EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
2,458 Documents
Strategi Pengembangan Karakter Entrepreneurship di Sekolah
Helty Asafri;
Pitriyani Pitriyani;
Rosmiati Rosmiati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (113.298 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1588
Latar belakang penelitian yaitu untuk mengetahui strategi pengembangan karakter entrepreneurship di sekolah. Tujuan dari penulisan yaitu untuk mendeskripsikan konsep dasar Pendidikan karakter dan mendeskripsikan peran Pendidikan karakter sebagai strategi dalam membentuk karakter entrepreneurship di sekolah. Metode penelitian ini adalah penelitian studi literatur. Hasil dan Pembahasan penelitian yaitu strategi yang dilakukan untuk menanamkan karakter kewirausahaan pada anak di sekolah dengan mengadakan kegiatan program cooking class (kelas memasak), program outing class (melaksanakan kelas diluar ruangan), dan program market day (kegiatan berjualan). Program kegiatan ini bebas dilakukan kapan saja dan dengan intensitas yang tinggi maupun rendah disesuaikan dengan kondisi dan situasi lingkungan maupun anak sebagai pemeran utamanya. Pada tingkat menengah atas strategi kegiatan akan dibuat lebih kompleks. SMK sebagai sekolah dengan keahlian khusus sudah lebih dulu mengimplementasikan strategi ini, bahkan pengintegrasian nilai kewirausahaan kedalam mata pelajaran sudah sejak awal dilakukan.
Pengaruh Pendekatan Inkuiri terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI Sekolah Dasar
Nelfa Henthis
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (480.195 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2042
Penelitian ini dilakukan di salah satu sekolah dasar. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di peroleh informasi mengenai permasalahan yang terjadi dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar yaitu pembelajaran yang masih menggunakan metode ceramah, tanya jawab, penugasan sehingga menyebabkan siswa menjadi kurang aktif dan hasil belajarnya menjadi rendah. Pendekatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan dengan menggunakan pendekatan inkuiri dengan langkah-langkah melakukan orientasi, merumuskan masalah, membuat hipotesa, melakukan pengujian hipotesa, dan menarik kesimpulan pengujian hipotesa yang membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan berfikirnya melalui kegiatan observasi dan eksperimen. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Hasil belajar siklus 1 memperoleh ketuntasan 58 % sebanyak 14 siswa dari 24 siswa memperoleh nilai diatas 70 sesuai dengan KKM mata pelajaran IPA, dilanjutkan pada siklus 2 memperoleh 96%. Sebanyak 23 siswa dari 24 siswa yang memperoleh nilai di atas 70. Dari penelitian tersebut pendekatan inkuiri memiliki pengaruh berupa dapat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI sekolah dasar
Profil Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Dalam Penyelesaian Masalah Materi Hukum Newton
Jelita Puspita Ningrum Khoirunnisa;
Dwikoranto Dwikoranto
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (392.845 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.429
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil keterampilan berpikir kritis siswa dalam penyelesaian masalah materi Hukum Newton. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan metode pengambilan data berbentuk tes tertulis dan angket keterampilan berpikir kritis yang diisi oleh siswa. Hasil yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan memakai metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan data dilakukan di SMA Negeri 1 Babat kelas X yang berjumlah 69 siswa. Penelitian ini memperoleh hasil yaitu profil keterampilan berpikir kritis siswa kelas X masih tergolong sedang, namun ada yang masih dalam kriteria rendah. Indikator interpretasi memiliki persentase 26%, indikator analisis 33%, indikator evaluasi 36%, indikator inferensi dan eksplanasi 31% dan indikator penjelas 13%. Kemampuan penyelesaian masalah siswa masih tergolong sedang dengan persentase di bawah 50%. Berdasarkan data tersebut ditarik kesimpulkan bahwa profil keterampilan berpikir kritis dan penyelesaian masalah masih tergolong sedang. Tingkat keterampilan berpikir kritis juga berpengaruh terhadap pemecahan masalah, semakin baik pemecahan masalah siswa maka profil keterampilan berpikir kritisnya semakin tinggi juga
Penerapan Model Pembalajaran Predict-Observe- Explain (POE) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Hasrul Hasrul;
Muh Yunus;
Husain AS
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (5908.473 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1972
Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian bertujuan meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VIII di SMPN 1 Liukang Tangaya Pangkep melalui Model Pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE). Setting penelitian meliputi perencanaan (Plenning), Tindakan (Observation), dan refleksi (reflection). Faktor yang diselidiki meliputi faktor input, faktor proses, faktor output. Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data mengunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian penerapan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) pada siswa kelas VIII di SMPN 1 Liukang Tangaya Pangkep mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini tergambar dari hasil tes belajar siswa dari tiap siklusnya meningkat 100% dengan rata-rata kelas 82,66 berada pada kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) pada siswa kelas VIII di SMPN 1 Liukang Tangaya Pangkep memberikan dampak yang signifikan terhadap hasil belajar siswa.
