cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jc@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
ISSN : 20894503     EISSN : 25278487     DOI : -
Core Subject : Health,
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan ISSN 2527-8487(online), ISSN 2089-4503(cetak), adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang praktik, teori, dan penelitian di semua bidang kesehatan dan keperawatan.Scope jurnal terdiri dari keperawatan,kesehatan,kesehatan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 460 Documents
MEAN ARTERIAL PRESSURE (MAP) BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN MORTALITAS PADA PASIEN STROKE PERDARAHAN INTRASEREBRAL Sri Haryuni
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.047 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i1.397

Abstract

Stroke merupakan kehilangan fungsi otak secara tiba-tiba, yang disebabkan oleh gangguan aliran darah ke otak (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah di otak (stroke hemoragik). Stroke menduduki peringkat ketiga sebagai penyebab kematiandi dunia setelah penyakit jantung dan kanker. Stroke perdarahan intraserebral menghasilkan gangguan yang lebih luas, lebih fatal, dan melumpuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mean arterial pressure dengan kejadian mortalitas pada pasien stroke perdarahan intraserebral. Desain penelitian dengan kohort retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien stroke perdarahan intraserebral di RSUD Mardi Waluyo Blitar tahun 2015 yang di diagnosis berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan CT scan kepala.Sampel sejumlah 73 responden didapatkan melalui simple random sampling. Stroke PIS ditetapkan berdasarkan klinis dan pemeriksaan CT scan, mortalitas diukur berdasarkan data rekam medis lengkap. Analisis data menggunakan spearman rank (Rho) dengan signifikan α = 0,05. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara mean arterial pressure dengan kejadian mortalitas pada pasien stroke perdarahan intraserebral di RSUD Mardi Waluyo Blitar. Direkomendasikan agar petugas kesehatan memonitor secara ruitn tekanan darah pasien stroke perdarahan intraserebral untuk mengurangi terjadinya kematian pasien.
APLIKASI PERAWATAN KESEHATAN JIWA DI BERBAGAI NEGARA DUNIA: (REVIEW LITERATUR) Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas; Irawan Setyabudi
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.403 KB) | DOI: 10.33366/cr.v4i2.453

Abstract

Sumber daya manusia dalam perawatan kesehatan jiwa sangat dibutuhkan pada situasi dan kondisi saat ini. Tantangan yang dihadapi oleh banyak negara adalah menyediakan sumber daya manusia yang memadai untuk intervensi kesehatan jiwa seperti perawat kesehatan jiwa. Kekurangan sumber daya manusia di seluruh dunia berpengaruh besar pada pelayanan kesehatan jiwa, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah maupun yang sudah mapan. Perbedaan tersebut tidak mencerminkan perbedaan dalam pemberian biaya perawatan, seperti dalam ketersediaan fasilitas kesehatan. Kebijakan yang dibuat akan melibatkan seluruh pimpinan dalam membuat rencana kesehatan dan organisasi profesi di berbagai negara dan masyarakat lokal dalam membuat strategi untuk meningkatkan akses pelayanan yang berkualitas tinggi. Metode penulisan secara deskriptif kualitatif dengan metode analisis berupa literatur review, dari berbagai preseden literatur diambil esensinya dan dibandingkan dari segi judul, pendekatan, tujuan, dan hasilnya. Temuan pada tulisan ini adalah negara-negara di dunia memiliki perlakuan berbeda dalam menyikapi kesehatan jiwa, sedangkan kesimpulannya adalah sumber daya manusia terutama perawat kesehatan jiwa berperan penting dalam keperawatan jiwa khususnya untuk meningkatkan pelayanan yang berkualitas tinggi.
HUBUNGAN PERILAKU PEMAKAIAN LAPTOP DENGAN KEJADIAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA MAHASISWA ANGKATAN 2009 PSIK FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Ani Sutriningsih; Megawati Nur Anggareni
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.589 KB) | DOI: 10.33366/cr.v2i2.587

Abstract

Laptop usage can cause a health complaint called Computer Vision Syndrome (CVS). This syndrome is influenced from the application of ergonomics system that is not good for students use the laptops. The purpose of this study is to identify and analyze the laptop usage behaviour with the case (happenings) of Computer Vision Syndrome (CVS) in Student Year 2009 Nursing Science Program Faculty of Health Sciences University of Tribhuwana Tunggadewi Malang. This study is a descriptive correlative study with the cross sectional method. Sampling technique is Simple random sampling with a sample of 67 respondents. Data collection by questionnaire. The results showed respondents had less good laptop usage behaviour: 37 people (55.2%), the negative Computer Vision Syndrome (CVS): 40 (59.7%) and based on the results of the Spearman Rank correlation test with 95% significance p values obtained: 0.000. This value less than alpha value 0.05 means Ho is rejected so in statistical tests in this study stated there was a significant relationship between the laptop usage behaviour with Computer Vision Syndrome (CVS) case in Student Year 2009 Nursing Science Program University of Tribhuwana Tunggadewi Malang. Based on the above results, for further researcher could be assessed about the relationship of laptop usage behavior with the visual acuity (visual sharpness). Information about the correct laptop usage behaviour and their impact needs to be widely socialized so that laptop users can be avoided from the happening of CVS.
Pola Makan,Kebiasaan Sarapan dan Status Gizi Berhubungan Dengan Prestasi Belajar Siswa SMK di Kota Kediri Nurwijayanti, Nurwijayanti
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): EDITION MARCH 2018
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.439 KB) | DOI: 10.33366/jc.v6i1.809

