang Raja (Musa paradisiaca L.) Terhadap Larva Aedes aegypti. Skripsi, Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Malahayati, Bandar Lampung. Kulit pisang raja (Musa paradisiaca L.) telah diidentifikasi sebagai bahan alami potesnsial untuk pengembangan larvasida alami.Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak aseton kulit pisang raja (Musa paradisiaca L.) terhadap larva Aedes aegypti.Metode penelitian yang digunakan ekstraksi maserasi. Ekstrak aseton kulit pisang raja diuji pada larva Aedes aegypti dengan berbagai konsentrasi yang berbeda yaitu 0,25%, 0,5%, 0,75%, 1%, 1,25%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak aseton kulit pisang raja memiliki aktivitas pada konsentrasi 0,25%, 0,5%, 0,75%, 1%, 1,25%. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang diberikan, semakin tinggi tingkat mortalitas larva. Dalam percobaan ini ekstrak aseton kulit pisang raja memiliki nilai LC50 = 0,687%. Penelitian ini menunjukkan potensi kulit pisang raja sebagai bahan alami yang efektif dalam mengendalikan populasi larva Aedes aegypti. Penggunaan ekstrak alami ini dapat menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mengurangi penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti.
GAMBARAN SURGICAL APGAR SCORE (SAS) PADA PASIEN SECTIO CAESAREA DENGAN ANESTESI SPINAL DI RUANG INSTALASI BEDAH SENTRAL RUMAH SAKIT ISLAM BANJARNEGARA Rochyati, Ida; Yudono, Danang Tri; Suandika, Made
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12738

Abstract

Abstrak: Gambaran Surgical Apgar Score (SAS) Pada Pasien Sectio Caesarea  Dengan Anestesi Spinal Di Ruang Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Islam Banjarnegara. Persalinan Sectio Caesarea  (SC) merupakan salah satu jenis prosedur pembedahan. Tingkat risiko komplikasi dan kematian yang tinggi setelah Sectio Caesarea  membutuhkan sistem penilaian dengan menggunakan SAS yang terdiri dari 3 komponen yaitu perkiraan kehilangan darah (EBL), denyut jantung (HR) dan tekanan arteri rerata (MAP) dimana terjadinya morbiditas maupun mortalitas. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran Surgical Apgar Score (SAS) pada pasien Sectio Caesarea  dengan anestesi spinal di Ruang IBS RSI Banjarnegara. Metode penelitian dengan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian survei dengan rancangan pendekatan cross sectional, yaitu setiap objek hanya diamati satu kali saja dan pengukuran dilakukan secara bersamaan. Hasil peneliti hasil karakteristik dari usia 24 responden (63.2%), hasil karakteristik dari Indeks Massa Tubuh (IMT) 21 responden (55,3%), hasil dari Surgical Apgar Score (SAS) 23 responden (60.5%), hasil dari tingkat resiko morbiditas 11 responden (28.9%) dan mortalitas 11 responden (28.9%). Didapatkan bahwa usia produktif dan Indeks Massa Tubuh (IMT) kategori normal memiliki hasil Surgical Apgar Score (SAS) (60.5%) dalam kategori normal sehingga morbiditas (20.5%) dan mortalitas (3.4%) dapat terkontrol.
GAMBARAN KADAR KREATININ PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DENGAN PENGOBATAN OAT KATEGORI 1 Herman, Jumria; Wahyunie, Sri; Kusumawati, Nursalinda
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.11839

Abstract

Abstrak: Gambaran Kadar Kreatinin pada Pasien Tuberkulosis Paru dengan Pengobatan OAT Kategori 1. Penyakit tuberkulosis paru merupakan salah satu penyakit infeksi paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis Tatalaksana pengobatan tuberkulosis yaitu dengan mengkonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) secara rutin selama 6 bulan masa pengobatan. Konsumsi obat secara terus menerus dalam jangka waktu lama akan memberikan pengaruh terhadap fungsi ginjal yang ditandai dengan peningkatan kadar kreatinin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar kreatinin pada pasien tuberkulosis paru dengan pengobatan OAT kategori 1. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan teknik total sampling sebanyak 28 sampel. Sampel berupa serum darah diambil pada pasien yang sedang menjalani pengobatan dan dianalisis menggunakan fotometer dengan panjang gelombang 520 nm menggunakan metode Jaffe reaction. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pasien dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 50% dan perempuan sebanyak 50%. Pasien dengan kategori usia dewasa muda sebanyak 39,3% dan kategori usia dewasa tua sebanyak 60,7%. Kadar kreatinin pasien yang menjalani fase intensif 100% dalam batas normal. Sedangkan sebanyak 77,8% pasien pada fase lanjutan memiliki kadar kreatinin dalam batas normal dan sebanyak 22,2% pasien mengalami peningkatan. Mayoritas pasien tuberkulosis paru yang mengkonsumsi OAT kategori 1 memiliki kadar kreatinin dalam batas normal baik pada fase intensif maupun pada fase lanjutan.
GAMBARAN STATUS GIZI PADA BALITA di PUSKESMAS HAMADI JAYAPURA Rahayu, Agnes S; Jembise, Trajanus L; Elieser, Elieser; M, Novianto; Iswanto, Dais
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.13158

