cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
ISSN : 25488112     EISSN : 26228890     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 923 Documents
RANCANGAN PROTOTIPE DE-ICING DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR DS18B20 BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO UNO Rizal Nur Fauzi; Yuyun Suprapto; Romma Diana Puspita
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.685 KB)

Abstract

Cuaca dalam penerbangan memang tidak bisa dipastikan secara pasti, maka ketika pesawat terbang dalam ketinggian yang sudah ditentukan, pilot harus tetap berkomunikasi pada pihak ATC (Air Traffic Control) untuk mengetahui cuaca yang akan dilewati pesawat tersebut. Dalam suatu ketingian tertentu bisa saja terjadi cuaca ekstrim yang menyebabkan pesawat mengalami pembekuan es pada bagian tertentu seperti pada bagian Wing Leading Edge yang menyebabkan beban pesawat bertambah berat dan pesawat tidak mendapatkan gaya angkat karena perbedaan antara atas dan bawah wing maka dibuat alat penghancur es yang disebut dengan De-Icing. De-Icing adalah sebuah sistem penghilang atau penghancur es pada bagian pesawat. sistem ini sangat penting dalam penerbagan karena ketika ada pembekuan es pada wing akan menyebabkan pesawat kehilangan lift karena aliran udara tidak streamline/stabil. Pada rancangan prototipe De-Icing ini akan digunakan sensor suhu DS18b20 yang berfungsi untuk mendeteksi suhu dingin dibawah 5°C, ketika sensor mendeteksi suhu dibawah 5°C selanjutnya akan mengirimkan input kepada mikrokontroller, mikrokontroller akan memberikan input kepada relay yang akan mengaktifkan De-Icing yang sudah diproses oleh mikrokontroller itu sendiri. Saat relay mengaktifkan De-Icing yang telah disetting oleh mikrokontroller untuk 5 detik pertama relay mengaktifkan De-Icing (menggembang) dan setelah 5 detik akan mendapatkan jeda waktu selama 2 detik, untuk 2 detik De-Icing akan nonaktif (mengempis) sistem ini akan continue atau berlanjut dan akan cut off ketika sensor suhu mendeteksi suhu sudah diatas 5°C. Dari hasil perbandingan dari pengujian antara beberapa sensor suhu seperti Lm35, Thermistor dan Ds18b20. Maka untuk sensor suhu yang digunakan untuk De-Icing system adalah DS18b20 dimana jangkuan sensitivitasnya mencapai -55°C hingga 125°C dan saat sensor DS18b20 ditempelkan dengan es dalam waktu 50detik mencapai 2.44°C. Maka bisa disimpulkan sesor DS18b20 memiliki jangkuan sensitivitas yang akurat dan mempunyai kestabilan suhu sampai dibawah 5°C.
RANCANGAN SUPERVISORY CONTROL AND DATA ACQUISITION (SCADA) DENGAN SMART PROTECTION BERBASIS ARDUINO MENGGUNAKAN APLIKASI INTERNET OF THING ANDROID DI TERMINAL BANDAR UDARA SYAMSUDIN NOOR BANJARMASIN DENGAN ONE CENTRAL ACCOUNT Vicky Wibawa Ramdani; Kustori Kustori; Supriyanto Supriyanto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.439 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatur sistem penerangan di terminal bandar udara Samsudin Noor Banjarmasin. SCADA ini juga dapat diatur dengan mudah oleh para teknisi, karena dapat di control melalui handphone android mereka dan tentunya akan tetap aman karena dilengkapi dengan smart protection berupa identifikasi kamera dan finger print. Jadi sebelum digunakan, para teknisi akan diarahkan untuk mendaftar pada suatu aplikasi pada handphone android mereka, lalu pada saat mendaftar, pegawai akan di ambil foto dan sidik jari mereka di aplikasi tersebut. Setelah itu, pada aplikasi tersebut dapat menyimpan sebuah data yang berisi siapa dan kapan seseorang yang telah mengontrol pencahayaan pada saat itu, dan pada suatu central account dapat memonitor aplikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan Arduino sebagai media kontrol dan akan di control melalui handphone android yang dibantu melalui sebuah aplikasi berbasis internet of thing. Penulis hanya mebuat alat ini untuk mengontrol pencahayaan di terminal, karena denga adanya SCADA ini, maka pegawai tidak perlu lagi kesusahan untuk berjalan ke terminal dan mencari saklar – saklar lampu di terminal. Hasil penelitian menunjukkan untuk membantu mempermudah teknisi dalam mengontrol pencahayaan di terminal dan sekaligus belajar bagaimana cara menggunakan kecanggihan android di jaman modern ini.
ALAT PERAGA GROUND SPOILER PADA SAAT LANDING MENGGUNAKAN SENSOR INFRAMERAH BERBASIS ARDUINO Anang Febri Saputra
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.23 KB)

