cover
Contact Name
Henny Medyawati
Contact Email
henmedya@staff.gunadarma.ac.id
Phone
+6281517662134
Journal Mail Official
ekbis@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jl. Margonda Raya, No.100, Depok, Jawa Barat. 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Ekonomi Bisnis
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : 0853862X     EISSN : 20898002     DOI : http://dx.doi.org/10.35760/eb
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis is a journal through a peer-review process. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis is intended for academics and researchers to publish their articles which is an original text that has not been published in another journal. The focus and scope are in the fields of management, economics and accounting.Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis is a journal through a peer-review process. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis is intended for academics and researchers to publish their articles which is an original text that has not been published in another journal. The focus and scope are in the fields of management, economics and accounting.
Articles 483 Documents
MANAJEMEN PEMELIHARAAN PENCEGAHAN PADA KOMPONEN PERALATAN REBUSAN PREVENTIVE MAINTENANCE MANAGEMENT FOR STEW EQUIPMENT Ina Siti Hasanah; Machfud Machfud; Sukardi Sukardi; Erliza Hambali
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 17, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.41 KB)

Abstract

Pemeliharaan pencegahan pada suatu sistem sangat diperlukan untuk menjaga agarkegiatan produksi tidak berhenti. Kehandalan suatu sistem yang baik terlihat darijarangnya terjadi kerusakan pada sistem. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakanpemeliharaan pencegahan komponen peralatan rebusan. Untuk itu pertama sekalididentifikasikan distribusi kerusakan komponen menggunakan uji kebaikan suai.Perencanaan pemeliharaan pencegahan kemudian disimulasikan. Hasil simulasimenunjukkan bahwa tindakan pemeliharaan pencegahan untuk komponen Seal pinturebusan sebaiknya dilakukan setiap 356 jam dengan kehandalan meningkat sebesar29,08% pada t = 1039,9207. Tindakan pemeliharaan pencegahan untuk komponen VBeltsebaiknya dilakukan setiap 1205 jam dengan kehandalan meningkat sebesar37,813% pada t = 1969,613.
PRESIDENT SUSILO BAMBANG YUDHOYONO ADMINISTRATION GOVERNMENT PERFORMANCE MEASUREMENT IN 2004-2009 PERIOD USING A BALANCE SCORECARD APPROACH Mohammad Abdul Mukhyi
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 14, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.031 KB)

Abstract

Balance Scorecard is a management performance analysis technique designed to translate an organization's mission statement and overall business strategy into specific, quantifiable goals and to monitor the organization's performance in terms of achieving these goals developed by Kaplan and Norton. Balance scorecard was originally created to overcome the problem associated with management performance measurement system which focuses limitedly on financial aspects. It is a comprehensive approach that analyzes an organization's overall performance in four ways: financial analysis, customer analysis, internal analysis, and learning and growth analysis. In addition, it is designed to translate an organization's mission statement and overall business strategy into specific, quantifiable goals and to monitor the organization's performance in terms of achieving these goals.Balanced Scorecard development experience in the implementation, not only used to measure the performance of the company but will also be applied to measure the performance of government. Research purposes to measure management performance of the SBYJK administration from both financial and non financial perspectives. It was concluded that from the financial perspective, the administration has achieved satisfactory results; from customer (stakeholder), internal business, and learning and growth perspectives the administration has also achieved results which were satisfactory.This means that performance of the overall SBY-JK administrations was satisfactory.Keywords: balance scorecard, financial performance; customer (stakeholder); internal business process; learning and growth processes.
ANALISIS KETIDAKPUASAN NASABAH TERHADAP ATM BANK PERMATA TBK Stanty Aufia Rachmat
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 19, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.017 KB)

