cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
ISSN : 24429511     EISSN : 26565862     DOI : -
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) is a scientific publication related to education, Social, and Politics is the result of literature studies, study of issues, and the results of research that develops in the community. This journal uses Indonesian. Publish 2 times every year.
Arjuna Subject : -
Articles 1,497 Documents
PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS SITUS-SITUS SEJARAH BIMA DENGAN MENGGUNAKAN METODE INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SEJARAH LOKAL (Studi Kasus Pada Siswa Kelas XI IPS 1 MAN 2 Kota Bima) Ilmiawan Ilmiawan
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.04 KB) | DOI: 10.36312/jime.v2i1.97

Abstract

rendahnya hasil belajar, dikarenakan oleh pembelajaran yang kurang melibatkan siswa. Maka penelitian ini dengan menggunakan metode Inkuiri pada pembelajaran Sejarah berbasis Situs-situs sejarah Bima dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPS 1 MAN 2 Kota Bima. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pembelajaran sejarah berbasis situs-situs sejarah Bima dengan menggunakan metode Inkuiri untuk meningkatkan pemahaman sejarah lokal pada siswa kelas XI IPS 1 MAN 2 kota Bima. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dilaksanakan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam tiga siklus dengan pendekatan partisipasif antara antara guru dan peneliti, berupa tindakan atau perlakuan dengan menggunakan metode Inkuiri dalam pembelajaran sejarah. Adapun subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 MAN 2 Kota Bima, sedangkan obyeknya dalah diperoleh dari hasil pengamatan kegiatan proses belajar mengajar yang meliputi kegiatan mengajar guru, aktifitas dan kreatifitas siswa, kepala sekolah, dan dokumen arsip, dan foto-foto kegiatan melalui tahapan Planning, Acting, Observing dan Reflecting. Setelah dilakukan tindakan maka dapat dilihat hasilnya melalui data sebagai berikut: Sedangkan untuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sejarah kelas XI IPS 1 MAN 2 Kota Bima adalah 75 dengan persentase ketuntasan minimal yang tentukan 80%. Sedangkan persentase ketuntasan minimal untuk skala sikap pemahaman sejarah lokal adalah 80%. Setelah dilakukan tindakan selama tiga siklus ternyata berhasil dengan baik terbukti dari kondisi prasiklus pencapaian KKM 28,57% dengan nilai rata-rata 73,02 selanjutnya siklus I mencapai ketuntasan dengan persentase 57,14% dengan nilai rata-rata 75,2, kemudian siklus II mencapai ketuntasan dengan persentase 82,85% dengan nilai rata-rata 79 sedangkan Siklus III mencapai ketuntasan dengan persentase 100% dengan nilai rata-rata 82,85. Sedangkan nilai pemahaman sejarah lokal  berdasarkan hasil nilai skala sikap dari data angket setiap siklus mengalami peningkatan mulai dari prasiklus dengan persentase ketuntasan mencapai 14,28% dengan nilai rata-rata nilai 75,88, pada siklus I mencapai persentase 71,42%  dengan nilai rata-rata 80,54, siklus II mencapai persentase 91,42% dengan nilai rata-rata 82,71 sedangkan pada siklus III mencapai persentase 100% dengan nilai rata-rata 84,57
MODEL LATIHAN IMAGERY TERHADAP KETEPATAN FLOATING SERVICE ATLET VOLI PANTAI NTB Johan Irmansyah; Muhammad Ridwan Lubis; Andi Gilang Permadi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.857 KB) | DOI: 10.36312/jime.v4i2.418

