cover
Contact Name
arief yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalilmukeperawatanjiwa@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa
ISSN : -     EISSN : 26212978     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa [e-ISSN 2621-2978] is a means of developing and publishing scientific works for researchers, lecturers and practitioners of mental nursing published by the Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa is an electronic journal with an open access journal system published twice a year, namely in May and November. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa publishes articles within the scope of mental nursing broadly but is limited, especially in the field of mental nursing in healthy, risk and disturbance groups. Articles must be the result of research, case studies, results of literature studies, scientific concepts, knowledge and technology that are innovative and renewed within the scope of mental nursing science both on a national and international scale.
Arjuna Subject : -
Articles 259 Documents
Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Pasien Post Stroke Pada Fase Rehabilitasi : Literature Review Miftafu Darussalam; Sri Achadi Nugraheni
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rehabilitasi dini penderita stroke dalam perawatan akut sangat penting untuk mengoptimalkan potensi pemulihan dalam mencegah berbagai komplikasi sekunder dari gejala sisa stroke. Rehabilitasi stroke yang tepat akan meningkatkan kualitas hidup penderita stroke. Tujuan studi literatur ini untuk mengetahui bagaimana upaya peningkatan kualitas hidup penderita stroke pada fase rehabilitasi. Ada enam tahap dalam literatur ini yaitu identifikasi tujuan, menemukan literatur-literatur yang relevan dengan menggunakan empat databased yaitu JSTOR, Science direct, Proquest, dan Cambridge Core dengan menggunakan kata kunci (stroke survivor) AND (rehabilitation program) AND (quality of life), seleksi literatur dengan menggunakan diagram Prisma, pemetaan data dengan melakukan critical appraisal berdasarkan check list penelitian RCT menggunakan check list dari  Joanna Briggs Institute, merangkum serta melaporkan hasil, dan konsultasi ahli. Literatur didapatkan 11285 artikel diperoleh 7 artikel yang sesuai dengan kriteria.  Kelompok intervensi pada artikel yang dibahas menunjukkan peningkatan kualitas hidup dibanding dengan kelompok kontrol. Akses terhadap pelayanan rehabilitasi oleh tenaga kesehatan, khususnya rehabilitasi berbasis rumah, dan kurangnya sumber daya manusia dan sarana prasarana dalam melakukan rehabilitasi stroke merupakan masalah sistemik yang harus diatasi dan direkomendasikan untuk fokus dalam meningkatkan kualitas hidup penderita stroke.
GAMBARAN PERILAKU BULLYING DAN PERILAKU MENCARI BANTUAN REMAJA SMP DI KOTA DENPASAR Ni Made Dian Sulistiowati; I Gusti Ayu Ngurah Feranayanti Wulansari; Kadek Eka Swedarma; Alit Putra Purnama; Ni Putu Kresnayanti
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 5 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku bullying adalah perilaku kekerasan yang menyalahgunakan kekuasaan berlangsung terus menerus kepada seseorang yang dirasa lemah dan tidak berdaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran perilaku dan karakteristik perilaku bullying di kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Partisipan berasal dari SMP negeri dan swasta yang berada di Kota Denpasar yang dipilih secara acak dari 34 SMP negeri dan 53 SMP swasta. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner perilaku bullying. Analisis data menggunakan SPSS versi 26 dan menggunakan distribusi frekuensi. Sebanyak 13.1% remaja menjadi pelaku bullying, 86.9% menjadi korban bullying. Bentuk perilaku bullying yang dialami yaitu bullying verbal (67.3%), bullying fisik (13.1%) dan bullying sosial (19.6%), remaja memotivasi diri untuk lebih baik (25%) namun sisanya merasa tidak nyaman dan timbul perasaan negatif pada diri. Sebanyak 65.2% menyatakan mencari bantuan dan 53.3% menyatakan bercerita terkait perilaku bullying yang dialami sedangkan sisanya memilih menyimpan sendiri. Hasil menunjukkan bahwa kejadian perilaku bullying pada remaja cukup tinggi sedangkan remaja masih belum sepenuhnya mampu mencari bantuan dalam menyelesaikan masalah yang dialaminya.
