cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Masyarakat dan Budaya
ISSN : 14104830     EISSN : 25021966     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Masyarakat dan Budaya (JMB) or Journal of Society and Culture is a peer-reviewed journal that aims to be an authoritative academic source on the study of society and culture. We publish original research papers, review articles, case studies, and book reviews focusing on Indonesian society, cultural phenomena, and other related topics. A manuscript describing society and culture outside Indonesia is expected to be analyzed comparatively with the issues and context in Indonesia. All papers will be reviewed rigorously at least by two referees. JMB is published three times a year, in April, August , and December.
Arjuna Subject : -
Articles 869 Documents
THE EFFECT OF LOGGING INDUSTRY ON THE LOCAL PEOPLE’S ECONOMY: A Case Study on Muara Gusik Village, East Kalimantan Hidayat, Herman
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol 7, No 1 (2005)
Publisher : P2KK LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.229 KB) | DOI: 10.14203/jmb.v7i1.222

Abstract

Kehadiran HPH (Hak Pengusahaan Hutan) PT.ITCI, di Kenanga, Balikpapan pada masa Orde Baru berdampak negatif atas masyarakat lokal. Implikasi tersebut ialah adanya ‘konflik lahan’ antara pemilik HPH dan masyarakat desa Muara Gusik. Jambuk dan Pringtalik. Akibat konflik ini kehidupan ekonomis dan sosial masyarakat telah terpinggirkan. Tulisan ini memfokuskan untuk mengkaji respon masyarakat untuk bertahan hidup di tengah konflik lahan ialah dengan melakukan bertani padi pada sebagian lahan mereka dan menanam rotan, karet, mencari kayu gaharu dan berdagang kayu bekas sebagai pendapatan sampingan. Key words : Concession holder, local people, and agricultural productions.
Preface JMB Vol 19 No 3 2017 Sukmawati, MA, Anggy Denok
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol 19, No 3 (2017)
Publisher : P2KK LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2030.267 KB) | DOI: 10.14203/jmb.v19i3.580

Abstract

OTONOMI BIDANG KESEHATAN YANG SETENGAH HATI Propiona, Jane Kartika
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol 12, No 2 (2010)
Publisher : P2KK LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.931 KB) | DOI: 10.14203/jmb.v12i2.116

Abstract

Judul Buku: Pelaksanaan Desentralisasi Kesehatan di Indonesia 2000-2007 (Mengkaji Pengalaman dan Skenario Masa Depan) Editor: Laksono Trisnantoro Penerbit: BPFE-Yogyakarta Cetakan: II, Juli 2009 Tebal: xxii + 376 hlm. ISBN : 979-503-518-5
MEDIA WATCH DAN PELAKSANAAN KEBEBASAN PERS Walujo, Djoko
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol 5, No 2 (2003)
Publisher : P2KK LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.621 KB) | DOI: 10.14203/jmb.v5i2.254

Abstract

Penulis : Muis, A. Judul Buku : Indonesia di Era Dunia Maya Teknologi Informasi dalam Dunia Tanpa Batas Penerbit : Remaja Rosdakarya, Bandung Tahun : 2001. Halaman : 190
LOCAL KNOWLEDGE FOR A SUSTAINABLE DEVELOPMENT Martodihardjo, Haryo S
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol 3, No.1 (2000)
Publisher : P2KK LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1565.278 KB) | DOI: 10.14203/jmb.v3i1.680

