cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Articles 268 Documents
EVALUASI PENGGUNAAN VEGETASI DENGAN MEDIA TANAM COCOMESH UNTUK STABILITAS LERENG PADA AREA TEBING SALURAN IRIGASI D.I BINTANG BANO SUMBAWA BARAT Desti Putria Dewita Sari; Dedy Dharmawansyah
Jurnal TAMBORA Vol. 7 No. 1 (2023): EDISI 18
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jt.v7i1.2540

Abstract

Topografi daerah irigasi Bintang Bano curam, sehingga memungkinkan akan terjadinya longsor ketika hujan deras melanda desa tersebut. Faktor lain yang menyebabkan timbulnya longsor adalah rembesan dan aktivitas geologi seperti patahan, rekahan dan liniasi. Hujan adalah salah satu faktor yang dapat memicu terjadi kelongsoran. Oleh karena itu, dilakukan penelitian terhadap kestabilan lereng di area tebing saluran irigasi D.I. Bintang Bano. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan vegetasi dengan menggunakan media tanam cocomesh terhadap stabilitas lereng yang ada di area tebing saluran tersebut. Analisis stabilitas lereng dilakukan dengan pengukuran topografi dan pengujian pengeboran sampel tanah untuk memeriksa ukuran butiran tanah, termasuk berat satuan, kadar air, hidrometer dan uji analisis saringan. Setelah didapatkan data tanah maka dapat dicari nilai faktor keamanan dari lereng tersebut dengan melalui simulasi menggunakan peraengkat lunak berupa program aplikasi bernama GeoStudio SLOPE/W 2012 dengan metode Bishop. Hasil dari penelitian tersebut diperoleh nilai angka keamanan dari lereng yang belum dipasang vegetasi yaitu sebesar 1,191. Namun ketika dipasang vegetasi terjadi kenaikan nilai faktor keamanan sebesar 5,87% sehingga menjadi nilai faktor kemanan 1,546. Sehingga dapat dikatakan bahwa vegetasi pada lereng di area tebing saluran irigasi D.I Bintang Bano mampu meningkatkan stabilitas lereng di sana.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INTERNET FINANCIAL REPORTING (Studi pada RSUD di Pulau Jawa Periode 2019 – 2020) Siti Barokah; Fajar Satriya Segarawasesa
Jurnal TAMBORA Vol. 7 No. 1 (2023): EDISI 18
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jt.v7i1.2582

Abstract

Internet Financial Reporting (IFR) digunakan sebagai salah satu bentuk transparansi laporan keuangan. Faktor-faktor yang mempengaruhi IFR adalah profitabilitas, leverage, likuiditas, size dan age. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh profitabilitas, leverage, likuiditas, size dan age terhadap pengungkapan internet financial reporting pada RSUD di Pulau Jawa periode 2019-2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan populasi RSUD di Pulau Jawa periode 2019-2020. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh sampel yang sesuai kriteria sebanyak 25 RSUD di Pulau Jawa periode 2019-2020. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa besarnya R Square adalah sebesar 0.254. Hal ini menunjukkan bahwa variabel profitabilitas, leverage, likuiditas, size dan age mempengaruhi internet financial reporting sebesar 25,4% dan sisanya sebesar 74,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini. Hasilp enelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap internet financial reporting, sedangkan leverage, likuiditas, size dan age tidak berpengaruh terhadap internet financial reporting.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN KOPINSA (KOTAK PINTAR BERBAHASA) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR SIMBOLIK ANAK Kustiana Dewi; Ida Dwijayanti
Jurnal TAMBORA Vol. 7 No. 1 (2023): EDISI 18
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jt.v7i1.2600

