cover
Contact Name
Zaky Farid Luthfi
Contact Email
zaky.farid@fis.unp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jce@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Civic Education
ISSN : -     EISSN : 2622237X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JCE mengundang para sarjana, peneliti, praktisi, dan mahasiswa pascasarjana untuk mengirimkan artikel ilmiah mereka yang berasal dari penelitian, studi, dan ulasan buku di bidang pendidikan kewarganegaraan, pendidikan moral, studi interdisipliner dalam bidang politik, hukum, sosiologi, sejarah, dan budaya yang memengaruhi pendidikan kewarganegaraan dan moral di seluruh dunia.
Arjuna Subject : -
Articles 371 Documents
Layanan Perlindungan Perempuan Korban Kekerasan di Women’s Crisis Center Nurani Perempuan Kota Padang Lusi Susanti; Fatmariza Fatmariza
Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.892 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i4.228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Program Women’s Crisis Center Nurani Perempuan dalam perlindungan perempuan korban kekerasan, mendeskripsikan proses layanan terhadap korban yang dilakukan oleh Women’s Crisis Center Nurani Perempuan di kota Padang, dan mengidentifikasi kendala yang dialami dalam memberikan perlindungan hak-hak perempuan korban kekerasan. Lokasi penelitian ini adalah lembaga Women’s Crisis Center Nurani Perempuan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program perlindungan yang dilakukan Women’s Crisis Center Nurani Perempuan ada tiga yaitu pertama, kegiatan pencegahan yaitu dengan membentuk tujuh komunitas dampingan di beberapa kecamatan Kota Padang, dan melakukan sosialisasi serta diskusi dengan mahasiswa ataupun masyarakat. Kedua, program penanganan yaitu memberikan layanan berupa layanan konsultasi (psikologis dan hukum), medis, pendampingan, rumah aman (shelter), dan pemulanganan korban. Ketiga, program advokasi yaitu mengontrol kerja legislatif agar bekerja sesuai dengan tugasnya, serta mendorong pemerintah untuk membuat kebijakan yang memihak kepada perempuan korban. Kendala yang dihadapi dapat dilihat dari sumber daya manusia, sumber dana, belum adanya Memorandum of Understanding dengan lembaga lain terkait, masyarakat sekitar kurang tersosialisasi oleh Nurani Perempuan. Selanjutnya, proses layanan terhadap korban dimulai dengan dilakukan asessessment awal untuk mengetahui kebutuhan korban, korban akan diberi penguatan, mendapatkan konseling, pendampingan, dan pemulihan korban dan keluarga korban.
Layanan Sistem Informasi Pengaduan Kekerasan SILARAS Terhadap Perempuan dan Anak di Kota Padang Armelyta Armelyta; Fatmariza Fatmariza
Journal of Civic Education Vol 1 No 3 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.724 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i3.229

Abstract

Penelitian ini membahas tentang layanan program SILARAS (Sistem Informasi Layanan Pengaduan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak) di Kota Padang. Program ini dibuat untuk melayani dalam melaporkan kekerasan yang dialami sendiri maupun yang dilihat oleh masyarakat agar berkurangnya tingkat kekerasan yang dialami oleh perempuan dan anak di Kota Padang. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan layanan dari program SILARAS dalam menangulangi kekerasan terhadap perempuan dan anak, melihat faktor pendukung dari program SILARAS, dan melihat faktor penghambatnya. Adapun Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif merupakan proses penelitian ilmiah yang lebih dimaksudkan dalam memahami masalah manusia dalam konteks sosial dengan menciptkan gambaran yang menyeluruh serta kompleks disajikan, melaporkan pandangan yang terperinci dariberbagai sumber informasi, serta dilakukan dengan setting yang alamiah tanpa adanya intervensi ada pun dari peneliti. Penelitian ini berlokasi di kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KP). Lokasi di DP3AP2KP dipilih, karena disana yang mengelola progam SILARAS. Sumber data dari penelitian ini ialah pengurus dari program SILARAS dan klien dari SILARAS. Dokumen yang digunakan dalam penelitian ini merupakan sumber tertulis yang berupa buku, sumber arsip, dan dokumen resmi di DP3AP2KB tentang program SILARAS. Temuan penelitian ini adalah pertama, program SILARAS dalam menangani pelayan pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Padang berdasarkan observasi yang dilakukan bahwa layanan pengaduan SILARAS belum cukup baik dalam menindak lanjuti kasus tersebut. Faktor penghambat dari program SILARAS dapat dilihat bahwa kurang paham masyarakat dalam menggunakan program serta kurangnya sumberdaya manusia dalam mengelola program SILARAS, dan kurangnya biaya dalam kemanan situs SILARAS. Namun demikian terdapat faktor pendukung dari Program SILARAS terdiri dari komunikasi antar organisasi berjalan dengan baik dan struktur birokrasi cukup bagus.
Persepsi Warga Sekolah Terhadap Full Day School di SMP Negeri 32 Padang Mardiatul Latifah; Hasrul Hasrul
Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.234 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i4.230

