cover
Contact Name
Arlan Kaharu
Contact Email
arlankaharu@ung.ac.id
Phone
+6281342423408
Journal Mail Official
srisutarni@ung.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. B. J. Habibie, Desa Moutong, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
JAMBURA Journal of Architecture
ISSN : 26545896     EISSN : 28088794     DOI : 10.37905
Jambura Journal of Architecture (JJoA) is a peer reviewed journal published biannual (Juni and Desember) by Architecture Departement, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Gorontalo. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers, practitioners and architec for publishing the original research articles or review articles. JJoA is intended to be the journal for publishing of results of research on Architecture both empirical and normative study, especially in architecture issues. The various topics but not limited to, architecture theory, architecture design, architecture science, sustainable built environment, architectural history, material technology, Urban planning, Building structure, in the framework of architecture studies.
Articles 157 Documents
PERANCANGAN PELABUHAN PENDARATAN IKAN DI KOTA GORONTALO Abdul Hamid Mahmud; Muh. Rizal Mahanggi; Sri Sutarni Arifin
JAMBURA Journal of Architecture Vol 3, No 2 (2021): JJoA : Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.907 KB) | DOI: 10.37905/jjoa.v3i2.12921

Abstract

INTISARIIndonesia adalah negara kepulauan dengan perbandingan jumlah laut dengan daratan hampir sebanding. Wilayah perairan yang dihuni berbagai macam jenis ikan, menjadikan Indonesia berpotensi dalam mengembangkan dan menjadikan Pelabuhan Pendarataan ikan sebagai bagian investasi kelautan perikanan untuk meningkatkan pereokonomian masyarakat. Potensi perikanan di wilayah Sulawesi dikembangkan menjadi salah satu sektor ekonomi unggulan. Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Menjelaskan bahwa Provinsi Gorontalo dapat dijadikan  sebagai basis produksi ikan dengan membuat 4 (empat) kawasan minapolitan yang meliputi, Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten Boalemo, dan Kabupaten Pohuwato. Pendapatan hasil laut yang sangat melimpah di Provinsi Gorontalo sebagai daerah investasi sudah selayaknya melakukan perubahaan dalam memaksimalkan produksi terhadap potensi hasil laut Metodologi yang diterapkan dalam penyususnan adalah pengumpulan data baik data sekunder maupun data primer yang dapat menunjang proses penyususnan acuan Perancangan pelabuhan pendaratan ikan di Kota  Gorontalo. kemudian dilanjutkan dengan metode analisa berupa analisa tapak dan analisa bangunan. Berdasarkan analisa yang dilakukan maka hasil yang diperoleh perancangan Perancangan pelabuhan pendaratan ikan di Kota  Gorontalo yaitu mengonsepkan pendekataan arsitektur modern yang memadukan dan mengaitkan antara konsep arsitektur yang modern dan terbaru yang memperhatikan aspek lingkungan serta memenuhi fasilitas yang menunjang nelayan dan pengunjung serta mewadahi kegiataan yang bergerak di sektor perikanan baik dalam pemasaran hasil tangkapan,  maupun kegiataan eksportir. Kata Kunci: Pelabuhan Pendaratan Ikan di kota gorontalo, Perikanan, Arsitekture Modern. 
Desain Agro Park Ruang Terbuka Hijau Kecamatan Tomilito Zuhriati A. Djailani; Sri Sutarni Arifin
JAMBURA Journal of Architecture Vol 3, No 2 (2021): JJoA : Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.422 KB) | DOI: 10.37905/jjoa.v3i2.12788

