cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jc@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
ISSN : 20894503     EISSN : 25278487     DOI : -
Core Subject : Health,
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan ISSN 2527-8487(online), ISSN 2089-4503(cetak), adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang praktik, teori, dan penelitian di semua bidang kesehatan dan keperawatan.Scope jurnal terdiri dari keperawatan,kesehatan,kesehatan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 460 Documents
Daya Bunuh Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) Dalam Bentuk Antinyamuk Cair Elektrik Terhadap Kematian Nyamuk Aedes Aegypti Safitri, Isnaeni Anggi; Cahyati, Widya Hary
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): EDITION MARCH 2018
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.716 KB) | DOI: 10.33366/jc.v6i1.755

Abstract

Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor utama DBD di Indonesia. Pengendalian menggunakan insektisida kimia sintetis mendatangkan dampak buruk. Insektisida nabati dari daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) dapat menjadi solusi. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya bunuh ekstrak daun mengkudu terhadap nyamuk Aedes aegypti beserta nilai LC50, LC90, KT50, dan KT90. Penelitian ini merupakan eksperimen murni dengan rancangan after only with control design. Kelompok perlakuan berupa ekstrak konsentrasi 9%, 12%, 17%, 23%, 31%, dan 43%. Kontrol positif dengan transflutrin dan kontrol negatif dengan akuades. Uji dilakukan empat kali dengan 20 nyamuk per uji. Uji menunjukkan terdapat perbedaan signifikan rerata kematian nyamuk pada setiap konsentrasi ekstrak (p=0,000). LC50=11,608%, LC90=28,633%. KT50 dan KT90 dalam peneitian ini berturut-turut adalah 4,246 menit dan 22,881 menit. Dengan demikian ekstrak daun mengkudu memiliki daya bunuh terhadap nyamuk Aedes aegypti. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengungkap lebih jauh tentang kandungan daun mengkudu yang berpotensi sebagai insektisida.
PELAKSANAAN PROGRAM UKS DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KEDUNG KANDANG KOTA MALANG Erlisa Candrawati; Esti Widiani
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.55 KB) | DOI: 10.33366/cr.v3i1.299

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan ujung tombak pemberdayaan masyarakat agar berperilaku hidup bersih dan sehat. Menurut Menkes, saat ini di Indonesia terdapat lebih dari 250.000 sekolah negeri, swasta maupun sekolah agama dari berbagai tingkatan. Jumlah SD di Kota Malang adalah 197 SD Negeri dan 41 SD swasta. Di Kecamatan Kedung Kandang, terdapat 45 SD Negeri dan 8 SD Swasta. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dengan titik berat pada upaya promotif dan preventif didukung oleh upaya kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas, menjadi sangat penting dan strategis untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya, terutama pengaruhnya pada perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) para siswa di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan program UKS dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) siswa SD di Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Instrumen untuk pengambilan data adalah kuisioner, data disajikan dalam bentuk tabel frekuensi distribusi dan dianalisa menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan Program UKS di SD Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang paling banyak sudah tergolong baik (80%). Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) siswa kelas 5 di SD Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang paling banyak sudah tergolong baik (90%). Hasil uji Korelasi Spearman menunjukkan bahwa antara Pelaksanaan Program UKS dengan PHBS siswa SD di Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang mempunyai keeratan hubungan yang signifikan (dengan p=0.014). Kesimpulan penelitian ini adalah semakin baik Pelaksanaan Program UKS di sekolah, maka PHBS siswa akan menjadi lebih baik. Disarankan untuk melakukan penelitihan lebih lanjut dengan memperluas variabel lain yang dapat mempengaruhi PHBS siswa seperti faktor kesadaran siswa dan pengetahuan
Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu, Keluarga Dan Kader Dalam Deteksi Dini Resiko Tinggi Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Sambeng Kabupaten Lamongan Muhith, Abdul; Fardiansyah, Arief; Y, Asih Media; Larasati, Yenny
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1 (2019): EDITION MARCH 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.556 KB) | DOI: 10.33366/jc.v7i1.1084

