cover
Contact Name
Saiful Mujab
Contact Email
poltekkestanjungkarang@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
poltekkestanjungkarang@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kab. lampung selatan,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20867751     EISSN : 25485695     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan published by Politeknik Kesehatan Tanjungkarang with professional organizations (PTGI, PATELKI, PERSAGI, PPNI, IBI, HAKLI, PAFI, PPGI). It contains writings drawn from research and non-research, critical analytical studies in health areas. This journal was first published in April 2010 in print. Since 2015, Jurnal Kesehatan has been published in print and online.
Arjuna Subject : -
Articles 774 Documents
Hubungan Pijat Perineum dengan Robekan Jalan Lahir pada Ibu Bersalin Primipara di BPM Kecamatan Metro Selatan Kota Metro Yetti Anggraini; Martini Martini
Jurnal Kesehatan Vol 6, No 2 (2015): JURNAL KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.851 KB) | DOI: 10.26630/jk.v6i2.99

Abstract

Salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas ibu adalah infeksi pada masa nifas dimana infeksi tersebut berawal dari ruptur perineum atau robekan jalan lahir. Diperkirakan 85% ibu bersalin mengalami robekan jalan lahir, dan insiden 70% wanita melahirkan per vagina sedikit banyak mengalami trauma perineal. Dampak dari terjadinya ruptur perineum atau robekan jalan lahir adalah terjadinya infeksi. Berdasarkan hasil data pra-survey, angka kejadian ruptur perineum spontan yang dialami ibu primigravida di BPM wilayah Kecamatan Metro Selatan Kota Metro bulan Januari-Februari tahun 2015 masih sangat tinggi yaitu sebanyak 83 orang (61,5%) dari 135 persalinan normal, sedangkan yang tidak mengalami ruptur perineum berjumlah 52 orang (38,5%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pijat perineum dengan robekan jalan lahir pada ibu bersalin primipara di BPM Kecamatan Metro Selatan Kota Metro tahun 2015. Hasil penelitian diperoleh dari 140 responden, ibu yang tidak mengikuti kelas ibu sebesar 39,3% tidak pijat perineum sebesar 40,7%, dipijat ≤6 minggu sebesar 15,7%. Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan antara pijat perineum dengan robekan jalan lahir pada ibu bersalin dengan p-value 0,000 dan OR=10,280. Kesimpulan penelitian menunjukkan ada hubungan antara pijat perineum dengan robekan jalan lahir pada ibu bersalin primipara di BPM Kecamatan Metro Selatan Kota Metro Tahun 2015. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya robekan jalan lahir pada ibu bersalin terutama pada primipara adalah dengan menggalakkan kelas ibu serta menjaring ibu hamil agar tetap melakukan ANC secara teratur. Kata kunci:  Robekan Jalan Lahir, Pijat Perineum.
Analisis Faktor Resiko Hipertensi Sekunder pada Pengguna Kontrasepsi Aktif di Puskesmas Tanjung Agung Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan Suryanda Suryanda
Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.335 KB) | DOI: 10.26630/jk.v8i3.562

Abstract

Each year, hypertension causes 1 of 7 deaths worldwide and causes heart, eye, brain, and kidney damage. In addition to smoking, the use of pill contraceptives is one of the risk factors for hypertension. This study aimed to analyze the risk factors of secondary hypertension in active contraceptive users in Tanjung Agung Public Health Center with the analytical descriptive using cross-sectional method. The population was active women using active contraceptives who come to Public Health Center period September-December 2016, amounting to 45 people. The data was taken using the questionnaire in the form of a checklist and open question. The age of respondents in the range of 18 years to 47 years, active contraceptive users with the highest group of varieties were 3-4 children 15 respondents (33.3%), the lowest group >5 children 3 respondents (6.7%). The group was exposed to cigarette smoke 26 respondents (57.7%), the group was not exposed 19 respondents (42.2%). Respondent hypertension 14 respondents (31,1%), which is not hypertension 31 respondent (68,9%). Usage Hormonal contraceptives more, ie 23 respondents (51.1%) than non-hormonal, ie 22 respondents (48.9%). There was a significant correlation between hormonal contraception use and hypertension incidence, with p-value 0,001. There was no significant relationship between exposure to cigarette smoke to contraceptive users with hypertension incidence, p-value 0,057. The need for PHBS education concerning exposure to cigarette smoke and the danger of hypertension to the community.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien yang Dirawat di Ruangan Hcu Rsu Sele Be Solu Kota Sorong Maria Loihala
Jurnal Kesehatan Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.564 KB) | DOI: 10.26630/jk.v7i2.185