Abstract

ABSTRACT.Green open space (GOS) as the lungs of the city is one aspect of the ongoing recycling function between carbon dioxide (CO2) and oxygen (O2) gases. Other functions of green open space include aesthetic functions, recreation and space for social interaction between communities. The Green Open Space Agro Park in Tomilito District, North Gorontalo Regency aims to create a more quality, beautiful, comfortable, organized, healthy and sustainable urban space. The method in designing green open space with the theme of Agro Park is the method of the glass block design process with the following stages: data collection, analysis, synthesis, concept formulation and pre-design. Based on the results of data processing, analysis and synthesis, the basic ideas of development are: 1Integrating Green Open Spaces with functions and activities around the park, 2Maximizing the ecological functions of Green Open Spaces. Agro park is a theme that is determined as a response to the existing environmental conditions of the site which is located between community plantations and close to the Agricultural Extension Center Office so that it will become an integrated part to create an agricultural and plantation area for the people around it. Zonning Agro Park is divided into 1Zone for main, companion and supporting plants and 2Zones for social activities and entertainment. The functions that are accommodated are: ecological, social/cultural, educational and aesthetic. Circulation consists of the concept and design of circulation of the garden with the surrounding environment and the concept and design of circulation between zones within the Park. Types of vegetation based on the criteria for environmental parks and city parks according to the theme are the main plants consisting of: vegetables, bean plants, family medicinal plants, spice plants, and supporting plants consisting of: Flower and Leaf Plants, Shade Plants, Surface Cover Plants, plants barrier.Keywords: Agro Park, Green Open Space; North Gorontalo ABSTRAKRuang terbuka hijau (RTH) sebagai paru-paru kota merupakan salah satu aspek berlangsungnya fungsi daur ulang antara gas karbondioksida (CO2) dan oksigen (O2). Fungsi lain RTH diantaranya fungsi estetika, rekreasi dan ruang interaksi sosial antar masyarakat. Agro Park RTH di Kecamatan Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara bertujuan untuk mewujudkan ruang kota yang lebih berkualitas, indah, nyaman, tertata, sehat dan berkelanjutan. Metode dalam mendesain RTH dengan tema Agro Park adalah metode proses desain glass block dengan tahapan: Pendataan, Analisis, sisntesis, rumusan konsep dan pra design. Berdasarkan hasil pengolahan data, analisis dan sintesis maka ide dasar pengembangan adalah: 1Mengintegrasikan Ruang Terbuka Hijau dengan fungsi dan aktifitas disekitar taman, 2Memaksimalkan fungsi ekologi Ruang Tebuka Hijau. Agro park adalah tema yang ditentukan sebagai respon terhadap kondisi eksisting lingkungan site yang berada di antara perkebunan masyarakat dan dekat dengan Kantor Balai Penyuluh Pertanian sehingga akan menjadi bagian yang saling terintegrasi untuk mewujudkan sebuah kawasan pertanian dan perkebunan bagi rakyat di sekitarnya. Zonning Agro Park terbagi atas 1Zona untuk tanaman utama, pendamping dan pendukung dan 2Zona untuk aktifitas sosial dan hiburan. Fungsi yang diwadahi adalah: ekologis, sosial/budaya, edukatif dan estetika. Sirkulasi terdiri dari konsep dan desain sirkulasi taman dengan lingkungan sekitar dan konsep dan desain sirkulasi antar zona di dalam Taman. Jenis vegetasi berdasarkan kriteria taman lingkungan dan taman kota sesuai tema adalah tanaman utama yang terdiri dari: sayuran, tanaman kacang, tanaman obat keluarga, tanaman rempah, dan Tanaman Pendukung yang terdiri dari: Tanaman Bunga dan Daun, Tanaman Peneduh, tanaman Penutup Permukaan, tanaman Pembatas.Kata kunci: Agro Park, Ruang Terbuka Hijau; Gorontalo Utara
DESAIN KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA GORONTALO Zainul Khair Efendi Cono; Berni Idji; Muhammad Rijal Syukri
JAMBURA Journal of Architecture Vol 3, No 2 (2021): JJoA : Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.297 KB) | DOI: 10.37905/jjoa.v3i2.12924

Abstract

Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Gorontalo yang terletak di Jl. Drs. Achmad Nadjamudin kelurahan Wumialo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo, yang berkedudukan sebagai unsur pelaksana urusan pemerintah daerah Kota Gorontalo yang bergerak di bidang pelayanan masyarakat untuk membantu penerbitan KTP, Kartu Keluarga, dan permasalahan kependudukan yang ada di Kota Gorontalo. Pemerintah Kota Gorontalo sudah mulai menata beberapa kawasan menjadi suatu kawasan perkantoran, untuk itu Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Gorontalo perlu adanya perencanaan bangunan kantor kembali yang sesuai dengan peraturan pemerintah yang ada, dalam hal ini perlu adanya gedung atau ruang untuk masing – masing bidang serta fasilitas lainnya seperti Gudang arsip tidak aktif, lapangan upacara, tempat parkir pengelola, tempat parkir pengunjung, ruang terbuka hijau, musholah, aula atau ruang rapat, ruang tunggu, dan lain – lain. Karena melihat kondisi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Gorontalo yang kelauakan bangunannya saat ini masih belum memenuhi syarat sebagaimana fungsi kantor pelayanan publik yang sebenarnya.
ANALISIS PERUBAHAN FUNGSI LAHAN SAWAH DI KOTA GORONTALO Muhammad Rijal Syukri; Sri Sutarni Arifin
JAMBURA Journal of Architecture Vol 3, No 1 (2021): JJoA : Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.816 KB) | DOI: 10.37905/jjoa.v3i1.12790