Abstract

Floating Service adalah jenis servis dimana jalannya bola dari hasil pukulan servis itu tidak mengandung putaran, dengan kata lain bola berjalan mengapung atau mengambang. Dengan demikian tingkat kesulitan dalam melakukan floating service lebih tinggi jika dibandingkan dengan servis normal. Selain membutuhkan teknik servis yang baik, dibutuhkan pula mental dan kepercayaan diri seorang atlet, hal ini berhubungan erat antara imagery dan penampilan atlet dalam olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah model latihan Imagery terhadap Ketepatan Floating Service pada Atlet Voli Pantai NTB. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau yang sering disebut research and development yang mana digunakan untuk menghasilkan sebuah produk yang diinginkan. Penelitian R&D ini menggunakan 10 langkah sesuai dengan pendapat Sugiyono. yaitu: (1) Studi pendahuluan (analisis kebutuhan), (2) perencanaan (tujuan penelitian, dana, waktu, prosedur penelitian, berbagai bentuk partisipasi, (3) mengembangkan produk awal (perencanaan draft awal produk), (4) ujicoba awal (mencoba draft produk ke wilayah dan subjek yang terbatas), (5) revisi untuk menyusun produk utama, (6) uji coba lapangan utama (uji coba ke wilayah dan subjek yang lebih luas), (7) revisi untuk menyusun produk operasional, (8) uji coba produk operasional (uji efektif produk), (9) revisi produk final (revisi produk yang efektif), dan (10) diseminasi dan  implementasi  produk  hasil  pengembangan. Penelitian ini dilakukan pada UKM Bola Voli IKIP Mataram untuk uji coba skala kecil, Klub Bola Voli Lombok Tengah untuk skala besar, dan Klub Voli Pantai NTB untuk uji efektifitas produk akhir. Pengumpulan data berupa panduan analisis kebutuhan yang dikemas dalam wawancara, kuesioner obeservasi sistematik pada uji skala kecil dan skala besar dan lembar penilaian atlet. Teknik analisis data untuk validitas instrument menggunakan formula Aiken’s V (content validity coefficient)/ V= Σs/ [n(c-1)], dan uji produk menggunakan rumus P= f/n x (100%) dengan standar klasifikasi kelayakan. Berdasarkan dari hasil penelitian yaitu studi pendahuluan, uji skala kecil dan skala besar yang telah dilakukan dengan percobaaan floating service dinyatakan bahwa penilaian para ahli terhadap model latihan imagery untuk meningkatkan ketepatan floating service dikatakan ‘layak’ untuk diterapkan di lapangan
Peningkatan Level Berpikir Aljabar Siswa Berdasarkan Taksonomi SOLO Pada Materi Persamaan Linier Melalui Pemberian Scaffolding Anis Farida Jamil
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.091 KB) | DOI: 10.36312/jime.v3i1.34

Abstract

The aim of this research is to describe students’ level of algebraic thinking based on SOLO model in linier equation material and improving students’ level of algebraic thinking by giving scaffolding to students. This research was done to the eighth grade students of Muhammadiyah 1 Malang Junior High School who have already learnt about linier equation. Six students were taken as the subjects of the research with the specification that two students had unistructural level of algebraic thinking, other two students had multistructural level of algebraic thinking, and the last two students had relational level of algebraic thinking. Based on the result of the research, the researcher finds that students’ levels of algebraic thinking were increased by giving scaffolding in written test 1.  One of two students with unistructural level of algebraic thinking could increase the level into multistructural and the other could increase the level into relational. Other two students who were in multistructural level of algebraic thinking, both of them, could increase the level into extended abstract level. In addition, the last two students with relational level of algebraic thinking, both of them, could increase their level into extended abstract level.
Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP) Dengan Pembinaan Berkelanjutan SDN 1 Nyerot Kecamatan Jonggat Lalu Darmayadi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.211 KB) | DOI: 10.36312/jime.v4i1.320

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang bertujuan untuk mendeskripsikan pembinaan berkelanjutan dapat meningkatkan aktivitas serta kemampuan guru dalam menyusun RPP di SD Negeri 1 Nyerot. Rumusan masalah yang tersusun dalam penelitian ini adalah apakah melalui pembinaan berkelanjutan dapat meningkatkan aktivitas serta kemampuan guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan selama 3 bulan yaitu pada bulan September 2017 sampai dengan bulan Nopember 2017 Siklus I dilaksanakan pada tanggal 4 September 2017 dan Siklus II pada tanggal 25 Nopember 2017. Penelitian ini dirancang dengan dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tugas tertulis dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menyusun RPP dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan dari data diperoleh selama melaksanakan siklus I aktivitas guru sebesar 3 orang atau 27,27% kategori sangat aktif , sebanyak 5 orang atau 45,46% kategori aktif, dan 3 orang atau 27,27% kurang aktif, sedangkan pada siklus II yang sangat aktif 3 orang atau 27,27% , katagori aktif 8 orang atau 72,73%, sehingga kemampuan guru dalam menyusun RPP dalam siklus I sebesar 2 orang dan siklus II sebesar 6 orang yang ditunjukkan dengan pencapaian nilai 71 – 85 dan 5 orang yang ditunjukkan dengan pencapaian nilai 86 – 100.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERPIKIR MELALUI PERTANYAAN (PBMP) DENGAN MEDIA ONLINE EDMODO DAPAT MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA DALAM PELAJARAN IPA PADA POKOK BAHASAN SISTEM TATA SURYA PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 MATARAM Lalu Suwarno
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.492 KB) | DOI: 10.36312/jime.v3i2.197

