cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
ISSN : 25488112     EISSN : 26228890     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 923 Documents
RANCANGAN ALAT PERAGA PEMBELAJARAN SISTEM DISTRIBUSI KELISTRIKAN PESAWAT TERBANG DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Angga Adi Wijaya; Suyatmo; Ajeng Wulansari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesawat memerlukan daya listrik untuk mengopersikan instrument, navigation light dan komponen lainnya pada pesawat. Sumber daya listrik pesawat berasal dari mesin generator yang diputar oleh engine 1, engine 2, APU, dan GPU. Sistem kelistrikan pesawat menggunakan 115VAC/400Hz dan 28 volt DC. Metode rancang bangun alat peraga pembelajaran sistem distribusi kelistrikan pesawat berpedoman pada Module Boeing 737 Electrical Power,1982. Untuk menghasilkan daya 115V AC/ 400Hz dan 28 V DC, digunakan converter yang mempunyai input power 220V AC. Tegangan 115V AC/400Hz ini digunakan untuk sumber daya listrik dari generator 1, generator 2, dan GPU dan APU. Sedangkan tegangan 28V DC digunakan untuk sumber daya listrik dari baterai. Tampilan depan alat peraga berupa gambar blok diagram distribusi kelistrikan pesawat Boeing 737-200 yang masing-masing blok diberikan indikator berupa lampu pilot. Alat peraga ini dilengkapi dangan Manual Book yang berisi procedure pengoperasian sumber kelistrikan dari GPU, APU, GEN 1, GEN 2 dan Baterai. Terdapat trouble switch yang digunakan untuk mensimulasikan kegagalan sumber kelistrikan yang dihasilkan dari GEN 1,GEN 2, dan APU. Seluruh simulasi dapat berjalan sesuai dengan rancangan.
ANALISIS LAJU KOROSI PADA SUPERALLOY METAL SEBAGAI BAHAN UTAMA TURBINE BLADE PADA ABU VULKANIK Moch. Annas Ikhsanudin; Suyatmo; Dewi Ratna Sari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi ialah suatu kejadian alam, dimana logam mengalami kerusakan yang timbul oleh reaksi kimia maupun elektrokimia akibatnya logam berubah bentuk seperti kombinasi logam misalnya : oxide, hydroxide. Korosi dalam struktur pesawat merupakan hal yang fatal jika diabaikan dan bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kecelakaan pesawat terbang. Dalam penelitian ini material yang digunakan adalah superalloy pada media korosi larutan H2SO4 dan larutan abu vulkanik. Metode yang digunakan adalah metode weight loss. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh larutan H2SO4 dan larutan abu vulkanik terhadap laju korosi superalloy dan mengetahui perbedaan laju korosi material tersebut. Hasil pengujian laju korosi yang dilakukan dengan waktu 24, 48, 72, 96, dan 168 jam. Hasil yang dicapai adalah mengetahui perbedaan laju korosi superalloy dengan menggunakan larutan H2SO4 dan larutan abu vulkanik sehingga dapat diketahui laju korosi yang terjadi pada material tersebut. Hasil perhitungan laju korosi untuk material superalloy pada larutan H2SO4 selama 48 jam didapat nilai sebesar 1,55 mm/y sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa superalloy termasuk fair terhadap korosi. Sedangkan hasil perhitungan laju korosi untuk superalloy pada larutan abu vulkanik selama 48 jam didapat nilai sebesar 0,24 mm/y dan dapat disimpulkan superalloy termasuk fair terhadap korosi. Hasil laju korosi larutan H2SO4 dan larutan abu vulkanik pada superalloy dan memiliki selisih laju korosi 1,29 mm/y.
MODIFIKASI PERMUKAAN CEMBUNG SUDU RETURNING iPADA iTURBIN ANGIN SAVONIUS DENGAN MENGGUNAKAN DIMPLE UNTUK MENGURANGI GAYA DRAG Antares Bahtera Febriartanto; Gunawan Sakti; Sukahir
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan dimple pada permukaan bola golf sudah terbukti sangat efisien untuk meningkatkan laju aliran udara karena dapat menunda titik separasi aliran udara sehingga pressure drag lebih rendah dibandingkan permukaan bola golf yang mulus. Dari pemanfaatan penggunaan dimple pada bola golf perlu dilakukan modifikasi pada objek yang lain seperti turbin angin Savonius. Turbin angin Savonius mempunyai 2 blade berputar karena adanya perbedaan torsi diantara keduanya. Pada sudu advancing terdapat torsi positif karena terdorong oleh terpaan angin sedangkan pada sudu returning terdapat torsi negatif karena berlawanan dengan arah datangnya terpaan angin. Model uji turbin angin Savonius ini dibuat dengan spesifikasi tinggi turbin h=154 mm, diameter blade d=200 mm, kedalaman dimple pada sudu returning blade k=1 mm, dan jarak antar dimple s=30o relatif terhadap titik pusat turbin blade, kecepatan angin V=5 m/s dengan bilangan Reynolds Re= 6.32×104 dan akan dilaksanakan pengukuran torsi, daya dan RPM. Terdapat dua perlakuan yang akan dibandingkan sebagai variabel penelitian yaitu turbin dengan dimple dan tanpa dimple diukur dan dibandingkan antara masing-masing torsi, daya dan RPM-nya. Hasil dari penelitian ini yaitu adanya peningkatan RPM, daya dan torsi antara dua ijenis iturbin iangin iSavonius ikonvensional idan iturbin iangin iSavonius dengan dimple. Performa peningkatan presentasi pada RPM 1.23%, daya 11% dan torsi 2%.
