cover
Contact Name
Ade Indra Saputra
Contact Email
admin@literasikitaindonesia.com
Phone
+6285227281672
Journal Mail Official
admin@literasikitaindonesia.com
Editorial Address
-
Location
Kab. muaro jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Literasiologi
ISSN : 27455440     EISSN : 26563320     DOI : https://doi.org/10.47783/literasiologi
Core Subject : Education, Social,
Mempublikasikan hasil diskusi literasi, penelitian literasi tentang ke-Indonesian; pendidikan, sosial dan budaya yang ada di Indonesia, atau pendidikan, sosial budaya Indonesia yang ada di dunia Internasional, suatu hal yang sangat menarik untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia, dengan tradisi dan kehidupan pendidikan, sosial yang ramah dan damai walaupun hidup dengan keberagaman, kemajemukan semua dibingkai dengan persatuan dan kesatuan “bhineka tunggal ika” yang tertulis dan terpublish.
Arjuna Subject : -
Articles 563 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERHITUNG SISWA MELALUI PENERAPAN MEDIA BRAILLE BAPER DI SLB CURUP Coryzoeniawati Coryzoeniawati
Jurnal Literasiologi Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v7i3.318

Abstract

Getting proper education is the right of every citizen, both normal students and students with special needs (disabilities). In this case, the tools and learning media needed are very important to support teaching and learning activities. However, there are more learning tools and media available for normal students than students with special needs. The results of the observations that the author saw in SLB Rejang Lebong were still lacking in learning tools in special schools, especially learning tools for counting, especially blind children. Thus encouraging the author to be able to create a learning aid, especially in numeracy skills for children with disabilities, especially blind children in SLB Rejang Lebong Bengkulu. Starting from the problem above, the writer tries to deal with this problem by creating learning media, especially for blind children, namely "Braile Baper" which is simultaneously used as a research on the principle of usefulness of the tool in SLB Rejang Lebong which is a tool used. to practice multiplication counting skills in a simple and fast and not boring way so that it is expected to be useful to help improve understanding of blind children in learning media for numeracy skills in mathematics, especially in arithmetic operations material. The results of the application of the Braille Baper learning media that the student activities observed during the learning process were good, seen in the student activity observation sheets as well as interviews with students applying the Braille Baper learning media were responded positively and effectively applied in learning, especially for blind children.
PENANAMAN NILAI – NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BAGI PENDIDIK Rahman Rahman; Idi Warsah; Alfauzan Amin; Adisel Adisel
Jurnal Literasiologi Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v7i3.319

Abstract

Penanaman nilai – nilai pendidikan multicultural bagi pendidik adalah hal yang sangat utama untuk mewujudkan situasi kondisi pendidikan yang mendamaikan dan adanya sikap saling menghormati dan menghargai. Tulisan ini menyampaikan tentang bagaimana upaya yang dilakukan untuk menanamkan nilai – nilai multicultural bagi peserta didik dan masyarakat secara umum. Metodologi penelitian yang digunakan adalah dengan Library Research, yaitu penelusuran berbagai buku, artikel jurnal dan sumber lainnya yang memiliki keterhubungan dengan pendidikan multicultural. Pendidikan multikultural dapat didefinisikan sebagai pendidikan untuk atau tentang keragaman kebudayaan dalam merespon perubahan demografis dan kultural lingkungan masyarakat tertentu bahkan dunia secara keseluruhan. Hal ini sejalan dengan pendapat. Pendidikan multikultural adalah suatu pendekatan progresif untuk melakukan transformasi pendidikan yang secara menyeluruh membongkar kekurangan, kegagalan, dan praktik-praktik diskriminasi dalam proses pendidikan. Dengan demikian pendidikan multikultural, diharapkan adanya kekenyalan dan kelenturan mental bangsa menghadapi benturan konflik sosial. Pendidikan multikultural adalah sebuah bentuk pendidikan yang menerapkan strategi dan konsep pendidikan yang berbasis pada pemanfaatan keragaman yang ada di masyarakat, khususnya yang ada pada siswa seperti keragaman etnis, budaya, bahasa, agama, status sosial, gender, kemampuan, umur, dan ras. Dan yang paling penting, strategi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa agar selalu berperilaku humanis, pluralis, dan demokratis.
PENERAPAN NILAI – NILAI MODERASI BERAGAMA DI BALI STUDI KERJA SAMA RUMAH MODERASI BERAGAMA IAIN CURUP DI UNIVERSITAS HINDU NEGERI I GUSTI BAGUS SUGRIWA BALI Sumarto Sumarto
Jurnal Literasiologi Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v7i3.320