Abstract

Tujuan dalam pembelajaran IPA yang dianggap penting oleh guru adalah penguasaan konsep IPA. Pemahaman konsep dalam IPA merupakan hal yang paling mendasar dalam mempelajari IPA. Dengan memahami konsep, peserta didik bisa mengembangkan kemampuannya dalam belajar IPA dan menerapkan konsep tersebut untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari hari dan keterkaitan IPA dengan mata pelajaran yang lain. Penelitian bertujuan penerapan model pembelajaran PBMP dalam pembelajaran  IPA yang dipadukan dengan media online edmodo  sangat perlu dilakukan.  Penelitian  tindakan kelas ini merupakan salah satu upaya  penerapkan model pembelajaran  PBMP dengan menggunakan media online edmodo untuk meningkatkan penguasaan konsep sistem tata surya  di SMPN 2 Mataram. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Dari hasil kegiatan pembelajaran  yang telah dilakukan selama dua siklus serta  berdasarkan pembahasan yang sudah diuraikan dalam bab IV sebelumnya,  maka peneliti dapat menarik kesimpulan sebagai berikut: Penggunaan Model PBMP dengan media online edmodo dapat meningkatkan penguasaan konsep Ilmu Pengetahuan Alam  siswa kelas VIII-B di SMP Negeri 2 Mataram dengan data sebagai berikut : Pada siklus kesatu hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam  adalah 75,9 sedangkan pada siklus kedua hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam  adalah 83,9,  berarti mengalami kenaikan sebesar 8 point.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERORIENTASI PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISW Erma Rahayu; Ali Imran
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.963 KB) | DOI: 10.36312/jime.v3i1.134

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di MTs Islahul Ikhwan Mispalah Praya diketahui bahwa penggunaan  LKS yang belum dapat mengembangkan keterampilan berpikir kreatif siswa, dan LKS yang dipergunakan terkesan memiliki tampilan yang kurang menarik dan kurang lengkap sehingga minat belajar siswa kurang aktif dan cenderung pendiam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan LKS Biologi Berorientasi Pembelajaran Inukuiri untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa pada materi pencemaran lingkungan kelas VII MTs Islahul Ikhwan Mispalah Praya Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Tahapan  Penyusunan LKS ini menggunakan model pengembangan 4-D terdiri dari Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Namun tidak sampai tahap penyebaran dikarenakan keterbatasan waktu dan biaya penelitian. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar validasi, observasi keterlaksanaan pembelajaran (RPP), lembar observasi keterampilan berpikir kreatif, dan angket respon siswa. Data dianalisis menggunakan pendekatan  secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembanagan LKS biologi berorientasi pemebelajaran inkuiri layak digunakan dengan tingkat kevalidan ( dari bahasa, kegrafisan, kelayakan isi dan penyajian) sebesar 4. Keterlaksanaan pembelajaran mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 97,058 ( kategori sangat baik), keterampilan berpikir kreatif siswa mengalami peningkatan dari 3,39 menjadi 3,5 dengan kategori baik, sedangkan nilai rata-rata respon siswa diperoleh sebesar 85,16 % (kategori sangat praktis). Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa LKS Biologi Berorientasi Pembelajaran Inkuiri yang dikembangkan dinyatakan valid dan layak untuk digunakan serta dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa.
PENGELOLAAN SUMBERDAYA AIR DAERAH IRIGASI WADUK BATUJAI KABUPATEN LOMBOK TENGAH UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI PADI Wardatul Jannah
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.426 KB) | DOI: 10.36312/jime.v2i1.350