Pengembangan Permainan Berburu Harta Karun Berbasis Karya Seni Lukis untuk Memfasilitasi Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini
Hafshania Nafisah;
Edi Hendri Mulyana;
Rosarina Giyartini
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (720.847 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i4.1165
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan permainan berburu harta karun berbasis membuat karya seni lukis untuk memfasilitasi perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jenis metode ini adalah EDR (Education Desain Research). Penelitian ini berbasis desain dan rancangan produk dengan menggunakan pendekatan mix method research bahwa dengan kombinasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen berupa wawancara, observasi, dan kuesioner. Subjek dalam penelitian ini adalah 6 orang anak usia 5-6 tahun yang bersekolah di TK Ibadurrahman, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Hasil rata-rata penilaian ahli kurikulum dan pembelajaran AUD, ahli permainan, ahli materi pengembangan seni AUD, dan ahli perkembangan sosial emosional AUD, hasil validasi produk adalah 91,5 % dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba pada peserta didik kelompok B TK Ibadurrahman rata-rata sebesar 95,83% dengan kategori anak Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan permainan berburu harta karun berbasis karya seni lukis untuk memfasilitasi perkembangan sosial emosional anak usia dini sangat layak digunakan dalam pembelajaran.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Model Pembelajaran Make A Match Di Sekolah Dasar
Faslia Faslia
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1244.518 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.740
Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada siswa kelas V SD dengan menggunakan model pembelajaran Make A Match. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Masing-masing siklus yang diteliti terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tes awal sebelum melakukan tindakan menunjukkan bahwa siswa yang memperoleh nilai ≥ 65 berjumlah 6 orang dari 28 siswa dengan presentasi 21,42% sedangkan siswa yang tidak memperoleh nilai ≤ 65 berjumlah 22 orang dengan presentasi 78,57%. Pada siklus 1 menunjukkan adalnya peningkatan dimana Siswa yang memperoleh nilai 65 sebanyak 14 orang siswa atau sebesar 50% dengan nilai rata-rata 61,96. Siklus 2 juga mengalami peningkatan dari siklus 1 dimana siswa yang memperoleh nilai 65 sebanyak 23 orang siswa atau sebesar 82,14 % dengan nilai rata-rata 72,32. Dari hasil observasi, evaluasi dan refleksi pada setiap tindakan kelas, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa kelas VSD Negeri 6 Kota Baubau dalam menyelesaikan soal-soal ilmu pengetahuan sosial tentang kenampakan alam di Indonesia dapat ditingkatkan melalui pembelajaran Make A Match
Peran Pemuda Lintas Agama dalam Meningkatkan Kerukunan Umat Beragama di Provinsi Kalimantan Timur
Deandlles Christover
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (486.571 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1762
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran yang dilakukan oleh Pemuda Lintas Agama dalam meningkatkan kerukunan umat beragama di Provinsi Kalimantan Timur sehingga mewujudkan sebuah tatanan kehidupan masyarakat majemuk yang harmonis. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Adapun analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif yang dikemukakan oleh Miles, Huberman, dan Saldana, dimana analisis data ini terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data sekunder dengan melakukan penelitian kepustakaan dan sumber-sumber data sekunder lainnya serta melakukan penelitian langsung ke lapangan untuk mendapatkan data primer melalui wawancara yang mendalam. Dari hasil penelitian yang dilakukan, menunjukan bahwa Peran Pemuda Lintas Agama Dalam Meningkatkan Kerukunan Umat Beragama di Provinsi Kalimantan Timur menunjukan bahwa sejauh ini peran Pemuda Lintas Agama berjalan dengan baik, hal tersebut dikarenakan FKUB dan Pemuda Lintas Agama dinilai mampu menyangga kondusifitas dua elemen penting di masyarakat, yaitu orang tua dan para pemuda. Hal tersebut diperkuat dengan fakta kondisi keberagamaan di Kalimantan Timur yang relatif aman dan tentram.