Kondisi Status Stres Psikososial Pada Warga Pasca Terdampak Banjir Sungai Kiram Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan Dhian Ririn Lestari; Eka Santi; Muhammad Hilman; Gusti Akhmad Riqi Pujianor; Muhammad Norrizqie; Muhammad Fasya Aminullah
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana alam dapat menimbulkan masalah tersendiri bagi masyarakat yang terkena dampak langsung bencana tersebut. Dampak bencana dapat menimbulkan korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kondisi stres psikososial pada warga pasca banjir Kali Kiram di wilayah kerja Puskesmas Karang Intan 2 Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif. Peneliti menyajikan gambaran yang utuh dan menggambarkan variabel yang diteliti tanpa membandingkan antar variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah warga yang terkena dampak banjir Sungai Kiram di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: Dokumentasi, Kuesioner, dan Observasi. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah responden 108 orang. Hasil penelitian 59 responden (54,6%) berjenis kelamin laki-laki, 47 responden (43,5%) tidak bersekolah, 69 responden (63,89%) tidak berobat saat sakit, 35 responden (32,41%) adalah memiliki keluhan fisik, 10 responden (9,26%) keluhan kecemasan pasca banjir, 4 responden (3,7%) mengalami PTSD pasca banjir.
Relationship Between Adolescent Knowledge and Premarital Sexual Behavior Darah Ifalahma; Liss Dyah Dewi Arini; Salsabilla Fauziyah
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge of premarital sex is important given to adolescents, both through formal and informal education. Adolescents who get the right information about premarital sex will tend to have positive behavior. On the other hand, adolescents who lack knowledge about premarital sex tend to have negative behavior. Objective : The purpose of this study was to determine the relationship between adolescent knowledge with premarital sex behavior. Method : The research method is observational analytic with a cross sectional approach. The research sample was high school students totaling 142 students. The sampling technique used the Probability Sampling. The research instrument used a questionnaire. Analysis of research is Chi Square test. Results : The results showed that the majority of adolescents had good knowledge of premarital sex as many as 117 people (82.4%). The majority of adolescent behavior is not at risk as many as 133 (93.7%). The results of the analysis obtained a value with a significance of p = 0.01 < 0.05 meaning that there is a relationship between adolescent knowledge with premarital sex behavior. Conclusions : The conclusion is that there is a relationship between adolescent knowledge with premarital sex behavior.
Pengembangan Prototipe Aplikasi Self-Screening Asessment Mobile Coronavirus Disease 2019 (Samcov-19) Ni Putu Emy Darma Yanti; , I Gusti Ngurah Putu Jaya Antara; Ida Ayu Md Vera Susiladewi; Ni Putu Arin Wirasantini
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat merupakan profesional kesehatan garis depan yang melakukan proses keperawatan selama 24 jam dan berisiko tinggi terinfeksi kuman ataupun tertular berbagai macam penyakit. Terlebih pada situasi pandemi COVID-19 saat ini, perawat menjadi salah satu kelompok berisiko tinggi terinfeksi dan diisolasi karena COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan formulasi pengkajian keperawatan berbasis teknologi informasi yang efektif dan aplikatif bagi pasien atau keluarga pasien dan juga perawat menggunakan aplikasi self-screening assessment mobile coronavirus disease 2019 (SamCov19). Rancangan aplikasi ini dikembangankan menggunakan model desain instruksional yang sistematis dengan langkah asesmen, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Fitur yang disediakan pada aplikasi SamCov19 meliputi skrining COVID-19, edukasi, konsultasi, info kontak rumah sakit, dan registrasi rumah sakit. Aplikasi self-screening assessment mobile dikembangkan dengan melakukan tinjauan literatur yang berkaitan dengan pengkajian keperawatan, skrining mandiri, serta membandingkan dengan aplikasi serupa yang sudah tersedia. Dominan peserta penelitian menjawab setuju terhadap kemudahan pengunaan aplikasi dan fitur pada aplikasi yang sudah terintegrasi dengan baik. Rerata nilai Single Ease Questions (SEQ) pada setiap item penilaian prototipe SamCov-19 ini diatas lima dengan nilai terendah dua dan tertinggi tujuh. Rentang nilai kuesioner SEQ yang digunakan mulai dari nilai satu yang bermakna sangat sulit dan nilai tujuh bermakna sangat mudah. Hal ini menggambarkan bahwa setiap item prototipe yang di evaluasi dirasakan mudah untuk digunakan oleh peserta pada penelitian ini. Aplikasi self-screening assessment mobile dapat dikembangkan lebih lanjut agar tersedia di iPhone App Store dan Android Play Store.
