cover
Contact Name
Yanyan Bahtiar
Contact Email
penelitian@poltekkestasikmalaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
penelitian@poltekkestasikmalaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
MEDIA INFORMASI
ISSN : 20863292     EISSN : 26559900     DOI : -
Core Subject : Health,
Buletin Media Informasi dengan nomor ISSN : 2086-3292 dan ISSN online : 2655-9900 merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Unit penelitian Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Buletin Media Informasi diterbitkan 6 bulan sekali berisikan berisikan Artikel kesehatan dari Bidang: Keperawatan, Kebidanan, Keperawatan Gigi,Gizi, Farmasi, Rekam Medik dan Informasi Kesehatan (RMIK).
Arjuna Subject : -
Articles 285 Documents
PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES BLUE ICE TERHADAP SKALA NYERI PADA BAYI YANG TELAH MENDAPATKAN IMUNISASI HEPATITIS B-0 Denni Fransiska; Helena Marpaung
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.009 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i2.47

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh kompres blue ice terhadap skala nyeri pada bayi yang mendapatkan imunisasi Hepatitis B-0 di ruang Cempaka RS. Kebonjati Bandung. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental design dengan bentuk post test only control group design. Sampel berjumlah 18 bayi pada masing-masing kelompok intervensi dan kontrol. Observasi skala nyeri menggunakan Neonatal Infant Pain Scale (NIPS). Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji Mann Whitney. Hasil uji diperoleh score nyeri sesudah imunisasi pada kelompok intervensi 1, sedangkan score nyeri pada kelompok kontrol 5. Hasil uji statistik Mann Whitney didapatkan nilai p-value 0,00 dengan α 0,05, dengan demikian Ho ditolak artinya kompres blue ice berpengaruh terhadap skala nyeri pada bayi yang mendapatkan imunisasi Hepatitis B-0. Hasil penelitian ini dapat dijadikan suatu kebijakan dan protap sebagai prosedur dalam mengurangi nyeri pada bayi yang di imunisasi.  
ANALISIS PENYEBAB TERJADINYA ANEMIA PADA IBU HAMIL Sariestya Rismawati; Etin Rohmatin
Media Informasi Vol 14, No 1 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.3 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v14i1.168

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2017. Penelitian termasuk penelitian kuantitatif dengan rancangan case control, dengan jumlah kelompok kasus dan keloompok kontrol masing-masing 25 orang. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi, analisis bivariat menggunakan chi kuadrat dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara umur ibu (0,185), paritas (0,107), pekerjaan ibu (0,552), status gizi ibu (0,123), pendidikan ibu (0,390) dan pengetahuan (0,258) terhadapkejadian anemia. Konsumsi Fe (0,001) dan kunjungan ANC (0,004) berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil (0,009). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa konsumsi Fe yang paling berpengaruh terhadap kejadian anemia pada ibu hamil, sehingga disarankan bidan atau tenaga kesehatan memantau dan memotivasi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan dan meminum tablet Fe secara teratur.
HUBUNGAN HIPERTENSI, DIABETES MELITUS DAN DISLIPIDEMIA DENGAN RISIKO TERJADINYA OBSTRUCTIVE SLEEP APNEA (OSA) PADA PASIEN CORONARY ARTERY DISEASE (CAD) DI RSUP Dr. HASAN SADIKIN BANDUNG Ai Cahyati
Media Informasi Vol 12, No 1 (2016):
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.118 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i1.7

Abstract

Obstructive Sleep Apnea (OSA) dapat memperberat komplikasi Coronary Artery Disease (CAD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor hipertensi, diabetes melituda dan dyslipidemia dengan risiko terjadinya OSA pada pasien CAD. Penelitian ini menggunakan rancangan Cross Sectional. Responden berjumlah 161 orang. Pengukuran risiko OSA menggunakan kuesioner. Dari hasil analisis data ditemukan Sebagian besar responden mempunyai hipertensi, mengalami dyslipidemia. Responden dengan Diabetes Melitus lebih sedikit dibanding dengan yang tidak Diabetes mellitus, responden yang beresiko tinggi terjadi OSA lebih banyak dibandingkan dengan responden  yang berisiko rendah mengalami OSA. Ada hubungan yang signifikan antara hipertensi, diabetes mellitus dengan risiko terjadinya OSA dan tidak ada hubungan yang signifikan antara umur dan dislipidemia dengan risiko terjadinya OSA. Rekomendasi penelitian ini perawat atau tenaga kesehatan diharapkan dapat melakukan deteksi dini risiko terjadinya OSA sangat diperlukan bagi pasien CAD.
EFEKTIFITAS SWEDISH MASSAGE TERHADAP TINGKAT NYERI DAN TEKANAN DARAH PASIEN PASCA BEDAH JANTUNG Cahyati, Ai
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.591 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v14i2.210