Abstract

Kurangnya kesiapan warga sekolah dalam menerima kebijakan full day school serta kurang efektifnya pengelolaan kebijakan full day school di SMP Negeri 32 Padang menimbulkan beragam persepsi dari warga sekolah mengenai kebijakan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana persepsi warga sekolah terhadap kebijakan full day school di SMP Negeri 32 Padang. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah warga sekolah SMP Negeri 32 Padang dan sampel penelitian ini terdiri dari 82 orang warga sekolah. pengambilan data menggunakan kuesioner dengan opsi jawaban berupa skala Likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan full day school kurang disetujui oleh warga sekolah. Kebijakan tersebut dalam pelaksanaannya ternyata kurang memberikan sosialisasi mengenai kebijakan full day school, warga sekolah belum siap untuk menerapkannya, sarana pendidik dan pegawai kurang mendukung kebijakan full day school, penambahan waktu belajar masih kurang terlaksana dengan baik, dan kebijakan menganai program-program full day school lainnya kurang terlaksana dengan baik di SMP Negeri 32 Padang.
Implementasi Program Kampung KB dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Kelurahan Gunung Pangilun Kecamatan Padang Utara Kota Padang Rahman HM; Junaidi Indrawadi
Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.76 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i4.233

Abstract

Untuk mengatasi masalah kemiskinan dan kesejahteraan yang terjadi di Indonesi, pemerintah telah menetapkan salah satu program yaitu program kampung KB, yang telah diterapkan di Kampung KB Berok Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi program Kampung KB serta kendala dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kampung KB Berok. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari, ketua, kader, pembina, pengurus kampung KB Berok dan tokoh masyarakat. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis data dengan teknik kualitatif dengan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa implementasi program Kampung KB dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui beberapa program, yaitu Bina Keluarga Balita, Bina Keluara Remaja, Bina Keluarga Lansia, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera, dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja. Namun masih terdapat kendala-kendala dalam implementasi program seperti belum maksimalnya dukungan pemerintah, belum dibentuknya pengelola yang aktif untuk menjalankan program-program, keterbatasan pengetahuan SDM (kader), dan keterbatasan anggaran. Oleh sebab itu diharapkan pemerintah dapat mengevaluasi kebijakan mengenai program kampung KB, sehingga penerapan kampung KB dapat ditingkatkan dan terciptanya masyarakat yang sejahtera.
Tradisi Serasean: Nilai-nilai Kearifan Lokal Masyarakat Transmigran di Nagari Sungai Duo dalam Mewujudkan Keharmonisan Sosial Gushidayat Afriandi; Ideal Putra; Nurman Nurman
Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.851 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i2.234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi serasean beserta makna dan nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, yang dilakukan di Nagari Sungai Duo Kabupaten Dharmasraya. Informan penelitian dipilih dengan metode purpossive sampling, terdiri dari kepala Jorong, ketua RT, tokoh masyarakat dan masyarakat Jorong Karya Budaya Timur dan Barat. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi peran serta, wawancara dan studi dokumentasi. Untuk memastikan keabsahan data, dilakukan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan tradisi serasean bertujuan untuk mewujudkan keserasian dalam kehidupan masyarakat, dengan menekankan kesadaran diri akan pentingnya menjaga sikap dalam berinteraksi antar individu dengan individu ataupun dengan kelompok. Di dalam pelaksanaan tradisi serasean terdapat beberapa prosesi dan simbol yang memiliki makna tentang nilai-nilai penting dalam interaksi sosial, yaitu sikap rela berkorban, kesopanan, religius, musyawarah dan gotong royong. Nilai-nilai tersebut didasari oleh pandangan hidup dan keyakinan masyarakat tentang konsep keharmonisan alam semesta.
Upaya Guru dalam Membina Sikap Sosial Siswa Zulkarnain Zulkarnain; Maria Montessori
Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.02 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i4.235