Abstract

Kecemasan pasien dan keluarga diakibatkan oleh ketakutan akan kematian, ketidakberhasilan medikasi komplikasi yang terjadi dan masalah biaya. Komunikasi yang dibangun antara perawat dengan anggota keluarga tidak berjalan dengan baik akan menjadikan timbulnya rasa cemas anggota keluarga yang sedang menunggu pasien dalam perawatan kritis. Bagi anggota keluarga, informasi yang kurang mengakibatkan rasa cemas semakin tinggi. Tujuan Penelitian adalah mengetahui hubungan komunikasi terpeutik perawat dengan tingkat kecemasan keluarga yang dirawat di ruangan HCU RSU Sele Be Solu Kota Sorong. Penelitian dengan menggunakan desain penelitian korelasional. Sampel 30 responden. Analisa Data secara univariat dan bivariat. Hasil Penelitian p-value=0.001 ≤ α=0.05 maka Ho ditolak, sehingga disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara komunikasi teraupetik perawat dengan tingkat kecemasan keluarga yang dirawat di ruangan HCU RSU Sele Be Solu Kota Sorong.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG GIZI SEIMBANG PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN RAJABASA KOTA BANDAR LAMPUNG Bertalina Bertalina
Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.439 KB) | DOI: 10.26630/jk.v6i1.26

Abstract

Bertalina Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Tanjungkarange-mail: ubertalina@yahoo.com Abstrak: Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Gizi Seimbang Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Di Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung. Pendidikan merupakan bagian integral dalam pembangunan, proses pendidikan tidak dapat dipisahkan dari proses pembangunan itu. Upaya peningkatan status gizi terutama pada anak sekolah merupakan salah satu faktor yang  menentukan kualitas  SDM yang merupakan bagian dari pembangunan itu sendiri.  Hasil Riskesdas tahun 2013, menunjukkan prevalensi pendek anak usia 5-12 tahun sebesar 30,7 % dan prevalensi obesitas 18,8%, dan untuk provinsi Lampung angkanya diatas angka nasional. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya perbedaan peningkatan pengetahuan  tentang  gizi seimbang dengan menggunakan media promosi kesehatan pada siswa Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan rancangan quasy eksperimen (Eksperimen Semu) dengan populasi siswa sekolah  kelas 5 dengan jumlah sampel 79 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan kemudian diolah secara statistik: univariat dan bivariat dengan analisis uji t. Hasil penelitian menunjukkan, ada perbedaan yang signifikan antara nilai pengetahuan  pada intervensi dengan menggunakan leaflet dengan p value 0,068. Ada perbedaan yang signifikan antara nilai pengetahuan  pada pengukuran pertama dan kedua yaitu pengukuran sebelum dan sesudah intervensi dengan ceramah/slide dengan p value 0,000. Ada perbedaan yang signifikan rata-rata peningkatan pengetahuan antara siswa yang mendapat intervensi gizi seimbang dengan intervensi menggunakan leaflet dan ceramah/slide didapatkan nilai p 0,016. Berdasarkan hasil penelitian maka saran yang dianjurkan adalah  agar  institusi Kesehatan dalam pelaksanaan program khususnya Perbaikan Gizi di Institusi khususnya pendidikan dengan cara memberikan penyuluhan dengan menggunakan media  seperti slide atau leaflet   untuk anak sekolah dasar sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan gizi siswa. Pihak  sekolah dapat bekerjasama dengan puskesmas dalam pelaksanaan program UKS dengan melaksanakan kegiatan rutin 3 bulan sekali dengan kegiatan seperti penyuluhan (memberi informasi melalui ceramah dengan menggunakan slide atau meberikan leaflet), menimbang BB dan mengukur TB.  Kata Kunci: pengetahuan, gizi seimbang, media promosi kesehatan (slide, leaflet)
Pengaruh Pemberian Jus Averrhoa carambola terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi Putri Aulia Arza; Andri Irawan
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.62 KB) | DOI: 10.26630/jk.v9i1.742