Penggunaan Media Si Pagar Air Berbasis Blended Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Sains di Masa Pandemi
Anik Twiningsih
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (605.864 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2454
Masa Pandemi memberikan dampak yang sangat besar terhadap pola belajar. Kegiatan belajar peserta didik yang semula harus totalitas dilakukan oleh guru dan peserta didik di dalam kelas kini harus bergeser dengan pola belajar dengan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas . Pembelajaran Tatap Muka Terbatas memberikan tantangan bagi guru dalam menyusun rencana belajar yang padat namun memberikan dampak belajar yang bermakna agar tidak terjadi learning loss. Pembelajaran yang kreatif dan inovatif dalam mengatasi learning loss sangat penting bagi guru. Guru harus mampu menciptakan media belajar yang kreatif dan inovatif agar memberikan dampak dapat meningkatkan motivasi belajar beserta didik. Secara didaktis psikologis media pembelajaran sangat membantu perkembangan psikologis anak dalam hal belajar. Media belajar dapat diciptakan guru sendiri sebagai hasil inovasi dan kreatifitas guru sehingga mudah diimplementasikan kepada peserta didik. Media Si Pagar Air (Simulasi Perubahan Benda Padat, Gas dan Cair) merupakan salah satu media hasil inovasi dan kreatifitas guru untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam mencegah terjadinya learning loss. Dalam implementasinya media Si Pagar Air disampaikan guru melalui sintaks pembelajaran Blended Learning. Blended Learning merupakan model pembelajaran yang mengkombinasikan antara pembelajaran tata muka dan pembelajaran secara daring. Berdasarkan hasil observasi, survey pelaksanaan kegiatan diperoleh hasil data bahwa melalui penggunaan media Si Pagar Air berbasis observasi, survey dapat meningkatkan keterampilan literasi sains siswa
Identifikasi Miskonsepsi Peserta Didik Pada Materi Ikatan Kimia : Sebuah Studi Literatur
Dona Sofia Rahayu;
Zonalia Fitriza
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (133.752 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.510
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik pada materi ikatan kimia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan jenis penelitian kepustakaan yang digunakan adalah semi-sistematis. Data sekunder yang digunakan yaitu berasal dari literature berupa buku dan jurnal. Metode dokumentasi yang digunakan adalah mengumpulkan data dan teknik analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman. Adapaun tahapan prosedur percobaan yang digunakan sebagai berkut: 1) merancang ulasan, 2) melakukan tinjauan, 3) analisis, 4) menulis ulasan. Hasil penelitian diperoleh bahwa ditemukannya miskonsepsi yang dialami oleh peserta didik pada konsep ikatan kimia. Miskonsepsi yang teridentifikasi terdapat pada subkonsep ikatan kimia yaitu struktur Lewis, kestabilan unsur dan aturan oktet, pengecualian dan kegagalan aturan oktet, ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan logam, bentuk molekul, polaritas molekul dan gaya antarmolekul. Pada subkonsep tersebut peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami materi tersebut karena bersifat abstrak.
Manajemen Pendidikan Islam: Konsep Planning Ditinjau dalam Ayat Al-Qur’an
Asnil Aidah Ritonga;
Zulfahmi Lubis;
April Lidan;
Erwinsah Putra;
Syarifuddin Nasution;
Yuliana Yuliana
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (915.564 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.2170
Perencanaan adalah tahapan awal dalam implementasi fungsi manajemen pada suatu instansi/organisasi, termasuk lembaga pendidikan. Fungsi perencanaan sangat menentukan pencapaian target dan tahap awal pengukuran capaian. Al-Qur’an sebagai pedoman umat Islam, di dalamnya mengajarkan tentang bagaimana konsep utuh suatu perencanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa konsep planning ditinjau dalam ayat al-Qur’an. Adapun metode yang digunakan yaitu studi deskriptif analitis, melalui pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi dan telaah ayat al-Qur’an. Selanjutnya, dianalisis menggunakan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil analisa diuji keabsahannya melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di dalam fungsi manajemen Islam, peran perencanaan sangat penting. Sebab, perencanaan merupakan langkah awal atau strategi yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Berbagai konsep perencanaan dijelaskan di dalam Al-qur’an, sehingga menjadi pedoman umat manusia untuk melakukan sebuah perencanaan dalam upaya mencapai target atau tujuan yang telah direncanakan. Setidaknya ada 3 (tiga) ayat yang dikaji dalam penelitian ini, yaitu QS. Al-Hasyr: 18, QS. Al-Anfal: 60, serta QS. Al-Insyirah: 7.