Abstract

Anak usia dini adalah individu usia 0-6 tahun yang sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang melaju dengan pesat dengan karakteristik unik tertentu. Pada masa ini perlu adanya stimulasi yang tepat agar anak dapat mengembangkan seluruh aspek perkembangannya secara optimal dan maksimal. Pada pendidikan anak usia dini salah satu aspek yang dikembangkan adalah aspek bahasa dalam kemampuan berpikir simbolik. Pada lingkup perkembangan berpikir simbolik, yang terjadi adalah anak-anak mulai menggunakan simbol-simbol ketika mereka menggunakan sebuah objek atau tindakan untuk mempresentasikan sesuatu dengan menggunakan lambang bilangan dan huruf. Berdasarkan observasi peneliti dalam perkembangan kemampuan berfikir simbolik anak usia 5-6 tahun belum berkembang secara optimal. Ada anak yang belum mampu membedakan huruf p dan q, huruf b dan d begitupun dengan pengenalan terhadap huruf lainnya. Hal ini berpengaruh terhadap keberhasilan belajar anak usia 5-6 tahun karena berhubungan dengan persiapan masuk Sekolah Dasar yang belajar mengenai baca, tulis, dan hitung. Berdasarkan permasalahan tersebut diperlukan suatu media pembelajaran yang inovatif dan dapat digunakan oleh guru Taman Kanak-kanak untuk mengembangkan kemampuan berfikir simbolik anak, salah satuanya adalah melalui permainan kopinsa. Rancangan penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir simbolik anak usia dini pada usia 5 – 6 tahun melalui media yang menarik.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DALAM MELAKSANAKAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) Dwi Etika Hera Pradani Safitri
Jurnal TAMBORA Vol. 7 No. 1 (2023): EDISI 18
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jt.v7i1.2601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan awal pengembangan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai upaya meningkatkan kompetensi dalam pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Metode yang digunakan pada kegiatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan intrumen penelitian berupa wawancara dan observasi. Penggunaan teknik analisis data meliputi tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis dari instrumen dihasilkan data bahwa kompetensi guru dalam melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sangat rendah. Keseluruhan guru sasaran penelitian berjumlah 20 orang. Persentase guru yang telah melaksakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah 20% dan guru yang pernah mengikuti pelatihan tentang Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah 20 %. Rendahnya kompetensi guru dalam melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan fasilitas pelatihan tentang Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Hasil penelitian ini digunakan sebagai analisis awal kebutuhan pengembangan kompetensi guru dalam melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di satuan PAUD sehingga terwud generasi dengan Profil Pelajar Pancasila Kata Kunci: analisis kebutuhaan, kompetensi guru, projek penguatan profil pelajar pancasilas, pendidikan anak usia dini.
PERKEMBANGAN OTAK ANAK USIA DINI DAN DAMPAKNYA PADA KEHIDUPAN SEUMUR HIDUP Ruslianti; Sabariah; Fitriah Saqinah; Debby Susanti
Jurnal TAMBORA Vol. 7 No. 1 (2023): EDISI 18
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jt.v7i1.2602

Abstract

Perkembangan otak anak merupakan proses yang kompleks dan terus berlangsung sejak awal kehidupan. Pada masa kecil, perkembangan otak anak dipengaruhi oleh interaksi sosial dan lingkungan. Anak akan belajar banyak hal baru melalui interaksi tersebut, seperti bicara, berjalan, dan memahami emosi orang lain. Pada masa kanak-kanak, anak akan mulai memahami konsep waktu, ukuran, dan kepemilikan, serta mulai belajar membaca dan menulis. Pada masa remaja, anak akan mulai memahami dan mengekspresikan emosi dengan lebih baik, serta mulai belajar cara bergaul dengan teman sebaya. Anak juga akan mulai memiliki kemampuan untuk berpikir secara abstrak dan memecahkan masalah secara lebih kompleks.
IMPLEMENTASI MODEL ATIK DALAM MENGGAMBAR ANAK USIA DINI DI TK NEGERI PEMBINA TANJUNG REDEB Sabariah; Fitriah Saqinah; Sri Watini; Ruslianti
Jurnal TAMBORA Vol. 7 No. 1 (2023): EDISI 18
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jt.v7i1.2603