Abstract

Hypertension, or high blood pressure, is a very common and serious condition that can lead to or complicate many health problems.Solving this problem by nonpharmacologic, it is needed to bedeveloped, for example with consuming star fruit juice. Star fruit (AverrhoaCarambola) is rich in Vitamin C, and contains high levels of potassium and low in sodium which has the effect of lowering blood pressure. This study aimed to determine the effect of star fruit juice to the reduction of blood pressure in elderly hypertensive patients.  The study used a pre-experimental study with one group pretest-posttest design with 10 respondents selected by purposive sampling. The results showed that systolic blood pressure in statistical analysis showed that p=0.000 (p˂ 0.05) means that Hypotheses received or systolic blood pressure between before and after consumption star fruit juice significantly their influence. That the diastolic blood pressure in statistical analysis showed that p=0.001 (p˂0.05), which means that Hypotheses received or systolic blood pressure between before and after consumption star fruit juice significantly their influence.The result is expected to give any benefit for the society and become one of the solutions to treat the hypertension suffers.
Simulasi Sensor Tetesan Cairan, pada Infus Konvensional Wadianto Wadianto; Zhafira Fihayah
Jurnal Kesehatan Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.426 KB) | DOI: 10.26630/jk.v7i3.221

Abstract

Infus Pump adalah alat memasukkan suatu cairan kedalam  tubuh  pasien  dalam jumlah  tertentu  melalui  pembuluh  vena pasien yang dilakukan secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Pada alat infus konvensional untuk memonitor jumlah tetesan dilakukan secara manual yang keakurasiannya masih diragukan. Pembuatan modul Monitoring Jumlah Tetesan Cairan Pada Infus Konvensional dianggap dapat menentukan keakurasian jumlah tetesan cairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan sistem penghitungan tetesan cairan pada Infus Konvensional. Penelitian berlangsung dalam dua tahap pelaksanaan, yaitu tahap pertama pembuatan alat dan tahap kedua pengujian alat di laboratorium Elektronika Jurusan Teknik Elektromedik. Alat Infussion Pump ini dilengkapi dengan rangkaian Sensor Optocoupler sebagai pendeteksi jumlah tetesan infus yang telah masuk ke dalam tubuh pasien. Alat ini dilengkapi pula dengan indikator yang memberitahukan apabila cairan infus sudah habis ataupun ketika tetesan tersebut tidak mengalir. Modul yang dirancang ini  hasilnya bekerja  aktif saat adanya kesalahan yaitu botol kosong atau tetesan tidak menetes ke drip chamber dan keakurasian menghitung jumlah tetesan cairan per menit sebesar 96,2%.
PENGARUH PELATIHAN KEPEMIMPINAN TERHADAP PELAKSANAAN STANDAR MANAJEMEN PELAYANAN KEPERAWATAN KARU DALAM KOMITMEN PERAWAT DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN MPKP Yanti Sutriyanti; Derison Marsinova Bakaral; Surani Warsit
Jurnal Kesehatan Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.124 KB) | DOI: 10.26630/jk.v5i2.55

