cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
ISSN : 25488112     EISSN : 26228890     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 923 Documents
PROTOTYPE SISTEM CONTROL OTOMATISASI ON DAN OFF TRAFFIC LIGHT DI RUNWAY 08 BANDAR UDARA INTERNASIONAL ADI SOEMARMO SURAKARTA BERBASIS RASPBERRY PI MENGGUNAKAN KAMERA PENGENAL OBJECT Aswar Aswar; Rifdian Indrianto Sudjoko; Sudrajat Sudrajat
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.766 KB)

Abstract

Traffic Light adalah lampu lalu lintas untuk mengatur arus kendaraan. Mempermudah pergerakan kendaraan dan tujuan untuk memberikan keselamatan pengendara. Runway 08 di Bandara Udara Internasional Adi Soemarmo Surakarta memiliki jarak dengan jalan raya hanya ± 100 m termasuk cukup berbahaya bagi pengendara. Peran Traffic Light di sini untuk menghentikan sementara kendaraan saat setiap pesawat melakukan take off dan landing. Untuk meminimalisir penggunaan traffic light yang dikendalikan secara manual dan biasa tidak dinyalakan oleh pihak ATC, maka dibutuhkan sebuah sistem atau teknologi yang dapat mengendalikan traffic light dijalan raya tersebut menggunakan sistem otomatis. Berdasarkan masalah tersebut maka peneliti membuat prototype traffic light di runway 08 Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo Surakarta berbasis raspberry pi menggunakan kamera pengenal object. Prinsip dasar ialah kamera akan menangkap gambar dan akan menyesuaikan dengan model di raspberry pi . Pada saat dengan model maka raspberry pi akan memperintahkan relai untuk ON pada traffic light dan 1 menit kemudia traffic light akan OFF.
ANALISA KEBIJAKAN WAKTU PENGGANTIAN O-RING (PACKING) KOMPONEN SCAVENGER EJECTOR JET PUMP PADA PESAWAT BOEING 737-900ER Pandu Aryarangga Satriayudha; Tony Wahyu Adyanto; Nyaris Pambudiyatno
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.948 KB)

Abstract

Industri penerbangan berkembang pesat pada era globalisasi, terutama di Indonesia sehingga perlu adanya peningkatan kualitas baik dari segi pelayanan maupun kelaikan pesawat yang beroperasi, termasuk maintenance secara berkala komponen O-ring (packing) Scavenger Ejector Jet Pump berfungsi mencegah kebocoran fuel dari komponen scavenge system. Batam Aero Technic oleh Lion Grup merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa perawatan pesawat udara, salah satunya adalah perawatan pada O-ring (packing) Scavenger Ejector Jet Pump. Perawatan dilakukan dengan cara memperbaiki komponen dalam usia atau pada periode kegagalan. Metode yang digunakan untuk penentuan perbaikan adalah Non-Homogeneous Poisson Process. Penelitian ini menghasilkan waktu optimal untuk perbaikan komponen O-ring (packing) Scavenger Ejector Jet Pump pada saat jam terbang pesawat sudah mencapai 4000 flight hours. Berdasarkan perhitungan ini keputusan kapan dilakukan perbaikan terhadap komponen tersebut sehingga kerugian yang terjadi dapat diminimalisir.
PENGEMBANGAN AIR CONDITIONING SYSTEM SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Andrian Afif Fakhruddin; Eko Setijono
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.356 KB)

Abstract

Air Conditioning System merupakan system yang telah tersedia di kampus Politeknik Penerbangan Surabaya yang digunakan untuk menyediakan kondisi udara nyaman untuk cabin dan memasok udara untuk pressurization system. Dengan menggunakan metode kualitatif penulis meneliti perancangan Diagram Air Conditioning System. Tujuan rancangan Diagram pada Air Conditioning System ini adalah mempermudah pembelajaran. Perancangan Diagram ini dilatar belakangi oleh terjadinya kesalahan pada Diagram Air Conditioning System pada saat teori, khususnya praktek Air Conditioning System yang berada di Aircraft System Shop di Hangar AMTO 147/01000, dikarenakan aliran dan tata letak pada Diagram tidak sesuai dengan systemnya. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan alternative untuk menentukan rancangan Diagram Air Conditioning System di Aircraft System Shop di Hangar AMTO 147/01000 Politeknik Penerbangan Surabaya.
PROTOTYPE SISTEM KONTROL DAN MONITORING KUBIKEL MENGGUNAKAN KONSEP INTERNET OF THING BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO Sri Nur Shika; Slamet Hariyadi; Suhanto Suhanto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.264 KB)