Abstract

Ada banyak factor yang mempengaruhi keberhasilan belajar diantaranya pola makan, kebiasaan sarapan dan status gizi. Kekurangan zat gizi akan mengurangi konsentrasi belajar siswa sehingga dapat menurunkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pola makan, kebiasaan sarapan dan status gizi terhadap prestasi belajar siswa di SMK. Design penelitian analitik korelasi dengan cara pendekatan cross sectional. Populasinya adalah siswa SMK kelas 1 dan 2 dengan sampel 54 responden secara simple random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner setelah itu diuji dengan Uji Regresi Ordinal. Hasil penelitian didapatkan hampir setengah responden pola makannya dalam kategori cukup yaitu 25 responden (46,3%), sebagian besar responden mempunyai kebiasaan sarapan dalam kategori sering yaitu 30 responden (55,6%), sebagian besar responden mempunyai status gizi normal yaitu 37 responden (68,5%) dan ada pengaruh pola makan, kebiasaan sarapan dan status gizi terhadap prestasi belajar siswa SMK ( Uji Regresi Ordinal ρ = 0,015 < 0,05 maka Ho ditolak). Pola makan, kebiasaan sarapan dan status gizi harus diperhatikan dengan baik untuk meningkatkan konsentrasi siswa sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa
HUBUNGAN PERKEMBANGAN BAHASA DAN STATUS GIZI ANAK Di WILAYAH KERJA PUSKESMAS WILAYAH SELATAN KOTA KEDIRI Nurwijayanti Nurwijayanti
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.588 KB) | DOI: 10.33366/cr.v4i2.451

Abstract

Pemenuhan kebutuhan nutrisi anak mempengaruhi ketersediaan energi, zat pembangun dan daya tahan tubuh anak. Hal ini berdampak pada menurunnya perkembangan anak khususnya perkembangan bahasanya. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan perkembangan bahasa dan status gizi anak. Desain penelitian adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diteliti adalah semua anak usia 2 – 4 tahun di Posyandu Ngronggo Wilayah Kerja Puskesmas Wilayah Selatan Kota Kediri dengan menggunakan metode purposive sampling dan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian anak usia 2 – 4 tahun yang berjumlah 31 responden. Variabel adalah perkembangan bahasa dan variabel dependen yang diteliti adalah status gizi.Uji dengan menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status gizi dalam kategori normal, yaitu 12 orang (38,7%) dan sebagian besar responden memiliki perkembangan bahasa dalam kategori penyimpangan, yaitu 15 responden (48,4%). Hasil uji statistik diketahui p-value (0,000) <  (0,05) maka H1 diterima yang berarti ada hubungan antara perkembangan bahasa dengan status gizi
HUBUNGAN AKTIVITAS MENONTON TELEVISI DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA SEKOLAH 6-8 TAHUN DI SDN MERJOSARI 02 MALANG Theresia Fieny; Joko Wiyono; Yanti Rosdiana
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.983 KB) | DOI: 10.33366/cr.v4i3.438

Abstract

Aktivitas menonton televisi merupakan salah satu faktor penting yang menentukan status gizi seseorang.Asupan nutriri yang berlebih tidak diimbangi dengan pengeluaran energi akan menyebabkan terjadinya kegemukan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui antara hubungan aktivitas menonton televisi dengan status gizi pada anak usia sekolah 6-8 tahun di SDN Merjosari 02 Malang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua anak usia sekolah 6-8 tahun sebanyak 20 orang dengan teknik sampling sampel jenuh. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner.Analisa data dengan menggunakan uji statistik spearman rank, derajat kemaknaan (0,05).Hasil penelitian diketahui sebagian besar responden mempunyai aktivitas menonton televisi di Hari Minggu dalam kategori lama sebanyak 15 orang (75%), Senin 11 orang (55%), Selasa 13 orang (65%), dan sebagian besar status gizi responden dalam kategori gemuk yakni laki-laki 6 orang (30%) dan perempuan 7 orang (37%). Uji statistik p-value = 0,22 p-value > 0,05. Artinya tidak ada hubungan antara aktivitas menonton televisi dengan status gizi pada anak usia sekolah 6-8 tahun.Direkomendasikan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan memperbesar sampel penelitian dan menyertakan faktor determinannya.
PERAN KONSUMSI TEH HIJAU (Camelia sinensis) TERHADAP PENURUNAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI Nia Lukita Ariani; Ani Sutriningsih
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.415 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i2.539