Abstract

Inti pelaksanaan pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan yang semakin marak dewasa ini terletak pada pendekatan "grass-root participation" yang tentunya diharapkan dapat lebih menjamin kelangsungan kepentingan dan ukuran subyektif masyarakat dalam mengikuti tarikan pembangunan nasional. Modal utama pendekatan "grass-root participation" adalah adanya perhatian dan penerapan "local knowledge". Hubungan antara pengetahuan lokal dan pembangunan berkelanjutan ini di dasarkan pada fenornena konseptual tentang adanya konjlik peta mental dan konjlik legalitas dalam kehidupan masyarakat yang sedang membangun. Kasus pada masyarakat Minahasa di Sulawesi Utara diangkat dari hasil penelitian yang dilaksanakan di sembilan desa di wilayah Kabupaten Minahasa pada tahun 199511996. Lokasi penelitian dipilih berdasarkan kriteria pokok : karakteristik geografi, latar belakang etniklsub-etnik, dan sikap kosmopolitan masyarakat. Terungkap sejumlah aturan adat dalam kehidupan masyarakat Minahasa dewasa ini yang mengandung kearifan lingkungan, yang bertumpu pada anggapan dasar bahwa tanah dan air beserta seluruh isinya merupakan sumber kehidupan yang harus selalu · dijaga keberadaan dan kesinambungan perkembangannya. Nilai-nilai tradisional yang tetap hidup tersebut temyata tidak selalu bertentangan dengan nilai-nilai baru yang masuk melalui program-program pembangunan. Penerapan pengetahuan lokal justru dapat menjadi mediator penting bagi masyarakat dalam proses adaptasi sosial dan budaya terhadap kehidupan dunia modern melalui pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan.
ILMU SOSIAL DI INDONESIA: PELUANG, PERSOALAN DAN TANTANGAN Achwan, Rochman
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol 12, No 3 (2010)
Publisher : P2KK LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.246 KB) | DOI: 10.14203/jmb.v12i3.157

Abstract

Social science in Indonesia has enjoyed the luxury that has never been experienced in modern scientific history in the country. Nonetheless, this luxury has not been able to trail the development of social sciences achieved by neighboring countries. Using the concepts of social science’s types, this article concludes that the development of professional social science and critical social science has far left behind the development of public and policies related social science. This disparity actually marked the poor-quality of our social science development. This writing also recommends the needs to construct national social science by focusing on the revitalization of scientific association and reorientation of the method of social scientist’s thinking. By the time these steps are taken, Indonesian social scientists will be able to develop theories, concepts, and appropriate methodology within the contexts of Indonesian society. The national social science will become the amalgamation of Western social theories with local societal context. Keywords: social science development, Indonesia, revitalization of scientific association, reorientation of social science method
KETERLIBATAN PEREMPUAN DAN SIARAN BUDAYA LOKAL DI RADIO KOMUNITAS RUYUK FM, TASIKMALAYA, JAWA BARAT1 WOMEN INVOLVEMENT IN LOCAL CULTURAL PROGRAM ON COMMUNITY RADIO OF RUYUK FM, TASIKMALAYA, WEST JAVA Bassar, Emilia; Abdullah, Irwan; Wahyuni, Hermin I.
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : P2KK LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.8 KB) | DOI: 10.14203/jmb.v17i3.324

Abstract

Abstrak Radio komunitas adalah media alternatif warga dan memberi kesempatan bagi perempuan untuk terlibat dalam produksi siaran radio. Keunikan radio komunitas yang bersifat lokal dan menggunakan bahasa lokal memungkinkan perempuan untuk berpartisipasi dalam menyiarkan acara-acara yang sesuai dengan kebutuhan komunitas. Siaran yang diasuh oleh perempuan adalah siaran budaya lokal karena perempuan mempunyai peran dalam mendidik anak-anaknya sesuai dengan nilai, tradisi, adat maupun budaya masyarakatnya. Siaran budaya lokal tidak hanya melestarikan bahasa dan budaya Sunda melalui partisipasi warga pada siaran on air dan off air; tetapi juga menjawab persoalan-persoalan perempuan di komunitasnya. Namun demikian, keterlibatan perempuan dalam siaran radio komunitas masih terbatas pada acara yang berkaitan dengan kehidupan perempuan atau kehidupan personal, sehingga belum mendobrak stereotip acara-acara yang umumnya ranah laki-laki, seperti persoalan pertanian, konservasi hutan, kesehatan masyarakat, atau pemerintahan desa. Terbatasnya pengetahuan dan pemahaman perempuan tentang radio komunitas membuat perempuan membutuhkan adaptasi yang cukup panjang, pelatihan, motivasi, dan peningkatan rasa percaya diri untuk terlibat dalam pengelolaan ataupun siaran di radio komunitas. Tantangan ini dapat dijawab dengan peningkatan kapasitas diri perempuan dan aksesibilitas perempuan pada informasi, pendidikan dan pelatihan radio komunitas. Kata kunci: radio komunitas, akses dan keterlibatan perempuan, siaran budaya lokal, stereotip Abstract Community radio provides an alternative medium and opportunity for women to involve in the production of radio broadcasts. Generally, radio community is uniquely local and uses local language that enables women to manage programs based on their community needs. One of the broadcast programs managed by the women is the local culture. The local culture program is closely related to women because of their roles in educating the children with the values, traditions, customs and culture. Community participation in on-air and off-air broadcasting of local culture provides opportunities for preserving Sundanese language and culture, as well as discussing the problems of women in their communities. Nevertheless, the women’s opportunities to involve in the community radio are still limited, particularly only in the program associated with the woman's life or personal life. These have not countered the men domain programs, such as the issues of agriculture, forest conservation, public health, or village administration. As women's knowledge and understanding of community radio is still limited; therefore, they require some time to adapt, get motivated, and to be confidence to participate in the community radio. These challenges can be addressed through increasing the capacity of women and accessibility of women to information, education and training of community radio. Keywords: community radio, women access and involvement, local culture program, stereotypes
Lembar Terakhir Budaya, Masyarakat
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol 2, No.1 (1998)
Publisher : P2KK LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.131 KB) | DOI: 10.14203/jmb.v2i1.720