Abstract

PT Bank Permata Tbk is one of the bank is very well known in Indonesian society. As a result of sharp competition among banks in Indonesia, making the bank owners should be observant in regard customer desires. Including PT Bank Permata Tbk should be able to provide extra services both in terms of service and in terms of products. By knowing the exact wishes of customers can help companies to improve the quality and image of the company. ATM is one of the products offered by Bank Permata. This study aims to see a relationship between the variables that have been presented by researchers with the level of consumer dissatisfaction. Samples in this study as many as 100 people. The results of trials that have been conducted, most consumers, especially Permata Bank ATM is not enough to feel satisfied with the services provided. ATM Permata have functions pretty much in demand by the public, because it is expected to ATM Permata able to give satisfaction. But sometimes the ATM also has a problem that can make the customer disappointed and dissatisfied. A constraint that often arises is the lack of the number of ATMs, the old damage repaired, less spread of ATMs in public places and so on. This is what must be addressed by Bank Permata, because the increasing number of business banking spread in Jakarta in particular. Keywords: dissatisfaction, customer, atm, permata bank
PENGUKURAN KINERJA PEMERINTAHAN PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO PERIODE 2004-2009 DENGAN PENDEKATAN BALANCE SCORECARD Mohammad Abdul Mukhyi
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 14, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.114 KB)

Abstract

Balanced scorecard adalah alat atau metode untuk mengukur kinerja manajemenyang dikembangkan oleh Kaplan dan Norton. Dalam metode ini kinerja manajementidak hanya dilihat dari aspek kinerja keuangan namun juga aspek-aspek lainnya,yakni kepuasan pelanggan atau pemangku kepentingan, inovasi organisasi (prosesbisnis internal), dan pembelajaran dan pertumbuhan organisasi. Metode ini, selain diperusahaan atau organisasi bisnis, dapat juga diterapkan untuk mengevaluasi kinerjasebuah pemerintahan. Penelitian ini ditujukan untuk mengevaluasi kinerjapemerintahan SBY-JK dengan menggunakan pendekatan balanced scorecard. Hasilkajian mengindikasikan bahwa, baik dilihat dari perspektif finansial maupunnonfinansial (masyarakat/pemangku kepentingan, bisnis internal, dan prosespertumbuhan dan pembelajaran) pemerintahan SBY-JK dinilai baik. Dengandemikian, dapat disimpulkan bahwa pemerintahan SBY-JK dalam periode 2004-2009berhasil mengemban amanah rakyat dengan baik.
FUNDAMENTAL DAN RISIKO SISTEMATIK SERTA HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI Annissa Yunita Uli; Lana Sularto
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 14, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.959 KB)

Abstract

Investor perlu melakukan analisis sebelum berinvestasi. Dalam investasi saham,biasanya investor akan melakukan analisis fundamental ataupun analisis teknikal.Disamping analisis fundamental, investor harus memperhatikan resiko pasar sahamatau disebut juga resiko sistematik. Resiko pasar berhubungan erat denganperubahan harga saham jenis tertentu atau kelompok tertentu yang disebabkan olehantisipasi investor terhadap perubahan tingkat kembalian yang diharapkan. Untukmengukur resiko ini dapat digunakan beta (β) yang menjelaskan pengembalian sahamyang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktorfundamental dan resiko sistematik terhadap harga saham baik secara simultanmaupun parsial. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling.Sampel yang diambil adalah seluruh perusahaan yang termasuk ke dalam industribarang konsumsi (31 perusahaan) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia danmemiliki laporan keuangan lengkap tahun 2006-2008. Pengolahan dan analisis datamenggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS.Variabel terikatnya adalah harga saham dan variabel bebasnya adalah PengembalianAset (PA), Pengembalian Ekuitas (PE), Nilai Buku(NB), Rasio Pembagian Deviden (RPD), Rasio Pinjaman terhadap Ekuitas (RHE), Laju pengembalian yang dibutuhkan(r) dan Beta. Hasil penelitian menunjukkan hanya faktor fundamental nilai bukuadalah faktor yang mempengaruhi harga saham secara parsial, sedangkan faktorfundamental yang lainnya tidak berpengaruh. Secara simultan semua faktorfundamental (PA, PE, NB, RPD, RPD dan r) dan risiko sistematik (beta) berpengaruhterhadap harga saham.
PENGARUH KINERJA BANK TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN PERBANKAN PEMENANG INDONESIA BANKING AWARD 2013 MENURUT CENTER FOR RISK MANAGEMENT INDONESIA (CRMS INDONESIA) DAN TEMPO GROUP Aulia Guntur Wibisono
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 20, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.177 KB)

