cover
Contact Name
Henny Medyawati
Contact Email
henmedya@staff.gunadarma.ac.id
Phone
+6281517662134
Journal Mail Official
ekbis@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jl. Margonda Raya, No.100, Depok, Jawa Barat. 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Ekonomi Bisnis
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : 0853862X     EISSN : 20898002     DOI : http://dx.doi.org/10.35760/eb
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis is a journal through a peer-review process. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis is intended for academics and researchers to publish their articles which is an original text that has not been published in another journal. The focus and scope are in the fields of management, economics and accounting.Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis is a journal through a peer-review process. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis is intended for academics and researchers to publish their articles which is an original text that has not been published in another journal. The focus and scope are in the fields of management, economics and accounting.
Articles 483 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PREFERENSI PEMILIHAN MODEL BISNIS TOKO ONLINE Thomas Yuni Gunarto
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 20, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.964 KB)

Abstract

 Online store as part of E-commerce from day to day growing rapidly, and increasingly organized according to the grouping's business model E-commerce. Visitors E-commerce demographically divided into several groups one of which is the level of education. This study aims to determine the effect of education on elections E-commerce business model as measured by the number of visits to the site. Correlation analysis was used to measure the effect of the general level of education tersebut.Secara have a strong influence on the selection of E-commerce business model. Keywords: Shop online , E-commerce, business models
MODEL MANAJEMEN STRATEGIS EVALUASI KINERJA USAHA MIKRO DAN KECIL MAKANAN RINGAN Rakhma Oktavina
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 14, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.774 KB)

Abstract

Permasalahan utama pada pengembangan UMK makanan ringan adalahketidakmampuannya mengoptimalkan sumberdaya yang dimiliki dan mengelolalingkungan bisnisnya sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas, mutu, dandaya saing. Untuk itu perlu dilakukan langkah evaluasi terhadap kondisi diri danlingkungan UMK dalam proses pengambilan keputusan atau penetapan kebijakanpengembangan UMK melalui proses pengukuran dan perbaikan kinerja UMK.Tahapan pengukuran kinerja mengikuti kaidah teknik Balanced Scorecard. Penentuanindikator kinerja kunci (IKK) menggunakan teknik OWA Operator. Penentuan bobotperspektif, IKK, dan target menggunakan teknik Fuzzy AHP. Tahapan perbaikankinerja dibangun atas tiga sub model, yaitu (1) sub model identifikasi keinginanpelanggan dan karakteristik teknis, (2) sub model penentuan bobot kepentingankeingingan pelanggan, korelasi antar karakteristik teknis, dan nilai hubungankepentingan pelanggan terhadap karakteri makanan ringan keripik pisang. Teknik OWA Operator digunakan untukmenghasilkan 10 altenatif karakteristik teknis, menentukan bobot kepentingankeingingan pelanggan, korelasi antar karakteristik teknis, dan nilai hubungankepentingan pelanggan terhadap karakteristik teknis. Teknik Quality FunctionDeployment (QFD) digunakan untuk menentukan prioritas dan rekomendasiperbaikan kinerja. Implementasi model dilakukan pada UMK pengolahan keripikpisang di Kotamadya Bandar Lampung, Propinsi Lampung, untuk menghasilkanrekomendasi perbaikan kinerja.
KETERKAITAN PASAR SAHAM BERKEMBANG DAN MAJU: IMPLIKASI DIVERSIFIKASI PORTOFOLIO INTERNASIONAL Endri Endri
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 15, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.67 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi keterkaitan antara pasar saham di negara-negara kawasan ASEAN-5 yang tergolong pasar saham sedang berkembang, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina dengan pasar saham kuat dunia yaitu pasar saham AS dan pasar saham kuat Asia yaitu pasar saham Jepang yang keduanya tergolong pasar saham yang telah maju dengan mengaplikasikan model kointegrasi multivariat. Hasil pengujian kointegrasi menunjukkan pasar saham ASEAN-5 dan pasar saham AS dan Jepang saling terkointegrasi selama periode penuh dan lebih menguat selama periode sebelum krisis. Disamping itu, hasil ini juga menunjukkan bahwa pasar saham emerging sangat sensitif terhadap pergerakan pasar saham negara maju, khususnya pasar saham AS. Temuan empiris dalam penelitian ini memberikan implikasi bagi investor internasional dengan horison investasi jangka panjang dan strategi manajemen portofolio pasif masih dimungkinkan untuk memperoleh manfaat potensial dari diversifikasi jika membentuk portofolio internasional dalam pasar saham ASEAN-5 dan pasar saham AS dan Jepang.
REDENOMINATION AND ITS DRIVING FACTORS Sri Wahyu Handayani
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 20, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.507 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor pendorong adanya keputusan untuk melakukan kebijakan redenominasi. Objek dalam penelitian adalah 30 negara yang melakukan redenominasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Bank Dunia. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Alat analisis yang digunakan regresi binary logistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan untuk redenominasi, (2) bentuk pemerintahan tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan untuk redenominasi, (3) inflasi secara signifikan mempengaruhi keputusan redenominasi yang paling berpengaruh adalah t-5 inflasi. Kata Kunci:Redenominasi, Nilai Tukar, Inflasi dan Bentuk Pemerintahan
PENGARUH LINGKUNGAN FISIK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA HOTEL BERBINTANG LIMA JAKARTA Diena Mutiara Lemy
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 15, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.806 KB)