Abstract

Nyeri pasca bedah jantung disebabkan oleh multifaktor. Tindakan operasi memberikan manipulasi pada lapisan otot, syaraf dinding dada akibat dilakukannya sternotomy. Nyeri paska CABG dapat diakibatkan cidera saraf intercostadindi ng dada akibat pembedahan pada sisi sternotomy, adanya drain di dada, tirah baring yang lama yang menimbulkan sakit dan menyebabkan pasien susah bernafas, batuk dan tidur. Massage merupakan salah satu terapi komplementer non farmakologi yang dapat mengurangi rasa nyeri pasien paska bedah jantung. Evidence Based Nursing Practice (EBNP) menilai efektifitas Swedish massage untuk menurunkan tingkat nyeri, tekanan darah pada pasien pasca bedah jantung. Analisis bivariat yang digunakan adalah uji t dependen (paired t-test) dan uji t independen. Subjek penelitian 10 orang. Kelompok kontrol hanya mendapat relaksasi saja sedangkan kelompok intervensi mendapat perlakuan relaksasi dan Swedish massage. Hasil pelaksanaan EBNP menunjukkan bahwa Swedish massage efektif secara signifikan menurunkan tingkat nyeri pasien, tekanan darah kelompok intervensi (p value 0,05). Pada kelompok kontrol yang mendapat relaksasi saja menunjukan hubungan yang signifikan terhadap penurunan tingkat nyeri pasien. Saran: Swedish Massage sebaiknya dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan. Perlu dilakukan penelian lebih lanjut tentang Swedish Massage dikombinasikan dengan terapi lainnya dan dipertimbangkan untuk penambahan sample penelitian pada penelitian selanjutnya.
PENGARUH PENERAPAN TUTORIAL PADA MATA KULIAH ASUHAN PERSALINAN DAN BAYI BARU LAHIR TERHADAP PARTISIPASI DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWI D III KEBIDANAN SEMESTER 3 Sinar Pertiwi; Ana Iriana
Media Informasi Vol 12, No 1 (2016):
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.891 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i1.19

Abstract

Metoda pembelajaran tutorial mampu memberikan wadah untuk peningkatan motivasi dan partisipasi mahasiswi dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa Pengaruh Penerapan Tutorial Mata Kuliah Asuhan Persalinan Terhadap Partisipasi dan Motivasi Belajar Mahasiswi D III Kebidanan Semester 3 Tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metoda quasi eksperiman dengan rancangan penelitian non equivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa D III kebidanan semester III tahun akademik 2015/2016 sejumlah 114 mahasiswa dari wilayah Tasikmalaya dan Cirebon. Random sampling digunakan untuk penetapan jumlah sample baik pada kelompok perlakuan maupun kontrol sejumlah 30 orang per kelompok. Data penelitian diambil menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Uji keseragaman starting point dan uji pengaruh digunakan uji chi-square sedangkan untuk uji perbedaan pretest dan post test (motivasi dan partisipasi) menggunakan uji Mc-Nemar. Hasil penelitian Terdapat perbedaan motivasi dan partisipasi dari kelompok kontrol dan perlakuan dengan p-value 0,05 (motivasi p= 0,001 dan partisipasi p= 0,01 dan p=0,04), Terdapat pengaruh pemberian tutorial terhadap partisipasi mahasiswa dengan p-value 0,05 (Klp.1 p= 0,004 dan p= 0,002; Klp.2 p= 0,012 dan Klp.3 p= 0,012 serta p= 0,001). Tidak ada pengaruh pemberian tutorial terhadap motivasi mahasiswa dengn p-value 0,05 p= 0,453. Saran ke depan proses pelaksanaan tutorial dievaluasi kembali agar faktor motivasi peserta lebih meningkat.
FAKTOR USIA, JENIS KELAMIN, DAN JENIS CAIRAN PADA KEJADIAN FLEBITIS DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM Rudi Kurniawan; Asep Gunawan; Muhammad Andri Syafruddin
Media Informasi Vol 13, No 2 (2017): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.297 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v13i2.95