Abstract

Lembar Terakhir dari Vol 2, No.1 (1998)
KEJAHATAN LINGKUNGAN: SUATU TINJAUAN KRIMINOLOGIS Dermawan, Mohammad Kemal
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol 8, No 2 (2006)
Publisher : P2KK LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.452 KB) | DOI: 10.14203/jmb.v8i2.190

Abstract

At their best, corporations can be a force for good in society, developing new technologies, promoting education and training and providing quality jobs. However, too often businesses have made their profits at the expense of the poorest people around the world, and at a huge cost to the environment. There must be some increasing attention on corporate social responsibility – the integration of social, environmental and governance concerns into business operations. Kata Kunci: Korporasi, Kejahatan Lingkungan, White Collar Crime, Reaksi Sosial dan Kontrol Sosial
ANALISIS WACANA PERCAKAPAN WARGA DALAM GRUP FACEBOOK BUBUHAN SAMARINDA: IDENTIFIKASI POTENSI KONFLIK SOSIAL Kusno, Ali
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol 19, No 1 (2017)
Publisher : P2KK LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.449 KB) | DOI: 10.14203/jmb.v19i1.391

Abstract

Samarinda, the capital city of East Kalimantan province are inhabited by various ethnic groups. Friction between residents and groups are frequent. Small conflict between residents involving different ethnic groups may widen into conflict of ethnic, religion, race, and inter group relationship called SARA. This study aims to identify potential conflicts with SARA nuances in Samarinda city through citizens’ conversation discourse in Facebook group called ‘Bubuhan Samarinda’ (FBS). Identification of conversation was analyzed through FBS group. The FBS discourse represents the issue within Samarinda citizens. On the contrary, the opinion within FBS group influences citizens’ life. This paper used critical discourse analysis from Fairclough. The data were gathered from the discourse conversation among FBS group members. The result shows that the conversations tend to use primordial statement dominated by ethnic factor. The primordialism sounds like propaganda of one ethnic group. There are the provocations of conflict between indigenous and the migrants, that shows social jealousy. There is also a stigma that immigrants only exploit the wealth of Borneo, which becomes a main problem in Samarinda. The potential violence arises from the existence of ethnic organization. Samarinda adalah ibu kota Provinsi Kalimantan Timur yang dihuni oleh beragam suku. Gesekan-gesekan antarwarga dan kelompok sering terjadi. Konflik kecil antarwarga melibatkan kesukuan dapat melebar ke konflik SARA. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi konflik bernuansa SARA di Kota Samarinda melalui wacana percakapan warga dalam grup Facebook ‘Bubuhan Samarinda’ (FBS). Identifikasi percakapan warga melalui grup FBS.Wacana yang terbentuk dalam FBS merepresentasikan isu yang berkembang dalam kehidupan warga Kota Samarinda. Begitu pula sebaliknya, opini yang terbentuk dalam grup FBS mempengaruhi kehidupan warga. Penelitian ini menggunakan analisis wacana kritis Model Fairclough.Data penelitian diambil dari wacana percakapan anggota grup FBS. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya potensi konflik bernuansa SARA yang didominasi faktor kesukuan. Hal itu didukung oleh tingginya primordialisme warga. Munculnya propaganda bahwa suku tertentu harus disegani. Adanya provokasi antara suku asli dengan pendatang yang lebih banyak dipicu kecemburuan sosial. Terbentuknya stigma bahwa pendatang menjadi biang masalah di Kota Samarinda karena hanya mengeksploitasi kekayaan Kalimantan. Potensi kekerasan menguat karena keberadaan organisasi massa yang mendasarkan pada kesukuan.