Abstract

Penerapan nilai – nilai Moderasi Beragama di Bali studi kerja sama Rumah Moderasi Beragama IAIN Curup di Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Bali. Moderasi hidup beragama merupakan tata cara kehidupan beragama yang kondusif, aman, nyaman, tenteram, damai, rukun, harmonis, penuh toleransi, dan memiliki pribadi beragama yang ramah tamah. Berdasarkan kegiatan studi kerja sama yang dilakukan Rumah Moderasi Beragama IAIN Curup yaitu filosofi moderasi beragama Hindu terlihat dari tata hidup beragama yang didasari oleh ajaran agama Hindu sesuai pustaka suci Weda dan susastra sebagai pedoman atau tuntunan hidup beragama Hindu secara mudah, praktis, aman, nyaman, damai, rukun, toleransi, harmonis, dan kondusif. Hal ini sesuai dengan indicator dari Moderasi Beragama yaitu toleransi dan tidak melakukan kekerasan serta ramah terhadap budaya dan relegi lokal. Moderasi Beragama menjaga dan mengembangkan potensi Bangsa Indonesia berupa keragaman suku, ras, budaya, bahasa, agama, dan lain sebagainya merupakan modal utama dalam melaksanakan pembangunan. Meski beragam, Indonesia tetap satu. Keragaman di Indonesia merupakan kekayaan dan keindahan bangsa. Pentingnya Pemerintah harus bisa mendorong keberagaman tersebut menjadi suatu kekuatan untuk bisa mewujudkan persatuan dan kesatuan nasional menuju Indonesia yang lebih baik.
MAKNA PEMBAHARUAN PENDIDIKAN, USAHA-USAHA DAN BENTUK INOVASI / PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ERA MILENIAL Syar’iyah Syar’iyah
Jurnal Literasiologi Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v7i3.321

Abstract

Inovasi pendidikan adalah suatu ide, barang, metose yang dirasakan, diamati sebagai hal yang baru bagi seseorang atau sekelompok orang (masyarakat), baik berupa hasil inversi (penemuan baru) atau dicovery (yang ditemukan orang), dan digunakan untuk mencapau tujuan pendidikan dan memecahkan maslah yang dihadapi. Inovasi dalam dunia pendidikan dapat berupa apa saja, produk ataupun sistem. Produk misalnya, seorang guru menciptakan media pembelajaran mock up (gambaran atau visualisasi dari konsep pembelajaran) untuk pembelajaran. Dan sistem misalnya, cara penyampaian materi di kelas dengan tanya jawab ataupun lainnya yang bersifat metode. Inovasi dapat di kreasikan sesuai pemanfaatnnya, yang menciptakan hal baru, memudahkan dalam dunia pendidikan serta mengarah pada kemajuan pendidikan di era milenial.Pembaharuan atau inovasi merupakan segala sesuatu yang diciptakan oleh manusia dan dikatakan sebagai hal baru dalam masyarakat sehingga dapat dimanfaatkan oleh manusia. Dengan kata lain inovasi merupakan hal yang diperlukan dalam bidang pendidikan dan diterapkan dalam berbagai jenjang pendidikan. Sebagai seorang pendidik, sepatutnya kita mengatahui dan sapat menerapkan berbagai inovasi untuk dapat mengembangkan proses pembelajaran agar memperoleh hasil yang lebih maksimal.
SISTEM PENDIDIKAN, PENDIDIKAN SEBAGAI SISTEM DAN KOMPONEN SERTA INTERPENDENSI ANTAR KOMPONEN PENDIDIKAN Dahniar Dahniar
Jurnal Literasiologi Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v7i3.322