Abstract

Kemampuan menggambar merupakan salah satu kemampuan yang dapat dikembangkan imajinasi anak. Bahkan, kemampuan ini menurun atau bahkan hilang saat masih kecil masuk sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model ATIK dalam meningkatkan kompetensi menggambar di Taman Kanak-Kanak (TK) di Kota Tanjung Redeb. Hal ini dikarenakan banyak kegagalan dalam belajar anak TK dalam kemampuan menggambar, terbukti dengan hilangnya kompetensi menggambar anak sambil duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Metode yang digunakan dalam Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pengamatan dan mencatat. Adapun Lembaga TK yang dipilih adalah TK Negeri Tanjung Redeb untuk kelompok Usia 4-6 Tahun. Hasil penelitian dan pengembangan berdasarkan uji keefektifan, maka Model ATIK ini efektif dalam mengembangkan kompetensi menggambar pada anak TK.
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA BAGI KEPALA DESA YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PEMILIHAN UMUM MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2017 Muhammad Jarnawansyah
Jurnal TAMBORA Vol. 7 No. 1 (2023): EDISI 18
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jt.v7i1.2606

Abstract

Tindak pidana pemilihan umum merupakan salah satu unsur terpentig dalam penegakan hukum pidana pemilu. Pengklasifikasian terhadap tindak pidana pemilu tersebut telah diatur dalam Undang Nomor 7 Tahun 2017 juga mengatur terkait tindak pidana pemilu yang terdapat dalam Pasal 488 sampai dengan Pasal 554. Yang mana berdasarkan berbagai literature yang ada, bahwa pelaku-pelaku tindak pidana pemilu tersebut dapat mempertanggungjawabkan terhadap kesalahan pelanggaran tindak pidana pemilu, asalkan dapat memenuhi unsur kesalahannya dan tidak berlaku bagi pelaku yang tidak cakap dan tidak sehat rohaninya atau gila. Artinya adalah salama pelaku-pelaku tindak pidana pemilu tersebut telah memenuhi unsur-unsur kesalahan maka subjek hukum tersebut harus mempertanggungjawabkan secara pidana kesalahan yang dilakukan dalam tindak pemilu berdasarkan ketentuan pidana pemilu yang diatur dalam UU No 7 Tahun 2017. Dan pertanggungjawaban tindak pidana pemilu dalam Undang-Undang No 7 tahun 2017 berdasarkan unsur kesalahan terdakwa, kesengajaan, kemampuan bertanggung jawab, alasan pembenar dan pemaaf. Pertanggungjawaban pidana kepala desa yang tidak netral pada saat pemilihan umum dalam common law system berhubungan dengan mens rea. Aspek hukum pidana pemilu yang berpengaruh kepada seseorang yang sedang menjabat sebagai kepala desa diatur dalam Pasal 490 Undang Undang No. 17 Tahun 2017.
SIFAT FISIK DAN MEKANIK KOMPOSIT PAPAN PARTIKEL BERDASARKAN VARIASI UKURAN SERBUK KAYU MAHONI (SWIETENIA MACROPHYLLA) SEBAGAI MATERIAL ALTERNATIF : PAPAN KOMPOSIT Rita Desiasni; Nur Azman; Fauzi Widyawati
Jurnal TAMBORA Vol. 7 No. 2 (2023): EDISI 19
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jt.v7i2.2714