Abstract

Kubikel adalah salah satu dari peralatan distribusi tenaga listrik yang berfungsi sebagai input dari sumber tegangan listrik yang akan didistribusikan ke seluruh beban yang ada di bandara. Saat ini, monitoring kubikel di Bandar Udara di Indonesia masih secara manual. Sehingga ketika terjadi gangguan maka akan membutuhkan waktu yang lama untuk melakukan perbaikan dikarenakan titik lokasi gangguan yang belum diketahui secara pasti. Alat ini di desain untuk meningkatkan efisiensi kerja teknisi saat melakukan perbaikan demi kelancaran operasi penerbangan di Bandar Udara. Alat ini di desain untuk mengontrol dan memonitoring kubikel dan mengetahui apabila terjadi gangguan terutama beban berlebih pada kubikel dari jarak jauh. Dengan menggunakan sensor arus tegangan dan mikrokontroller, maka akan ditampilkan melalui web. Hasilnya, kontrol dan monitoring dapat dilakukan melalui komputer maupun smartphone dengan batas jangkauan dari modem. Hasil pembacaan sensor yang dikirim ke LCD dan web dengan hasil pembacaan secara langsung memiliki perbedaan dikarenakan pembacaan sensor yang kurang presisi dengan error pembacaan sebesar 0.94%. Alat ini akan mengirimkan peringatan kepada user jika terjadi gangguan pada kubikel. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi waktu teknisi untuk melakukan perbaikan di lapangan
ANALISIS HUMAN ERROR YANG MENYEBABKAN KECELAKAAN KERJA DI HANGAR POLITEKNIK PENERBANGAN Ariska Ofterria Twins Olliverra; Sujanto Sujanto; Ir. Setiyo Ir. Setiyo
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.649 KB)

Abstract

Ada banyak shop di hangar Politeknik Penerbangan Surabaya. Masing-masing shop dilengkapi dengan peralatan yang lengkap dan bagus sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar taruna. Namun karena kelalaian taruna sendiri, sering menyebabkan timbulnya kecelakaan kerja. Seperti menggunakan alat pelindung diri sering dianggap remeh oleh taruna. Metode Human Error, SHELL Model, Dirty Dozen digunakan untuk mengetahui faktor yang dominan menyebabkan kecelakaan kerja yang dihadapi di hangar. Perhitungan skor resiko diketahui nilai error terbesar terletak pada kegiatan saat taruna menggunakan mesin atau peralatan yang tajam, dan juga mesin drill. Solusi yang diberikan adalah dengan meningkatkan pengawasan pada setiap proses, melakukan pelatihan , memberi sangsi tegas bagi taruna yang tidak memakai APD (alat pelindung diri) dan membuat SOP (Standar Operational Procedure).
RANCANG ALAT PERAGA FLAP SEBAGAI PENUNJANG PEMBELAJARAN DI POLTEKBANG SBY Nadia Noviarno; Totok Warsito; Nyaris Pambudiyatno S.
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.481 KB)