Abstract

Usaha jasa perhotelan adalah bagian dari industri jasa yang sangat mengandalkan layanan yang superior. Usaha ini juga menghadapi kompetisi yang cukup ketat sehingga. penting bagi usaha jasa perhotelan untuk mengetahui strategi yang paling tepat untuk mendapatkan pelanggan yang loyal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh dari kualitas layanan dan kualitas relasional yang dipengaruhi oleh aspek lingkungan fisik, terhadap loyalitas pelanggan, khususnya dalam industri perhotelan. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan menjadikan tamu hotel sebagai responden. 350 kuesioner dibagikan kepada para tamu hotel berbintang lima di Jakarta. Data dianalisa dengan menggunakan LISREL 8.8. Temuan dari penelitian ini adalah bahwa variabel lingkungan fisik, kualitas layanan dan kualitas relasional memiliki hubungan yang bervariasi dengan loyalitas pelanggan pada hotel berbintang lima. Kualitas pelayanan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas pelanggan.
TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEGIATAN EKONOMI (Studi Kasus pada Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan Di Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok) Ade Andriyani; Tety Elida
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 13, No 3 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.611 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya tingkat partisipasimasyarakat dalam mendukung kegiatan ekonomi Program PenanggulanganKemiskinan di Perkotaan (P2KP) dan mengetahui indikator yang belum terpenuhioleh masyarakat sebagai wujud partisipasinya. Data yang digunakan berupakuesioner, yang disebarkan kepada 81 orang responden yang menerima dana bergulirP2KP. Data kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kuesioner menunjukkansemua indikator bernilai di atas 60%, dan hasil rata-rata lima indikator yangdigunakan 72.89%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa tingkat partisipasimasyarakat Kelurahan Pancoran Mas cukup aktif.
MARKETING STRATEGY MODEL OF SMALL BUSINESS : STUDY ON FOOD SPECIALTIES CENTER IN BENGKULU Syaiful Anwar AB
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 16, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.936 KB)