Abstract

Spoiler atau lift dumper adalah perangkat yang dimaksudkan untuk mengurangi lift di pesawat. Spoiler berada di permukaan atas sayap yang dapat diperpanjang ke atas ke aliran udara dan merusaknya. Ground spoiler mengurangi daya angkat serta meningkatkan hambatan dan digunakan saat mendarat. Dengan sensor kecepatan yang ada di wheel berupa transduser yang akan memberi inputan untuk membuka spoiler waktu pendaratan, dalam rancangan ini penulis menggunkan sensor inframerah pada wheel untuk menggantikan transduser pada aslinya, yang akan memberi inputan pada arduino setelah melewati batas setting point yang ditentukan arduino akan memerintahkan motor servo untuk membuka atau menggerakan spoiler. Pada hasil pengujian alat peraga ini sebagaimana mestinya yang mana dicantumkan pada bab 4, dengan batasan RPM 1000 servo harus bergerak atau spoiler up dan alat peraga ini bekerja sebagaimana mestinya dengan melalui beberapa pengetesan yaitu pada RPM 100,300 dan 1000 dan pada RPM diatas 1000 spoiler bergerak keatas atau up, dari pengetesan diatas maka alat peraga sudah berjalan sebagaimana mestinya.
DAMPAK KENAIKANN HARGA TIKET PESAWAT UDARA TERHADAP MINAT PENGGUNA JASA PENERBANGAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUANDAANALISA Amira Fadhila; Ridho Rinaldi; Dani Chandra1
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) 1-8
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.403 KB)

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh pengamatan penulis mengenai kenaikan harga tiket pesawat pada akhir tahun 2018 hingga saat ini, perubahan harga tiket pesawat udara ini menyebabkan tingkat perkembangan pengguna jasa penerbangan berfluktuasi. Rumusan masalah penelitian ini yaitu apakah kenaikan harga jual tiket pesawat berdampak signifikan terhadap minat pengguna jasa penerbangan dan bagaimana model peramalan atau forecasting jumlah penumpang domestik di PT (Persero) Angkasa Pura I cabang Bandar Udara Internasional Juanda dengan metode Time Series Regression. Metode pengolahan data pada penelitian ini menggunakan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS). Dan pengumpulan data didapatkan dengan metode observasi langsung di lapangan, wawancara, dan studi kepustakaan. Dari hasil survei yang diolah dengan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) disimpulkan penurunan jumlah penumpang di Bandara Juanda untuk penerbangan domestik sebesar 42.036 penumpang kali setiap penambahan bulan berjalan dan menunjukkan bahwa 88,9% kenaikan harga ini tidak disertai dengan perubahan layanan yang lebih baik dari maskapai itu sendiri. Yang menyebabkan 66,7% pengguna jasa penerbangan memilih untuk berganti moda transportasi sampai membatalkan penerbangannya.
RANCANG BANGUN KONTROL DAN MONITORING BATERAI UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY (UPS) MENGGUNAKAN ENERGI HYBRID DENGAN KONSEP INTERNET OF THING (IOT) Ade Akbar Mukhlisin; Suhanto Suhanto; Lady Silk Moonlight
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.15 KB)