Abstract

Hangar Politeknik Penerbangan Surabaya memimiliki ruang praktik Aircraft System yang dapat dilakukan dengan baik tetapi penulis kini ingin menambah alat simulasi berupa flap bagai mana dia landing dan take off dan kita juga akan mengerti bagaimana posisi flap saat menurunkan drag. Berikut merupakan gambaran umum mengenai rancangan alat simulasi flap menggunakkan motor stepper dan potensiometer . Mekanisme alat kerja Flap pada sayap pesawat merupakan salah satu komponen dalam sistem pesawat terbang yang menghasilkan gaya angkat atau High Lift Device. Beberapa sistem ini menggunakan electromechanic system. Penelitian ini mencoba menggantikan electromechanic system tersebut menjadi suatu sistem yang dapat dikendalikan secara terpusat dengan menggunakan Microcontroller Arduino. Sistem yang diimplementasikan berupa model flap sayap pesawat yang bekerja berdasarkan instruksi dari potensiometer yang diprogram. Mikrokontroller Arduino akan mengirimkan perintah pada servo motor , servo motor akan bergerak searah ataupun berlawanan arah jarum jam menuju posisi flap yang diinginkan. Terdapat sebuah potensiometer rotary yang berfungsi sebagai penentu posisi. Dilakukan pengujian terhadap flap sayap pesawat terbang dan berhasil menggerakkan servo motor berputar searah jarum jam maupun berlawanan dengan arah jarum jam, memberikan informasi posisi flap sempurna dari pesawat. Sistem ini juga berhasil membaca informasi posisi flap pesawat dari potensiometer rotary .
EFEKTIFITAS TATA LETAK PARKIR PESAWAT PADA HANGAR LION AIR BASE MAINTENANCE SURABAYA Muhammad Lutfi Adhi; Tony Wahyu Adyanto1; Ade Irfansyah
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.602 KB)

Abstract

Efektifitas penggunaan lahan pada hangar merupakan suatu strategi untuk memanfaatkan lahan yang ada pada hangar secara efektif dan semaksimal mungkin guna meningkatkan kinerja perawatan pesawat Proses perawatan/maintenance pesawat udara pada hangar yang memiliki tingkat efektifitas tata letak yang tinggi dapat meningkatkan hasil dari kerja teknisi pesawat sehingga dapat mengurangi terjadinya kecelakaan pesawat udara. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan cara observasi, dokumentasi, dan studi pustaka untuk mendapatkan data yang akurat guna mendukung proses analisa ini. Hasil dari penelitian ini nantinya dapat memberikan alternatif pemecahan masalah untuk meningkatkan Efektifitas Tata Letak dan Penggunaan Lahan pada Hangar Lion Air Base Maintenance Surabaya.
PROTOTYPE SMART PARKING STAND MENGGUNAKAN KONSEP INTERNET OF THINGS BERBASIS MIKROKONTROLER DI APRON BANDAR UDARA Agus Syafrial Arifin; Prasetyo Iswahyudi; Supriadi Supriadi
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.086 KB)

Abstract

Ketika pesawat landing para petugas (AMC) Apron Movement Control langsung menentukan dimana lokasi pesawat akan diparkir, termaksud didalamnya para petugas (AMC) Apron Movement Control ini harus dapat membuat suatu pertimbangan dimana pesawat akan ditempatkan. Dari permasalahan tersebut maka dalam penelitian ini akan dibuat sistem monitoring slot parking stand dari jarak jauh menggunakan komunikasi wireless. Modul wireless yang akan digunakan adalah WiFi tipe WR-840N. Unit pengendali yang digunakan adalah wemos D1 mini yang masing-masing berada di slot parking stand. Untuk mengamati nyala lampu indikator di tampilan digunakan sebuah sensor infrared. Jika sensor mendeteksi adanya pesawat maka arduino akan menampilkan slot yang bersangkutan ke webserver. Terdapat 3 buah sensor infrared terpasang di unit arduino wemos D1 mini untuk menyalakan atau mematikan indikator. Pada tiap-tiap sensor memiliki cara kerja dan fungsi masing-masing , dimana apabila pesawat mainan tipe airbus yang berukuran 25x26 cm berada pada posisi sensor nomer 1 dan 3, 2 dan 3 maka sensor infrared tersebut dapat mendeteksi dan apabila pesawat berada pada posisi sensor nomer 1,2, atau 3 saja maka sensor tersebut tidak bekerja. Metode untuk tampilan hasil monitoring menggunakan visual studio code yang akan ditampilkan di personal computer dan juga bisa melalui smartphone. Dengan menerapkan sistem monitoring tersebut diharapkan (AMC) Apron Movement Control dapat dengan mudah memonitoring slot parking stand yang tersedia. Sehingga dengan metode ini juga kinerja teknisi menjadi lebih cepat dan efisien.
RANCANG BANGUN ALAT CONTINUITY TESTER BERBASIS ARDUINO MINI SEBAGAI PENUNJANG PRAKTIKUM DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Safira Elza Wiracantika; Edi Edi
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.142 KB)