Abstract

Sifat fisik dan mekanik material papan komposit dipengaruhi oleh ukuran partikel. Variasi ukuran partikel akan membentuk sifat fisik dan mekanik yang berbeda. Variasi ukuran yang digunakan yaitu 20 mesh, 40 mesh, 60 mesh dan 80 mesh. Perbandingan matrix dan partikel yaitu 70% : 30 % menggunakan metode hand lay-up. Pengujiannya terdiri dari uji fisik yaitu kerapatan dan pengujian mekanik yang terdiri dari Modulus of Rupture (MOR) dan Modulus of Elasticity (MOE). Hasil pengujian fisik kerapatan berada pada nilai 0.76 gr/????????3 – 0.84 gr/????????3, kerapatan terbaik pada ukuran partikel 80 mesh dengan nilai 0.84 gr/????????3. Secara keseluruhan kerapatan papan komposit pada semua sampel memenuhi standar JIS A 5908 (2003) rentang nilai kerapatan 0.4 gr/????????3 – 0.9 gr/????????3. Sedangkan Modulus of Rupture MOR tertinggi terdapat pada variasi 80 mesh dengan nilai 29.1 MPa dan hasil terendah pada uji Modulus of Rupture (MOR) papan komposit pada 20 mesh dengan nilai 8.4 MPa. Hasil MOR Papan komposit memenuhi Standar JIS A 5908 (2003) dengan standar minimal 7.8 MPa. Sedangkan untuk nilai MOE menunjukkan hasil Modulus of Elasticity (MOE) maksimal pada 60 mesh yakni 1155.9 MPa. Namun hasil pengujian MOE belum memenuhi standar JIS A 5908 (2003) yang memiliki standar minimal papan komposit sebesar 1961 MPa.
ALTERNATIVE MODELS IN OVERCOMING THE PROBLEM OF OVERDISPERSION IN POISSON REGRESSION Pardomuan Robinson Sihombing; Ade Marsinta Arsani; Ni Komang Semara Yanti; Putu Pande Wahyu Diatmika
Jurnal TAMBORA Vol. 7 No. 2 (2023): EDISI 19
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jt.v7i2.2773

Abstract

This study aims to compare various alternative models in overcoming the problem of overdispersion in Poisson regression modeling. The comparative modeling is the Generalized Poisson model, Negative Binomial, and Generalized Negative Binomial. Modeling is applied to modeling the number of poor people in Central Java in 2021 with unemployment, HDI, and GRDP as independent variables. The results obtained by Generalized Poison are better than Negative Binomial and Generalized Negative Binomial because of the smaller AIC and BIC values ??and the larger R2. For simultaneous tests, it can be concluded that unemployment, HDI, and GRDP significantly affect the number of poor people. Only unemployment and HDI variables partially affect the number of poor people in Central Java. On the other hand, there is not enough evidence that GRDP affects some poor people. There is a need for comprehensive and relevant policies to overcome the number of poor people in an area.
PERAN PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN MENULIS ARTIKEL ILMIAH UNTUK PARA PENDIDIK SECARA DARING BERDASARKAN PADA KEGIATAN HARIAN MENGAJAR Widyani Nurmalasari Lucky
Jurnal TAMBORA Vol. 7 No. 2 (2023): EDISI 19
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jt.v7i2.2815

Abstract

Jabatan Fungsional guru merupakan jabatan yang memiliki ruang lingkup, tugas, tanggung jawab dan juga wewenang untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih dan juga melakukan evaluasi kepada peserta didiknya. Profesi guru perlu di kembangkan sebagai profesi yang bermartabat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang No.14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen. Konsekuensi dari jabatan guru sebagai profesi diperlukan suatu sistem pembinaan dan pengembangan terhadap profesi guru secara terprogram dan berkelanjutan melalui kegiatan keprofesionalan berkelanjutan. Salah satu program keprofesionalan adalah guru harus memiliki karya ilmiah atau karya inovatif, namun belum semua guru memiliki kompetensi tersebut. Salah satu faktornya adalah kurangnya pelatihan atau pembimbingan menulis karya ilmiah. Oleh karena itu, perlu di adakan pelatihan dan pembimbingan menulis karya ilmiah. Pembimbingan ini bertujuan untuk membekali guru tentang menulis karya ilmiah, khususnya artikel ilmiah. Metode yang dilakukann dalam kegiatan ini adalah mengadakan pelatihan dan pembibingan penulisan artikel ilmiah secara online. Pelatihan diikuti 19 peserta dari berbagai Instansi dan seluruh Indonesia. Hasil dari pelatihan ini, banyak peserta yang merasa tercerahkan dan menambah wawasan, sehingga pelatihan seperti ini sangat membantu dan penting untuk diadakan.