cover
Contact Name
Imron Amrullah
Contact Email
imron.amrullah@unitomo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fonema@unitomo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 26213257     EISSN : 26212900     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Dr. Soetomo dengan frekuensi terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ilmiah fonema berisi tulisan yang berasal dari hasil penelitian, kajian atau karya ilmiah di bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra.
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
Analisis Kontrastif Pemerlengkap (Complementizer) dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia Izzati Karimah
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1009.037 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i2.4490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengontraskan pemerelngkap dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode deskriptif-kualitatif. Ada beberapa teori yang digunakan dalam penelitian yakni teori klausa pemerlengkapan oleh Dixon (2010) dan teori analisis kontrastif oleh Krzeszowski (1990). Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan tiga tahapan: mendeskripsikan, menyatarakan, dan membandingkan. Dari analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa persamaan dan perbedaan pemerlengkap dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Persamaan yang ditemukan yakni secara umum bahasa Inggris menggunakan pemerlengkap that, to, dan for sedangkan bahasa Indonesia menggunakan pemerlengkap bahwa, untuk, serta supaya dan agar. Di samping itu terdapat beberapa perbedaan yakni bahasa Inggris memiliki pemerlengkap –ing, dalam bahasa Indonesia terdapat beberapa pemerlengap berupa kata tanya, dan ada relasi penggunaan kala, aspek, dan modal dalam bahasa Inggris dengan penggunaan pemerlengkap.
Kajian Mistis, Ontologis, dan Fungsional Legenda Makam Keramat di Surabaya sebagai Bentuk Perkembangan Budaya Sudarwati Sudarwati; Novi Andari
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1051.663 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i2.4491

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perubahan perkembangan budaya masyarakat Surabaya terhadap makam-makam keramat dari segi mistis, ontologis dan fungsional. Teori yang digunakan adalah teori yang dibuat oleh C.A.van Peursen. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Pencarian data primernya dengan wawancara dengan juru kunci, masyarakat sekitar, dan pengunjung makam. Sampel makam yang diteliti yaitu makam Eyang Kudo Kardono, Eyang Windu, makam Sawunggaling, makam Joko Jumput, makam Eyang Gusti Wongso Negoro. Data sekunder mengunakan buku Folklore Surabaya dan buku-buku yang terkait. Hasilnya dimensi mistis, ontologis, dan fungsional terealisasi di lima makam keramat. Pada aspek mistis, banyak pengunjung makam yang percaya atas kesaktian tokoh yang ada di makam tsb bisa mengabulkan semua permintaan, asalkan pengunjung memenuhi syarat. Saat itu pengunjung melakukan ritual-ritual mistis. Pada aspek ontologis, pemikiran masyarakat tidak bergantunglagi pada hal-hal gaib , mereka tidak menaruh sesajen di makam. Namun mereka hanya melakukan ziarah makam, slametan. Masyarakat sudah bisa berpikir logis dan hidup berdampingan dengan kehidupan nyata. Aspek fungsional terlihat dari masyarakat yang memfungsikan makam-makam tsb. sebagai objek ilmu pengetahuan, objek wisata religi, objek wisata budaya.
Estetika Bahasa Indramayu pada Novel Aib dan Nasib Karya Minanto (Kajian Sosiolinguistik) Suci Latifah; Sri Utami; Wahyu Widayati
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.697 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i2.4492

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendedah estetika bahasa Indramayu fokus pada variasi bahasa dari segi penutur dalam novel Aib dan Nasib karya Minanto. Hal ini dilakukan karena teks novel banyak menyisipkan warna bahasa dalam stilistika penceritaan. Aib dan Nasib menceritakan kehidupan masyarakat Indramayu dari keseluruhan aktivitasnya. Mulai dari interaksi sosial, sistem kekerabatan, hingga kultur masyarakat. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif, dengan objek penelitian Aib dan Nasib karya Minanto. Adapun teknik menggunakan studi pustaka dengan teknik deskriptif analitis sebagai teknik analisis data. Hasil temuan menunjukkan variasi bahasa seperti dialek, ideolek, kronolek, dan sosiolek. Pengemasan estetika bahasa tampak dari kreativitas pengarang melalui dialog, narasi, dan deskripsi. Estetika bahasa dalam novel menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan bahasa dengan sekelompok masyarakat.
Penggunaan Permainan Edukatif “Memancing Magnet Baca” Pada Pendidikan Anak Usia Dini Andini Dwi Arumsari; Dzulkifli Dzulkifli
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.698 KB) | DOI: 10.25139/fn.v5i1.4553