Abstract

The introduction of high risk pregnant women is done through early detection of risk factors pro actively in all pregnant women by mother, family, and cadres. The program organized by the Ministry of Health to support the step is the Pregnant Women's Class. The purpose of this study is to improve knowledge of mother, family and cadres in early detection of high risk pregnant women in the working area of Sambeng Community Health Center of Lamongan. The design of this research is Quasi Experiment with Pre-Post Design approach. Its population is pregnant mother, family and cadres who attend class of pregnant mother in working area of UPT Sambeng Public Health Center. Sampling technique used was Purposive sampling, got 40 respondents of pregnant women, 40 families and 20 cadres. Data were analyzed with Wilcoxon Signed Ranks Test. Wilcoxon Signed Ranks Test results show that there is influence of maternal class implementation with knowledge of mother (Z value = -4,815), family (Z value = -4,315) and cadre (Z value = -3,162) in early detection of high risk pregnant women. The success of pregnant women's classes can be continued by using innovative and attractive media such as simulation and movie viewing to be more engaging for the community, and families to participate, thus encouraging people to do early detection.
GAMBARAN PASIEN DIABETES MELLITUS DENGAN DISFUNGSI EREKSI Warsono Warsono; Iman Permana
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.368 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i2.534

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah suatu keadaan dimana terdapat kadar gula berlebihan dalam darah yang dapat mengakibatkan komplikasi berupa penyakit-penyakit kronis seperti penyakit kardiovaskuler dan disfungsi seksual, salah satunya disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi merupakan salah satu komplikasi diabetes mellitus yang seringkali terabaikan. Padahal, disfungsi ereksi pada penderita DM merupakan penanda kondisi kontrol gula darah yang buruk dan juga merupakan penanda adanya gangguan mikrovaskuler. Adanya komplikasi semacam ini disertai manajemen terapi yang ketat menyebabkan tekanan psikologis pada pasien yang mempengaruhi kualitas hidupnya dalam bidang kesehatan. Tujuan literature review ini adalah untuk mereview literature penelitian dengan mengetahui gambaran pasien diabetes mellitus yang mengalami disfungsi ereksi. Dalam literature review ini penulis menggunakan artikel yang bersumber dari elektronik data base seperti proquest dan Google Scholar dengan kata kunci disfungsi ereksi dan diabetes mellitus dalam kurun waktu 2010 sampai 2016. Data yang didapatkan, ditelaah, dibandingkan, disusun secara sistematis dan dibahas. Keempat artikel merupakan jenis penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Hasil tinjauan literatur menemukan bahwa empat artikel dari tempat penelitian yang berbeda menggambarkan suatu pasien diabetes mellitus dengan disfungsi ereksi.
Pekerjaan,Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu Pra Sekolah Tentang Gizi Seimbang Ronasari Mahaji Putri; Lasri Lasri
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.267 KB) | DOI: 10.33366/cr.v4i3.838

Abstract

Usia balita merupakan usia prasekolah yang ditandai dengan tumbuh kembang dan aktifitasnya sangat pesat. Karakteristik di usia ini anak selektif dalam memilih makanan. Pertumbuhan anak beserta perkembangannya sangat ditentukan oleh ibu.Penelitian ini difokuskan untuk mengkaitkan pengetahuan ibu dengan tingkat pendidikan, pekerjaan tentang gizi seimbang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional, dengan analisa spearman rank.. Keseluruhan orang tua anak yang bersekolah di TK Dharma Wanita Tlogomas Malang menjadi populasi, diambil dengan sampel jenuh. Instrumen digunakan dalam bentuk kuesioner. Sebanyak 66% responden tidak bekerja yakni sebagai ibu rumah tangga, sebanyak 49% ibu yang menjadi responden berpendidikan SMA, dan 65,9% ibu mempunyai pengetahuan gizi seimbang yang baik. Uji statistik disampaikan bahwa pekerjaan dan pengetahuan ibu tidak berhubungan(p value 0,477); tingkat pendidikan berhubungan dengan pengetahuan ibu (p value 0,001). Direkomendasikan kepada para ibu untuk meningkatkan pengetahuan khususnya tentang gizi melalui pendidikan non formal seperti mengikuti pelatihan, seminar terkait gizi guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak maksimal
Peranan Pendidikan Gizi Pada Guru Dalam Meningkatkan Asupan Sayur Dan Buah Anak Sekolah Silalahi, Verarica; Putri, Ronasari Mahaji; Ariani, Nia Lukita
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 6, No 3 (2018): EDITION NOVEMBER 2018
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.237 KB) | DOI: 10.33366/jc.v6i3.1039