Abstract

The use of paddy fields is an activity where a land is functioned as wet agricultural land or more commonly known as rice fields. The change in land use which was previously used as rice fields to other uses, especially in urban areas, has experienced a fairly high increase. This study aims to analyze the changes in the function of paddy fields in Gorontalo City in the last 10 years. The method used in this research is spatial analysis using a Geographic Information System (GIS) using historical imagery data from Google Earth. The results showed that there was a change in the function of paddy fields in Gorontalo City in a period of 10 years from 2010 to 2020. Changes in the function of paddy fields are in the form of built-up areas and dominated by settlements.. Keywords: changed, land, paddy field, function
KONSEP HUMANISTIK PADA DESAIN LEMBAGA PEMBINAAN ANAK KHUSUS KELAS II GORONTALO Ernawati Ernawati; Eka Zulisa Pratiwi Imran
JAMBURA Journal of Architecture Vol 3, No 2 (2021): JJoA : Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.122 KB) | DOI: 10.37905/jjoa.v3i2.11972

Abstract

Dalam kehidupan sosial perkembangan anak cenderung menjadi sorotan karena anak digadang-gadang sebagai generasi penerus yang menjadi harapan orang tua, keluarga, agama bahkan negara. Kekhawatiran akan masa depan anak muncul ketika anak berkonflik dengan hukum akibat tindak kriminal yang dilakukannya dan menjalani masa pemidanaan. Namun kekhawatiran tersebut ditepis dengan hadirnya peraturan perundang-undangan yang meyakinkan bahwa negara ini memiliki perhatian lebih terhadap sumber daya manusianya. Tujuan penelitain ini  adalah menghasilkan sebuat konsep desain yang humanistik  yang akan menjadi acuan dalam mendesain LPKA yang dapat menjadi wadah pembinaan anak selama menjalani masa pidana sekaligus dapat mempersiapkan anak menjalani kehidupan yang lebih baik setelah proses pidana selesai. Penelitian ini merupakan Penelitian  Kualitatif. Dengan mengambil konsep desain yang humanistik yang mengacu pada  Kebutuhan dasar, kebutuhan rasa aman ,kebutuhan sosial dan kasih sayang dan kebutuhan aktualisasi diri yang nantinya akan diterapkan pada Desain Lembaga Pembinaan Khusus anak {LPKA} di Gorontalo Kata kunci: humanisme, konsep desain, LPKA
REDESAIN PONDOK PESANTREN HUBULO Nurul Ilma Maku; Sri Sutarni Arifin; Muh. Rijal Syukri
JAMBURA Journal of Architecture Vol 3, No 2 (2021): JJoA : Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1932.308 KB) | DOI: 10.37905/jjoa.v3i2.11082

Abstract

Pondok Pesantren Hubulo adalah kawasan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan formal berupa Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah serta pendidikan non formal. Pondok Pesantren Hubulo ini terletak di Desa Kramat, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango. Sejak berdiri pada tanggal 12 September tahun 1987, Pesantren Hubulo terus mengalami peningkatan jumlah siswa sehingga kebutuhan ruang juga semakin besar. Selain itu sirkulasi dalam site belum tertata dengan baik antara jalur pemisah santri putra dan santri putri yang mengakibatkan permasalahan yang bertolak belakang dengan prinsip dasar keislaman. Berdasarkan data dari Pondok Pesantren Hubulo menyebutkan kebutuhan mendesak saat ini yaitu berupa hunian, yang terdiri dari asrama dan rumah dinas guru dan ustadz, ruang kelas, laboratorium, gedung serbaguna, dan gudang arsip. Redesain Pondok Pesantren Hubulo menerapkan konsep Arsitektur Islam sebagaimana ditentukan oleh hukum syariah, tanpa batasan terhadap fungsi dan tempat, namun pada karakter Islami dalam hubungannya dengan desain bentuk serta dekorasi.
GORONTALO FUTSAL CENTER DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA Zulkifli Pakaya; Satar Saman; Moh. Faisal Dunggio
JAMBURA Journal of Architecture Vol 3, No 1 (2021): JJoA : Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1300.439 KB) | DOI: 10.37905/jjoa.v3i1.12915