Abstract

Salah satu materi pembelajaran yang diberikan di Taman kanak-kanak adalah pengenalan huruf, sebagai upaya mempersiapkan siswa dalam memasuki Sekolah Dasar. Selama masa pandemi, siswa mengalami kesulitan untuk memahami materi pembelajaran, karena pembelajaran dilakukan melalui daring. Oleh karena itu, alat permainan edukatif yang dipakai merupakan hal yang penting dalam mendukung materi pembelajaran yang diberikan, misalnya Alat Permainan Edukatif Memancing Magnet Baca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam membaca siswa dengan menggunakan alat permainan edukatif (APE) “Memancing Magnet Baca”. Metode pengambilan data menggunakan pre-experiment dengan melakukan observasi dan wawancara dalam pengambilan datanya. Analisi data dilakukan dengan uji t, hasilnya nilai signifikansi (Sig) sebesar 0.000.Hasil dari penelitian ini adalah Alat permainan edukasi yang bernama “Memancing Magnet Baca” dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca di TK X Surabaya.
Representasi Nilai dan Kultur Madura dalam Kumpulan Cerpen Rokat Tase’ Karya Muna Masyari Lely Virma Karuniya; M. Shoim Anwar
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.119 KB) | DOI: 10.25139/fn.v5i1.4622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur kultur, dan nilai-nilai yang terkandung pada kumpulan cerpen Rokat Tase’ karya Muna Masyari yang mendasari masyarakat Madura dalam sehari-hari. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang dikumpulkan berupa kalimat dan dialog dalam kumpulan cerpen Rokat Tase’ karya Muna Masyari. Sumber data pada penelitian ini yakni kata, frase, klausa, dan kalimat pada kumpulan cerpen Rokat Tase’ karya Muna Masyari yang mendeskripsikan unsur kultur, makna kultur masyarakat, dan nilai-nilai. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Teknik penganalisisan yang digunakan, yaitu teknik deskriptif. Keabsahan data menggunakan trianggulasi teori dan metode. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya dua yakni (1) unsur kultur yaitu berupa sistem bahasa masyarakat Madura, pengetahuan mengenai dongeng mitos, sosial mengenai perjodohan, peralatan hidup dan teknologi yang berupa celurit, mata pencaharian hidup yakni sebagai pedagang, religi yakni adat tujuh bulanan, sistem kesenian dan kesenian; (2) nilai-nilai dalam kumpulan cerpen Rokat Tase’ karya Muna Masyari, meliputi nilai sosial berupa kasih sayang dan tanggung jawab, nilai moral berupa hubungan antar sesama manusia, diri sendiri, dan Tuhan, nilai agama berupa dimensi praktik, pengalaman, dan pengetahuan.
Aktualisasi Diri Tokoh Utama dalam Novel Pohon Tanpa Akar Karya Syed Waliullah Amri Fadhilah Ahmad; Redyanto Noor
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.291 KB) | DOI: 10.25139/fn.v5i1.4625

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai proses pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri tokoh utama dalam novel Pohon Tanpa Akar karya Syed Waliullah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan psikologi humanistik Abraham Maslow. Metode yang digunakan adalah kontekstual yaitu sebuah analisis pada karya tulis yang dapat membantu peneliti menilai karya tersebut berdasarkan konteks sejarah dan budaya di era karya tersebut dibuat, dan juga berdasarkan tekstualitasnya, Hasil dari penelitian ini yaitu tokoh utama novel Pohon Tanpa Akar berhasil memenuhi kebutuhan aktualisasi dirinya melalui proses pemenuhan kebutuhan fisiologis, rasa aman, cinta dan memiliki, harga diri, dan puncaknya adalah kebutuhan aktualisasi diri.
Kesantunan Berbahasa pada Kajian Diskusi “Buat Apa Menulis” di Rayon Bahasa Avicenna (Prinsip Kesantunan Leech) Al Fatih Rijal Pratama; Bagus Wahyu Setyawan
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.806 KB) | DOI: 10.25139/fn.v5i2.4644

Abstract

Abstrak. Dalam penelitian ini, mengkaji tentang analisis kesantunan berbahasa pada kajian diskusi “Buat Apa Menulis” di Rayon Bahasa Avicenna dengan prinsip kesantunan Leech. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep kesantunan bahasa menurut prinsip Leech, yang berupa, maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim permufakatan, dan maksim kesimpatian. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif dengan berusaha mengungkap kesantunan berbahasa pada kajian diskusi “Buat Apa Menulis” di Rayon Bahasa Avicenna dengan menggunakan prinsip kesantunan Leech. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, catat dan rekam. Sedangkan, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis induktif untuk menemukan hasil penelitian dengan mengatagorikan hal-hal khusus yang telah ditemukan untuk diarahkan ke kategori umum. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat; (1) bagi pendidik dan calon pendidik, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai rujukan dalam proses pendidikan, (2) bagi mahasiswa penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber rujukan dalam penelitian, dan (3) bagi penelitian lain, penelitian ini bisa digunakan untuk perbandingan atau referensi bagi peneliti yang relevan.
Kode Pembacaan Roland Barthes Dalam Cerpen Pemintal Kegelapan Karya Intan Paramaditha: Kajian Semiotika Titin Puji Rahayu
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.354 KB) | DOI: 10.25139/fn.v5i1.4760

