cover
Contact Name
Zaky Farid Luthfi
Contact Email
zaky.farid@fis.unp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jce@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Civic Education
ISSN : -     EISSN : 2622237X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JCE mengundang para sarjana, peneliti, praktisi, dan mahasiswa pascasarjana untuk mengirimkan artikel ilmiah mereka yang berasal dari penelitian, studi, dan ulasan buku di bidang pendidikan kewarganegaraan, pendidikan moral, studi interdisipliner dalam bidang politik, hukum, sosiologi, sejarah, dan budaya yang memengaruhi pendidikan kewarganegaraan dan moral di seluruh dunia.
Arjuna Subject : -
Articles 371 Documents
Partisipasi Mahasiswa Dalam Berorganisasi Di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang Rizka Morina; Susi Fitria Dewi
Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.813 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i2.184

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya partisipasi mahasiswa dalam mengikuti organisasi di tingkat fakultas. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk partisipasi, respon keterlibatan mahasiswa serta upaya meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam berorganisasi di Fakultas Ilmu Sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif dengan informan penelitan terdiri dari Wakil Dekan III FIS UNP, Pembina organisasi mahasiswa, ketua BPM, Gubernur BEM, Ketua HMJ ISP, ketua HMJ Sosiologi, Ketua HMJ IAN, Ketua HMJ Sejarah, Ketua HMJ Geografi, Ketua HMJ Pendikais, dan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial. Metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian berdasarkan teori partisipasi dari segi bentuk ditemukan bahwa terdampak tiga bentuk partisipasi yaitu tenaga, pikiran dan materi, sedangkan respon keterlibatan mahasiswa dalam berorganisasi di Fakultas Ilmu Sosial adalah adanya kompetensi dalam diri mahasiswa, menambah pengalaman dalam organisasi, eksistensi diri, mengisi waktu luang dan memperluas jejaring pergaulan, serta adanya upaya dalam meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam berorganisai di Fakultas Ilmu Sosial. Partisipasi mahasiswa dalam berorganisasi belum optimal sehingga diharapkan adanya pembaharuan dalam organisasi dan harus saling berkerjasama antar organisasi mahasiswa.
Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji Di Nagari Lubuk Basung Kabupaten Agam Rika Kartika; Nurman Nurman
Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.217 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i2.185

Abstract

Mengaji merupakan ibadah utama sejak awal perkembangan Islam di nusantara. Namun perkembangannya saat ini masyarakat mengalami pergeseran prilaku sehingga mengaji semakin ditinggalkan umat muslim. Program gerakan masyarakat mengaji diangkatkan untuk mengatasi pergeseran prilaku masarakat tersebut. Namun dalam pelaksanaannya mengalami kendala dan perlu adanya upaya untuk mangatasi. Penelitian ini bertujuan memaparkan pelaksanaan program GEMMAR Mengaji, mengidentifikasi kendala yang terjadi dan upaya yang dilakukan Nagari Lubuk Basung dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Penelitian ini diteliti dengan menggunakan teknik kualitatif dan disajikan dengan metode deskriptif. Informan penelitian ini adalah lembaga pelaksana, masyarakat yang mengikuti dan tidak mengikuti program GEMMAR Mengaji di Nagari Lubuk Basung. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program GEMMAR untuk sasaran anak-anak sudah terlaksana namun untuk sasaran orang dewasa atau masyarakat umum belum terlaksana. Kendala yang dihadapi belum adanya standard operating procedur, kurangnya partisipasi masyarakat, kurangnya sosialisasi, kurangnya ruangan khusus mengaji anak-anak dan kurangnya tenaga prngajar mengaji. Upaya yang telah dilakukan Nagari Lubuk Basung terhadap kendala yang terjadi adalah penyediaan MDA dan pelatihan guru maengaji. Dapat disimpulkan bahwa program gerakan masyarakat magrib mengaji di Nagari Lubuk Basung terlaksana. Namun perlu evaluasi untuk perbaikan agar partisipasi masyarakat meningkat.
Pemerintah Nagari dan Upaya Memberdayakan Masyarakat Popi Milakarma; Maria Montessori
Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.133 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i2.188

