cover
Contact Name
Marselius Sampe Tondok
Contact Email
marcelius@staff.ubaya.ac.id
Phone
+622178881112
Journal Mail Official
psikologi@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jl. Margonda Raya, No.100, Depok, Jawa Barat. 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Psikologi
Published by Universitas Gunadarma
Jurnal Psikologi (JPUG) accepts manuscripts based on empirical research, both quantitative and qualitative. Priority is given to quantitative research of the multivariate type. Meanwhile, the Jurnal Psikologi also accepts meta-analysis or systematic review manuscripts that have advantages in terms of novelty or unique variables.
Articles 425 Documents
IKLIM KELAS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA Priyatna Hadinata
Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji besarnya kontribusi iklim kelas terhadapmotivasi belajar siswa SMA. Sampel pada penelitian berasal dari populasi siswa SMANegeri 57 Kedoya Jakarta Barat. Teknik sampling yang digunakan adalah samplingberjenjang, di mana terdapat sampel pada setiap tingkatan atau strata. Setiap tingkatandiwakili oleh satu kelas. Subjek penelitian berjumlah 121 siswa. Instrumen penelitianadalah kuesioner. Kuesioner dikembangkan untuk mengukur motivasi belajar dan iklimkelas. Konstribusi iklim kelas diukur menggunakan analisis regresi. Berdasarkan hasilpenelitian diketahui bahwa iklim kelas memberikan kontribusi yang signifikan terhadapmotivasi belajar siswa SMA. Kontribusi yang diberikan dinyatakan oleh nilai koefisiendeterminasi sebesar 31.7%, sedangkan 68.3% dipengaruhi oleh faktor lainnya.AbstractThe aim of this research is to measure the contribution of class climate to learningmotivation in senior high school students. The participants of this research is 121students from SMA 57 Kedoya, West Jakarta. The data is collected by questionairrewith stratified sampling. The questionairre is used to measure the class climate andlearning motivation. The contribution is measured by simple regression. The resultshows significant contribution of class climate to learning motivation in senior highschool students. The coeficient determinant of the contribution around 31.7%, and theother 68.3% is affected by the other variables.
SYMPTOM, THEORY AND POST-TRAUMATIC STRESS MODEL Felix Lengkong
Jurnal Psikologi Vol 12, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The continuous disasters in Indonesia is increasing the possibility of the clinical symptoms on the victims called PTSR and PTSD. Psychosocial approach for this symptoms is important. But, the effect will more curative if clinical approaches is used to handel the PTSD symptoms even though it also depend on the theory and model used by the clinician. That is why this article discusses about PTSD symptoms and its approaches in detail to be able to used by the readers.Key words: clinical symtoms, stress
KESADARAN PERUBAHAN DIRI DAN PERSEPSI TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL PADA MAHASISWA Juneman Juneman; Bagus Takwin
Jurnal Psikologi Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para pemimpin politik mengharapkan bahwa perubahan yang dilakukannya dipersepsikan berdampak besar di mata konstituennya; bilamana mungkin, nampak lebih besar daripada perubahan yang secara aktual atau sesungguhnya dilakukan. Sejumlah hasil survei memperlihatkan bahwa orang cenderung menilai kondisi bangsa ini lebih buruk daripada kondisi di masa lampau. Penelitian ini menjelaskan bahwa kedua hal tersebut dan gejala-gejala sejenis di masyarakat kita dapat dijelaskan dan dapat dicapai dengan variasi kesadaran tentang perubahan diri. Hipotesis penelitian ini adalah bahwa berkat perubahan diri yang tidak disadari, orang memberikan penilaian berlebihan (bias overestimasi) tentang perubahan dunia atau perubahan sosial. Data yang dikumpulkan dari 143 mahasiswa Jakarta (57 laki-laki, 86 perempuan, M = 20.23 tahun, SD = 0.89 tahun) dengan metode penyampelan insidental dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran perubahan diri merupakan prediktor signifikan bagi persepsi tentang perubahan sosial (R2 = 0.144, F(1, 142) = 24.690, p < 0.01) dan keduanya berkorelasi negatif (ß = -0.379, p < 0.01). Arti penting temuan penelitian ini bagi pendidikan, konseling, psikoterapi; serta saran metodologis untuk penelitian lebih lanjut, diuraikan pada bagian akhir artikel ini.Kata Kunci: Perubahan sosial, Perubahan diri, Persepsi, Kesadaran, Bias overestimasi
Effort of Multilevel Modeling in Organizational Research : CITIZENSHIP ORGANIZATIONAL BEHAVIOR AND WORK PERFORMANCE ON TASK, WITH SPIRITUAL LEADERSHIP PREDICTOR, WORK SPIRITUALITY CLIMATE, AND OPEN ORGANIZATIONAL CULTURE Nilam Widyarini
Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Considering the hierarchy style in real organization, some theorists have been interested in finding the best way to measuring variable in order to fit with the concept, and also analyzing hierarchy data syle such as data in individual, group, and organizational level. The aim of this writing is to make a start as pioneer in multilevel research in Indonesia, especially in citizenship organizational behavior. The script of this research is preparing the model of employee work performance (individual level) such as citizenship organizational behavior and work performance with job unit level like spiritual leadership, open organizational culture, and spritual work climate as predictors.Key words: work performance, spiritual leadership, spiritual work climate, organizational culture, multilevel
FAKTOR-FAKTOR PSIKOLOGIS PENENTU KEMENANGAN ATLET BULUTANGKIS Ardiningtiyas Pitaloka; Andin Andiyasari
Jurnal Psikologi Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurunnya prestasi bulutangkis Indonesia terjadi dalam 10 tahun terakhir,mulai akhir tahun 1990an hingga 2000an. Sebelumnya Indonesia mendominasi rangking dunia termasuk pemenang kejuaraan bulutangkis Thomas Cup paling banyak yakni 13 kali. Performa atlet dalam bertanding memiliki momen kritis yang tersusun dari tingkat absorbsi pada set yang sedang dimainkan, kemampuan mengatasi tekanan dan tingkat kecemasan atlet saat bertanding. Momen kritis bersama motivasi intrinsic membentuk mental juara atlet hingga dapat menghasilkan performa optimal. Studi ini merupakan studi kuantitatif yang menggambarkan momen kritis dan motivasi intrinsik empat atlet yang bertanding dalam empat kejuaraan internasional sama di tahun 2010, yakni Indonesia Open 2010, Singapore 2010, Asia Championship 2010, dan All England 2010. Empat subjek penelitian ini adalah Shaina Nehwal dari India (subjek 1), Maria Kristin Yulianti dari Indonesia (subjek 2), Lee Chong Wei dari Malaysia (subjek 3), dan Sonny Dwi Kuncoro dari Indonesia (subjek 4). Unit analisis penelitian ini adalah 82 data statistik permainan tiap subjek dalam empat kejuaraan bulutangkis tersebut. Hasil menunjukkan bahwa keempat subjek memiliki kemampuan teknis yang relatif sama, namun menunjukkan momen kritis dan motivasi intrinsik yang berbeda-beda. Subjek 1 dan subjek 2 menunjukkan absorbsi tinggi dan kecemasan rendah. Kemampuan mengatasi tekanan ditunjukkan oleh semua subjek, sementra tiga subjek menunjukkan motivasi intrinsik tinggi kecuali subjek kedua.Kata Kunci: Psikologi olahraga, Teori momen kritis, Motivasi intrinsik
PENGETAHUAN AKAN AIDS PADA MAHASISWA: SAMPAI SEJAUH MANA? Wahyu Rahardjo; Quroyzhin Kartika Rini
Jurnal Psikologi Vol 8, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena penyebaran HIV/AIDS semakin terlihat jelas belakangan ini. Namun demikian apapun usaha preventif yang dilakukan akan tidak terlalu berpengaruh jika masyarakat tidak memiliki pemahaman yang akurat mengenai pengetahuan akan AIDS. Di sisi lain, mahasiswa sebagai kelompok terpelajar diharapkan memiliki pengetahuan akan AIDS yang akurat agar dapat berperanserta dalam menyebarkan informasi yang benar mengenai HIV/AIDS. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana pengetahuan akan AIDS yang dimiliki oleh mahasiswa. Partisipan dalam penelitian ini adalah 190 orang mahasiswa pria dan wanita dari jenjang studi D3, S1 dan S2. Hasil studi memperlihatkan korelasi antara pengetahuan akan AIDS dengan usia mahasiswa. Ada pula perbedaan pengetahuan akan AIDS di kelompok keseluruhan berdasarkan status pernikahan dan jenjang studi yang sedang ditempuh. Perbedaan pengetahuan akan AIDS berdasarkan status pernikahan dan jenjang studi yang sedang ditempuh juga muncul pada kelompok mahasiswi wanita. Ketika dilihat berdasarkan klasifikasi pengetahuan akan AIDS, terlihat korelasi pada setiap klasifikasi. Muncul pula perbedaan klasifikasi pertama dan ke tiga pengetahuan akan AIDS, yaitu pengetahuan tentang cara penularan HIV/AIDS dan pengetahuan tentang sebaiknya yang dilakukan agar tidak tertular HIV/AIDS berdasarkan jenis kelamin dimana mahasiswi wanita memiliki pengetahuan akan AIDS yang lebih akurat dibandingkan mahasiswa pria. Hasil studi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai pengetahuan akan AIDS pada mahasiswa dan membantu studi-studi selanjutnya mengenai pengetahuan akan AIDS, terutama dengan partisipan yang berbeda karakteristik. Kata Kunci: Pengetahuan akan AIDS, Mahasiswa
KUALITAS PELAYANAN DAN PRODUK SERTA LOYALITAS PADA KONSUMEN Herry Sussanto; Wido Damayanti
Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel kualitas pelayanan dan kualitas produk baik secara parsial maupun secara bersama-sama terhadap loyalitas konsumen. Penelitian mengambil studi kasus “Kebunku Nursery.” Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Regresi Linear Berganda dengan bantuan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 16.0 dan metode pengumpulan data berupa kuesioner dengan responden sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan secara parsial kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen, tetapi ada pengaruh yang signifikan secara parsial kualitas produk terhadap loyalitas konsumen. Hasil juga menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan secara bersama-sama kualitas pelayanan dan kualitas produk terhadap loyalitas konsumen.
