cover
Contact Name
Ahmad Kadir KIlo
Contact Email
ahmad@ung.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jjec@ung.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Educational Chemistry
ISSN : 26557606     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The Journal of Educational Chemistry (JJEC) is the official journal of Chemistry Department, Faculty Mathematic and Natural Science, Gorontalo State University. JJEC is peer-reviewed articles publish articles twice a year in February and August. JJEC typically addresses chemical content, chemical education research, results of thought and research, instructional methods, and laboratory experiments.
Arjuna Subject : -
Articles 193 Documents
Studi Komparasi Kemampuan Pemahaman Konseptual, Algoritmik, dan Grafis Mahasiswa Jurusan Kimia pada Materi Asam Basa Hikaya, Nur’ain; Lukum, Astin; Botutihe, Deasy N.
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 13, No 1 (2018): Februari
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman konseptual, algoritmik, dan grafis mahasiswa jurusan kimia pada materi asam-basa. Sampel penelitian adalah mahasiswa jurusan kimia berjumlah 42 orang, dengan mengunakan jenis penelitian komparatif dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah desain penelitian komparatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes essay sebanyak 12 nomor soal yang digunakan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konseptual, algoritmik, dan grafis. Pengujian hipotesis data pada hasil penelitian diuji menggunakan uji analisis varians satu arah (one way anova) dan uji lanjut uji-tukey. Berdasarkan kriteria pengujian tolak H0 jika Fhitung ³ Ftabel pada taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis data diperoleh Fhitung = 14,30 dan Ftabel = 3,07 atau Fhitung > Ftabel, maka H1 diterima. Disimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konseptual, algoritmik, dan grafis mahasiswa jurusan kimia pada materi asam-basa. Kemampuan pemahaman yang paling tinggi yaitu konseptual, kemudian algoritmik, dan grafis rendah.
Kemampuan Pemahaman Konseptual dan Algoritmik Siswa dalam Menyelesaikan Soal-Soal Larutan Penyangga Hariani, Wa; Laliyo, Lukman A.R.; Musa, Weny J.A.
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 11, No 2 (2016): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konseptual algoritmik siswa dalam menyelesaikan soal-soal larutan penyangga. Data yang digunakan penguasaan konsep lrutan penyangga melalui tes essay sebanyak 10 soal, yang terdistribusi 5 soal tes pemahaman konseptual dan 5 soal pemahaman algoritmik. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA, yaitu Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Telaga dan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Limboto. Pengambilan sampel dilakukan secara acak, diperoleh sampel dari setiap sekolah berjumlah 41 siswa, jadi total keseluruhan sampel berjumlah 82 siswa Tahun Ajaran 2015/2016. Hasil penelitian menunjukan bahwa: kemampuan pemahaman konseptual dan algoritmik siswa dalam menyelesaikan soal-soal larutan penyangga dalam kategori sangat rendah (3,902% dan 39,266%).
Identifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas XI IPA 1 di SMA Negeri 3 Gorontalo Utara Pada Konsep Larutan Penyangga Monoarfa, Zunarti P; Kilo, Akram La; Botutihe, Deasy N.
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 12, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yang bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa terhadap konsep larutan penyangga. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI IPA 1 di SMA Negeri 3 Gorontalo Utara menggunakan tes piihan ganda (multiple choice) dengan alasan terbuka. Instrumen ini dapat membedakan antara siswa yang tahu konsep, tidak tahu konsep dan miskonsepsi. Pengamblan sampel dilakukan dengan cara sampling jenuh. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa miskonsepsi siswa kelas XI IPA 1 di SMA Negeri 3 Gorontalo Utara pada konsep larutan penyangga berada pada kategori tinggi yaitu nilai rata-rata sebesar 44,17%, tahu konsep nilai rata-rata 10,8%, tahu konsep tetapi kurang yakin nilai rata-rata 2,13% dan tidak tahu konsep nilai rata-rata sebesar 42,9%.
Identifikasi Kemampuan Siswa Menyelesaikan Soal Persamaan Reaksi dan Perhitungan Kimia Menggunakan Three-Tier Multiple Choice Diagnostic Instrument Nur, Dian; Sihaloho, Mangara; Bialangi, Nurhayati
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 11, No 1 (2016): Februari
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan siswa menyelesaikan soal persamaan reaksi dan perhitungan kimia dengan menggunakan three-tier multiple choice diagnostic instrument. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Tapa dengan subjek penelitian sebanyak 3 kelas, padakelas XI IPA1, XI2dan XI4 yang keseluruhannya berjumlah 63 siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Instrument penelitian berupa tes three-tier multiple choice diagnostic instrument yang terdiri dari 20 butir soal. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata presentase kemampuan siswa pada materi persamaan reaski adalah 13.76% yang paham, 47.09% yang tidak paham, 39.15% yang mengalami miskonsepsi. Sedangkan perhitungan kimia pada konsep mol adalah 19.05% yang paham, 48.07% yang tidak paham, 32.88% yang mengalami miskonsepsi dan rata-rata keseluruhan presentase kemampuan siswa 16.41% yang paham, 47.58% yang tidak paham, 32.02% yang mengalami miskonsepsi. Hal ini menunjukan bahwa presentase kemampuan siswa SMA Negeri 1 Tapa dalam menyelesaikan soal persamaan reaski dan perhitungan kimia pada konsep mol dengan menggunakan three-tier multiple choice diagnostic instrument tingkat kemmpuannya sangat rendah dan lebih banyak yang dikategorikan siswa tidak paham konsep.