Abstract

Pemerintah nagari merupakan subsistem dari penyelenggaraan pemerintahan, sehingga nagari memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya. Salah satu tugas pokok dari pemerintah nagari adalah memberdayakan masyarakat nagari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya pemerintah nagari dalam memberdayakan masyarakat petani di nagari Koto Rantang Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari Pemerintah Nagari Koto Rantang, Penyuluh Pertanian Lapangan, Tokoh Masyarakat, dan Petani. Data penelitian dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa upaya yang dilakukan oleh pemerintah nagari dalam memberdayakan masyarakat petani di nagari Koto Rantang yaitu: pertama penguatan kelompok tani dan Gapoktan, kedua memberikan pelatihan dan penyuluhan, ketiga memberikan bantuan sarana produksi seperti pupuk, mesin perontok padi, serta benih dan bibit tanaman. Akan tetapi dalam melaksanakan upaya pemberdayaan masyarakat petani, pemerintah nagari Koto Rantang mengalami kendala-kendala di antaranya rendahnya kemauan masyarakat petani untuk bergabung dalam kelompok tani, petani menggunakan kelompok tani hanya untuk kepentingan tertentu, serta masyarakat petani susah adopsi teknologi.
Sekolah Ramah Anak: Tantangan dan Implikasinya Terhadap Pemenuhan Hak Anak Andini Putri; Akmal Akmal
Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.513 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i4.190

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena tidak terlaksananya dengan baik sekolah ramah anak yang ada di Kota Padang, sementara kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di sekolah di Kota Padang masih kerap terjadi. Tujuan dari penelitian ialah mendeskripsikan pelaksanaan sekolah ramah anak di SMP N 11 Padang, mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat yang dihadapi SMP Negeri 11 Padang dalam pelaksanaan sekolah ramah anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, siswa, orang tua siswa, petugas kantin, masyarakat, ketua komite serta alumni SMP N 11 Padang. Metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian berdasarkan analisa Teori Edward III, dari segi komunikasi, sumber daya dan disposisi sudah berjalan dengan baik namun pada indikator struktur birokrasi yang tidak berjalan, karena tidak adanya struktur birokrasi khusus yang dibentuk dalam pelaksanaan sekolah ramah anak. Faktor pendukung pelaksanaan sekolah ramah anak di SMP N 11 Padang di antaranya adalah kualitas sekolah, kualitas dan komitmen sumber daya manusia sedangkan faktor penghambatnya yaitu belum adanya kurikulum khusus, beberapa orang tua tidak peduli, serta ketersediaan tanah dan dana yang minim. Pelaksanaan sekolah ramah anak di SMP N 11 Padang belum optimal sehingga resiko terjadinya kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di sekolah masih tinggi.
Peran Dan Fungsi Wali Kelas Dalam Pembinaan Perilaku Siswa Di Smp Negeri 33 Padang Elvira Petriani; Azwar Ananda
Journal of Civic Education Vol 1 No 3 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.054 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i3.197

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan fungsi wali kelas dalam pembinaan perilaku siswa di SMP Negeri 33 Padang. Informan penelitian ini adalah kepala sekolah SMP Negeri 33 Padang, wakil kepala sekolah sekolah bidang kesiswaan, dan wali kelas SMP Negeri 33 Padang. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini pelaksanaan peran wali kelas dalam melakukan pembinaan perilaku siswa di SMP Negeri 33 Padang adalah pembinaan perilaku siswa melalui mengumpulan data, fakta dan informan tentang siswa, Pemanggilan orang tua siswa/wali peserta didik dan Menggelola kelas sedangkan pelaksanaan fungsi wali kelas dalam melakukan pembinaan perilaku siswa di SMP Negeri 33 Padang adalah wali kelas memberikan pembinaan perilaku siswa melalui motivasi kepada siswa, menyelanggarakan administrasi kelas, dan pembagian rapor setiap semester. Terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh wali kelas dalam melakukan pembinaan perilaku siswa di SMP Negeri 33 Padang. kendala tersebut berasal dari dua pihak yaitu pihak siswa dan pihak wali kelas. Adapun kendala dari pihak siswa ialah perilaku siswa yang tidak memberikan surat panggilan orang tua kepada orang tuanya sehingga orang tua tersebut tidak memenuhi panggilan dari pihak sekolah dalam rangka mendiskusikan perilaku anaknya. Kendala lain yakni kurangnya kepercayaan orang tua terhadap laporan dari sekolah mengenai perilaku anaknya karena bagi orangtua tersebut perilaku anaknya tidak pernah bermasalah. Sedangkan kendala dari pihak wali kelas ialah banyaknya jam pembelajaran bagi wali kelas, wali kelas hanya sibuk dengan kehadiran dan nilai siswanya tanpa melakukan menelusuri penyebabnya secara mendalam. Upaya wali kelas dalam melakukan pembinaan pada siswanya di SMP Negeri 33 Padang yakitu melakukan pembinaan perilaku siswa melalui pendekatan terhadap siswa serta mengkomunikasikan perilaku siswa dengan orang tuanya.
Lingkungan Dan Kebiasaan Orangtua Sangat Berpengaruh Terhadap Perilaku Dan Sikap Moral Anak (Studi Di Kelurahan Flamboyan Baru Kecamatan Padang Barat Rt 01 Marina Aulia Dasopang; Maria Montessori
Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.466 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i2.198