EFFORTS AND MANAGEMENT OF PSYCHOSOCIAL CHANGES IN RETIREMENT: LITERATURE REVIEW Shanti Wardaningsih; Agustiningsih Agustiningsih
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 5 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa pensiun adalah masa terjadinya berbagai perubahan aspek kehidupan manusia. Penatalaksanaan sedini mungkin dapat mencegah munculnya masalah psikososial. Telaah artikel bertujuan untuk mengkaji ulang/review beberapa artikel tentang upaya dan penatalaksanaan perubahan psikososial di masa pensiun. Penelitian ini mereview artikel dengan mengkaji literatur melalui beberapa basis data yang berasal kajian yang berbahasa inggris, antara lain: PubMed, ProQuest, dan Google Scholar. Penelusuran awal menghasilkan artikel sejumlah 26.092, selanjutnya dilakukan screening judul dan kesesuaian dengan kriteria inklusi di dapatkan sebanyak 7 artikel yang memenuhi syarat. Metode pengambilan artikel yang dipilih menggunakan model PRISMA. Review artikel menggunakan instrument JBI (The Joanna Briggs Institute) exsperiment tools. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi dan melakukan management perubahan psikososial dan meningkatkan kesejahteraan lansia di masa pensiun adalah melalui Metode MBSR, perasaan sejahtera, menyiapkan tabungan dan mandiri ekonomi, Pemerintah dan Perusahaan menyusun kebijakan yang adaptif dan tidak diskriminatif, Literasi Kesehatan, Memberikan dukungan sosial dan melakukan interaksi sosial, serta mengikuti program psikososial. Masa pensiun adalah masa terjadinya perubahan berbagai aspek kehidupan baik biologi, psikologi, sosial-ekonomi dan spiritual. Upaya penatalaksanaan perubahan psikososial dapat diatasi dengan meningkatkan kesadaran serta dukungan individu, keluarga, perusahaan dan juga pemerintah.
INGGRIS Lingga Kusuma Wardani; Junan Hilmi Fawaid
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 5 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The role of parents in raising and nurturing a child is not an easy thing, it requires energy, cohesiveness and patience in guiding children according to the character, especially the child's discipline in learning. The purpose of to analyze the influence of parenting patterns on the psychosocial development the digital era in Bendorejo Village, Pogalan District, Trenggalek. The study was conducted with a obsrvasional analytic approach using questionnaire. Data were analyzed using logisti regression in the form of frequency distribution.The results showed that most of the respondents had a permissive parenting category as many as 31 respondents (57.4%). Most of the respondents experienced less psychosocial development as many as 30 respondents (56.6%). The results of research concluded there is an influence of parenting patterns on the psychosocial development of elementary school children aged 7-9 years in the digital era in Bendorejo Village, Pogalan, Trenggalek.
STRES KERJA PERAWAT UGD PUSKESMAS PADA MASA PANDEMI COVID-19 Setianingsih Setianingsih; Lestari Eko Darwati; Rani Wulandari
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 5 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi COVID-19 (Coronavirus disease) saat ini telah menjadi pandemi. Salah satu tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan untuk penanganan pasien COVID-19 adalah perawat UGD. Perawat UGD berisiko lebih tinggi terinfeksi COVID-19. Perawat bekerja di bawah tekanan, waktu kerja yang lama, beban kerja yang berlebihan, kadang-kadang tanpa pelatihan yang tepat, peralatan perlindungan pribadi yang kurang memadai, dan adanya diskriminasi. Hal itulah yang memicu terjadinya stres pada perawat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran stres kerja perawat UGD yang bekerja di Puskesmas pada masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan jumlah sampel sebanyak 30 perawat yang diambil melalui teknik total sampling. Alat ukur penelitian ini menggunakan kuesioner stres kerja. Rentang usia perawat 24-49 tahun dengan jenis kelamin mayoritas adalah perempuan (56,7%), sebagian besar perawat berlatar pendidikan S1 Ners (86.7%) dengan pengalaman kerja mayoritas dalam rentang 3-5 tahun sebanyak 40.0%. Seluruh perawat UGD pada masa pandemi Covid-19 mengalami stres kerja berat (100%). Sebaiknya perawat selalu berusaha untuk mengendalikan dan mengenali tigkat stres agar tetap memberikan pelayanan keperawatan dengan baik dan optimal dimasa pandemi.
