cover
Contact Name
Marselius Sampe Tondok
Contact Email
marcelius@staff.ubaya.ac.id
Phone
+622178881112
Journal Mail Official
psikologi@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jl. Margonda Raya, No.100, Depok, Jawa Barat. 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Psikologi
Published by Universitas Gunadarma
Jurnal Psikologi (JPUG) accepts manuscripts based on empirical research, both quantitative and qualitative. Priority is given to quantitative research of the multivariate type. Meanwhile, the Jurnal Psikologi also accepts meta-analysis or systematic review manuscripts that have advantages in terms of novelty or unique variables.
Articles 425 Documents
KONSEP DIRI ANAK JALANAN USIA REMAJA Yudit Oktaria Kristiani Pardede
Jurnal Psikologi Vol 1, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena anak jalanan sebetulnya sudah berkembang lama, tetapi saat ini semakin menjadi perhatian dunia, seiring dengan meningkatnya jumlah anak jalanan di berbagai kota besar di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana gambaran konsep diri anak jalanan usia remaja dan mengapa konsep diri tersebut dapat terbentuk. Konsep diri adalah gambaran deskriptif dan evaluatif individu mengenai diri sendiri; penelitian atau penaksiran mengenai diri sendiri, ataupun cara seseorang memandang dirinya sendiri. Menurut Baldwin dan Holmes (dalam Calhoun dan Acocella 1995), faktor pembentuk konsep diri remaja adalah orangtua, kawan sebaya, masyarakat, dan belajar. Sampel dalam penelitian ini adalah seorang anak jalanan yang sudah putus hubungan dengan keluarganya, dan berpartisipasi penuh di jalanan, baik secara sosial maupun ekonomi. Dari hasil analisis data, diketahui bahwa secara umum, konsep diri yang terbentuk pada diri subyek adalah konsep diri yang negatif. Hal ini terlihat dari beberapa bagian diri subyek yang sebagian besar memandang dirinya secara negatif. Hal tersebut juga dapat diakibatkan oleh beberapa faktor yang membentuk konsep diri subyek ke arah yang negatif, yakni orangtua, kawan sebaya, dan masyarakat.
PERANAN KECERDASAN EMOSI DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU PADA SEBUAH YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM DI BEKASI Natalia Konradus; Intaglia Harsanti
Jurnal Psikologi Vol 8, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peranan kecerdasan emosi dan kesejahteraan psikologis terhadap kepuasan kerja guru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan alat pengumpul data berupa kuesioner. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling dengan subjek berjumlah 80 orang guru yang bekerja pada sebuah Yayasan Pendidikan Islam di Bekasi dengan karakteristik telah bekerja selama minimal 1 tahun. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi ganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecerdasan emosi dan kesejahteraan psikologis memberikan peranan secara terpisah masing-masing sebesar 23,6% dan 53,8% terhadap kepuasan kerja. Analisis data secara bersama-sama menunjukkan koefisien nilai F sebesar 53,752 (p<0.01) dengan nila R Square sebesar 0,583. Hal ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosi dan kesejahteraan psikologis secara bersama-sama memiliki peranan sebesar 58,3% terhadap kepuasan kerja, sedangkan sisanya sebesar 41,7% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Kata Kunci: Kecerdasan Emosi, Kesejahteraan Psikologis, Kepuasan Kerja, Guru.
MENCARI AKAR MUNCULNYA TERORISME ISLAM DI INDONESIA Idhamsyah Eka Putra; Any Rufaidah
Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berupaya menemukan jawaban akar sebab munculnya terorisme Islam diIndonesia. Temuan sebelumnya menunjukkan bahwa terorisme Islam muncul sebagai upayakonter dominansi terhadap Barat. Temuan ini mematahkan asumsi sebelumnya bahwateorisme Islam muncul karena benturan nilai dua peradaban, yaitu Islam dengan Barat.Terorisme di Timur Tengah lebih menujukkan ketidaksukaannya atas intervensi dandominansi Barat yang muncul di Timur Tengah. Kondisi Timur Tengah ini berbeda dengankondisi di Indonesia. Di samping terjadi konflik antaragama, intervensi asing (Amerika)terhadap Indonesia juga terjadi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menjawabkejelasan akar sebab munculnya terorisme di Indonesia. Penelitian dilakukan dalam bentukFGD dan wawancara pada 40 orang tahanan dan mantan tahanan teroris. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kemunculan terorisme di Indonesia dipicu oleh tiga sebab, yaitu kondisikonflik, kondisi sosial yang tidak baik, dan terampasnya akses politik dan ekonomi Muslim diIndonesia.  AbstractThe aim of this research is to find out the answer of the root effect of Islam terrorism rising inIndonesia. Previous findings show that Islam terorism is rising as a counter of Westdominance. This finding broke the assumption that the Islam terrorism rising because of theclash of two civilization, Islam and the West. Terrorism in Middle East shows the negativeresponse as the West intervention and domination. The situation happened in Middle East isdifference from what happened in Indonesia. Besides inter religion conflict, intervention fromAmerica to Indonesia also become one of the reason. The next research is needed to find outthe truly root of the Islam terrorism rising in Indonesia. This research is collected data byfocus group discussion and interview with 40 inmates and former terrorist inmates. Theresult shows that the rising of terorism in Indonesia happened for three reasons such asconflict condition, the bad social condition, and taken away of economic and political accessof the Muslims in Indonesia.