Abstract

Pada hakekatnya lingkungan sangat berpengaruh bagi perkembangan sikap dan perilaku anak, bila anak berada dalam lingkungan yang baik maka akan memberikan pengaruh yang baik bagi perkembangan karakter anak, dan begitu juga sebaliknya lingkungan yang tidak baik juga dapat memberikan pengaruh yang tidak baik bagi perkembangan sikap dan perilaku anak, manusia tidak bisa melepaskan diri secara mutlak dari pengaruh lingkungan karena lingkungan senantiasa tersedia di sekitarnya. Tujuan Penelitian yaitu Menggambarkan pengaruh lingkungan dan kebiasaan orangtua terhadap perilaku dan sikap moral anak di Kelurahan Flamboyan Baru Kecamatan Padang Barat. Metode digunakan yaitu menggunakan metode kualitatif dan metode deskriptif yang bertujuan untuk melakukan penelusuran dan memperoleh deskripsi terhadap fenomena yang diteliti. Berdasarkan hal tersebut, peneliti berusaha melakukan penelusuran dan memperoleh deskripsi tentang “Pengaruh Lingkungan dan Kebiasaan Orangtua Terhadap Perilaku dan Sikap Moral Anak di Kelurahan Flamboyan Baru Kecamatan Padang Barat”. Hasil kajian menunjukkan terdapat pengaruh lingkungan terhadap sikap moral anak di Kelurahan Flamboyan Baru Kecamatan Padang Barat.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mahasiswa Memilih Kuliah pada Prodi PPKn FIS Universitas Negeri Padang Pandra Oktum Zalmi; Junaidi Indrawadi
Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.394 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i2.199

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat Mahasiswa dalam memilih Kuliah pada Program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Mahasiswa memilih kuliah pada Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jenis Penelitian yang digunakan ialah Mixed Methods model Sequential Ekplanatory (Urutan Pembuktian). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa; Minat mempengaruhi Mahasiswa dalam memilih kuliah pada Program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarnegaraan, orang-orang terdekat seperti orang tua mempengaruhi Mahasiswa memilih kuliah pada Program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran serta Pekerjaan yang diharapkan seperti Guru dan Dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran mempengaruhi Mahasiswa dalam memilih kuliah pada Program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Kesimpulannya bahwa dari Mahasiswa yang ada memiliki minat yang tinggi untuk memilih kuliah di Program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan selanjutnya Mahasiswa dalam memilih Program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dipengaruhi oleh faktor orang tua kemudian Pekerjaan yang diharapkan oleh Mahasiswa setelah lulus dari Program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ialah Tenaga pendidik seperti Guru dan Dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Pelaksanaan Pendidikan Karakter di Panti Asuhan Aisyiah Kabupaten Agam Jusnika Yona Silvia; Rita Angraini
Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.268 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i2.200

Abstract

Tujuan penelitian ialah untuk melihat bagaimana pelaksanaan pendidikan karakter, kendala yang ditemui, serta upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala dalam pelaksanaan pendidikan karakter dipanti asuhan Aisyiah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konsep anak sebagai generasi penerus pembangunan bangsa dimasa yang akan datang yang harus memiliki bekal seperti bekal ilmu pengetahuan, kepedulian, jiwa kepemimpian, serta budi pekerti baik lainnya. Namun yang terjadi sekarang ini banyak anak-anak yang tidak memiliki hal tersebut karena beberapa alasan diantaranya keluarga miskin, broken home atau meninggal salah satu orang tuanya. Untuk mengantisipasi hal tersebut didirikanlah panti asuhan. Penelitian kualitatif dan metode deskriptif. Informannya adalah Pembina, pengurus, anak asuh, orang tua, dan masyarakat sekitar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta setelah data diperoleh data dianalisis menggunakan teori Milles dan Hubermant. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter anak di panti asuhan diberikan melalui bimbingan keagamaan, mental, keterampilan, dan intelektual. Kendala yang ditemui Pembina merasa kesulitan dalam proses pembinaan, kurangnya guru dan waktu pembina. Upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala tersebut ialah Pembina lebih banyak memberikan perhatian dan waktu luang kepada panti, dan berusaha mencarikan guru. Saran yang diberikan adalah kerjasaman yang solid dari pihak panti dan juga kepada anak asuh diharapkan untuk bisa lebih bersungguh-sungguh lagi dalam mengikuti bimbingan yang diberikan.
Pemberdayaan Perempuan melalui Kelompok Pengrajin Sulaman Bayangan di Barung-Barung Belantai Kabupaten Pesisir Selatan Nor tiara; Yusnanik Bachtiar
Journal of Civic Education Vol 1 No 3 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.387 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i3.203