Penerapan Metode Pemecahan Masalah Secara Heuristik Materi Larutan Penyangga Untuk Meningkatkan Keterampilan Metakognisi Siswa Kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 3 Gorontalo Ismail, Siti Hardina; Pikoli, Masrid; Iyabu, Hendri
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 13, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan metakognisi siswa materi larutan penyangga melalui metode pemecahan masalah secara heuristik di kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 3 Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 3 Gorontalo yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data dari penelitian ini diperoleh dari data hasil tes keterampilan metakognisi siswa dan data hasil pengamatan aktivitas guru dan siswa melalui lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode pemecahan masalah secara heuristik dapat meningkatkan keterampilan metakognisi siswa. Keterampilan merencanakan (planning skills) dari 69,42% pada siklus I meningkat menjadi 86,12% pada siklus II. Keterampilan memantau (monitoring skills) dari 60,58% pada siklus I meningkat menjadi 80,96% pada siklus II, sedangkan untuk keterampilan mengevaluasi (evalution skills) dari 51,73% pada siklus I meningkat menjadi 75,19% pada siklus II. Aktivitas guru meningkat dari 62,86% pada siklus I menjadi 81,90% pada siklus II. Aktivitas siswa meningkat dari 63,37% pada siklus I menjadi 77,69% pada siklus II.
Optimasi Waktu Pengadukan dan Volume KOH Sabun Cair Berbahan Dasar Minyak Jelantah Bidilah, Siti Aulia; Rumape, Opir; Mohamad, Erni
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 12, No 1 (2017): Februari
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pembuatan sabun cair berbahan dasar minyak jelantah dengan menggunakan variasi waktu pengadukan dan variasi volume KOH dan karakteristik sabun cair yang dihasilkan dari minyak jelantah. Minyak jelatah dimurnikan melalui tiga tahap yaitu despicing, netralisasi dan bleaching. Selanjutnya diolah menjadi sabun cair, Sabun cair yang dihasilkan yaitu pada waktu pengadukan 35 menit dan 40 menit dan untuk volume KOH yaitu 30 mL. Hasil uji karakteristik sabun cair dengan waktu pengadukan 35 menit menghasilkan kadar air sebesar 10,1%, alkali bebas 0,01%, kadar asam lemak bebas 0,14%, uji pH 10, dan stabilitas busa 40%. Sedangkan untuk sabun cair waktu pengadukan 40 menit menghasilkan kadar air 10,3%, alkali bebas 0,02%, kadar asam lemak bebas 0,12% uji pH 10, dan stabilitas busa 50%. Dari kedua sabun cair yang dihasilkan jika dibandingkan dengan standar SNI sabun cair 06-3532-1994 masih memenuhi standar.
Hubungan Antara Kemampuan Memori Konsep Struktur Atom dengan Hasil Belajar Siswa pada Materi Ikatan Kimia Kelas X IPA 5 SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo Tahun Pelajaran 2016/2017 Ruslan, Rusnawati; Musa, Weny J.A.; Duengo, Suleman
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 13, No 1 (2018): Februari
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan memori konsep struktur atom dengan hasil belajar siswa pada materi ikatan kimia kelas X IPA 5 SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo. Sampel penelitian adalah siswa kelas X IPA 5 yang berjumlah 30 orang, dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah desain penelitian korelasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pilihan ganda sebanyak 10 nomor soal yang digunakan untuk mengetahui kemampuan memori konsep struktur atom dan 14 nomor soal yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa pada materi ikatan kimia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan memori konsep struktur atom dengan hasil belajar siswa pada materi ikatan kimia. Hal ini dapat dilihat dari pengujian hasil hipotesis thitung = 3,05769 ≥ ttabel = 2,052 pada taraf signifikan α = 5% (0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan memori konsep struktur atom dengan hasil belajar pada materi ikatan kimia siswa kelas X IPA 5 SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo.
Kualitas Catatan Siswa Sebagai Media Guru Untuk Mengevaluasi Kemajuan Belajar Termokimia Rabudin, Lisdamayanti; Paputungan, Mardjan; Tangio, Julhim S.