Abstract

ABSTRAK Dalam membaca karya sastra, kode pembacaan atau leksia selalu dimunculkan sehingga membentuk penandaan pada serangkaian fragmen untuk memandang entitas karya sebagai sesuatu yang bermakna. Kode pembacaan tersebut dapat ditemukan pada proses pembacaan teks baik berasal dari teks tersebut maupun interpretasi pembaca mengenai teks. Dalam cerpen Pemintal Kegelapan karya Intan Paramaditha dianalisis menggunakan teori Roland Barthes terhadap kode pembacaan atau leksia dalam karya sastra pada kajian semiotika. Oleh sebab itu, penelitian ini bermaksud mendeskripsikan kode pembacaan Roland Barthes dalam cerpen Pemintal Kegelapan karya Intan Paramaditha yang meliputi kode hermeneutik, kode semik, dan kode proairetik dalam judul-judul yang ada dalam kumpulan cerpen. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskripsi kualitatif berdasarkan data berbentuk kata-kata dari cerpen Pemintal Kegelapan karya Intan Paramaditha yang memuat kode-kode pembacaan. Hasil daripada penelitian ini yaitu mengetahui kode hermeneutik terdapat 2 kode, kode semik terdapat 2 kode, dan kode proairetik terdapat 1 kode. Kata Kunci: Semiologi, Leksia, Pemintal Kegelapan
Presuposisi dalam Video Wawancara Tokoh Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Marshella Rachel Intan Kristanti; Tri Indrayanti
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.996 KB) | DOI: 10.25139/fn.v5i1.4770

Abstract

Komunikasi merupakan suatu proses pernyataan perasaan seseorang terhadap yang lain. Penggunaan bahasa dengan melibatkan konteks tuturan yakni dapat disebut sebagai suatu cabang ilmu bahasa pragmatik. Penelitian ini mengambil salah satu kajian dari pragmatik yaitu presuposisi yang memiliki tujuan untuk menemukan makna dari asumsi-asumsi dengan pemahaman bersama guna memperoleh pemahaman yang utuh dalam sebuah peristiwa tutur. Skripsi berjudul Analisis presuposisi dalam Video Wawancara Tokoh Unipa Surabaya memiliki tujuan guna membahas penggunaan jenis-jenis presuposisi yang banyak ditemukan dalam hasil transkrip data penelitian yakni kelima video wawancara tokoh Unipa Surabaya. Berpijak pada teori presuposisi George Yule guna proses analisis data yang ditemukan dalam objek kajian penelitian tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yakni metode yang menjelaskan secara sistematis atau mendeskripsikan. Data yang peneliti miliki penjelasan berupa kata-kata tertulis transkrip dari video wawancara dengan tokoh Unipa Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya jenis presuposisi yang muncul pada objek kajian peneliti meliputi presuposisi potensial, leksikal, faktif, non-faktif, struktural, dan faktual tandingan. Terdapat jenis praanggapan yang paling banyak muncul dalam kelima video wawancara tokoh Unipa Surabaya yakni pada presuposisi potensial karena membicarakan mengenai suatu kejadian yang berhubungan.
Penggunaan Media Pembelajaran Flash Dengan Strategi K-W-L Dalam Membaca Pemahaman Teks Eksposisi Soesiana Tri Eka Silver; Retno Suciati; Hetty Purnamasari; Sri Yuni Hanifah
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.343 KB) | DOI: 10.25139/fn.v5i1.4836

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bahwa strategi KWL (Tahu, Ingin Tahu, dan Belajar) dapat digunakan dengan media Flash dalammembaca pemahaman bahasa Indonesia pada teks eksposisi.Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif , peneliti menggunakan siswa kelas delapan sebagai subjek penelitian, sedangkan instrumen penelitian yang digunakan berupa observasi ceklist, wawancara guru dan siswa, penggunaan angket dengan rentang 4 pilihan serta tes tertulis.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa observasi ceklist dikelas memperoleh nilai 92,92 dengan kategori baik. Hasil wawancara guru dengan total skor 87,5, dan hasil wawancara dengan siswa dengan skor 86,6. Adapun dari hasil angket adalah 94,0. Tingkat kualitas kemampuan awal siswa dari hasil prestes menunjukkan kategori kurang dengan rerata nilai 63, 07 dan tes hasil belajar diperoleh hasil baik dengan rerata nilai sebesar 79, 6 dengan acuan Kriteria Ketuntasan Minimal 70.