Abstract

Masukkan usaha pendidikan ialah peserta didik dengan berbagai ciri-ciri yang ada pada diri peserta didik itu ( bakat, minat,kemampuan,keadaan jasmani). Dalam proses pendidikan terkait berbagai hal, seperti pendidik, kurikulum gedung, sekolah ,buku, metode mengajar,dan lain-lain, sedangkan hasil pendidikan dapat meliputi hasil belajar(yang berupa pengetahuan, sikap, keterampilan) setelah selesanya proses belajar mengajar tertentu. Dalam rangka yang lebih besar,hasil proses belajar dapat berupa lulusan dari lembaga pendidikan ( sekolah ) tertentu. Setiap unsur dalam sistem pendidikan saling berkaitan dan pengaruh memengaruhi. Kelemahan salah satu unsur dalam sistem tersebut akan mempengaruhi seluruh sitempendidikan lain. Oleh karena itu dalam usaha mengembangkan sistem pendidikan lain. Oleh karena itu dalam usaha mengembangkan sistem pendidikan, setiap unsur pokok dalam sistem pendidikan harus mendapat perhatian dan pengembangan yang utama.
PENGARUH PEMBELAJARAN MANDIRI BERBASIS LITERASI DIGITAL DAN KEGIATAN TERSTRUKTUR TERHADAP KEMAMPUAN KEMANDIRIAN MAHASISWA DI IAIN CURUP Amrullah Amrullah
Jurnal Literasiologi Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v8i1.346

Abstract

The aim of this research is to find out the influence of independent learning models based on digital literacy and structured assignments on the independence abilities of students of the Islamic Education Study Program (PAI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup. This research used a non-experimental research design. The sampling technique used is total sampling by taking the entire population to be used as research respondents. The samples in this study were students of the PAI Study Program, IAIN Curup class 5C and 5D in the 5th Semester who took the subject of Islamic Education Philosophy for the Academic Year 2021- 2022. Based on statistical analysis of this study, it was used to determine the relationship between independent learning models based on digital literacy and students' independence ability, showing tcount of 8,530 which was greater than ttable of 2,056, then to determine the relationship between structured assignments and independence ability, tcount of 35,467 was greater than ttable of 2.056, the results of the analysis also show that the Fcount is 571.6 greater than Ftable 3.34, so it can be concluded that there is the influence of independent learning models based on digital literacy, either partially or simultaneously, on the independence ability of students of the Islamic Education Study Program (PAI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR PAI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 PADANGSIDIMPUAN Bestari Endayana; Magdalena Magdalena
Jurnal Literasiologi Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v8i1.347

Abstract

This research discussed a view of learning achievement, the use of jigsawtype cooperative learning in Islamic religion lesson. The background of this research was taken from the lowness of students’ learning achievement which is caused of lecturing and discussion method dominance in teaching presented by the teacher. Then, that problem is frequently happened. Thus, the researcher gave them a solution for that case by using jigsaw-type cooperative learning in learning process. By using jigsaw-type cooperative learning, students’ learning achievement was hopefully improved.The purpose of this research was to know whether the use of jigsaw-type cooperative learning could improve learning achievement of grade VII students in Islamic Religion lesson at SMP Negeri 5 Padangsidimpuan. The kind of this research was a classroom action research which used qualitative method. The samples of this research were 31 students taken from class of VII-4. Test became the instrument of data collection for this research and analyzing the data was done by descriptive qualitative way. According to what the researcher done for this research, it was concluded that using jigsaw-type cooperative learning could improve the learning achievement of VII-4 students. This improvement could be found from the results of testing. The result of cycle I was 6619, cycle II was 7048, and cycle III was 8145. After all, all actions done from cycle I until cycle III showed improvements of learning achievement in Islamic Religion lesson.
PENERAPAN METODE PENEMUAN DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII di MTs N 4 KOTA JAMBI ermailis ermailis
Jurnal Literasiologi Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v8i1.348