Abstract

Penderita gizi kurang di dunia mencapai 104 juta anak dan keadaan gizi kurang masih menjadi penyebab sepertiga dari seluruh penyebab kematian anak di seluruh dunia. Asia Selatan merupakan wilayah dengan prevalensi gizi kurang terbesar di dunia, yaitu sebesar 46% kemudian wilayah    sub-Sahara Afrika 28%, Amerika Latin 7% dan yang paling rendah terdapat di Eropa Tengah, Timur, dan Commonwealth of Independent States (CEE/CIS) sebesar 5%. Saat ini Indonesia masih mengalami permasalahan kekurangan gizi yaitu gizi kurang buruk, pendek (stunting), dan kurus (wasting) yang masih tergolong tinggi bila dibandingkan dengan angka ambang batas menurut World Health Organization (WHO). Selama penelitian yang dilakukan pada periode bulan Juni 2023 di empat posyandu wilayah kerja Puskesmas Hamadi diperoleh data total 176 balita, sebanyak 90 orang laki-laki dan perempuan sebanyak 86 orang. Status gizi balita yang diukur  menggunakan  3 indikator, yaitu berat badan menurut usia (BB/U), tinggi badan menurut usia (TB/U), dan berat badan menurut tinggi badan (BB/ TB). Pada hasil penelitian ini, diketahui sebagian besar status gizi anak usia 0-59 bulan menurut 3 indikator tersebut mayoritas anak memiliki status gizi yang baik. Namun, masih ditemukan masalah gizi kurang sampai buruk, perawakan pendek-sangat pendek (stunting), perawakan kurus-sangat kurus (wasting) dan perawakan gemuk (overweight-obes). Hasil penelitian dapat digunakan untuk landasan evaluasi monitoring program relevan di daerah tersebut. 
EKSTRAK METANOL TERIPANG (Holothuria scabra) MENURUNKAN EKSPRESI GEN COX-2 PADA HEPAR MENCIT (Mus musculus) BETINA GALUR C57BL YANG DIINDUKSI DMBA DAN HIGH FAT DIET Sariwidyantry, Raden Ghita; Maratantiningtyas, Demes Chornelia; Ratnawati, Hana; Liliana, Teresa; Sanjaya, Ardo
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.11277

Abstract

Abstrak : Ekstrak Metanol Teripang (Holothuria scabra) Menurunkan Ekspresi Gen Cox-2 Pada Hepar Mencit (Mus musculus) Betina Galur C57BL Yang Diinduksi DMBA dan High Fat Diet. Saat ini NAFLD banyak dikenal sebagai penyebab utama penyakit hepar kronis di Asia, dimana diperkirakan sepertiga populasi negara berkembang memiliki bukti adanya steatosis dengan mayoritas berada pada kondisi simple steatosis (70-90%). Sama seperti penyakit hepar kronis pada umumnya, NAFLD juga didasari oleh mekanisme stres oksidatif yang melibatkan mediator inflamasi seperti TNF-α, IL-6, tromboksan, dan prostaglandin yang diketahui mampu meregulasi reaksi inflamasi dan pertumbuhan kanker pada kolon dan hepar. Dalam penelitian ini digunakan 30 ekor mencit betina galur C57BL yang diinduksi DMBA dan diberi pakan tinggi lemak, dibagi dalam 2 kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan yang diberi ekstrak metanol teripang dengan dosis 0,33 g/KgBB ; 0,66 g/KgBB ; 0,99 g/KgBB selama 6 minggu. Mencit dikorbankan, kemudian organ hepar diekstraksi dan dilakukan pemeriksaan ekspresi gen COX-2 dengan metode semikuantitatif RT-PCR. Hasil penelitian diuji secara statistik menggunakan ANOVA dan Post Hoc Test Tukey HSD yang menunjukkan hasil signifikan dengan nilai P<0,001. Ekspresi gen COX-2 berbanding terbalik dengan konsentrasi ekstrak metanol teripang. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak metanol teripang memiliki efek antiinflamasi melalui cara menurunkan ekspresi gen COX-2.