Abstract

Daerah penelitian adalah Waduk Batujai yang terdapat di Kabupaten Lombok Tengah dan memiliki delapan daerah irigasi dan luas lahan pertanian  yang diairi ±8000 Ha  tersebar di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Praya Barat, Kecamatan Praya Barat Daya dan Kecamatan Jonggat.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengidentifikasi seberapa besar ketersedian sumberdaya air yang ada di daerah irigasi Waduk Batujai. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang pengumpulan datanya dilakukan dengan dua cara yaitu: survei instansional dan survei lapangan. Perhitungan ketersediaan air menggunakan data runoff yang dihasilkan dari perhitungan dengan menggunakan metode Thoronthwaite-Mether dan data debit yang di dapatkan dari kantor pengamatan air waduk Batujai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan air daerah irigasi Waduk Batujai berdasarkan metode Thronthwaite-Mather diperoleh hasil total air waduk dalam satu tahun yaitu 64.734.620 m3. Sedangkan hasil perhitungan ketersediaan air waduk menggunakan data sekunder total air waduk dalam satu tahun sebesar 18.796.203 m3. Perimbangan antara ketersediaan air waduk baik yang menggunakan metode Thronthwaite-Mather maupun data debit hasil pengamatan dengan kebutuhan air irigasi, kelebihan air lebih banyak dibandingkan dengan kekurangan air hal ini berarti bahwa pola tanam padi – padi – palawija untuk daerah penelitian masih bisa diterapkan dan untuk mendapatkan hasil produksi padi yang tinggi maka pola tanam harus disesuaikan dengan ketersediaan air yang ada
PENGARUH LATIHAN HEXAGON DRILL WITH BARRIES DENGAN INTERVAL TRAINING 1:3 DAN 1:5TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI DAN KELINCAHAN (Studi pada atlit bulutangkis PB Garuda mataram) Andi Gilang Permadi; Muhammad Ridwan Lubis
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.309 KB) | DOI: 10.36312/jime.v3i1.25

Abstract

Permainan bulutangkis sarat berbagai kemampuan dan keterampilan gerak yang komplek. Dimana seorang pemain harus melakukan gerakan-gerakan seperti lari cepat, berhenti secara cepat lalu segera bergerak lagi, gerak meloncat, menjangkau, dan memutar badan dengan cepat, melakukan langkah lebar tanpa kehilangan keseimbangan tubuh.Oleh karena itu pemain bulutangkis sangat penting memiliki derajat kondisi fisik yang prima.Seorang pemain bulutangkis untuk mendapatkan suatu kondisi fisik yang prima tentunya harus berlatih dengan benar. Apalagi pada zaman sekarang ini karakteristik permainan bulutangkis telah mengalami perubahan, dari permainan gaya ortodok (lama) beralih pada permainan gaya modern. ”Untuk permainan gaya ortodok lebih mengutamakan faktor keindahan untuk ditonton, sedangkan gaya bermain modern mengutamakan bagaimana untuk memenangkan pertandingan itu dalam  tempo  yang  se-singkat-singkatnya.Adapun  jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah eksperimental.Rancangan dalam penelitian ini adalah randomized control group pretest-posttest (Maksum, 2012:98). Penelitian ini meneliti populasi sebanyak 30 atlet/pemain yang dibagi kedalam 3 kelompok, 1 kelompok Hexagon drill with barries 1:3, 1 kelompok Hexagon drill with barries 1:5 dan 1 kelompok kontrol. Dari penilitian dan analisa data yang dilakukan dengan menggunakan uji t paired, uji Manova, uji Post-hoc dengan LSD, maka diperoleh hasil penelitian: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan pelatihan Hexagon drill with barriesdengan interval training 1:3 dan 1:5 terhadap power otot tungkai dan kelincahan pada atlet bulutangkis PB Garuda, 2) Terdapat perbedaan pengaruh terhadap power otot tungkai dan kelincahan dari pelatihan Hexagon drill with barriespada atlet bulutangkis PB Garuda, 3) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan Hexagon drill with barriesdengan interval training 1:3 dan 1:5. Serta latihan Hexagon drill with barries dengan interval training 1:5 lebih efektif meningkatkan power otot tungkai dan kelincahan atlit bulutangkis PB Garuda.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN AKTIF PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SANO NGGOANG KABUPATEN MANGGARAI BARAT TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Elias Ambun
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.406 KB) | DOI: 10.36312/jime.v2i1.292