RANCANGAN ALAT PERAGA PEMBELAJARAN STARTING SYSTEM CESSNA 172 SKYHAWK DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Mochammad Ardiansyah; Suyatmo; Dewi Ratna Sari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian Rancangan Alat Peraga Pembelajaran Starting System Cessna 172 Skyhawk di Politeknik Penerbangan Surabaya adalah untuk membantu taruna teknik penerbangan dalam memahami sistem kinerja awal dan memfasilitasi pembelajaran dengan gambaran yang realistis menggunakan indikator dalam perancangan ini. Starting system merupakan sebuah sistem yang melibatkan komponen – komponen yang secara kompleks untuk menyalakan engine. Fungsi dari pemahaman starting system salah satunya yaitu untuk memahami prosedur serta urutan pada saat engine kondisi mati hingga engine dalam kondisi menyala.
RANCANGAN TEKNIK PEMBELAJARAN PRAKTIK JARAK JAUH STUDI KASUS: DISTRIBUSI KELISTRIKAN PESAWAT TERBANG DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Dava Gladi Tata; Suyatmo; Ajeng Wulansari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu metode pembelajaran yang sering gunakan adalah pembelajaran praktik. Pembelajaran praktik dapat meningkatkan kemampuan motorik peserta didik. Sayangnya pada beberapa tahun ini terdapat pandemi yang melanda dunia, dan hal ini berdampak pada sektor pembelajaran. Tidak terkecuali pembelajaran praktik. Rancangan teknik pembelajaran praktik jarak jauh adalah pengembangan metode praktik yang menggabungkan metode pembelajaran yang sudah ada dengan teknologi saat ini yaitu Microcontroller. Dimana dengan mamasangkan sebuah Microcontroller pada alat praktek serta memberikan bentuk tampilan pada komputer maupun laptop taruna dan dosen sesuai dengan alat praktek tersebut, maka dosen maupun taruna akan dapat mengakses alat praktek tersebut dimanapun dan kapan pun. Dengan cara seperti itu pembelajaran praktik yang dulunya harus dilakukan disuatu tempat dengan alat yang memadahi, sekarang dapat diakses dari mana saja dan kapan saja. Penelitian ini dimaksudkan untuk memudahkan pembelajaran jarak jauh yang saat ini sedang diterapkan di politeknik penerbangan Surabaya dikarenakan pandemi yang masih banyak dan tidak memungkinkan untuk melakukan pembelajaran praktik secara langsung.
RANCANG BANGUN ALAT RIGGING LOCK PIN PADA ELEVATOR DAN AILERON CESSNA 152 C SEBAGAI PENUNJANG PRAKTIK DI HANGGAR POLTEKBANG SURABAYA Dimas Wicaksono Adi; Cholik Setijono; Ajeng Wulansari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taruna teknik pesawat udara di poltekbang Surabaya ketika pelaksanaan praktek maintenance pada elevator dan aileron sangat kesusahan, Poltekbang Surabaya tidak memiliki alat untuk membantu saat maintenance. Sedangkan agar taruna lebih dalam memahami materi maintenance pada elevator dan aileron harus mengetahui macam macam alat standart agar dapat lebih mudah menjaga keselamatan taruna dalam melakukan maintenance dan tujuan penelitian ini adalah membuat alat penunjang proses pembelajaran taruna pada saat praktek elevator dan aileron. Tujuan dari tugas akhir ini untuk mempermudah taruna dan dosen dalam melakukan pembelajaran praktik di hanggar Politeknik Penerbangan Surabaya pada saat maintenance di flight control, elevator dan aileron. Hasil dari rancangan alat rigging lock pin ini hanya dapat di gunakan pada saat maintenance elevator dan aileron, dan juga untuk membantu proses pembelajaran praktek flight control cessna 152 C taruna Politeknik Penerbangan Surabaya agar lebih safety pada saat maintenance.
PEMBAHARUAN ATS LOGBOOK DAN PERUBAHAN SOP UNIT PERENCANAAN DAN EVALUASI PELAYANAN KOMUNIKASI PENERBANGAN CABANG DENPASAR Dio Fadli Arwan; Nyaris Pambudiyatno; Lady Silk Moonlight
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perum LPPNPI Cabang Denpasar merupakan salah satu bandara yang memberikan pelayanan navigasi penerbangan, personel aeronautical communication dituntut untuk melakukan pencatatan ATS Logbook untuk pelaporan setiap harinya. Dimana SOP sangat penting sebagai pedoman untuk memudahkan para personel ACO dalam melaksanakan pekerjaan. Metode penulisan yang penulis gunakan adalah kuantitatif, metode pengumpulan data berupa observasi, kuisioner, studi kepustakaan serta pengamatan langsung yang mengacu dari beberapa sumber yang relevan. Populasi penilitian ini adalah personel Aeronautical Communication Officer (ACO). Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa SOP AMS edisi V Cabang Denpasar belum optimal, sehingga diperlukan pembaharuan dengan menambahkan poin yang memuat tentang prosedur manual ceklist pengisian ke dalam SOP yang sudah ada.