Abstract

Guru disekolah tidak hanya dituntut untuk memberikan materi pembelajaran saja melainkan guru juga dituntut untuk membina karakter dan sikap siswa, termasuk dalam membimbing dan membina sikap sosial siswa di sekolah. Sikap sosial siswa di sekolah perlu dikembangkan dalam hal saling menghormati dan menghargai, saling tolong-menolong, kerja sama, serta peduli terhadap orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mengungkapkan bagaimana pembinaan sikap sosial siswa di SMP Negeri 5 Koto XI Tarusan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Informan pada penelitian ini ditentukan dengan cara Porposiv Sampling. Jenis datanya adalah data primer dan data sekunder dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan juga studi dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan cara teknik Triangulasi. Analisis data yang digunakan yaitu Reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap sosial siswa di SMP Negeri 5 Koto XI Tarusan masih kurang baik karena masih ada siswa yang tidak menghormati guru, berkata kasar, suka mengejek teman, tidak peduli dengan sesama. Untuk itu diperlukan upaya-upaya yang dilakukan guru dalam membina sikap sosial siswa. Upaya yang dilakukan guru di SMP Negeri 5 Koto XI Tarusan diantaranya dengan cara memberikan nasehat, memberikan sanksi atau hukuman, memberikan motivasi, melalui metode pembiasaan, pengertian, dan memberikan pembinaan dengan menggunakan model.
Pelaksanaan Program Karang Taruna dalam Pembinaan Remaja di Kenagarian Sitiung Mira Anggita Sari; Muhammad Prima Ersya
Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.53 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i2.236

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan program karang taruna dalam membina remajanya, hambatan pelaksanaan program karang taruna serta langkah efektif untuk menaggulangi hambatan tersebut. Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi dan wawancara. Lokasi penelitian yaitu di Kenagarian Sitiung yang dilaksanakan pada bulan Mei s/d Juni 2019. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan program karang taruna di Kenagarian Sitiung dalam membina remajanya yaitu dengan mengadakan kegiatan yang positif yang dapat membentuk karakter remaja menuju kearah yang lebih baik, penelitian ini perlu dilakukan untuk melihat bagaimana pembinaan tersebut dalam membentuk suatu organisasi yang dapat menjadi wadah pembinaan bagi remaja. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan maka pelaksanaan program karang taruna dalam pembinaan remaja di Kenagarian Sitiung di setiap Jorong memiliki program pembinaan remaja dan melaksanakan program yang dibuatnya, seperti pelaksanaan kegiatan kesejahteraan sosial, agama, keterampilan dan olahraga. Namun ada beberapa program yang belum berjalan untuk membina remajanya.
Guru Perempuan Dalam Pembentukan Karakter Anak Wilda Wisnofa Anggraini; Isnarmi Isnarmi
Journal of Civic Education Vol 1 No 3 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.832 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i3.237

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi ikut sertanya perempuan berpartisipasi menjadi guru mengaji dalam mengajarkan Al-Qur’an. Perempuan berpartisipasi menjadi guru mengaji karena suka membaca Al-Qur’an, sayang terhadap anak-anak bahkan memang keinginan dari dalam hati untuk mengajarkan Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru perempuan serta kendala-kendala yang dihadapi guru perempuan dalam pembentukan karakter anak didik di TPA/MDA Masjid Taqwa Nagari Malai III Koto Kecamatan Sungai Geringging. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan penelitian sebanyak 13 guru mengaji perempuan, 16 anak didik, 7 pengelola dan 14 orangtua. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru perempuan dalam pembentukan karakter anak dapat dikategorikan baik hal ini ditunjukan guru perempuan berperan sebagai pengajar dalam memperbaiki bacaan Al-Quran dan Iqra dengan baik, benar dan fasih, yang dilakukan dengan cara guru mengaji terlebih dahulu, kemudian diikuti oleh anak didik. Sebagai pendidik yaitu guru menanamkan sikap saling menghargai, guru memberikan hukuman yang mendidik, guru mencontohkan adab yang mengikuti sunnah Rasul, guru memberi motivasi dan guru memberi peluang kepada anak didik untuk tampil saat didikan subuh. Sebagai teladan guru menanamkan jiwa disiplin, serta guru menanamkan jiwa taat dalam beribadah. Kendala yang dihadapi yaitu kebiasaan masyarakat yang mencela profesi guru mengaji, guru sabar mengajar karena daya tangkap anak didik lambat serta kurang maksimalnya kerjasama guru mengaji dengan orangtua anak didik. Dapat disimpulkan bahwa peran guru perempuan dalam membentuk karakter anak diantaranya sebagai pengajar, pendidik dan teladan.
Upaya Guru dalam Mengurangi Etnosentrisme di Sekolah Sheila Ayu Ningsih; Isnarmi Isnarmi
Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.859 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i4.238