Abstract

Siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sano Nggoang Kabupaten Manggarai Barat, setelah belajar bahasa Inggris belum mampu  juga menggunakan bahasa Inggris dalam berkomunikasi sekalipun dalam bentuk yang sederhana. Bahkan yang lebih tragis lagi, belakangan ini timbul kecenderungan bagi siswa untuk membenci pelajaran bahasa  Inggris karena  mereka menganggap bahwa pelajaran bahasa Inggris suatu yang membosankan dan menakutkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus 1 ditemukan bahwa adanya peningkatan persentase ketuntasan dalam tes evaluasi pada perbaikan 1 dan tes evaluasi perbaikan 2. Setelah perbaikan siklus 1 persentase ketuntasan ada peningkatan menjadi 69%. Meskipun ada peningkatan penguasaan materi berbicara mata pelajaran bahasa Inggris pada perbaikan 1 masih perlu perbaikan lagi dikarenakan belum mencapai ketuntasan yang diinginkan. Kemudian dilakukan perbaikan siklus 2, nilai ketuntasan belajar mengalami kenaikan yang signifikan yaitu 99%. Pada siklus 2 ini ketuntasan belajar secara klasikal telah tercapai sehingga tidak perlu lagi diadakan perbaikan. Suasana pembelajaran yang kondusif sangat membantu siswa dalam belajar sehingga tindakan perbaikan pembelajaran I dan II dapat tercapai. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan pada dua siklus dengan teknik pembelajaran aktif dalam pembelajaran bahasa Inggris pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sano Nggoang kabupaten Manggarai Barat dapat disimpulkan bahwa dengan teknik pembelajaran aktif dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa kelas VII. Hasil penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus ternyata hipotesis yang dirumuskan telah terbukti kebenarannya. Artinya bahwa dengan menerapkan teknik pembelajaran aktif dalam pembelajaran bahasa Inggris ternyata dapat meningkatkan keterampilan berbicara mata pelajaran bahasa Inggris siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sano Nggoang Tahun Pelajaran 2015/2016. Hal ini ditunjukkan hasil belajar pada akhir siklus II dengan banyaknya siswa yang tuntas mencapai 99 % dan nilai rata-ratanya 90. Sedangkan indikator kinerja penelitian yang peneliti tetapkan adalah sekurang-kurangnya 75 % siswa mendapat nilai hasil belajar bahasa Inggris lebih dari atau sama dengan 60 dan sekurang-kurangnya 90 nilai rata-rata kelas dalam pembelajaran bahasa Inggris. Dengan demikian indikator tersebut telah tercapai. Berkaitan dengan hal tersebut di atas penerapan teknik pembelajaran aktif dapat dilaksanakan untuk meningkatkan praktik-praktik pembelajaran bahasa Inggris di kelas VII sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif dan efektif serta menyenangkan
EFEKTIFITAS STRATEGI PENGAJARAN EDUTAINMENT DENGAN METODE PICTURE AND PICTURE TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI POKOK HIMPUNAN PADA SISWA KELAS VII MTs. DARUSSALAM BERMI TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Herjan Haryadi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (959.018 KB) | DOI: 10.36312/jime.v3i2.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaaan yang signifikansi terhadap konsentrasi belajar matematika antara siswa yang diajarkan menggunakan strategi pengajaran edutainment  dan metode Konvensional dalam pembelajaran matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Darussalam Bermi Tahun ajaran 2016/2017. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 2 kelas yaitu kelas VII B dan kelas VII C dengan jumlah 71 siswa. Dalam penelitian ini, desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian yang bersifat eksperimen. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik Simple Random sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode Angket/Quesioner sebagai metode pokok, sedangkan metode observasi dan metode dokumentasi digunakan sebagai metode bantu. Teknik analisis data menggunakan uji-t test yang sebelumnya dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas yang dianalisis dengan menggunakan program Microsoft Excel 2007 maupun perhitungan uji-t test Pooled Varians dan didapatkan t hitung  sebesar 7,257 dan interperestasikan  pada t table  dengan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai  t table yaitu 2,014 karena t hitung  t table , maka menunjukkan bahwa  terdapat perbedaaan konsentrasi belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan strategi pengajaran edutainment . Lebih lanjut dari hasil analisa data diperoleh nilai rata-rata skor total kelompok eksperimen yaitu 78,15 dan 59,66 pada kelompok kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa yang diajarkan dengan strategi pengajaran edutainment memiliki rata-rata konsentrasi belajar  lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajarkan menggunakan metode Konvensional, dan secara signifikansi kedua metode pembelajaran memliki nilai perbedaan yang menunjukkan strategi pengajaran edutainment lebih efektif ditinjau dari konsentrasi belajar

Page 8 of 150 | Total Record : 1497


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober) Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus) Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April) Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari) Vol 10, No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober) Vol 10, No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mandala Education ( Agustus) Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mandala Educartion (April) Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari) Vol 9, No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober) Vol 9, No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Edcation (Agustus) Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April) Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober) Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari) Vol 7, No 4 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education Vol 7, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Mandala Education Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) More Issue