RANCANG BANGUN SPECIAL SOCKET WRENCHES THERMOCOUPLE PROBE JT8D-15A,-17A SEBAGAI EQUIPMENT PENUNJANG PRAKTIK DI ENGINE SHOP POLTEKBANG SURABAYA Muhammad Diwan Raihan Rafli; Eko Setijono; Rifdian Indrianto Sudjoko
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gas-Turbine Engine adalah suatu alat yang memanfaatkan gas sebagai fluida untuk memutar turbin dengan pembakaran internal. Politeknik PenerbanganSurabaya menyediakan gas turbine engine pesawat sebagai penunjang pembelajaran untuk taruna agar memudahkan praktik di hangar. Tujuan dalam experiment ini adalah merancang special socket wrenches yang digunakan untuk melakukan dismantling thermocouple probe JT8D. Dikarenakan tidak adanya special tool maka taruna terhambat dalam melakukan kegiatan praktikum, sehingga memerlukan special tool dan juga tatacara penggunaanya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat special socket wrenches untuk dismantling dan installation thermocouple probe JT8D. Untuk membandingkan special socket wrenches ini dibandingkan dengan hand tool yang ada di engine shop dengan melakukan kegiatan pengisian kuesioner perbandingan alat kepada taruna yang melakukan praktikum di hangar.
RANCANG BANGUN BASIC AIRCRAFT GYROSCOPE TRAINER MENGGUNAKAN ARDUINO DUE DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Fahri Handayuda Pratama; Bayu Dwi Cahyo; Sukahir
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Giroskop adalah alat yang digunakan untuk mengukur atau mempertahankan arah dan laju sudut. Ini adalah roda pemintal atau piringan yang sumbu rotasinya (sumbu spin) bebas untuk mengambil orientasi apapun dengan sendirinya. Saat berputar, orientasi sumbu ini tidak terpengaruh oleh kemiringan atau rotasi dudukan, sesuai dengan kekekalan momentum sudut. Giroskop pesawat atau instrumen penerbangan gyroscopic digunakan pada pesawat komersial yang paling umum dan lebih tua. Dalam penelitian ini, Arduino Due digunakan sebagai pengontrol utama. Sensor ini menggunakan modul MPU6050 sebagai input untuk membaca aktivitas giroskop. Gunakan modul LCD untuk menampilkan output modul giroskop Gunakan modul TFT_HX8357 dan gunakan baterai 9V untuk sumber daya. Penggunaannya dengan menyesuaikan sensor pada bagian yang memiliki gerakan yang dapat dibaca oleh modul giroskop, nantinya alat ini digunakan untuk meneliti sinkronisasi antar komponen yang digunakan, tingkat akurasi dari sensor, dan pengembangan program Arduino yang digunakan. Perangkat ini juga portabel dan dapat digunakan sebagai Aircraft Trainer atau dipasang pada kemudi pesawat kecil untuk mengukur pergerakan dengan modul giroskop dan menampilkannya pada modul LCD-TFT_HX8357.
FAKTOR IMPLEMENTASI FAMILY FREQUENCY PADA JAKARTA FLIGHT INFORMATION CENTRE (FIC) Fernando Yorizki Abmi; Yuyun Suprapto; Yuni Saptandari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Family frequency pada Jakarta FIC (Flight Information Centre) di Perum LPPNPI Cabang Medan memiliki fungsi yang sangat penting namun masih ada beberapa faktor yang mengakibatkan family frequency tidak di gunakan kembali dalam pemberian pelayanan lalu lintas penerbangan pada Jakarta FIC di Perum LPPNPI Cabang Medan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui apa saja faktor – faktor yang mempengaruhi penggunaan Family Frequency pada Jakarta FIC dan untuk mengetahui bagaimana cara menggunakan kembali Family Frequency agar dapat menunjang pemberian pelayanan penerbangan didalam Jakarta FIC. Metode Penelitian yang di gunakan oleh penulis adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. frequency sangat membantu dalam pemberian pelayanan penerbangan dan adanya tahap uji coba alat CWP (Controller Working Position). Family frequency dapat di gunakan kembali dengan cara menyamakan frequency yang ada di dalam sector Jakarta Flight Information Centre (FIC), Membuat Letter Of Coordination Aggreement (LOCA) antara Jakarta, Medan, Palembang, dan Pontianak terkait pelayanan ruang udara Jakarta Flight Information Region (FIR). Personel ACO beranggapan bahwa family frequency sangat membantu dalam pemberian pelayanan lalu lintas penerbangan.