Gambaran Tingkat Depresi pada Mahasiswa di Masa Pandemi: Narrative Review Kurniawan Kurniawan; Khoirunnisa Khoirunnisa; Sukma Senjaya; Sephia Rahmawati; Salsa Aisyah; Nilam Andriani; Hesti Heryani; Sulis Nur Apni; Bill Ilham Mahardika Jati; Yola Sintia; Sarah Nurhafifah
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 5 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depresi ditandai dengan perasaan sedih dan cemas dan sangat lazim terjadi di kalangan mahasiswa. Di masa pandemi COVID-19, mahasiswa yang menjalani pembelajaran daring merasa bosan berada dirumah, tidak memahami materi perkuliahan secara optimal, dan merasa bingung dengan metode pembelajaran daring. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran mengenai tingkat depresi pada mahasiswa di masa pandemi. Penyusunan literature review dilakukan dengan pencarian artikel dengan topik Gambaran Tingkat Depresi pada Mahasiswa di Masa Pandemi pada database PubMed, EBSCO Cinahl, Sciencedirect dan Google Scholar. Kata kuncinya meliputi College Student, COVID-19, Depression, Depression levels. Kriteria inklusinya artikel tahun 2019-2021, berbahasa Indonesia dan Inggris, artikel dengan full-text, original articles, dan artikel yang membahas tingkat depresi pada mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan banyak hal yang menimbulkan depresi pada mahasiswa, akan tetapi secara umum pandemi COVID-19 dan akibat yang terjadi karena pandemi COVID-19 seperti perkuliahan daring menjadi sistem pembelajaran baru yang rentan menimbulkan depresi pada mahasiswa. Kesimpulannya berdasarkan temuan penelitian yang menunjukkan tingginya kejadian depresi dan gangguan kecemasan pada mahasiswa selama masa pandemi COVID-19.
Relationship of Lifestyle and Health Status with the Event of Anemia in Adolescent Misroh Mulianingsih; Sopian Halid; Irwan Hadi
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 5 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The highest incidence of anemia was found in adolescent girls (10-19 years) compared to adolescent boys. This is because young women experience menstruation every month and some of them go on a diet so that there is a lack of iron in the blood which is useful for the formation of Hb, causing anemia. The purpose of this study was to determine the relationship between lifestyle and health status with the incidence of anemia in adolescent girls at SMAN 9 Mataram. The design of this research is analytic observational with a cross sectional research design and the number of samples is 63 students with purposive sampling technique. Primary data were obtained through a questionnaire consisting of 33 questions (5 items for physical activity, 5 questions for modern medicine consumption, 7 questions for traditional medicine consumption and 6 questions for infectious diseases). The questionnaire has been tested for validity with a value (rcount > rtable) and the reliability test results for each variable have a value greater than 0.600 so that all research instruments can be declared reliable and can be used for further analysis. Secondary data was obtained from anemia screening data at the Selaparang Health Center. Data were analyzed univariately and bivariately with Chi-Square using =0.05. The results showed that there was a relationship between consumption of modern medicine (p = 0.040; OR = 0.862), consumption of traditional medicine (p = 0.042; OR = 1.070), and nutritional status of BMI/U (p = 0.043) with the incidence of anemia in adolescent girls. Meanwhile, there was no correlation between physical activity (p=0,288; OR=1,108), breakfast (p=0,238; OR=0,354), and infectious diseases (p=0,145; OR=2,047) with the incidence of anemia in adolescent girls.