Abstract

Yanti Sutriyanti1,Derison Marsinova Bakara1, Surani Warsit11)1) Prodi Keperawatan Curup Poltekkes Kemenkes BengkuluEmail: derisonmarsinovab@yahoo.com Abstract: The effect Leadership Training on The implementation ofnursing careManagement standardsby the Head Nurse to Commitment Nursing to Implement MPKP. The application ofnursing carestandardsinthe roomis veryimportantfor the sustainability ofthe provision ofqualitynursing caretoclientswhereneeded for a leaderwhocanmove theheadnurseroomunderneathtowork according totheir role and functioninapplying themodel ofprofessional nursingpractice.Designresearch isquasyexperiment,form designused"The non-equivalent control group withpreandpost test design". Inthis design, there are two groups:interventionandcontrolgroups, whichare notchosen randomly.The statistical testusedthe WilcoxonandMannWhitneytest. The levelof commitmentof nursesinMPKPmengimplemetasikanafter trainingin the control groupandthe interventiongroupwas no significant difference. thevalue ofzis-2.093andp>0.05. This showsnoeffectof training onleadershipstandardsimplementationheadroom(Karu) against thecommitmentof nursesin implementingMPKPInHospitalCurupRejangLebong. After gettingleadership trainingthere are differencesinthe averagelevel ofcommitmentmengimplemetasikanPNPMnursesin the control groupwiththe intervention groupin terms ofthe implementation ofPNPMInHospitalCurupRejangLebong.                                 . Keywords: Leadership Training, NursingCare, NurseCommitment. Abstrak: Pengaruh Pelatihan Kepemimpinan Terhadap Pelaksanaan Standar Manajemen Pelayanan Keperawatan Karu Dalam Komitmen Perawat Mengimplementasikan MPKP. Penerapan standar pelayanan keperawatan di ruangan merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan pemberian asuhan keperawatan yang berkualitas terhadap klien dimana diperlukan seorang pimpinan kepala ruangan yang dapat menggerakkan perawat dibawahnya untuk bekerja sesuai peran dan fungsinya dalam menerapkan model praktek keperawatan profesional.Desain penelitian yang digunakan adalah quasy experiment, Bentuk desain yang digunakan “The non equivalent control group with pre and post test design”. Dalam desain ini terdapat dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kontrol, yang tidak dipilih secara random. Uji statistik  yang digunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney.Tingkat komitmen perawat dalam mengimplemetasikan MPKP sesudah pelatihan pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi ada perbedaan yang bermakna. dengan nilai z adalah - 2,093 dan p >0,05. Hal ini menunjukan ada pengaruh pelatihan terhadap kepemimpinan pelaksanaan standar kepala ruangan (Karu) terhadap komitmen perawat dalam mengimplementasikan MPKP Di RSUD Curup Kabupaten Rejang Lebong. Setelah mendapatkan pelatihan kepemimpinan terdapat perbedaanreratatingkat komitmen perawat dalam mengimplemetasikan MPKPpada kelompokkontroldengankelompok intervensidalamhal pelaksanaan MPKP Di RSUD Curup Kabupaten Rejang Lebong. Kata kunci: Pelatihan Kepemimpinan, Pelayanan Keperawatan, Komitmen Perawat.
Analisis Perilaku Pekerja Gondola PT. Waringin Megah Proyek Springhill Condotel Lampung Zamahsjari Sahli; Triyanto Triyanto
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.622 KB) | DOI: 10.26630/jk.v9i2.801

Abstract

This research was conducted at Springhill Condotel Lampung to find out and dig deeper into the behavior of gondola workers. This study used a qualitative study approach. Information collection and retrieval is obtained through observation, in-depth interviews, and document studies. The supporting factors that have not supported the gondolier workers to behave safely are knowledge of the hazards, the bad perception about Personal Protective Equipment (PPE), and the undisciplined attitude of the workers Using PPE. On the enabling factor, it was found out that the availability of PPE and the existing rules in the project enables gondola workers to behave safely, but still found unsafe acts. And on the reinforcement factor, less supervision was found from supervisors and safety. Company to provide information about hazards of gondolas, tighten the control of PPE, and provide safe behavior training. Gondola workers to ask supervisors and OSH sections on things they do not know, change poor perceptions better about the use of PPE, and to improve negative attitudes in the use of PPE and regulations.
Pemberian Aromaterapi Bunga Mawar terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Wanita Lanjut Usia di UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Natar Lampung Selatan Ana Mariza; Annisa Umi Kalsum
Jurnal Kesehatan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.575 KB) | DOI: 10.26630/jk.v8i1.305