Abstract

Konsumsi sayur dan buah di Indonesia masih rendah. Rendahnya konsumsi sayur dan buah berawal dari kegagalan pembiasaan sejak usia dini, termasuk di usia sekolah. Sekolah, melalui peran guru sebagai tokoh sentral pandidikan, dianggap mampu meningkatkan pengetahuan anak dan berdampak pada peningkatan asupan sayur dan buah pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan sayur dan buah pada anak melalui pendidikan gizi pada guru. Rancangan penelitian ini adalah quasy exsperiment dengan pre and post test. Populasi penelitian adalah semua guru dan siswa yang ada di SD Negeri Merjosari 2, SD Negeri Merjosari 3 dan SD Negeri Merjosari 5. Sampel penelitian ini berjumlah 6 guru dan 102 siswa. Intervensi yang diberikan berupa pendidikan gizi. Data asupan sayur dan buah diambil menggunakan food recall 24 jam, sementara pengetahuan guru diambil menggunakan kuesioner. Data asupan sayur dan buah diolah menggunakan Nutrisurvey yang selanjutnya bersama dengan data pengetahuan guru dianalisis menggunakan uji beda.Hasil uji Wilcoxon menunjukkan ada perbedaan yang bermakna skor pengetahuan guru sebelum dengan sesudah intervensi (p0,05), ada perbedaan yang bermakna asupan buah siswa, baik secara porsi maupun frekuensi makan (p
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PENGATURAN MAKAN PENDERITA DM TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENDAL 02 Sri Hesthi Sonyo; Titiek Hidayati; Novita Kurnisa Sari
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.864 KB) | DOI: 10.33366/cr.v4i3.433

Abstract

Jumlah kunjungan pasien Diabetes Mellitus (DM) di wilayah kerja Puskesmas Kendal 02 pada periode Januari sampai Desember kurang lebih 996 pasien. Dalam melaksanakan penatalaksanaan DM dibutuhkan pengetahuan dan sikap yang baik pada penderita DM. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap tentang pengaturan makan pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Kendal 02.Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah responden sebanyak 40 dengan simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang karakteristik responden, pengetahuan dan sikap. Tehnik analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian diketahui rata-rata responden berusia 40-60 tahun, mayoritas perempuan, berpendidikan SMP, tidak bekerja, pendapatan > Rp. 1.400.000,- , aktivitas ringan, rata- rata IMT normal, lama menderita DM < 5 tahun, sebagian besar belum mendapat edukasi diet diabetes melitus sebelumnya. Sebagian besar 34 (85%) responden mempunyai pengetahuan yang kurang tentang pengaturan makan pada penderita DM tipe 2 dan sikap yang tidak baik sebanyak 27 (67,5%) responden. Peran perawat sebagai educator disarankan memberikan edukasi diet pada penderita diabetes melitus tipe 2.
HUBUNGAN TINGKAT STRES KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT Enny Nurcahyani; Dyah Widodo; Yanti Rosdiana
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.589 KB) | DOI: 10.33366/cr.v4i1.472

Abstract

Stres yang dialami perawat dalam melakukan tugasnya dapat mengurangi kinerja. Sebagian besar perawat, terutama di ruang perawatan inap selalu menghadapi berbagai keluhan dari pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara stres dan kinerja perawat di ruang perawatan inap Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Desain penelitian ini adalah korelasi dengan cross sectional. Populasi adalah perawat di ruang perawatan inap Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Sampel adalah 109 orang dengan teknik sampling proportional random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan korelasi product moment pearson. Hasil diketahui bahwa responden memiliki tingkat stres ringan sebanyak 108 orang (99,1%), sebagian besar responden memiliki kinerja yang baik sebanyak 87 orang (71,5%), dan ada korelasi antara tingkat stres kerja dan kinerja perawat di rawat inap Panti Waluya Sawahan Rumah Sakit Malang. Direkomendasikan bagi perawat di unit pelayanan rawat inap untuk mempertahankan kinerja perawat
EFEK PEMBERIAN EKSTRAK DAGING BUAH MAHKOTA DEWA ( PHALERIA MACROCARPA ) TERHADAP JUMLAH SEL NEUTROFIL LUKA INSISI PADA TIKUS PUTIH ( RATTUS NORVEGICUS ) Idola Perdana Sulistyoning Suharto
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.916 KB) | DOI: 10.33366/cr.v3i3.610