Abstract

Secara umum, semakin baik kinerja keuangan suatu perusahaan semakin tinggi laba usahanya dan semakin banyak keuntungan yang dapat dinikmati oleh pemegang saham,juga semakin besar kemungkinan harga saham akan naik. Apabila kinerja perusahaan baik maka nilai usaha akan tinggi. Di bursa efek hal seperti itu akan direspon oleh pasar dalam bentuk kenaikan harga saham. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh CAR, NPL, ROA, ROE, NIM, BOPO, dan LDR terhadap Harga Saham. Sampel penelitian terdiri dari 8 perusahaan perbankan sebagai pemenang Indonesia Banking Award 2013 menurut CRMS Indonesia dan Tempo Grup yang memiliki variabel yang penulis ingin teliti. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengambilan sampel dengan maksud tertentu (Purposive Sampling). Adapun teknik analisisnya menggunakan uji asumsi klasik, uji analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis dengan menggunakan alat bantu program SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel dependen yang berpengaruh secara parsial terhadap harga saham hanya ROA, ROE, dan BOPO. Sedangkan variabel CAR, NPL, NIM, dan LDR tidak berpengaruh secara parsial terhadap harga saham. Dan apabila dilakukan pengujian secara serentak, ternyata variabel CAR, NPL, ROA, ROE, NIM, BOPO, dan LDR berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham. Kata Kunci : Rasio Keuangan, Saham, Harga Saham
PEMANFAATAN INTERNET OLEH MAHASISWA SEBAGAI MEDIA PENCARIAN DAN PENELUSURAN INFORMASI Iman Murtono Soenhadji; Romdhoni Susiloatmadja
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 12, No 3 (2007)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.26 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan fasilitas internet oleh mahasiswa program studi Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Manajemen, Akuntansi dan program Diploma Bisnis dan Kewirausahaan . Fasilitas internet dimaksud termasuk pemanfaatan situs universitas yang diakses oleh mahasiswa berkenaan dengan tugas yang diberikan dosen dan nilai akademik. Hal lain yang ditelusuri pada penelitian ini adalah faktor-faktor yang menentukan pemilihan internet sebagai media pencarian dan penelusuran informasi, serta kendala yang dianggap dapat menjadi penghambat. Responden adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer & Sistem Informasi dan Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma. Dari rencana target sejumlah 1200 mahasiswa, ternyata yang mengembalikan pada tahap I sebanyak 41 mahasiswa dan tahap II sebanyak 140 mahasiswa, Kuesioner disebar memanfaatkan fasilitas internet Universitas Gunadarma melalui situs dosen, dengan cara mengunduh. Pengelompokan responden dilakukan berdasar program studi. Setelah melalui pengujian statistik menggunakan SPSS diketahui, fasilitas internet dalam hal ini situs yang sering dikunjungi adalah situs pendidikan atau edukasi, sedangkan untuk fasilitas pencarian dan sumber informasi situs-situs berita yang menjadi sumber informasi andalan mahasiswa adalah situs komersial dan situs kelembagaan. Menu yang dikunjungi pada situs universitas adalah Studentsite. Untuk menguji ada tidaknya hubungan antara program studi dengan tingkat keyakinan mahasiswa bahwa internet dapat membantu kelancaran studi, didapat hasil Pearson Chi-square sig.0,006 dengan demikian terdapat hubungan, sementara tingkat keyakinan mahasiswa pada masing-masing program studi adalah berbeda.
EFEKTIVITAS PROGRAM BANTUAN DANA BERGULIR P2KP (STUDI KASUS PADA KELURAHAN PANCORAN MAS-DEPOK, JAWA BARAT) Tety Elida; Beny Susanti
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 14, No 3 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.073 KB)