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti dalam melihat Upaya Guru Dalam Mengurangi Sikap Etnosentrisme Yang Berkembang di SMP Negeri 3 Luhak Nan Duo, Pasaman Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk etnosentrisme, upaya guru, dan faktor etnosentrisme bertahan di SMPN 3 Luhak Nan Duo. Guru dan seluruh perangkat sekolah telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi sikap etnosentrisme yang berkembang disekolah. Namun, masih ada saja konflik dan gesekan-gesekan siswa antar suku yang disebabkan oleh sikap etnosentrisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif tipe deskriptif dengan teknik pemilihan informan dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan cara observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Studi kepustakaan dianalisis dengan menggunakan teknik analisi data dari Miles & Huberman (reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Upaya Guru Dalam Mengurangi Etnosentrisme di SMP Negeri 3 Luhak Nan Duo, Pasaman Barat telah dilakukan dengan maksimal, namun belum mencapai tujuan yang diinginkan. Banyak siswa-siswi yang masih memiliki sikap etnosentrisme yang kental. Padahal seluruh guru telah bekerja sama dengan baik untuk mengurangi etnosentrisme yang berkembang di SMP Negeri 3 Luhak Nan Duo, Pasaman Barat. Hal ini trjadi karena faktor penyebab etnosentrisme yang datang dari luar lingkungan sekolah sangat kuat.
Implementasi Nilai-Nilai Kemanusiaan dalam Kegiatan Korps Suka Rela Palang Merah Indonesia Unit Universitas Negeri Padang Sri Lestari; Nurman Nurman
Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.733 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i4.240

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya partisipasi anggota KSR PMI Unit UNP dalam kegiatan yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai kemanusiaan dalam kegiatan KSR PMI Unit UNP, faktor penghambat yang dihadapi, dan upaya yang dilakukan pengurus untuk mengatasi faktor penghambat tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penilitian ini adalah pembina, pengurus, dan anggota KSR PMI Unit UNP serta mahasiswa yang bukan anggota KSR PMI Unit UNP dan masyarakat di lokasi KSR PMI Unit UNP mengadakan kegiatan. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menemukan bahwa implementasi nilai-nilai kemanusiaan dalam kegiatan KSR PMI Unit UNP telah berjalan dengan baik namun masih perlu ditingkatkan lagi. Faktor penghambat yang dihadapi adalah komitmen dan dukungan dari anggota masih kurang, sumber daya dan waktu yang kurang memadai, dan adanya hambatan dari faktor eksternal. Sedangkan upaya yang dilakukan adanya evaluasi setiap selesai kegiatan, membuka arsip-arsip lama, membuat acara keakraban, mengajukan proposal ke pihak luar, iuran anggota serta adanya peminjaman perlengkapan kepada pihak luar.

Page 8 of 38 | Total Record : 371


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 4 (2025): Journal of Civic Education (IN PRESS) Vol 8 No 3 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 2 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 1 (2025): Journal of Civic Education Vol 7 No 4 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 3 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 2 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 1 (2024): Journal of Civic Education Vol 6 No 4 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 3 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 2 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 1 (2023): Journal of Civic Education Vol 5 No 4 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 3 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 2 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 1 (2022): Journal of Civic Education Vol 4 No 4 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 3 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 2 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education Vol 3 No 4 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 3 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 2 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 1 (2020): Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 2 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Journal of Civic Education Vol 1 No 1 (2019): Journal of Civic Education Vol 1 No 4 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 3 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 1 (2018): Journal of Civic Education More Issue