Abstract

UPS (Uninterruptible Power Supply) adalah suatu sistem energi cadangan yang digunakan apabila catu daya utama mengalami kegagalan. Saat ini sistem UPS masih bergantung pada sumber dari PLN, dalam hal tersebut PLN mendapatkan energi listrik dari energi yang tidak dapat diperbarukan seperti minyak dan batu bara. Melihat permasalahan krisis energi harus ada penanganan yang lebih terarah agar krisis energi tidak semakin parah. Energi minyak dan batu bara yang terus menerus digunakan tidak dapat menjanjikan dan akan selalu berkurang dan pada suatu titik akan mengalami kehabisan. Hal inilah yang menjadi permasalahan di masyarakat, beberapa penghematan telah banyak dilakukan demi meminimalisir penggunaan energi yang tidak dapat diperbarui tersebut. Pada penelitian ini penulis ingin membuat salah satu solusi yang dapat menghemat penggunakan energi yang tidak dapat diperbarukan tersebut yaitu rancang bangun kontrol dan monitoring baterai UPS menggunakan energi hybrid dengan konsep Internet Of Thing. Dimana energi hybrid ini menggunakan gabungan antara solar cell dan generator DC. Solar cell mengubah energi matahari ke energi listrik dan Generator DC untuk mengubah energi gerak ke energi listrik. Sistem yang penulis gunakan yaitu penggunaan solar cell dan generator DC secara bersama sama dihubungkan ke sensor arus dan sensor tegangan diteruskan melalui buck boost converter dan solar charger controller untuk di simpan di dalam sebuah baterai (UPS), lalu hasilnya di proses oleh Arduino nano dan ESP8266 guna dapat di monitoring dimana saja dan kapan saja melalui koneksi jaringan internet dengan aplikasi yang ada di smartphone android. Tujuan dari rancangan ini ialah mengurangi pemakaian energi konvensional yang masih bergantung pada bahan bakar fosil atau bersifat terbatas dan bersifat merusak lingkungan. Dalam kontrol dan monitoring pengguna dapat mengakses melalui aplikasi smartphone menggunakan via internet.
ALAT PERAGA BALANCE TAB PADA ELEVATOR MOVEMENT BERBASIS MICROCONTROLLER ARDUINO NANO SEBAGAI PENUNJANG PEMBELAJARAN PADA POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA. Akmal Fikri Ananda; Rudi Fikus Prihanto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)0
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.942 KB)

Abstract

Hanggar harus memiliki baik alat maupun tempat penyimpanan sebagai penunjang pembelajaran praktikum untuk mendapatkan basic knowledge dari suatu teori yang dipelajari di kelas, maka diperlukan suatu alat praktikum sebagaimana penunjang dalam pembelajaran penerapan teori lapangan. Dalam hal ini maka diperlukan suatu alat praktikum yang dapat bertahan dengan jangka waktu yang relatif lama, hal ini dikarenakan bersifat continue dalam penggunaannya. Dalam penelitian ini, alat peraga yang dimaksud menggunakan microcontroller arduino nano sebagai system analog convert digital. Yang nantinya berfungsi sebagai mekanisme penggeraknya adalah servo motor sebagai output digital dan variable resistor sebagai input analog. Hasil pengujian alat peraga ini sebagaimana yang dicantumkan dalam bab 4, dan terbukti alat peraga ini bekerja sebagaimana mestinya dan siap untuk dipakai dalam visualisasi ketika pembelajaran di kelas khusunya pelajaran Flight Control dan Autoflight karena alat peraga ini mudah di bawa kemana – mana ( efiseiensi).
RANCANG BANGUN TDC FINDER TOOL UNTUK ENGINE CONTINENTAL GTSIO-520 PADA ENGINE SHOP PROGRAM STUDI TEKNIK PESAWAT UDARA DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Fauzi Iksan Kaharuddin; Sudjud Pratjitno; Wasito Utomo
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.14 KB)

Abstract

Engine Continental GTS IO-520 merupakan engine pesawat bertipe opposed engine. Seri ini banyak digunakan pada pesawat Super Viking, Beech Bonanza, dan Cessna 185/206/400. Performance engine dilihat juga pada jumlah kompresi yang terdapat dalam cylinder. Jika jumlah kompresinya tidak sesuai dengan standarnya maka akan mempengaruhi peforma dari engine tersebut. Pengerjaan compression test pada engine salah satu maintenance engine yang terdapat pada maintenance manual yang bertujuan untuk mengetahui kebocoran yang terjadi di cylinder, valve, dan piston ring. Kegiatan praktik compression test harus terlebih dahulu menentukan posisi Top Dead Center agar mendapatkan kompresi yang tinggi. Namun untuk menentukan posisi Top Dead Center masih menggunakan cara manual dengan jari atau screw driver. Dengan cara tersebut dinilai masih kurang efesien dalam praktik compression test di engine shop Politeknik Penerbangan Surabaya. Berdasarkan hal tersebut, perlu adanya alat yang inovasi untuk membuat TDC Finder Tool yang lebih efisiensi dalam menentukan posisi TDC. Alat ini digunakan untuk membantu taruna mempersingkat waktu dan lebih akurat untuk menentukan posisi TDC pada Engine Continental GTS IO-520 dalam proses pembelajaran praktik compression test di engine shop Politeknik Penerbangan Surabaya.
PROTOTIPE KONTROL DAN MONITORING DISTRIBUSI JARINGAN LISTRIK FASILITAS SISI UDARA BERBASIS MIKROKONTROLER DI BANDARA Dio Arvi Armadani; Rifdian Indrianto Sudjoko; Sunaryo Sunaryo
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.592 KB)