PENGATASAN STRES PADA PERAWAT PRIA DAN WANITA Prety Lestarianita; M. Fakhrurrozi
Jurnal Psikologi Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan coping stres yaitu problem focused coping, emotion focused coping dan religion coping antara perawat pria dan perawat wanita. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah coping stres dan variabel bebasnya jenis kelamin. Skala coping stres disusun berdasarkan jenis-jenis coping yang dikemukakan oleh Carver, Scheier dan Weintraub (1989) serta Pargament (1997). Penelitian ini dilakukan pada 50 orang perawat pria dan 50 orang perawat wanita. Subjek penelitian ini adalah perawat yang berjenis kelamin pria dan wanita berusia antara 25-36 tahun dan telah bekerja minimal selama 6 bulan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan uji Independent Sample t Test, diketahui bahwa untuk problem focused coping sebesar 0.682 (p > 0.05), emotion focused coping 0.473 (p > 0.05), dan religion coping sebesar 0.289 (p > 0.05) Dari nilai tersebut, maka dapat dikatakan hipotesis penelitian ini ditolak yang artinya tidak ada perbedaan yang signifikan pada pemilihan coping stres baik itu problem focused coping, emotion focused coping, dan religion coping pada perawat pria dan perawat wanita.Kata Kunci: coping stres, jenis kelamin, perawat
ANALYSIS OF THE CULTURAL FACTORS IMPACTS ON THE DEVELOPMENT OF ENTREPRENEURSHIP IN GARUT Rida Zuraida; Abdullah Ramdhani; Abdusy Syakur Amin
Jurnal Psikologi Vol 1, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Entrepreneurship has been recognized as an important characteristics for the society to accelerate the advancement of their quality of life. Various aspects were identified have significant impact on the development of entrepreneurship such as education, age, culture, etc .In rural area where the population has rather similar low education level, the research tends to focuses on the impact of the culturel aspects on the entrepreneurship will be more appropriate. The research was conducted in the Cilawu and Bayongbong areas which are located in Garut District. 24 respondents which are residents of those areas were withdrawn to fullfill the distributed questionnaire. The research applied Four of Hoffstede’s cultural dimensions to describe inter-culturally comparable aspects, namely (1) individualism vs. collectivism; (2) masculinity vs. femininit; (3) avoidance of uncertainty, and (4) life orientation on a long term. Research results indicate various differences in the dimensions of avoidance of uncertainty and orientation on a long term. The Cilawu respondents are stronger in avoidance of uncertainty and weaker in long term orientation compared with the Bayongbong respondents. The difference may be caused by natural conditions and number of religious school at each district, thinking pattern, motivation and life goals of both communities. To enable continuous growth of entrepreneurship in both districts, the role of the regional government of the Garut regency is needed to create a conducive socio-cultural environment by observing the cultural aspects which have the potential of creating the trend of entrepreneurship in each district.
PENGARUH PSYCHOLOGICAL CAPITAL TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DAN PERILAKU KEWARGAORGANISASIAN PADA KARYAWAN Annisa Julianti; Kristiana Dewayani
Jurnal Psikologi Vol 8, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh PsyCap terhadap komitmen organisasi dan perilaku kewargaorganisasian pada karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan alat pengumpul data berupa kuesioner, yang terdiri dari skala perilaku kewargaorganisasian, skala komitmen organisasi, dan skala PsyCap. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan subjek berjumlah 150 karyawan dengan karakteristik telah bekerja selama minimal 1 tahun. Analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi ganda. Hasil analisis menunjukkkan bahwa terdapat pengaruh PsyCap secara keseluruhan terhadap perilaku kewargaorganisasian dengan nilai R-square sebesar 0,367 dengan taraf signifikansi 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa PsyCap secara keseluruhan memiliki pengaruh sebesar 36,7% terhadap perilaku kewargaorganisasian, sedangkan sisanya 63,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya. Sedangkan hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh PsyCap secara bersama-sama terhadap komitmen organisasi dengan nilai R-square sebesar 0,107 dengan taraf signifikansi 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa PsyCap secara keseluruhan memiliki pengaruh sebesar 10,7% terhadap komitmen organisasi, sedangkan sisanya 89,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya. Kata Kunci: Karyawan, Komitmen Organisasi, Perilaku Kewargaorganisasian, Psychological Capital