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi gambaran faktor usia, jenis kelamin, dan jenis cairan pada kejadian flebitis di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam RUSD Kabupaten Ciamis. Desain penelitian menggunakan desain deskriftif. Penelitian dilaksanakan pada priode bulan Mei–Juni 2016 dengan jumlah populasi sebanyak 66 responden. Angka kejadian flebitis pasien rawat inap yang memenuhi kriteria yaitu sebanyak 32 orang (48,5%). Menurut faktor usia sebanyak 19 orang (59,4%) termasuk usia lansia (55 tahun), menurut faktor jenis kelamin sebanyak 23 orang (71,9%) perempuan, menurut jenis cairan yaitu sebanyak 27 orang (84,4%) termasuk yang mengunakan cairan isotonik. Kejadian flebitis di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam RUSD Kabupaten Ciamis Priode Mei-Juni 2016 lebih cenderung terjadi pada usia lansia, berjenis kelamin perempuan, dan mengunakan cairan isotonik. 
PENGARUH PELARUT CAMPUR ETIL ASETAT DAN N-HEKSAN TERHADAP RENDEMEN DAN GOLONGAN SENYAWA KIMIA PADA EKSTRAK BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill.) Rani Rubiyanti; Nadya Syafa'ah; Nur Aji
Media Informasi Vol 15, No 1 (2019): Media Informasi
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.292 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v15i1.226

Abstract

Tanaman alpukat (Persea americana Mill.) tumbuh di wilayah tropis dan sub-tropis salah satunya di Indonesia. Alpukat mempunyai khasiat yang dapat mengatasi penyakit seperti monorrhagia, hipertensi, sakit perut, bronkitis, diare dan diabetes. Pada beberapa penelitian membuktikan ekstrak etanol biji alpukat mengandung golongan senyawa metabolit sekunder, antara lain : alkaloid, tanin, flavonoid, polifenol, saponin, triterpenoid, kuinon, monoterpenoid dan seskuiterpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pelarut yang baik dalam persentase bobot rendemen biji alpukat dan mengetahui golongan senyawa kimia pada biji alpukat (Persea americana Mill.). Penelitian ini dilakukan menggunakan campuran pelarut etil asetat dan n-heksan dengan perbandingan 1:9 ; 3:7 ; 5:5 ; 7:3 dan  9:1 terhadap 10 g biji alpukat. Dilakukan maserasi selama 3 x 24 jam dengan pengadukan tiap 3 jam sekali dalam 9 jam pertama. Ekstrak cair yang diperoleh diuapkan sampai diperoleh ekstrak kental, lalu dilakukan perhitungan rendemen dan diidentifikasi golongan senyawa kimianya. Hasil rendemen dengan variasi pelarut etil asetat : n-heksan 1:9 ; 3:7 ; 5:5 ; 7:3 dan  9:1 berturut-turut dengan dua kali perlakuan yang sama, masing-masing menunjukkan hasil rendemen rata-rata berbeda yaitu 0,804%; 1,444%; 2,442%; 3,600% dan 6,267%. Hasil penapisan fitokimia ekstrak biji alpukat (Persea americana Mill.) positif mengandung senyawa kimia golongan alkaloid dan flavonoid.
KEJADIAN SEKSIO CAESAREA PADA PASIEN RAWAT INAP RSUD DR. SOEKARDJO Gustiani Nur Ruchmayanti; Sofia Februanti; Tetet Kartilah
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.694 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i2.42