Abstract

Peraturan undang-undang Republik Indonesia no. 3 tahun 2005 tentang sistem pada keolahragaan Nasional dijabarkan bahwa olahraga adalah sesuatu segala kegiatan yang bersifat sistematis terpadu yang berkelanjutan yang meliputi pengaturan permainan, pembinaan, dengan mengembangkan potensi kesehatan secara jasmani, rohani maupun sosial. Oleh karena itu pemilihan Gorontalo sebagai lokasi futsal center yaitu mengembangkan serta meningkatkan eksistensi dan citra futsal haruslah dibarengi dengan sarana fasilitas sesuai standar nasional maupun internasional dengan mengacuh pada perarturan Menteri Pemuda Dan Olahraga sebagai sarana untuk pertunjukan permainan futsal dalam bentuk pertandingan resmi maupun event yang dapat memberikan prestasi bagi peminat olahraga futsal. Gorontalo sendiri sudah mempunyai beberapa tim futsal yang mengikuti liga futsal nusantara sejak dari tahun 2017 sampai dengan sekarang. Keterkaitan antara pembangunan futsal center dengan konsep rancangan arsitektur metafora, yaitu penulis memerlukan adanya suatu gebrakan atau terobosan baru pada bangunan olahraga yang memiliki failitas-fasilitas standar dengan bertarap local maupun nasional sehingga nantinya bisa dipadukan secara logis atau unik.
PERANCANGAN RUMAH SAKIT KHUSUS KANKER DI GORONTALO DENGAN PENDEKATAN GREEN ARCHITECTURE BERBASIS HEALING ENVIRONMENT Calvin Wemfried Horman; Muhamad Rizal Mahanggi; Berni Idji
JAMBURA Journal of Architecture Vol 3, No 2 (2021): JJoA : Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1711.93 KB) | DOI: 10.37905/jjoa.v3i2.11915

Abstract

WHO (World Health Organization) menyatakan kanker merupakan penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi di ke-2 dunia. Gorontalo sendiri untuk penderita kanker tergolong tinggi, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo jumlah penderita kanker pada tahun 2018 dengan jumlah 877 orang dan terjadi peningkatan pada tahun 2019 dengan 914 orang. Rumah sakit di Gorontalo belum memiliki standar fasilitas yang memadai dalam menangani penyakit kanker sehingga terjadinya rujukan pengobatan ke luar daerah. Berdasarkan permasalahan yang didapati maka diperlukannya “Perancangan Rumah Sakit Khsus Kanker di Gorontalo dengan pendekatan Green Architecture berbasis Healing Environment” bertujuan untuk memenuhi tunjangan dan kebutuhan dalam peningkatan Kesehatan masyarakat yang berfokus pada pengobatan penyakit kanker di Gorontalo.Metodologi yang diterapkan dalam penyususnan adalah pengumpulan data baik data sekunder maupun data primer yang dapat menunjang proses penyususnan acuan perancangan Rumah Sakit Khusus Kanker di Gorontalo Dengan Pendekatan Green Architecture berbasis Healing Environment, kemudian dilanjutkan dengan metode analisa berupa analisa tapak dan analisa bangunan.Berdasarkan analisa yang dilakukan maka hasil yang diperoleh perancangan Rumah Sakit Khusus Kanker di Gorontalo dengan Pendekatan Green Architecture berbasis Healing Environment yaitu mengonsepkan Rumah Sakit Khusus Kanker yang memadukan dan mengaitkan antara konsep arsitektur hijau (green architecture) yang memperhatikan aspek lingkungan penyembuhan (healing environment) serta memenuhi fasilitas yang menunjang penyembuhan di rumah sakit khusus kanker, sehingga perancangan rumah sakit khusu kanker dapat menjadi salah satu rujukan dan pusat pengobatan kanker di Indonesia.
Asrama Mahasiswa Putri Universitas Negeri Gorontalo Dengan Pendekatan Sustainable Architecture Mohammad Nur Alim Jusuf; Vierta Ramlan Tallei; Elvie Fatmah Mokodongan
JAMBURA Journal of Architecture Vol 3, No 2 (2021): JJoA : Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.917 KB) | DOI: 10.37905/jjoa.v3i2.12930