Abstract

Small businesses have been interested topics for researchers. This topic is interested as small businesses have been showing the capability to survive on economics difficulties. The objective of the research is to asses the capability of Bengkulu District in improving small Business strategy. Policies in this case are analyzed in order to provide the answer to the objective. Effectiveness of policies which were gone out during 2005 up to 2010 was evaluated. The method is known as policy analysis.Results of the study showed that market segmentation based on area policy plays as important element of motivation improvement of market strategy development. Bengkulu District Government policy related to manage special foods centre is possible to be used as benchmark to others region in which integrated management system, new innovation, and responsive towards new development.Keywords: small business, marketing strategy, food center, policy analysis Penelitian yang mengkaji unit usaha kecil sudah banyak dilakukan. Penelitian menjadi menarik karena usaha kecil terbukti bertahan dalam kondisi perekonomian yang sulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kemampuan daerah Bengkulu dalam pengembangan strategi usaha kecil. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kebijakan dari tahun 2005 sampai tahun 2010. Hasil penelitian menunjukkanfungsi kebijakan segmentasi pasar berdasarkan wilayah berperan sebagai elemen penting bagi daerah Bengkulu dalam peningkatan motivasi pengembangan strategi pemasaran. Kebijakan pemerintah daerah Kota Bengkulu dengan penetapan sentra makanan khas dapat ditiru daerah lain dalam strategi pengembangan usaha kecil dengan menerapkan sistem manajemen terpadu, ide baru, dan tanggap terhadap isu yang berkembang saat ini.Kata kunci: usaha kecil dan strategi pemasaran, pusat makanan, analisis kebijakan
WEBBASED CSR COMMUNICATION REQUIREMENT FOR MANAGEMENT BASED ON MEDIA RICHNESS THEORY Ati Harmoni
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 16, No 3 (2011)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.6 KB)

Abstract

The purpose of this study was to identify the CSR communication requirement by the management through the framework of Media Richness. The study was conducted by doing case studies on three mining companies operating in Indonesia. CSR communication requirement by management in terms of timeliness, presentation and organization, accessibility, and interaction, while the feature of the websites that is capable to facilitate the needs of management for CSR communication were immediacy, multiple cues, language variety, multiple addressability, personal sources, computer processable memory, externally recordable, and concurrency. The study showed that the communication requirements of management that are considered critical resulting in the use of the web features moderate to high, while the communication requirements that are considered non-critical by management resulting in low to moderate usage of web features. CSR communication need that was considered critical by all three companies was accessibility. This resulted in the high use of multiple addressability feature on the web.   Key words: CSR communication, website, stakeholders, media richness framework
ELUCIDATION TERRITORIAL REGULATION EFFECT ON INDUSTRY AND TRADE OF EMPLOYERS RESPONSIBILITY TO PAY SIUP RETRIBUTION Dody Hermana
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 12, No 3 (2007): English
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12.422 KB)

Abstract

The objective of this research is to analyze the influence of extension on responsibility of businessperson and domestic income, and to analyze the impact of responsibility of local businesspersons on domestic income. Data were collected through interview, observation, and documentation study. Path analysis was used in this research. Results of this research showed that extension program of Regional Regulation was perceived well organized, responsibility of businesspersons in paying regional tax was high, and there was significant increase in domestic income. It was also found that Regional Regulation extension program has no significant effect on both the rate of businessperson’s responsibility and domestic income in Kabupaten Cirebon. In addition, effectiveness of Regional Regulation extension program depends heavily on knowledge capacity of extension officers as well as their attitudes in delivering information through the program. Implications of this research are that persuasive approaches, honesty, and transparencies of tax officers are required in collecting regional trade license tax from regional taxpayers. These, in turn, will result in a better sympathetic and responsibility of business community.Key words: Domestic Industrial and Trade Regulation Extension Program; businesspersons; domestic income; taxpayer responsibility.
PRICE PERCEPTION E. S. Margianti; Trini Saptariani; Hotniar Sirongoringo
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 13, No 3 (2008): ENGLISH
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.342 KB)

Abstract

This research is intended to investigate consumer price perception which is set up by two (2) big retail chains. However, research variable is subjected to consumer opinion, so that survey research was deployed to gather data needed. Questionnaire, as research instrument, was distributed to consumers who perform convenience shopping goods at two chains, i.e. Carrefour and Giant in Depok city. As research variables are latent in nature, multilevel structural equation modeling was used to analyze data collected. Result shows that there’s no different price perception between two chains.Key words : perceived price, chain, shopping goods, retailer, consumer