Abstract

Obesitas merupakan salah satu permasalahan kesehatan dengan peningkatan angka morbiditas dan mortalitas. Terapi alternatif yang sering dipelajari dan berfungsi sebagai antiobesitas yaitu teh hijau (Camelia sinensis). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek konsumsi teh hijau kemasan pada indeks massa tubuh (IMT) dan rasio lingkar pinggang dan panggul. Desain penelitian yaitu kuasi eksperimental dengan total 33 subyek yang berusia 20-30 tahun serta tidak mengalami diabetes mellitus dengan IMT≥ 25kg/m2 sebagai kelompok kontrol dan IMT 18-22.99 kg/m2 sebagai kelompok kontrol. Subyek diminta untuk mengkonsumsi teh hijau kemasan selama 30 hari. Analisis statistik menunjukkan ada perbedaan rerata IMT sebelum dan sesudah konsumsi teh hijau pada kelompok obesitas (p=0,004). Hasil lainnya menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada rasio lingkar pinggang dan panggul sebelum dan sesudah konsumsi teh hijau baik pada kelompok obesitas (p=0,916) dan kelompok kontrol (p=0,744). Hubungan antara konsumsi teh hijau dengan IMT dan rasio lingkar pinggang dan panggul dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau bukan merupakan determinan utama dalam perubahan IMT dan rasio lingkar pinggang dan panggul. Penelitian ini tidak mampu mengontrol faktor determinan lainnya yang mempengaruhi status obesitas.
KETERKAITAN AKTIVITAS FISIK DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) SISWA SD KOTA MALANG Nia Lukita Ariani; Swaidatul Masluhiya AF
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.832 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i3.712

Abstract

Obesitas menjadi permasalahan kesehatan global dengan peningkatan rerata mobiditas dan mortalitas. Anak dengan obesitas cenderung menjadi dewasa obesitas dan hal ini harus dicegah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara asupan gizi dan aktivitas fisik dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) di SD Sriwedari Malang dan SDN Klojen Malang. Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan total sampel sebanyak 76 siswa kelas 4-6 SD yang memiliki kadar glukosa normal. Pengukuran antropometri dilakukan pada tahap awal untuk kemudian siswa diminta mengingat kembali makanan yang dimakan selama 2x24 jam dengan hari yang tidak berurutan. Aktivitas fisik diukur dengan mengingat kembali kegiatan yang siswa lakukan pada hari libur, hari biasa tanpa pelajaran olahraga dan hari biasa dengan pelajaran olahraga. Data dianalisis menggunakan analisis korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa memiliki aktivitas fisik lebih tinggi dibandingkan asupan energinya.Uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan antara asupan gizi dengan IMT sedangkan ada hubungan cukup kuat antara aktivitas fisik dengan IMT
KETERSEDIAAN BUAH DAN SAYUR DALAM KELUARGA SEBAGAI STRATEGI INTERVENSI PENINGKATAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR ANAK USIA PRASEKOLAH Erlisa Candrawati; Wiwin Wiarsih; Sukihananto Sukihananto
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.527 KB) | DOI: 10.33366/cr.v2i3.216

Abstract

Pre-school aged children is a risk group for poor fruit and vegetable intake. Dietary behavior and patterns are established during pre-school years and influenced by parents. The study aim is to determine the association between home availability of fruit and vegetable and its consumption among pre-school aged children. A cross sectional design with descriptive correlation was used to 89 family with pre-school aged children. It showed statistically significant relationship of food control (p value < 0,05) with a fruit and vegetable consumption pre-school aged children. Health education and counseling about parental feeding practices needs to be done as promotion and prevention intervention
Motivasi Tinggi Meningkatkan Minat Mahasiswa Untuk Melanjutkan Profesi Ners Rosdiana, Yanti; Hastutiningtyas, Wahidyanti Rahayu; Putri, Ronasari Mahaji
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1 (2019): EDITION MARCH 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.208 KB) | DOI: 10.33366/jc.v7i1.1145

Abstract

Nursing students can only be said to be professional if the student has continued professional if the student has continued professional profession education, but unfortunately there are still many students who are not willing to continue to the level. Student motivation in one way to bring out, move, desire and direct behaviour. Such behaviour will form an activity of its own to determine the relationship of motivation with the interest of students to continue profession professions at Tribhuwana University Tunggadewi Malang. This research uses analytic observation design with cross sectional approach. The population in this study were all Nursing science study Program students at the Tribhuwana Tunggadewi University in Malangwho would continue the profession of nurses. The sampling technique used in this study was a total sampling of 87 respondents. The dependent variable in this study in the independent interest and variable, namely motivation. Data were collected using a modified questionnaire, namely interest with IIQ (The Individual Interest Questionnaire) and motivation with Motivation Quuestionnaire Aspira. Data were performed using SPSS. Spearman-rank test results obtained p value = (0,000) (0,050) with a positive value of r (correlation coefficient) 0,391 wich means that there is a significant relationship of motivation with interest. Thus the higher the motivation will increase the interest of studets to continue professional education nurse, so it is hoped that there needs to be an early introduction to the Ners professional education program to increase motivation with the interest of nursing students of continue professional ners education

Page 3 of 46 | Total Record : 460