Abstract

Penelitian yang berjudul “Penerapan Metode Penemuan dalam Pembelajaran sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Siswa Terhadap Konsep Matematika”, merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas VIII MTs N 4 Kota Jambi tahun ajaran 2018/2019. Model penelitian tindakan kelas yang digunakan dalam penelitian ini adalah model guru sebagai peneliti, dimana model ini memiliki ciri utama yang sangat menonjol dan penting yaitu sangat berperannya guru itu sendiri dalam proses penelitian tindakan kelas. Dalam pelaksanaan penelitian ini, peneliti dibantu oleh beberapa guru sebagai observer untuk melihat aktivitas siswa, sekaligus melihat peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep matematika dalam pelajaran matematika dengan menggunakan metode penemuan. Penelitian yang berjudul “Penerapan Metode Penemuan dalam Pembelajaran sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Siswa Terhadap Konsep Matematika”, merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas VIII MTs N 4 Kota Jambi tahun ajaran 2018/2019. Model penelitian tindakan kelas yang digunakan dalam penelitian ini adalah model guru sebagai peneliti, dimana model ini memiliki ciri utama yang sangat menonjol dan penting yaitu sangat berperannya guru itu sendiri dalam proses penelitian tindakan kelas. Dalam pelaksanaan penelitian ini, peneliti dibantu oleh beberapa guru sebagai observer untuk melihat aktivitas siswa, sekaligus melihat peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep matematika dalam pelajaran matematika dengan menggunakan metode penemuan. Pembelajaran matematika dengan metode penemuan ini dilakukan secara berkelompok. Dari penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan metode penemuan dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Hal ini terlihat dari hasil tes formatif, ketuntasan belajar siswa, daya serap klasikal dan pencapaian nilai rata-rata dari setiap siklus mengalami peningkatan. Berdasarkan lembar observasi, diketahui bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran meningkat. Pada umumnya siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran matematika dengan metode penemuan, hal ini dapat dilihat dari hasil angket dan jurnal harian siswa.
PENDEKATAN IRFANI DALAM MENUMBUHKAN SIKAP INKLUSIVISME BERAGAMA dan BERKEHIDUPAN SOSIAL (Sebuah Jalan Menuju Harmonisasi Bermasyarakat di Indonesia) Irwan Saleh Dalimunthe
Jurnal Literasiologi Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v8i1.349

Abstract

Islam bukanlah ajaran agama yang statis, akan tetapi ajaran yang dapat berkembang dengan kemampuan akal pikiran setiap muslim untuk menempatkannya sebagai rahmat bukan sebagai penghambat kemajuan dan dinamika sosial. Islam selalu dinamis dengan dokma yang mampu merangkum serta memberi solusi dalam setiap historitas manusia tanpa kehilangan identitas. Islam akan dapat memberi solusi disetiap problema dan benturan hidup manusia. Tentu dengan sarat jangan ada orang atau ilmuan yang ngotot paling benar dan memiliki pandangan bahwa mereka yang memiliki perbedaan adalah sesat. Manusia hanya mampu berargumentasi dan mesti arif menarik sintesis mempedomani yang paling muktabar. Inilah sesungguhnya watak muslim sejati, dan ini yang diharapkan oleh banyak ilmuan yang berjiwa demokratis. Beda pemahaman adalah sebuah khazanah yang memperkaya makna agama itu sendiri yang selalu ditelaah tanpa henti, sepanjang manusia itu punya keperdulian. Tulisan ini menguraikan tentang peluang Epistemologi Irfani yakni pemanfaatan hati-nurani dalam membentuk sikap inklusivisme untuk mewujudkan kedamaian dan keakaraban berdampingan baik sesama muslim secara internal maupun antar masyarakat dengan wajah pluralitasnya khususnya di Indonesia.
PERPUSTAKAAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR DI MADRASAH Liska Evawani
Jurnal Literasiologi Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v8i1.350

Abstract

Perpustakaan adalah salah satu unit kerja yang berupa tempat untuk mengumpulkan, menyimpan, mengelola, dan mengatur koleksi bahan pustakan secara sistematis untuk digunakan oleh pemakai sebagai sumber informasi sekaligus sebagai sarana belajar yang menyenangkan. Jika dikaitkan dengan proses belajar mengajar disekolah, perpustakaan madrasah memberikan sumbangan yang sangat berharga dalam upaya meningkatkan aktivitas siswa serta meningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran. Perpustakaan mempunyai beberapa fungsi, yaitu diantaranya fungsi edukatif, fungsi informatif, fungsi rekreasi, fungsi riset dan penelitian. Perpustakaan memiliki manfaat untuk memelihara dan meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses belajar-mengajar. Perpustakaan yang terorganisir secara baik dan sistematis, secara langsung ataupun tidak langsung dapat memberikan kemudahan bagi proses belajar mengajar di sekolah tempat perpustakaan tersebut berada. Hal ini, terkait dengan kemajuan bidang pendidikan dan dengan adanya perbaikan metode belajar mengajar yang dirasakan tidak bisa dipisahkan dari masalah penyediaan fasilitas dan sarana. Pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar secara efektif memerlukan beberapa keterampilan seperti keterampilan mengumpulkan informasi, keterampilan mengambil intisari dan mengorganisasikan informasi, keterampilan menganalisis, menginterpretasikan dan mengevaluasi informasi, keterampilan menggunakan informasi.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 5 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 4 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 3 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 4 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 4 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 3 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Literasiologi More Issue