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian seksio caesarea (SC). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sample dalam penelitian ini berjumlah 50 pasien, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien berdasarkan jenis SC pada pasien rawat inap di Ruang 1 RSUD dr. Soekardjo di dapatkan data presentase tertinggi adalah Jenis SC Elektif yaitu sebanyak 34 orang (68,0%), umur 20-35 tahun yaitu sebanyak 38 orang atau (76,0%), Menengah kebawah yaitu sebanyak 29 orang (58,0%), tidak bekerja yaitu sebanyak 33 orang (66,0%), Multipara yaitu sebanyak 32 orang (64,0%), tinggi badan lebih dari 145 cm yaitu sebanyak 38 orang (76,0%) ,dan penyebab SC dengan Riwayat SC, KPD dan faktor bayi masing-masing sebanyak 9 orang (18,0%). RSUD dr. Soekardjo hendaknya melakukan upaya preventif dengan memberikan pelayanan antenatal care sehingga indikasi penyulit kehamilan dapat dikendalikan secara dini, dan meningkatkan dalam pelayanan perawatan pada pre-operasi, intra-operasi dan post-operasi terkait dengan pencegahan infeksi dan komplikasi, serta memberikan edukasi berupa perawatan luka dan perencanaan kehamilan serta persalinan selanjutnya.
TERAPI MUSIK TRADISIONAL KECAPI SULING SUNDA MENGATASI TINGKAT NYERI IBU POST OPERASI SECTIO CAESAREA Linda Sepriliani; Nunung Mulyani; Helmi Diana
Media Informasi Vol 14, No 1 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.789 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v14i1.163

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh terapi musik tradisional kecapi suling Sunda terhadap penurunan tingkat nyeri ibu post operasi sectio caesarea. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan jenis penelitian quasi eksperimen, dengan pendekatan pretest-posttest without control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post sectio caesarea yang dirawat RSUD dr.Soekardjo Tasikmalaya periode bulan Desember 2016 – Februari 2017 sebanyak 112 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling yaitu sebanyak 50 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyeri post operasi pada ibu dengan sectio caesarea sebelum dilakukan terapi musik tradisional ada pada kategori nyeri sedang yaitu sebanyak 32 orang (64,0%). Nyeri post operasi setelah dilakukan terapi musik tradisional ada pada kategori ringan yaitu sebanyak 36 orang (72,0%). Hasil uji wilcoxon signed rank test, dengan p value (Asymp. Sig 2 tailed) sebesar 0,000 di mana kurang dari batas kritis penelitian 0,05, maka Ho ditolak yang artinya bahwa ada pengaruh terapi musik tradisional kecapi suling Sunda terhadap nyeri ibu post operasi sectio caesarea di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian ini merekomendasikan terapi musik tradisional kecapi suling Sunda sebagai intervensi nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri pada ibu post operasi sectio caesarea.
PENGEMBANGAN PANDUAN PRAKTIK ASUHAN KEBIDANAN KOMPLEMENTER DALAM PENCAPAIAN PEMBANGUNAN KESEHATAN IBU DAN ANAK Atit Tajmiati; Emi Nurjasmi; Zaitun Zaitun
Media Informasi Vol 15, No 2 (2019): MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.418 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v15i2.398

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari masalah pemberian asuhan kebidanan yang belum optimal dalam bermitra dengan perempuan untuk mengedukasi dan memberdayakan wanita sebagai upaya promotif dan preventif sehingga ibu memiliki kesadaran untuk berperan aktif menjaga kesehatannya. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan produk berupa  panduan praktik asuhan kebidanan komplementer dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan menurut Prof Dr.Sugiyono, Subjek penelitian adalah Bidan Praktik mandiri yang sudah memiliki pengalaman latihan asuhan komplementer yang berdomisili di Kota Tasikmalaya dan jakarta Timur sebanyak 30 orang. Pada tahap potensi dan masalah ditemukan hasil asuhan yang belum optimal klien hanya pasrah bagaimana perintah Bidan, kurang terlihat adanya kerjasama dengan klien, hasil analisis uji coba  pemakaian menunjukan bahwa panduan praktik asuhan kebidanan komplementer yang dikembangkan dinyatakan valid. Hasil validasi akhir menyatakan bahwa panduan praktik  memiliki tingkat kevalidan dengan presentase rata-rata 85,05% dengan kriteria sangat layak. Pada uji coba dilapangan menunjukan cukup efektif, hal tersebut dibuktikan hasil akhir lembar observasi klien sudah menunjukan sifat kooperatif dan mau bekerjasama dalam pelaksanaan asuhannya, dengan normal gain nilai akhir 0,71. Presentase nilai rata-rata kognitif klien 83,66, nilai afektif 3,77 dengan kriteri sangat baik dari skor minimal 4 dan psikomotor 3,84 dengan kriteria A dari skor minimal 4. Kata Kunci :Kebidanan, Asuhan Kebidanan Komplementer, Panduan praktik