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efek pemberian ekstrak daging buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) terhadap jumlah sel neutrofil luka insisi pada tikus putih (Rattus norvegicus). Desain penelitian yang digunakan adalah posted-only control group design. Terdapat 30 tikus jantan yang dikelompokan menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kelompok kontrol dibagi menjadi tiga kelompok (KK1, KK2, KK3) dan kelompok perlakuan juga dibagi menjadi tiga (KP1, KP2, KP3). Kelompok kontrol hanya diberi CMC 1% peroral tanpa ekstrak daging buah mahkota dewa, sedangkan kelompok perlakuan diberi ekstrak daging buah mahkota dewa dengan dosis 22,5 mg/kg BB. Data dianalisis menggunakan uji Kruskall Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Berdasarkan hasil uji Kruskall Wallis didapatkan perbedaan signifikan (p
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Proses Penyembuhan Luka Post Sectio Caesarea Sihotang, Hetty Maria; Yulianti, Hernita
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 6, No 2 (2018): EDITION JULY 2018
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.845 KB) | DOI: 10.33366/jc.v6i2.926

Abstract

ABSTRACT The high rate of labor sectio caesarea in Indonesia at this time, in the government hospital around 20-25% and a private hospital around 30-80% of the total amount of labor. Seen from the health impacts posed as an infection. The infection can inhibit the wound healing process causing the morbiditas and mortality to grow. The more patien also needs to be considered how the wound healing process the operation. The purpose of this study to know the factor that influence the wound healing process post sectio caesarea in RSUD Arifin Achmad Pekanbaru 2016. This research using the kind of research quantitative with design cross sectional using test chi-square. Collecting data used data secondary from the status of patien and sheets observations in the form of check listI.The population is 239 people with a sample of 150 people. The processing data done by the spss covering editing, coding, sorting, entry, skoring and tabulating. Analysis of the used is unuvariat and bivariat. The results of the chi-square test for maternal age, p value = 1,000 and α = 0,05 means there is no age relationship with the wound healing process. Anemia p value = 0,000 and α = 0,05 maens there is an anemia relationship with wound healing process. Early mobilization of p value = 0,000 and α = 0.05 means there is an early mobilization relationship with the wound healing process. The advice to the hospital, should be the hospital can provide information about the factors that influence the wound healing process post SC to patients and more attention to the wound healing process surgery patients. Keywords: Age, Anemia, Early Mobilization, The wound healing Process Post SectioCaesarea. ABSTRAK Tingginya angka persalinan Sectio Caesareadi Indonesiasaat ini, di rumah sakit pemerintah sekitar 20-25% dan rumah sakit swasta sekitar 30-80% dari total jumlah persalinan. Dilihat dari dampak kesehatan yang ditimbulkan seperti infeksi. Infeksi dapat menghambatproses penyembuhan luka sehingga menyebabkan angka morbiditas dan mortalitas bertambah besar. Maka semakin banyak juga pasien yang perlu diperhatikan bagaimana proses penyembuhan luka operasinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses penyembuhan luka post SC di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan menggunakan uji chi-square. Penelitian ini dilakukan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru pada bulan juni sampai juli tahun 2017. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dari status pasien dan lembar observasi dalam bentuk check list. Populasi berjumlah 239 orang dengan sampel 150 orang. Pengolahan data dilakukan dengan cara SPSS meliputi editing, coding, sorting, entry, skoring dan tabulating. Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian dari uji chi-square untuk usia ibu, nilai p value = 1,000 dan α = 0,05 berarti tidak ada hubungan usia dengan proses penyembuhan luka. Anemia p value = 0,000 dan α = 0,05 berarti ada hubungan anemia dengan proses penyembuhan luka. Mobilisasi dini p value = 0,000 dan α = 0,05 berarti ada hubungan mobilisasi dini dengan proses penyembuhan luka. Saran untuk rumah sakit, sebaiknya rumah sakit dapat memberi informasi tentang faktor yang mempengaruhi proses penyembuhan luka post pada pasien dan lebih memperhatikan prosespenyembuhan luka operasi pasien.

Page 2 of 46 | Total Record : 460