KEKUATAN KARAKTER DAN KEBAHAGIAAN PADA SUKU MINANG Sari Zakiah Akmal; Fivi Nurwianti
Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan antara kekuatan karakter dengankebahagiaan pada suku Minang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitiankuantitatif dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengambil data. Data penelitiankemudian diolah dengan menggunakan teknik statistik multiple reggression. Partisipandalam penelitian ini berjumlah 165 orang suku Minang yang berdomisili di Sumatera Baratdan Jadebotabek yang berada pada rentang usia 18 sampai dengan 55 tahun. Penelitianmenggunakan alat ukur kebahagiaan yang dikonstruk berdasarkan teori kebahagiaanmenurut Seligman (2002) dan VIA-IS (Peterson dan Seligman, 2004) yang telah dimodifikasi.Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan karakterdengan kebahagiaan. Kekuatan karakter yang secara signifikan memberikan sumbanganterhadap kebahagiaan pada suku Minang adalah bravery, vitality, dan hope. Lima kekuatankarakter yang menonjol pada suku Minang adalah gratitude, kindness, fairness, integrity,dan citizenship.AbstractThe aim of this study is to measure correlation between character power and happiness inMinang ethnic. This research is using quantitave approach and questionnairre for collectingthe data. Multiple regression is using for the data analysis. Participants of this research is165 Minang people who live in West Sumatera and Jadebotabek region whose age from 18 to55 years old. This research is using happiness scale modified constructed from Seligman’stheiry (2000) and VIA-IS from Seligman and Patterson (2004). The result shows significancekontribution from power character such as bravery, vitality and hope to happiness. Beside,five dominant power characters can bee seen from Minang people are gratitude, kindness,fairness, integrity, and citizenship.
THE ADAPTION OF WOMEN WHO WORK AS A SPLIT STONE IN CIAPUS RIVER, BOGOR Nurul Qomariyah; MM. Nilam Widyarini
Jurnal Psikologi Vol 11, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There are many evidences to show that there’s been a perspective movement about attitude, activity,gender role differences between men and women that affect another movement in the work field for bothmen and women. Women can be found work as a driver, labor, sailor, lawyer and many more. On theother side, men are also can be found work as designer, stylist, capster, dancer, and many more. Thedemand inside herself make women who work in masculine work field feels uncomfortable because it’snot something that usual for her stereotype work field. The aim of this study is to know the descriptionabout the adaptation, its processes, and factors influencing the women’s adaptation who work inmasculine work field with qualitative method. Participant of this study is a women who work as splitstone in Ciapus river, Bogor. The result shows participant has a good adaptation that can be seen in heradaptation aspects and characteristics.Key words: adaptation, working women, masculine work field
KECERDASAN EMOSIONAL DAN PENYESUAIAN DIRI DALAM PERKAWINAN Dian Hapsariyanti; Ni Made Taganing
Jurnal Psikologi Vol 2, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan kecerdasan emosional dengan penyesuaiandiri dalam perkawinan pada pasangan yang baru menikah selama tiga tahun. Instrumenpenelitian menggunakan kuesioner. Kuesioner disebarkan kepada pasangan yang sudahmenikah sekitar 3 tahun. Sebelum disebarkan utnuk emndapatkan data penelitian, terlebihdahulu instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis hubungankecerdasan emosional dan penyesuaian dilakukan menggunakan korelasi product momentPearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara kecerdasanemosional dengan penyesuaian diri pada pasangan menikah sekitar tiga (3) tahun.AbstractThis aim of this study is to test the relationship between emotional intelligence and maritaladjustment. Participants to the study are relatively new couples who are in the third year oftheir marriage. Research instrument is questionnaire. Prior to questionnaire distribution, weperformed validity and reliability test of instrument. The relationship between emotionalintelligence and self adjustment was performed using Pearson product moment correlation.Result shows a positive relationship between emotional intelligence and self adjustment inmarried couples.