Abstract

Universitas Negeri Gorontalo merupakan salah satu tujuan utama bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tingkat perguruan tinggi di Provinsi Gorontalo. Mahasiswa yang akan memperoleh pendidikan tidak hanya berasal dari provinsi Gorontalo tetapi juga sebagian besar berasal dari luar provinsi Gorontalo. Akan tetapi, hal ini tidak didukung dengan fasilitas yang memadai. Mahasiswa UNG yang berasal dari luar kabupaten Bone Bolango dan tidak memiliki keluarga/kerabat yang memiliki tempat tinggal dekat dengan kampus akan membutuhkan tempat hunian sementara dengan fasilitas-fasilitas (makan, belanja keperluan sehari-hari, medis, hiburan) yang terjangkau dan dekat dengan kampus. Oleh karena itu, diperlukan sebuah asrama bagi mahasiswa khususnya mahasiswa putri untuk dapat mendukung proses pendidikan.Arsitektur berkelanjutan merupakan representasi konsep bentuk yang dikembangkan berdasarkan respon terhadap isu lingkungan global. Permasalahan pemanasan global dewasa ini menyebabkan ketidaknyamanan fisik. Mahasiswa membutuhkan kenyamanan fisik dalam melakukan aktivitas baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Permasalahan dapat diatasi dengan pemanfaatan pencahayaan dan penghawaan alami melalui prinsip-prinsip arsitektur berkelanjutan. Konsep arsitektur berkelanjutan pada dasarnya adalah suatu cara membangun dimana sejak gagasan, perencanaan, rancangan, pembangunan, penggunaan, sampai ketika bangunan itu dihancurkan kembali, bersandar pada prinsip “Efisiensi Sumber Daya”, terutama sumber daya energi, sumber daya air, dan sumber daya material, namun tetap mengutamakan aspek kemudahan, keamanan, kenyamanan, keindahan, kesehatan dan keselamatan bagi penghuni.Dengan adanya asrama mahasiswa putri UNG ini diharapkan dapat terjadi interaksi sosial yang positif dikalangan penghuni sehingga menjadi sarana untuk dapat mendukung kegiatan yang mengembangkan keterampilan dan kemampuan, membentuk karakteristik mahasiswa, meningkatkan bakat dan minat mahasiswa dan membantu mahasiswa dalam berinteraksi, bersosialisasi, serta beradaptasi di lingkungan yang baru. Kata Kunci: Arsitektur Berkelanjutan, Bangunan Berkelanjutan, Asrama Mahasiswa, Universitas Negeri Gorontalo.
KONSEP EKOWISATA PADA DESAIN KAWASAN PANTAI MINANGA Niniek Pratiwi; Herwin Herwin
JAMBURA Journal of Architecture Vol 4, No 1 (2022): JJoa : Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v4i1.13270

Abstract

Pantai Minanga memiliki keindahan hamparan pasir putih sepanjang kurang lebih 3.000 meter dengan sumber daya alam berupa keanekaragaman hayati, danau, hutan tropis dan hutan mangrove. Pantai Minanga kerap dijadikan tempat untuk menyelenggarakan karapan sapi, mandi safar dan kegiatan lainnya yang menambah daya tarik pantai ini. Kawasan hutan mangrove di Provinsi Gorontalo terdapat di Pantai Utara dan Pantai Selatan yang tersebar di beberapa desa pesisir. Hutan mangrove di Pantai Minanga terbengkalai, belum memiliki pusat studi, dan belum dilestarikan dengan baik oleh masyarakat setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat menghasilkan penelitian dalam bentuk konsep ekowisata  pada  desain kawasan pantai Minanga. Penelitian ini merupakan Penelitian  Kualitatif. Penelitian ini menggabungkan metode analisis SWOT dengan analisis AHP. Pengembangan ekowisata pantai Minanga dianalisis dengan metode SWOT meliputi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil analisis AHP akan menentukan bobot,sedangkan rating didasarkan pada tingkat pengaruh dari masing-masing faktor terhadap pengembangan ekowisata pantai Minanga.

Page 4 of 16 | Total Record : 157