cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 792 Documents
Comparison Level of Vitamin D Based on Body Mass Index Healthy Individual in Central Laboratory RSUP Dr. M.Djamil Padang Efrida Efrida
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i4.p591-597.2022

Abstract

Vitamin D deficiency is associated with various pathological condition like bone diseases, autoimmune diseases, metabolic syndrome, malignancies and infections. Obesity is a risk factor for vitamin D deficiency even though there is no evidence of a suitable causal relationship. This study aimed to compare the levels of 25(OH)D, based on body mass index (BMI). Observational study with cross-sectional design on subjects in Central Laboratory RSUP dr. M. Djamil. Subjects were divided into 2 groups based on BMI for Asia Pacific, namely normal body weight (BMI 18.5-22.9 kg/m2) and excess body weight (BMI ≥23 kg/m2) that met the inclusion and exclusion criteria. Serum 25(OH)D were examined using the immunoassay method. For the hypothesis test a bivariate comparative test is carried out using unpaired T test (numerical data) and Chi-Square test (categorical data). Statistical significancy is if  p < 0.05.  The mean (SD) 25(OH)D levels in normal and overweight subjects were 15.11 (5.46) ng/mL and 15.59 (5.85) ng/mL, p> 0.05, respectively.  
Efek Aktivasi Jalur Apoptosis Sel T pada Derajat Keparahan Pasien dengan COVID-19 Muhammad Mulky Sulaiman Hajj
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i4.p655-666.2022

Abstract

Pendahuluan: Sel T merupakan salah satu jenis sel imunitas yang memiliki peran vital pada perlawanan tubuh terhadap penyakit infeksi yang salah satunya adalah COVID-19. Sehingga terjadinya apoptosis sel T diduga merupakan salah satu indikator yang disinyalir sangat penting dalam perjalanan progresitivitas penyakit COVID-19 menjadi lebih berat. Tujuan: Mengetahui efek apoptosis sel T pada derajat keparahan pasien dengan COVID-19. Metode: Jurnal dipilih dari database online yang sudah dipulikasi pada sciencedirect, proquest, pubmed, springer,  dan google scholar dengan kriteria inklusi jurnal akses terbuka, berbahasa inggris, dan indikator apoptosis sel T yang valid. Artikel yang direview akan dianalisis menggunakan diagram alur PRISMA. Hasil: Dari tujuh jurnal yang sudah dilakukan sistematik review menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingginya nilai indikator apoptosis sel T dengan tingginya derajat keparahan pasien dengan COVID-19. Simpulan: Apoptosis sel T terbukti sangat mempengaruhi derajat keparahan pasien dengan penyakit COVID-19 sehingga jalur yang mengintervensi aktivasi apoptosis sel T dapat menjadi pilihan untuk mencegah progresitivitas penyakit COVID-19 menjadi lebih buruk. 
Persepsi Terhadap Pembelajaran Jarak Jauh, Umpan Balik Mahasiswa Kedokteran di Masa Pandemi Etha Rambung
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i4.p494-509.2022

Abstract

Tujuan: untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap faktor pendukung dan penghambat pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa pandemi. Metode: metode penelitian deskriptif analitik, desain cross sectional dan menggunakan data sekunder hasil evaluasi persepsi mahasiswa terhadap PJJ. Data sekunder di peroleh dari 176 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra Surabaya yang mengisi kuesioner evaluasi PJJ menggunakan google form. Kuesioner berupa pertanyaan mengenai persepsi mahasiswa terkait faktor pendukung dan faktor penghambat pada pembelajaran jarak jauh yang telah dilakukan selama setahun. Hasil: Koneksi internet yang paling banyak digunakan mahasiswa saat PJJ adalah kombinasi data seluler dan wifi (53,08%). Faktor pendukung yang paling banyak disetujui mahasiswa adalah lokasi pembelajaran yang fleksibel (84,9%) sedangkan faktor penghambat paling banyak adalah ketergantungan pada sinyal (97%). Pada pertanyaan terbuka, hasil persepsi mahasiswa yang paling tinggi terkait faktor pendukung PJJ adalah efisiensi waktu (23,06%), sedangkan faktor penghambat adalah sinyal, elektronik, dan listrik yang kurang mendukung (25,78%). Kesimpulan: Menurut mahasiswa faktor pendukung PJJ adalah efisiensi waktu dan faktor penghambat adalah sinyal, gadget dan listrik. Evaluasi ini menjadi masukan yang berharga bagi Institusi untuk mempertimbangkan metode pembelajaran PJJ yang efektif dan efisien.
Literature Review: Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Raden Ayu Tanzila
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i1.p172-178.2023