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 11, No 2 (2016): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan kualitas catatan siswa sebagai media guru untuk mengevaluasi kemajuan belajar termokimia. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA Madrasah Aliyah Negeri Batudaa sebanyak 22 orang. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik Sampling jenuh, dimana seluruh anggota populasi digunakan untuk sampel, dengan sampel penelitian yaitu 22 orang. Instrumen penelitian berupa tes autentik atau rubrik yang terdiri dari 5 indikator dan tes essay. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas catatan lengkap dengan persentase 13,63%, kualitas catatan cukup lengkap dengan persentase 63,64%, dan kualitas catatan kurang lengkap dengan persentase 22,73%, dengan indikator penilaiannya yaitu (1) kelengkapan catatan, yang mendapat nilai empat 18,18%, nilai tiga 63,64%, nilai dua 18,18%, (2) penyajian ilustrasi atau gambar, yang mendapatkan nilai dua dengan persentase 36,36%, nilai satu 22,73%, (3) kesesuaian bahasa yang mendapatkan nilai tiga dengan persentase 90,90%, nilai dua 9,10%, (4) originalitas, yang mendapatkan nilai empat dengan persentase 31,82%, nilai tiga 22,73%, nilai dua 45,45%, (5) rapi, yang mendapatkan nilai tiga dengan persentase 59,10%, dan nilai satu 40,90%, adapun hasil belajar yang diperoleh 3 siswa mendapatkan nilai 38-39, 14 siswa mendapatkan nilai 20-29, dan 5 siswa mendapatkan nilai 12-16.
Tingkat Kemampuan Metakognisi Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal-soal Kinetika Kimia Murniati, Murniati; Salimi, Yuszda K.; Musa, Weny J.A.
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 12, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan metakognisi mahasiswa yang mengampuh mata kuliah Kimia Dasar I dengan nilai tinggi, sedang dan rendah dalam menyelesaikan soal-soal kinetika kimia. Jenis penelitian adalah deskripsi kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Negeri Gorontalo, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Jurusan Kimia dengan subjek penelitian mahasiswa pendidikan kimia semester II kelas B sebanyak 20 orang. Istrumen penelitian yang digunakan berupa tes tertulis dan wawancara semi terstruktur. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa yang memiliki nilai tinggi sebanyak 2 orang, mahasiswa yang memiliki nilai sedang sebanyak 14 orang dan mahasiswa yang memiliki nilai rendah sebanyak 4 orang, rata-rata berada pada tingkat tacit use yaitu mahasiswa menggunakan pemikirannya tanpa menyadari mengapa pikiran itu digunakan atau hanya asal-asalan menjawab soal. Oleh karenanya perolehan nilai Kimia Dasar I tidak menunjang pada perolehan tingkat kemampuan metakognisi mahasiswa.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Melaksanakan Penilaian Otentik Sesuai dengan Kurikulum 2013 Melalui Kegiatan Supervisi Akademik di Sekolah Binaan Arief, Afriani
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 13, No 1 (2018): Februari
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Berdasarkan pada Peratuan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2013 tentang perubahan atas peraturan Pemerintah No 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 64 ayat (1) dijelaskan bahwa penilaian hasil belajar oleh pendidik sebagaimana dimaksud dalam pasal 63 ayat (1) butir a dilakukan untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan. Selanjutnya pada ayat (2) penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digunakan untuk (a) menilai pencapaian kompetensi peserta didik, (b) bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar, dan (c) memperbaiki proses pembelajaran. Dari hasil observasi peneliti menunjukkan masih rendah (16,66 %) guru yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan penilaian otentik sesuai dengan Kurikulum 2013 di sekolah binaan SMP Muhamadiyah 2 Gorontalo. Tujuan penelitian yang ingin diperoleh adalah untuk meningkatkan pemahaman, kemampuan, serta keterampilan guru-guru dalam melaksanakan penilaian otentik sesuai dengan kurikulum 2013 di sekolah binaan SMP Muhamadiyah 2 Gorontalo. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan dan observasi, evaluasi dan revisi. Sasaran penelitian adalah guru-guru binaan di SMP Muhamadiyah 2 Gorontalo. Data yang diperoleh berupa hasil pengamatan, lembar observasi, dan instrumen penilaian. Dari hasil analisis didapatkan bahwa peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian otentik sesuai dengan kurikulum 2013 mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (16,665), siklus II (33,33%), dan siklus III (16,66%) kategori sangat baik dan (83,33%) kategori baik. Simpulan dari penelitian ini adalah kegiatan Supervise Akademik secara efektif dapat meningkatkan kemampuan  guru dalam melaksanakan penilaian otentik sesuai dengan kurikulum  2013 di sekolah binaan SMP Muhamadiyah 2 Gorontalo.

Page 6 of 20 | Total Record : 193