HAPPINESS AS A LEARNING PROCESS Wahyu Rahardjo
Jurnal Psikologi Vol 12, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Happiness is one of the most meaningful positive emotion dan related to motivation to do many things. In order to gain happiness, a lot of people become passive and not going to do anything. In fact, there are many simple things to do to feel the flow experiences and get happiness. This might be happened because happiness is an adaptive behavior that can be learned by anybody. When someone recognize that happiness is something to be realized he/she should fight for his/her happiness by starting little fun things.Key words: happiness, adaptive behavior, learned behavior, flow experiences
KECENDERUNGAN KECANDUAN GIM DARING DAN KONFORMITAS KELOMPOK GIM DARING PADA REMAJA Inge Andriani; Febrina Nur Sulistiyawati; Delsy Rora Puruhita
Jurnal Psikologi Vol 5, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya remaja senang berorientasi pada teman sebaya atau kelompoknya sertamembutuhkan pengakuan dari kelompoknya. Perilaku konformitas mudah dijumpai di dalampergaulan maupun permainan, salah satunya adalah kebersamaan dalam bermain gim daring.Tujuan dari penelitian ini adalah menguji hubungan antara kecenderungan kecanduan gimdaring dengan konformitas terhadap kelompok gim daring pada remaja. Partisipan dalampenelitian ini adalah remaja laki-laki dan perempuan, berusia 11-21 tahun, tingkat pendidikanSekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Perguruan Tinggi, belum menikah, diduga memilikikecenderungan kecanduan gim daring, serta yang berdomisili di Bekasi sebanyak 67 orang.Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling purposif.Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dari Skala Konformitas serta SkalaKecanduan Gim Daring berbentuk skala Likert. Teknik analisis data yang akan digunakan padapenelitian ini adalah analisis korelasi product moment. Berdasarkan analisis data diperolehskor korelasi sebesar 0.428 (p < .00). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubunganpositif yang signifikan antara kecenderungan kecanduan gim daring dengan konformitasterhadap kelompok gim daring pada remaja. Hal ini berarti bahwa semakin tinggikecenderungan kecanduan gim daring maka semakin tinggi pula konformitas terhadap kelompokgim daring tersebut.Kata Kunci: Kecenderungan kecanduan gim daring, Konformitas, Remaja
COMMUNICATION BETWEEN LECTURERS AND STUDENTS : PRESPECTIVE OF RELATIONSHIP BETWEEN GROUPS Rayini Dahesihsari
Jurnal Psikologi Vol 16, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper explores the pattern of communication between lecturers and students in an educational setting. Using the framework of Communication Accommodation Theory, this study investigates whether the communication patterns between lecturers and students were influenced by an intergroup context. In depth interviews were conducted for 25 pairs of lecturers and students at Unika Atma Jaya, Jakarta. The findings show that participants communication behaviour were influenced by status differences between lecturers and students. Status differences created a social distance between lecturers and students which lead to incongruence perceptions and communication satisfactions. Equal relationships can be managed by employing accommodative communication behaviour.Keywords: intergroup context, communication accommodation
DUKUNGAN SOSIAL, KONSEP DIRI, DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP KRISTEN YSKI SEMARANG Rensi Rensi; Lucia Rini Sugiarti
Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena melihat adanya banyak faktor yang dapat berperan pada naik turunnya prestasi belajar seorang siswa. Hal ini dapat berupa sesuatu yang berasal dari dalam maupun dari luar diri siswa tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur pengaruh dukungan sosial dan konsep diri terhadap prestasi belajar siswa. Subjek penelitian adalah siswa-siswi SMP Kristen YSKI Semarang yang sedang duduk di kelas VII. Jumlah subjek 179 orang siswa, dan dari antaranya diambil sampel sebanyak 60 orang siswa. Penelitian ini menggunakan uji statistik simultan (uji statistik F) untuk menguji hipotesis mayor penelitian dan uji statstik t untuk menguji hipotesis minornya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial berpengaruh terhadap prestasi belajar. Juga ditemukan adanya pengaruh positif dari konsep diri terhadap prestasi belajar siswa.