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kelompok pengrajin Sulaman Bayangan yang menjadi pemberdayaan bagi kaum perempuan dalam meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Perempuan harus bisa membuat sulaman agar mereka bisa mandiri dalam segi ekonomi dan tidak bergantung kepada suami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan perempuan melalui kelompok pengrajin Sulaman Bayangan di Barung-Barung Belantai Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pemilihan informan dilakukan dengan teknis purposive sampling dengan informan penelitian sebanyak 15 orang informan. Jenis data yang terdiri dari data primer dan data sekunder, dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik menguji keabsahan data menggunakan triangulasi dan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan melalui kelompok pengrajin Sulaman Bayangan terbagi menjadi 2 bagian yaitu pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh ketua kelompok pengrajin Sulaman Bayangan dan yang dilakukan oleh tim pelaksana pengabdian masyarakat dari Universitas Negeri Padang. Adapun faktor pendukung pada pelaksanaan pemberdayaan perempuan melalui kelompok pengrajin Sulaman Bayangan di Barung-Barung Belantai adalah alat praktek yang cukup mendukung dan lokasi Sulaman Bayangan dekat dengan tempat wisata puncak mandeh sehingga membuat sulaman ini mudah dikenal banyak wisatawan. sedangkan faktor penghambat pelaksanaan pemberdayaan perempuan melalui kelompok pengrajin Sulaman Bayangan di Barung-Barung Belantai yaitu seperti masalah pemodalan, masalah SDM/pengrajin Sulaman Bayangan dan masalah pemasaran. Dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan perempuan dapat dilakukan dengan memfasilitasi, sosialisasi, pelatihan, diskusi, pembinaan serta penyuluhan motivasi dan pelatihan menyulam pada pengrajin Sulaman Bayangan.
Pembinaan Karakter Anak Usia Sekolah di Taman Pendidikan AlQur’an (TPA) Koto Kandis Kabupaten Pesisir Selatan Vingki Elpani Putri; Azwar Ananda
Journal of Civic Education Vol 1 No 3 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.816 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i3.204

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya sikap dan perilaku anak usia sekolah yang tidak mencerminkan patuh terhadap ajaran agama dan dilihat dari aspek kedisiplinan banyak anak usia sekolah yang tidak menaati aturan dan tata tertib yang berlaku di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Koto Kandis Kabupaten Pesisir Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pembinaan karakter religius dan kedisiplinan anak usia sekolah di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Koto Kandis Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis Penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif karena penelitian ini berusaha menggambarkan dan melukiskan fakta-fakta secara akurat tentang suatu keadaan atau peristiwa yang tampak pada anak usia sekolah yang ada di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan informan sebanyak 16 orang informan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pembinaan karakter religius dan kedisiplinan yang dilaksanakan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Koto Kandis Kenagarian Kambang Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan terdiri dari pembiasaan, keteladanan dan memberikan motivasi atau dorongan.Pembiasaan ini dilakukan dengan membiasakan murid untuk melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan agama dan kepercayaan.Pembinaan melalui keteladanan dilakukan oleh guru secara langsung melalui sikap dan perbuatannya.Sedangkan memberikan motivasi atau dorongan dilakukan oleh guru dengan memberikan penghargaan dan hukuman. Adapun kendala-kendala dalam pelaksanaan pembinaan karakter religius dan kedisiplinan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Koto Kandis Kabupaten Pesisir Selatan seperti waktu pelaksanaan yang kurang optimal, sarana dan prasarana yang tidak lengkap serta pemberian sanksi yang kurang tegas.

Page 6 of 38 | Total Record : 371


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 4 (2025): Journal of Civic Education (IN PRESS) Vol 8 No 3 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 2 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 1 (2025): Journal of Civic Education Vol 7 No 4 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 3 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 2 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 1 (2024): Journal of Civic Education Vol 6 No 4 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 3 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 2 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 1 (2023): Journal of Civic Education Vol 5 No 4 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 3 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 2 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 1 (2022): Journal of Civic Education Vol 4 No 4 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 3 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 2 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education Vol 3 No 4 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 3 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 2 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 1 (2020): Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 2 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Journal of Civic Education Vol 1 No 1 (2019): Journal of Civic Education Vol 1 No 4 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 3 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 1 (2018): Journal of Civic Education More Issue