Filter by Year

1997 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 3 (2023): Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol. 24 No. 3 (2022): Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol. 24 No. 2 (2022): Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol. 23 No. 3 (2021): Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol. 23 No. 1 (2021) Vol. 22 No. 3 (2020) Vol. 22 No. 2 (2020) Vol. 22 No. 1 (2020) Vol. 21 No. 3 (2019) Vol. 21 No. 2 (2019) Vol. 21 No. 1 (2019) Vol. 20 No. 3 (2018) Vol. 20 No. 3 (2018) Vol 20, No 2 (2018) Vol. 20 No. 2 (2018) Vol. 20 No. 1 (2018) Vol 20, No 1 (2018) Vol. 19 No. 3 (2017) Vol 19, No 3 (2017) Vol 19, No 3 (2017) Vol 19, No 2 (2017) Vol. 19 No. 2 (2017) Vol. 19 No. 1 (2017) Vol 19, No 1 (2017) Vol. 18 No. 3 (2016) Vol 18, No 3 (2016) Vol 18, No 2 (2016) Vol. 18 No. 2 (2016) Vol 18, No 2 (2016) Vol 18, No 1 (2016) Vol. 18 No. 1 (2016) Vol 18, No 1 (2016) Vol 17, No 3 (2015) Vol 17, No 3 (2015) Vol. 17 No. 2 (2015) Vol 17, No 2 (2015) Vol 17, No 1 (2015) Vol. 17 No. 1 (2015) Vol 17, No 1 (2015) Vol. 16 No. 3 (2014) Vol 16, No 3 (2014) Vol. 16 No. 2 (2014) Vol 16, No 2 (2014) Vol. 16 No. 1 (2014) Vol 16, No 1 (2014) Vol 15, No 3 (2013) Vol. 15 No. 3 (2013) Vol. 15 No. 2 (2013) Vol 15, No 2 (2013) Vol 15, No 1 (2013) Vol. 15 No. 1 (2013) Vol 14, No 3 (2012) Vol. 14 No. 3 (2012) Vol 14, No 2 (2012) Vol. 14 No. 2 (2012) Vol. 14 No. 1 (2012) Vol 14, No 1 (2012) Vol 13, No 2 (2011) Vol. 13 No. 2 (2011) Vol. 13 No. 1 (2011) Vol 13, No 1 (2011) Vol 12, No 3 (2010) Vol. 12 No. 3 (2010) Vol 12, No 2 (2010) Vol. 12 No. 2 (2010) Vol. 12 No. 1 (2010) Vol 12, No 1 (2010) Vol 11, No 2 (2009) Vol. 11 No. 2 (2009) Vol. 11 No. 1 (2009) Vol 11, No 1 (2009) Vol 10, No 2 (2008) Vol. 10 No. 2 (2008) Vol. 10 No. 1 (2008) Vol 10, No 1 (2008) Vol 9, No 1 (2007) Vol. 9 No. 1 (2007) Vol. 8 No. 2 (2006) Vol 8, No 2 (2006) Vol 8, No 1 (2006) Vol. 8 No. 1 (2006) Vol 7, No 2 (2005) Vol. 7 No. 2 (2005) Vol. 7 No. 1 (2005) Vol 7, No 1 (2005) Vol 7, No 1 (2005) Vol 6, No 2 (2004) Vol. 6 No. 2 (2004) Vol. 6 No. 1 (2004) Vol 6, No 1 (2004) Vol 5, No 2 (2003) Vol. 5 No. 2 (2003) Vol. 5 No. 1 (2003) Vol 5, No 1 (2003) Vol 5, No 1 (2003) Vol 3, No.1 (2000) Vol 3, No.1 (2000) Vol 2, No.2 (1999) Vol 2, No.2 (1999) Vol 2, No.1 (1998) Vol 2, No.1 (1998) Vol 1, No.2 (1998) Vol 1, No.2 (1998) Vol 1, No.1 (1997) Vol 1, No.1 (1997) More Issue