Abstract

Perawatan dan pengecakan secara berkala merupakan kunci utama untuk menjaga pesawat agar selalu dalam kondisi layak terbang. Banyak hal dapat terjadi apabila seorang engineer lalai ketika melakukan tugasnya pada saat melakukan perawatan pesawat terbang. Oleh sebab itu diperlukan alat pendukung yang memadai dalam melakukan perawatan pesawat terbang. Dalam bidang Electrical Avionic, banyak kabel yang harus diperiksa apakah masih layak dipakai, atau apakah ada wire bundle yang terputus di dalam kabel. Maka dari itu diperlukan sebuah alat Continuity Tester (Tes Kontinuitas) untuk memastikan kondisi dari kabel tersebut. Banyak tester kit yang beredar dipasaran, tetapi di hanggar Politeknik Penerbangan Surabaya alat tersebut kurang memadainya. Dari keadaan tersebut muncullah sebuah ide untuk membuat Contunity Tester yang berbasis Arduino Mini dan dilengkapi dengan wire brush di ujung probenya untuk memudahkan dalam pengecekan pada kabel/pin pada kabel dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Dari simulasi pengujian rancangan continuity test berbasis arduino nano terhadap stranded cooper wire AWG 28, kabel NYAF, dan Low Noise Microphone (Coaxial Cable) dapat diambil hasil bahwa alat cotinuity tester sudah mencapai ketelitian yang cukup memadai dengan hasil selisih antara perhitungan resistansi dan resistansi pada LCD alat sebesar ± 1Ω, kemudian alat ini memiliki keterbatasan pengujian panjang kabel tidak lebih dari 5 meter dikarenakan hanya menggunakan baterai sebesar 3,7 volt.
RANCANG BANGUN ALAT BANTU PENCAHAYAAN DI APRON HANGGAR Alfarezha Roby Kurnia; Eko Setijono
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.347 KB)

Abstract

Proses maintenance di aproncenderung lebih sulit jika dibandingkan dengan di hanggarapalagi disaat pengerjaan task / job pada malam hari sering terjadi masalah baru hal ini dikarenakan keterbatasan cahaya dan visualisasi pada malam hari dikarenakan pencahayaan yang kurang memadai. Salah satu cara atau metode yang bisa digunakan adalah menggunakan alat bantu pencahayaan baru untuk mengaggantikan alat bantu pencahayaan yang lama. Topik yang diambil dalam pembuatan alat ini adalah pembuatan alat bantu pencahayaan yang baru. Tujuan atau manfaat dari penelitian ini adalah untuk membuat suatu alat bantu pencahayaan baru yang lebih efektif dan efisien serta hasil pencahayaan yang sesuai dengan kebutuhan maintenance di apron dibandingkan dengan penggunaan alat bantu pencahayaan sebelumnya yang berupa senter dan head lamp. Dari hasil pembuatan alat ini didapatkan alat bantu pencahayaan yang baru yang lebih efektif dan efisien. Perihal ini didapatkan alat bantu pencahayaan baru yang mudah dibawa kemana mana, menghasilkan lumenitas cahaya hingga 4000Lm, mampu menyinari hingga jarak 100 m dengan jarak efektif 15 m, dan lebar pencahayaan hingga lebih dari 20 m. Terbukti dari proses maintenance berjalan lebih efektif dan efisien serta berkurangnya masalah yang diakibatkan oleh kurangnya pencahayaan.