Abstract

Potensi usaha kecil perlu dikembangkan guna meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) adalah salah satu program pemerintah yang dimaksudkan sebagai pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas prosedur penyaluran dan efektivitas pengelolaan dana bergulir yang diterima masyarakat miskin di daerah pinggiran. Pengambilan contoh dilakukan secara acak sebanyak 85 kelompok swadaya masyarakat, pada kelurahan Pancoran Mas Depok. Efektivitas prosedur penyaluran dana dianalisis berdasarkan skor kepuasan sampel sedangkan efektivitas pengelolaan dana dianalisis berdasarkan loans at risk, portofolio at risk, cost covarage, return on investment. Pada umumnya kelompok swadaya masyarakat merasa puas dengan prosedur penyaluran dana yang baik. Efektivitas pengelolaan dana termasuk pada kategori minimum , hal ini dipengaruhi oleh tidak lancarnya tingkat pengembalian dana.
INDIVIDUAL DETERMINANT ON CONSUMER DEMAND ESTIMATION OF FOOD PROTEIN SOURCES IN JAVA AND BALI, INDONESIA Komsi Koranti
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 16, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.512 KB)

Abstract

Pangan merupakan komoditas strategis yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat emosional bahkan politis.This study aimed to analyze the effect of individual factors in estimating consumer demand for food sources of protein in Java and Bali regions, Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder, yaitu data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2005 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia.The study uses data of the National Socioeconomic Survey (SUSENAS) of 2005 conducted by the Central Statistics Agency (BPS), Indonesia. Data tersebut meliputi pendapatan rumahtangga, jumlah anggota rumahtangga, pendidikan orangtua dan permintaan pangan sumber protein. The data include household income, number of household members, parental education and demand for food sources of protein. Jumlah rumahtangga yang digunakan dalam penelitian ini 3.279. Number of households used in this study are 3279. Pengaruh ketiga variabel bebas terhadap permintaan, dianalisis menggunakan Analisis Jalur. Data collected further was analyzed using path analysis. Untuk pengukuran kepekaan fungsi permintaan (elastisitas) digunakan analisis Regresi Log-linear. To measure the sensitivity of the demand function we used log-linear regression analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah anggota rumahtangga, pendidikan orangtua secara langsung dan tidak langsung melalui pendapatan rumahtangga, berpengaruh terhadap permintaan pangan sumber protein.Results showed that the number of members of the household and parental education affect demand for food sources of protein directly. The influence is also appended through household income. Berdasarkan elastisitas pendapatan, pangan sumber protein termasuk kelompok barang normal.Based on the elasticity of income, food sources of protein are categorized as normal goods. Peningkatan pendapatan rumahtangga akan mengakibatkan bertambahnya jumlah pangan sumber protein yang diminta. Increasing household income will result in increasing the variety of food sources of protein.   Kata kunci: pengaruh, i ndividual consumer factor,Keywords: individual consumer factor, permintaan, pangan sumber protein, rumahtangga, wilayah Jawa-Bali. demand, food sources of protein, Java and Bali
WORK STRAIN, ABSENCE, AND INTENTION OF QUITTING JOB - FROM A PERSPECTIVE OF OCCUPATIONAL DIFFERENCE Kirk S. Chang; Teddy Oswari
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 11, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12.6 KB)

Abstract

This research investigated how occupations  influenced on stress and behaviors at work using questionnaire surveys (N = 613). Four heterogeneous occupations were recruited, including high school teachers, shop clerks, factory employees and civil servants. Civil servants reported more sources of pressures, shop clerks  reported higher levels of work strain, factory employees reported lower occurrence of absence behavior, and high school teachers reported lower intention of quitting job and higher working morale. The differences in stress and work behaviors across four occupations were due to two major factors. First, occupational differences, i.e., uniqueness and culture within the occupation. Second, individual demographics, i.e., marital status, education, job tenure, position rank and age. These individual demographics also offered account of differences in absence behavior,  intention of quitting job and low working morale across four occupations. Implications of the findings and suggestion for future research are discussed.  Keywords: occupation, stress and work behavior