Abstract

Hypertension is one of the world's number one cause of death. Cases of hypertension were increased approximately 80%, especially in developing countries. The incidence of hypertension in Lampung has 77.521 people in 2014.  Then, hypertension  was  the  most  prevalent diseases in  Social  Institutions  Elderly, Tresna  Werdha, Natar, South  Lampung, as many as 32 people (60.37%). Treatment of hypertension could be done with aroma therapy. One of the plants that have function as aroma therapy were roses. The purpose of this study was known the effect of roses aroma therapy to reduction of blood pressure in elderly women in Social Institutions Elderly, Tresna Werdha, Natar, South Lampung, in 2016. This study was a quantitative research, with quasi experimental design, one group pretest-posttest design. Population in this study were all elderly women in Social Institutions Elderly, Tresna Werdha, Natar, South Lampung. Sample total were 32 people. Hypothesis was tested with paired samples t-test. Results of univariate analysis showed that average blood pressure, before and after giving treatment with roses aroma therapy were 121.04 and 113.02, respectively. Results of bivariate analysis showed that roses aroma therapy affected to reduction of blood pressure in elderly women in Social Institutions Elderly, Tresna Werdha, Natar, South Lampung, in 2016 (p-value=0.000).
Hubungan antara Stres dan Riwayat Kontrol dengan Kekambuhan Hipertensi pada Lansia di UPTD PSLU Natar Lampung Selatan Sulastri Sulastri
Jurnal Kesehatan Vol 6, No 2 (2015): JURNAL KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.527 KB) | DOI: 10.26630/jk.v6i2.88

Abstract

Proses degeneratif yang dialami oleh lansia menimbulkan beberapa dampak pada kondisi fisik lansia, termasuk pada sistem persyarafan. Hipertensi merupakan penyakit yang banyak diderita sebagai akibat defisit neurologis pada lansia. Hipertensi menyebabkan sekitar 9,4% kematian diseluruh dunia setiap tahunnya. Hipertensi menyebabkan 45% kematian karena penyakit jantung, dan 51% kematian karena penyakit stroke. Hipertensi di Indonesia mencapai 25,8% dari populasi penduduk Indonesia. Faktor  meningkatkan resiko terjadinya hipertensi, diantaranya riwayat pengobatan medis/rutinitas kontrol ulang dan stres psikologis. Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara stres dan riwayat kontrol dengan kejadian hipertensi pada lansia di UPTD PSLU Natar Lampung Selatan. Desain penelitian analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Populasi penelitian seluruh lansia hipertensi di di UPTD PSLU Natar Lampung Selatan berjumlah 104 lansia. Sampel sebanyak 64 responden. Hasil penelitian responden mengalami kekambuhan hipertensi yaitu 37 responden (57,8%), stres sedang 41 responden (64,1%), dan rutin melakukan kontrol 38 responden (59,4%). Hasil uji statistik dengan Chi-Square hubungan antara stres dengan hipertensi didapatkan p-value 0,000 dan riwayat kontrol dengan hipertensi didapatkan p-value 0,021, hasil penelitian ada hubungan stres dan riwayat kontrol dengan hipertensi (p-value<α). Lansia umumnya mengalami hipertensi, kondisi lain yang dapat memperberat perlu dikontrol, disarankan menjaga kesinambungan pemantauan tekanan darah pada lansia dan kondisi yang memicu terjadinya stres dan tindakan non medis untuk menurunkan kondisi stres pada lansia perlu dikembangkan seperti pemberian relaksasi muscle progresive. Kata Kunci: Stres, Kontrol ulang, Hipertensi

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan (In Progress) Vol 16 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): Jurnal Kesehatan Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Vol 11, No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 10, No 3 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Kesehatan Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 6, No 2 (2015): JURNAL KESEHATAN Vol 6, No 2 (2015): JURNAL KESEHATAN Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Kesehatan Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Kesehatan Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Kesehatan Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Kesehatan More Issue