Abstract

Latar belakang: Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyebab utama disabilitas, hingga kematian. Latihan fisik merupakan salah satu pilar penatalaksanaan diabetes. Latihan fisik teratur pada DM tipe 2 memberikan proteksi kardiometabolik sehingga mencegah atau mengurangi morbiditas dan mortalitas. Tujuan studi: Penulisan artikel dalam bentuk systematic literature review ini bertujuan untuk mengetahui analisis hubungan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Metodologi: Metode systematic literature review dengan mengambil 9 jurnal yaitu 7 jurnal Indonesia dan 2 jurnal Internasional, sesuai dengan kriteria kata kunci yang ditetapkan. Hasil: Dari hasil analisis literature review sebanyak 9 jurnal mengatakan semua jurnal didapatkan hasil yang signifikan antara hubungan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Simpulan: Dari studi ini di disimpulkan bahwa terdapat hubungan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Systematic literature review ini diharapkan bisa menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya dan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut dengan database pencarian literatur yang digunakan lebih bervariasi dan pendekatan penelitian dengan desain selain cross sectional.
Gambaran Karakteristik Ibu Hamil dalam Vaksinasi Covid-19 di Kota Padang Yessi Pertiwi; Yuniar Lestari; Nuzulia Irawati
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i1.p104-110.2023

Abstract

Vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil menjadi salah satu upaya untuk mengurangi penyakit berat dan risiko infeksi terhadap COVID-19. Tujuan: untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu hamil dalam vaksinasi COVID-19 di Kota Padang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian yaitu ibu hamil trimester II dan trimester III dengan sampel penelitian sebanyak 206 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian  penelitian kuesioner. Hasil Penelitian: Rata- rata umur ibu hamil yang vaksinasi COVID-19 adalah 30,26 tahun, sedangkan rata-rata umur ibu hamil yang tidak vaksinasi COVID-19 adalah 30,37 tahun, ibu hamil yang melakukan vaksinasi memiliki pendidikan SMA (51,3%), sedangkan ibu hamil yang tidak ikutserta vakisinasi memiliki pendidikan SMA (45,5%), ibu hamil yang ikutserta vaksinasi COVID-19 merupakan ibu rumah tangga (84,6%), sedangkan ibu hamil yang tidak ikutserta vaksinasi COVID-19 memiliki pekerjaan ibu rumah tangga (80,2%), ibu hamil yang ikutserta vaksinasi COVID-19 merupakan multigravida (51,3%), sedangkan  ibu hamil yang tidak ikutserta vaksinasi COVID-19 merupakan multigravida (67,1%). Kesimpulan : Rata-rata umur ibu yang ikutserta vaksinasi dan tidak ikut vaksinasi COVID-19 hampir sama, sebagian besar ibu hamil yang ikutserta vaksinasi dan yang tidak ikut vaksinasi COVID-19 memiliki pendidikan SMA, pekerjaan ibu rumah tangga, dan multigravida.
Perbandingan Efektivitas Daun Bandotan Dengan Lidah Buaya Dalam Perbaikan Luka Sayat Pada Tikus Wistar Oliviti Natali
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i1.p120-129.2023

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas perbaikan luka sayat menggunakan ekstrak daun bandotan dan lidah buaya. Metode: Penelitian ini menggunakan 20 ekor tikus putih dengan BB 150-200g yang dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok yang diberi salep Burnazin, kelompok kontrol negatif, kelompok perlakuan ekstrak bandotan 10%, dan kelompok perlakuan ekstrak lidah buaya 10%. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan True Experimental dengan Randomized Post-test only Control Group Design, dengan cara memberikan ekstrak daun bandotan dan lidah buaya konsentrasi 10% ke tikus yang telah diberi luka sayat. Hasil: Hasil uji statistik penyembuhan luka sayat pada kelompok ekstrak bandotan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara tikus 1 dan 3 (p=0,014), tikus 1 dan 4 (p=0,010), tikus 2 dan 3 (p=0,006), tikus 2 dan 4 (p=0,004), dan tikus 2 dan 5 (p=0,027) sedangkan pada kelompok lidah buaya tidak ditemukan perbedaan yang signifikan. Terdapat perbedaan efektivitas antara ekstrak daun bandotan dengan ekstrak lidah buaya terhadap penyembuhan luka sayat. Kesimpulan: Ekstrak lidah buaya memiliki aktivitas penyembuhan luka yang lebih baik dibandingkan dengan ekstrak daun bandotan.
Perbedaan konsumsi junk food melalui pemesanan daring dan aktivitas fisik pada status gizi mahasiswa kedokteran Mellinia Wahyu Nurliesa; Agustina Arundina Triharja; Iit Fitrianingrum
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i1.p68-78.2023