Abstract

Fasilitas sisi udara merupakan bagian bandara yang berhubungan dengan kegiatan take off (lepas landas) dan landing (pendaratan). Fasilitas sisi udara yang termasuk dalam beban vital yang harus dijaga suplainya untuk mencegah terjadinya pemadaman. Pada kondisi saat ini, segala urusan teknis mengenai distribusi listrik masih dilakukan secara manual. Hal yang dilakukan teknisi ini dipandang kurang efisien karena belum adanya kontrol dan monitoring jarak jauh secara otomatis menggunakan PC. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah spekulatif-empiris dimana teori disusun atas dasar pengetahuan umum yang kemudian disusun hipotesis serta di uji dan didapatlah suatu hasil pengujian. Metode dalam penelitian ini adalah metode secara deskriptif yang dimana pengumpulan datanya memungkinkan penulis untuk menghasilkan deskripsi tentang rancangan alat yang diteliti. Untuk mengatasi hal tersebut, penulis bermaksud untuk merancang sebuah alat kontrol dan monitoring distribusi jaringan listrik pada fasilitas sisi udara secara otomatis menggunakan mikrokontroller dengan bantuan sensor arus dan sensor tegangan. Setelah diketahui nilai arus dan tegangan yang menuju ke beban selanjutnya akan ditampilkan pada PC sebagai Human Machine Interface. Berdasarkan hasil pengujian rancangan diperoleh hasil bahwa prototipe yang disusun telah dapat beroperasi secara normal sesuai dengan kondisi yang diinginkan.
ANALISIS PEMETAAN MASALAH PADA PERAWATAN PESAWAT UDARA DENGAN MENGGUNAKAN METODE HUMAN FACTOR ANALYSIS AND CLASSIFICATION SYSTEM (HFACS) Mochamad Aditya Ramadhan Setyawan; Moch. Rifa’i; Ajeng Wulansari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.892 KB)

Abstract

Faktor penyebab utama kecelakaan transportasi udara di Indonesia sekitar 75 – 80% adalah defisiensi kinerja manusia, berdasarkan data dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pada tahun 2016. Karena faktor manusia merupakan presentase tertinggi di Indonesia maka dibutuhkan metode-metode untuk menginvestigasi dan menganalisis kecelakaan terkait faktor manusia. Ada beberapa metode untuk menganalisis faktor manusia dan perannya dalam aktivitas aeronautika antara lain Human Errors dan Human Factor Analysis and Classification System (HFACS). Berdasarkan hasil data yang didapat bahwa faktor yang paling dominan dari lapisan human error yaitu error, violation, mistake dan paling sedikit slip and lapses. Hasil dari data yang didapat dan dianalisis menggunakan metode Human Factor Analysis and Classification System (HFACS) diperoleh lapisan dari yang paling dominan yaitu unsafe act operator, precondition for unsafe act, unsafe supervision dan organizational influences.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE KONTROL DAN MONITORING FLOODLIGHT SECARA PARSIAL DAN TERINTEGRASI BERBASIS MIKROKONTROLER Aldy Wahyu Saputra; Suhanto Suhanto; Lady Silk Moonlight
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.959 KB)

Abstract

Floodlight adalah lampu penerangan yang disediakan di apron, atau pada suatu bagian dari apron, dan pada posisi parkir terisolasi yang telah ditentukan, yang berguna untuk membantu kelancaran kegiatan operasional di Bandar Udara khususnya pada malam hari dan keamanan bagi pesawat yang sedang diparkir juga ditujukan untuk kegiatan loading dan unloading barang dan penumpang. Saat ini operasional floodlight menggunakan manual kontrol dari pukul 18.00–06.00, hal ini dirasa menjadi potensi pemborosan sumber energi listrik dikarenakan saat penerbangan terakhir selesai tidak semua pesawat dalam kondisi Remain Over Night (RON) di setiap parking stand. Optimalisasi floodlight diperlukan karena kondisi existing saat ini operasional seluruh floodlight hanya dijalankan oleh satu kontrol timer, hal ini akan menimbulkan biaya yang berlebih untuk biaya operasional floodlight karena meskipun parking stand dalam posisi kosong tetapi semua floodlight masih menyala. Maka dari itu penulis menginginkan adanya suatu “Rancang Bangun Prototipe Kontrol dan Monitoring Floodlight Secara Parsial dan Terintegrasi” di setiap parking stand untuk menghemat biaya operasional dan kemudahan bagi user untuk pengoperasian.