Abstract

Objective: To determine the differences between the frequency of consumption of junk food through online food ordering and physical activity with nutritional status in students of the Faculty of Medicine, Tanjungpura University. Methods: Cross-sectional analytic study and total sampling technique involved 99 students of the Faculty of Medicine, Tanjungpura University. The research measuring tools used the Junk Food Untan Questionnaire Online Ordering (JUQOO) to measure the frequency of junk food consumption through online food ordering made by researchers, the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) to measure the level of physical activity, and the Self Report Recall Anthropometry sheet to measure the level of body mass index calculation. The Data were analyzed by univariate and bivariate using Kruskal-wallis test. Results: Based on the Kruskal-Wallis test between nutritional status and the frequency of consumption of junk food through online food ordering (p=0,674) and the level of physical activity (p=0,242). Conclusion: There are no significant differences between the frequency of consumption of junk food through online food ordering and physical activity with nutritional status in students of the Faculty of Medicine of Tanjungpura University.
Hubungan RNL dan kadar IL-6 dengan waktu konversi negatif pasien rawat inap COVID-19 syifa laili aminy
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i1.p159-168.2023

Abstract

Tujuan: Mengetahui hubungan antara RNL dan kadar IL-6 dengan waktu konversi negatif pada pasien rawat inap COVID-19. Metode: Penelitian cross sectional dengan 50 berkas rekam medis pasien rawat inap COVID – 19 di RSUP Dr. M. Djamil Padang periode Januari 2021 sampai Desember 2021. Pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS dengan uji korelasi Pearson karena data terdistribusi normal. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara nilai RNL dengan waktu konversi, sedangkan antara kadar IL-6 dengan waktu konversi terdapat hubungan yang signifikan. Kesimpulan: tidak terdapat hubungan yang signifikan antara RNL dengan waktu konversi negatif dan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar IL-6 dengan waktu konversi negatif COVID – 19 pada pasien yang menjalani rawat inap.
Pengaruh Pemberian VCO (Virgin Coconut Oil) Terhadap Kadar MDA (Malondialdehid) Tikus Putih Jantan Galur Wistar Yang Terpapar Asap Rokok saharnauli janna verawaty simorangkir
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i1.p1-9.2023

Abstract

Latar belakang : Virgin Coconut Oil (VCO) memiliki kandungan yang bermanfaat bagi tubuh, antara lain asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh, serta kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian VCO dapat mencegah peningkatan MDA tikus putih jantan galur wistar yang diberi paparan asap rokok, dan mengetahui dosis VCO yang efektif dalam mencegah peningkatan MDA. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain posttest only with control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 24 ekor tikus putih jantan galur wistar yang dibagi dalam 4 kelompok, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, perlakuan 1 (dipaparkan asap rokok dan diberi VCO 0,45ml) dan perlakuan 2 (dipapar asap rokok dan diberi VCO 0,9ml). VCO diberikan secara peroral setiap hari selama 14 hari dan pada hari ke 15 dilakukan pengambilan darah tikus yang selanjutnya dilakukan pengujian kadar MDA tikus. Hasil : Berdasarkan persentase mean rank setiap kelompok, menunjukkan pada kelompok dengan pemberian VCO memiliki kadar MDA yang lebih rendah bila dibandingkan dengan kelompok hanya dengan papran asap rokok, dan dosis VCO yang efektif pada penelitian ini adalah 0,9ml. Kesimpulan : VCO dapat mencegah peningkatan kadar MDA akibat paparan asap rokok.
Pengaruh Paparan Cahaya Biru terhadap Penuaan Kulit dan Upaya Pencegahannya Dennely Yulisa
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i1.p179-186.2023

Abstract

Penuaan merupakan sebuah proses yang akan dialami individu seiring bertambahnya usia. Penyebab penuaan yang mungkin masih belum disadari adalah penuaan yang disebabkan paparan cahaya biru. Hal ini menjadi sebuah isu yang menarik berkaitan dengan meningkatnya penggunaan perangkat elektronik di berbagai kalangan usia. Cahaya biru memiliki efek merugikan pada homeostasis kulit, yaitu meningkatkan produksi ROS, mediator inflamasi, dan menyebabkan kerusakan DNA, sehingga tubuh mengupayakan efek antiproliferatif seperti menginduksi aktivasi melanogenesis, mengurangi produksi kolagen, mengubah aktivitas metalloproteinase, yang menyebabkan photoaging dan hiperpigmentasi. Meningkatnya kesadaran akan efek cahaya biru pada tubuh menyebabkan munculnya berbagai produk yang menyatakan dapat memberikan perlindungan terhadap cahaya biru. Beberapa upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan fotoproteksi, menggunakan tabir surya yang mengandung zinc oxide dan titanium dioxide. Berbagai bahan kosmetik, antioksidan dan vitamin juga diduga dapat memberikan efek proteksi terhadap cahaya biru. Upaya pencegahan terhadap cahaya biru sampai saat ini masih terus berkembang dan membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue