cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology
ISSN : 20884230     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Psikologi Ulayat (JPU) [Indonesian Journal of Indigenous Psychology] is a peer-reviewed scientific journal in Psychology that publishes empirical based research articles of various topics related to psychology, particularly topics that emphasize indigenous values and cultures of Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 113 Documents
THE POWER OF POSITIVITY: THE ROLES OF PROSOCIAL BEHAVIOR AND SOCIAL SUPPORT TOWARD GRATITUDE Yunanto, Taufik Akbar Rizqi
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Psikologi Ulayat (early view)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (KPIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu02019-277

Abstract

Abstract ? Existing literature demonstrates that gratefulness is a critical determinant for individuals? well-being and their quality of interpersonal relationships. A sense of gratefulness provides a perspective in which individuals could have a positive evaluation in life, including the way they view challenges. Positive appreciation of life?s challenges would allow individuals to increase their coping ability and would motivate them to do prosocial behavior. This study aims to determine the role of prosocial behavior and social support to individuals? sense of gratefulness. Participants in this study consisted of 250 participants aged between 13?55 years old. The instruments used in this research were Gratitude Questionnaire, Philosophies of Human Nature Altruism Scale, and Social Support Scale. Multiple regression analysis was used to analyze the data. The result revealed a strong contribution between prosocial behavior and social support toward gratitude. Gratitude and prosocial behavior contribute in enabling individuals to have a positive evaluation of life. Abstrak ? Studi terdahulu menunjukkan bahwa rasa bersyukur menjadi penentu yang penting bagi kesejahteraan individu dan kualitas hubungan interpersonal mereka. Bersyukur memberikan perspektif yang dapat membuat individu memiliki evaluasi positif mengenai hidupnya, termasuk dalam memaknai tantangan. Individu yang memandang penderitaan sebagai sesuatu yang positif dapat meningkatkan kemampuan mengatasi masalah yang baru dan termotivasi melakukan perilaku prososial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perilaku prososial dan dukungan sosial terhadap tingkat kebersyukuran seseorang. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 250 partisipan dengan rentang usia 13-55 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Gratitude Questionnaire, Philosophy of Human Nature Altruism Scale, dan Social Support Scale. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat sumbangan yang positif perilaku prososial dan dukungan sosial terhadap tingkat kebersyukuran. Rasa syukur dan perilaku prososial dapat membuat seseorang memiliki evaluasi yang positif dalam kehidupannya.
PELATIHAN KETANGGUHAN UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PENGURUS UNIT KEGIATAN MAHASISWA (UKM) DI UNIVERSITAS SURABAYA Widhigdo, Jessica Christina; Ahuluheluw, Joshua Michael; Pandjaitan, Lena Nessyana
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Jurnal Psikologi Ulayat (Forthcoming)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (KPIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu02019-299

Abstract

Abstract ? Involvement in various organizational activities may positively or negatively affect students? psychological well-being (PWB). Hardiness, which involves  commitment, control, and openness towards challenges, is the psychological trait that is considered essential for an effective problem solving, and is believed to be necessary in order to take the most positive advantage of organizational involvement. The present study aimed to examine the changes in the PWB scores of students who were involved in organizational activities after undergoing hardiness training; it also aims at exploring the relationship between hardiness and PWB. Participants were 20 university students aged 18 to 22 years old who were involved in student organizations. Quantitative data analysis was conducted using Wilcoxon and Spearman nonparametric tests. Results showed that there was a significant increase in the PWB scores after participating in the hardiness training. The study also found a positive correlation between hardiness and PWB. Abstrak ? Kegiatan berorganisasi dapat membawa dampak positif dan negatif terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa (psychological well being; PWB). Kepribadian tangguh yang terdiri dari komitmen, kontrol, dan terbuka terhadap tantangan dibutuhkan untuk menghadapi masalah dengan efektif, sehingga dapat memberi manfaat positif dalam keikutsertaan berorganisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan PWB mahasiswa setelah mengikuti pelatihan ketangguhan dan mengeksplorasi keterkaitan antara ketangguhan dan PWB. Partisipan ialah 20 mahasiswa (18-22 tahun) yang terlibat sebagai pengurus UKM. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan analisis non-parametrik Wilcoxon dan Spearman. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat peningkatan skor PWB pada pengurus UKM setelah mengikuti pelatihan ketangguhan, dan terdapat korelasi positif antara ketangguhan dan PWB.
DUKUNGAN ORANGTUA, EFIKASI DIRI PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER, DAN PLANNED HAPPENSTANCE PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Amini, Dara Suci; Salim, Rose Mini Agoes
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Psikologi Ulayat (early view)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (KPIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu02019-294

Abstract

Abstract ?Adolescence is an important period for career development. Parent support and adolescent?s skills in seeking career opportunities from unexpected encounters contribute to adolescent?s self-efficacy in career decision making. The present study examined the mediating role of planned happenstance in the relationship between career-related parent support and self-efficacy in career decision making among junior high school students. Participants comprised of 136 junior high school students. The instrument used in this study were the Indonesian translations of Career-Related Parent Support Scale, Career Decision Self-Efficacy-Short Form, and Planned Happenstance Career Inventory. Results suggested that career-related parent support affects career decision-making self-efficacy directly or through the mediation of planned happenstance. The study concludes by outlining the importance of future studies to analyze the relationship between career-related parent support and planned happenstance. Abstrak ? Masa remaja merupakan masa yang sangat penting dalam pengembangan karier. Dukungan orang tua dan juga keterampilan remaja dalam memanfaatkan peristiwa tak terduga sebagai peluang karier memengaruhi efikasi diri dalam membuat keputusan karier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran planned happenstance dalam memediasi hubungan career-related parent support dan efikasi diri pengambilan keputusan karier pada siswa SMP. Subjek penelitian ini terdiri dari 136 siswa SMP. Alat ukur yang digunakan adalah Career-Related Parent Support Scale, Career Decision Self-Efficacy-Short Form, dan Planned Happenstance Career Inventory yang diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa career-related parent support memengaruhi efikasi diri pengambilan keputusan karier secara langsung maupun melalui mediasi planned happenstance. Penelitian selanjutnya dapat menganalisis hubungan career-related parent support dan planned happenstance.
GAMBARAN PERILAKU YANG BERPERAN TERHADAP KONDISI OBESITAS PADA PEREMPUAN DEWASA MUDA DI JAKARTA Kawi, Teddy Kurniawan; Purwanti, Margaretha; Partasari, Wieka Dyah
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Psikologi Ulayat
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (KPIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu02019-120

Abstract

Abstract ?   This study seeks to understand the behavior that leads to obesity among young adult women in Jakarta, guided by Theory of Reasoned Action (Ajzen & Fishbein, 1975) and Self-Efficacy Theory (Bandura, 1986) as the framework. This study employed qualitative methodology, participated by three female participants (27-31 years old) and resided in Jakarta area. The results show that although participants were from various background; all of them have similarities in many behavioral aspects that leads to them being obesed. In particular, participants developed an attitude that eating was their coping mechanisms during stress. Related to the subjective norms aspect, participants perceived support from their close relatives but was not demonstrated through the real action. Negative mood and the lack of knowledge about healthy behavior affected their self-efficacy. Biological and environment factors play a pivotal role in shaping obesity. Practically termed, this study outlined a need for tailoring an intervention program that focuses on the attitude, subjective norm, and self-efficacy in reshaping behavior of people, particularly women, with obesity. Abstrak ? Studi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku yang berperan terhadap obesitas pada perempuan dewasa muda, menurut Theory of Reasoned Action  (Ajzen & Fishbein, 1975) dan teori Self-Efficacy (Bandura, 1986). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif terhadap tiga perempuan dewasa muda (27-31 tahun) yang berdomisili di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tiap partisipan memiliki latar belakang berbeda yang membentuk kondisi obesitas, terdapat kesamaan dalam aspek-aspek yang mendasari perilaku. Pada aspek attitude, partisipan menganggap makan sebagai cara menghadapi kondisi stres. Pada aspek subjective norms, partisipan merasakan dukungan dari orang terdekat, namun tidak ditunjukkan melalui tindakan nyata. Faktor mood yang negatif dan pengetahuan minimal akan perilaku sehat pada setiap partisipan juga memengaruhi keyakinan diri (self-efficacy) dalam berperilaku. Faktor biologis dan lingkungan  cukup berperan terhadap pembentukan kondisi obesitas. Hasil studi ini merekomendasikan rancangan intervensi yang berfokus pada attitude, subjective norms, dan self-efficacy dari perilaku yang berperan terhadap kondisi obesitas.
THE POWER OF POSITIVITY: THE ROLES OF PROSOCIAL BEHAVIOR AND SOCIAL SUPPORT TOWARD GRATITUDE Yunanto, Taufik Akbar Rizqi
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Psikologi Ulayat
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (KPIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu02019-277

Abstract

Abstract ? Existing literature demonstrates that gratefulness is a critical determinant for individuals? well-being and their quality of interpersonal relationships. A sense of gratefulness provides a perspective in which individuals could have a positive evaluation in life, including the way they view challenges. Positive appreciation of life?s challenges would allow individuals to increase their coping ability and would motivate them to do prosocial behavior. This study aims to determine the role of prosocial behavior and social support to individuals? sense of gratefulness. Participants in this study consisted of 250 participants aged between 13?55 years old. The instruments used in this research were Gratitude Questionnaire, Philosophies of Human Nature Altruism Scale, and Social Support Scale. Multiple regression analysis was used to analyze the data. The result revealed a strong contribution between prosocial behavior and social support toward gratitude. Gratitude and prosocial behavior contribute in enabling individuals to have a positive evaluation of life. Abstrak ? Studi terdahulu menunjukkan bahwa rasa bersyukur menjadi penentu yang penting bagi kesejahteraan individu dan kualitas hubungan interpersonal mereka. Bersyukur memberikan perspektif yang dapat membuat individu memiliki evaluasi positif mengenai hidupnya, termasuk dalam memaknai tantangan. Individu yang memandang penderitaan sebagai sesuatu yang positif dapat meningkatkan kemampuan mengatasi masalah yang baru dan termotivasi melakukan perilaku prososial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perilaku prososial dan dukungan sosial terhadap tingkat kebersyukuran seseorang. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 250 partisipan dengan rentang usia 13-55 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Gratitude Questionnaire, Philosophy of Human Nature Altruism Scale, dan Social Support Scale. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat sumbangan yang positif perilaku prososial dan dukungan sosial terhadap tingkat kebersyukuran. Rasa syukur dan perilaku prososial dapat membuat seseorang memiliki evaluasi yang positif dalam kehidupannya.
RESPONS PSIKOSOSIAL DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PASIEN FILARIASIS DI KOTA AMBON Reasoa, Melany Sandra; Ranimpi, Yulius Yusak; Kurniasari, R.Rr. Maria Dyah; de Fretes, Fiane
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Psikologi Ulayat
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (KPIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu02019-230

Abstract

Abstract ? Filariasis (elephantiasis) is a tropical disease and is pendemic in many regions in Indonesia. Filariasis is caused by transmission of microorganisms through mosquito bites. Although filariasis is not lethal, the resulting physical disability will lead to psychological pressures of the sufferers, such as: depression, anxiety, demotivation, lack of productivity and social interest. While psychosocial responses of the sufferers could be negative or positive, the positive response is believed to assist the sufferers in achieving well-being. The purpose of this study was to describe the psychosocial and well-being responses of filariasis patients. This study used in-depth interviews to two participants, approached through purposive sampling. The results emerged in four categories: 1). not excluded, 2). optimistic, 3). negative impact, and 4). social relations. The study concludes that physical disability experieced by the participants resulted in being dependent to others, which led to negative social treatment. However, participants achieved well-being from the fact that they were not excluded by their family; this gained a sense of optimistic and social interest to relate with their environment. Abstrak ? Filariasis (kaki gajah) merupakan penyakit tropis yang sangat umum terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Filariasis disebabkan oleh penularan mikroorganisme melalui gigitan nyamuk. Meskipun filariasis tidak mengakibatkan kematian, kecacatan yang ditimbulkan dapat berdampak pada tekanan psikologis penderita, seperti: depresi, kecemasan, demotivasi, serta melemahnya produktivitas dan minat sosial. Respons psikososial penderita dapat berupa pemikiran negatif dan positif. Pemikiran positif ini mampu mengarahkan penderita untuk mencapai kesejahteraan psikologis. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan respons psikososial dan kesejahteraan psikologis (well-being) pada pasien filariasis. Penelitian ini menggunakan wawancara mendalam terhadap dua partisipan yang direkrut melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini terangkum dalam empat kategori, yaitu: 1). tidak dikucilkan, 2). optimis, 3). dampak negatif, dan 4). hubungan sosial. Dari studi ini, dapat disimpulkan bahwa  kecacatan yang dialami partisipan akibat filariasis mengakibatkan dirinya bergantung terhadap orang lain serta mendapat perlakuan negatif dari lingkungannya. Meskipun demikian, kesejahteraan psikologis yang dicapai partisipan dipengaruhi oleh kondisi bahwa ia tidak dikucilkan oleh lingkungan keluarganya sehingga memunculkan rasa optimis dan minat sosial. Hal itu memotivasi partisipan untuk terus menjalin relasi sosial dengan lingkungan yang lebih luas.
DINAMIKA DUKUNGAN SUAMI PADA KECEMASAN IBU NIFAS DALAM RUMAH BULAT Mage, Mernon Yerlinda; Prapunoto, Susana; Kristijanto, A. Ign.
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Psikologi Ulayat
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (KPIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu02019-279

Abstract

Abstract ? This study aims to explore the role of husbands? support in assisting their wives to overcome anxiety during puerperium. The study took place at Rumah Bulat (a traditional house especially designed for mothers in their puerperial period and their babies) in Putun Villange, Central Southern Timor, East Nusa Tenggara, Indonesia. A qualitative approach was employed, participated by two married couples who had undergone or were undergoing postpartum period in Rumah Bulat. Descriptive analysis using thematic coding procedure suggests four types of husband support to their wives during puerperal period: instrumental support, psychosocial support, emotional support, and spiritual support. Each support was conveyed by each participant in different forms and had an impact in reducing postpartum maternal anxiety. The study?s result provides reference to the government and local communities regarding how to provide support for women in the puerperal period, which is still understudied. Abstrak ? Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan dinamika dukungan suami terhadap kecemasan istri pada masa nifas. Studi ini dilakukan di Rumah Bulat (sebuah rumah adat yang khusus dibangun untuk perawatan ibu dan bayi pada masa nifas) di Desa Putun, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan dua pasangan suami-istri yang sudah atau sedang menjalani nifas dalam Rumah Bulat sebagai partisipan. Hasil analisis deskriptif menggunakan teknik analisis tematik menunjukkan bahwa terdapat empat bentuk dukungan suami yang diberikan selama ibu nifas berada dalam pengasingan, yaitu dukungan instrumental, dukungan psikososial, dukungan emosional, dan dukungan spiritual. Setiap dukungan disampaikan masing-masing partisipan dengan cara yang berbeda-beda dan berdampak dalam menurunkan kecemasan ibu nifas. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan, baik bagi pemerintah maupun komunitas setempat, mengenai bagaimana memberikan dukungan bagi ibu nifas yang masih belum banyak diteliti.
PENGARUH RELIGIOSITAS TERHADAP KEPUASAN PERNIKAHAN PADA ORANGTUA YANG MEMILIKI ANAK DENGAN DOWN SYNDROME Ruslan, Christella; Ariela, Jessica; Sutanto, Sandra Handayani
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Psikologi Ulayat
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (KPIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu02019-298

Abstract

Abstract ? This study aimed to examine the contribution of religiostiy toward marital satisfaction of parents whose child has Down syndrome in Jakarta and Tangerang. The sample of this research consisted of 54 individuals. The Four Basic Dimensions of Religiousness Scale was used to measure the religiosity, while Relationship Assessment Scale (RAS) was used to measure the marital satisfaction. Findings indicated that religiosity is not significantly associated with marital satisfaction. However, the result indicated a significant contribution of Believing dimension of religiosity toward marital satisfaction (10.7%) of parents who had a child with Down syndrome.Abstrak ? Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh religiositas terhadap kepuasan pernikahan pada orangtua yang memiliki anak dengan Down syndrome di Jakarta dan Tangerang. Partisipan penelitian ini terdiri atas 54 orang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur religiositas adalah The Four Basic Dimensions of Religiousness Scale dan Relationship Assessment Scale (RAS) untuk mengukur kepuasan pernikahan. Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat korelasi yang signifikan antara religiositas dan kepuasan pernikahan. Akan tetapi, penelitian ini menemukan bahwa dimensi believing memiliki pengaruh yang signifikan (10.7%) terhadap kepuasan pernikahan orangtua yang memiliki anak dengan Down syndrome.
PENGARUH PERSEPSI DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP KESEJAHTERAAN DI SEKOLAH SISWA SMA Rahma, Ulifa; Pramitadewi, Rr. Karina Putri; Faizah, Faizah; Perwiradara, Yuliezar
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Jurnal Psikologi Ulayat (Forthcoming)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (KPIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract ? Recent studies suggest that school well-being is an important predictor of students? achievement. One of the determinants of school well-being is social support. This study aims to examine the role of perceived social support toward school well-being among senior high school students. A total of 304 students (Mage = 16.27; SD = .815) participated in this study and were approached through accidental sampling. Results indicate that perceived social support plays a significant role in determining the school well-being of high school students. Of the five identified sources of social support, perceived support from teacher was known to have the biggest contribution towards high school students? school well-being, while perceived support from peer groups has the smallest role towards their school well-being. The study concludes by recommending high schools to consider providing and fulfilling students? social support as an effort to maintain their school well-being and to encourage their performance. Abstrak ? Studi-studi terbaru menunjukkan bahwa kesejahteraan di sekolah merupakan prediktor penting terhadap prestasi siswa. Salah satu determinan dari persepsi siswa terhadap tingkat kesejahteraannya di sekolah adalah persepsinya mengenai dukungan sosial dari lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah persepsi dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan di sekolah siswa SMA. Sebanyak 304 siswa (Musia = 16.27; SD = .815) berpartisipasi dalam studi ini; sampel diperoleh melalui teknik sampling aksidental. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial berperan terhadap kesejahteraan di sekolah pada siswa SMA. Dari lima sumber persepsi dukungan sosial yang diukur, dukungan dari guru memiliki pengaruh terbesar terhadap kesejahteraan di sekolah siswa SMA, sedangkan dukungan dari sahabat menunjukkan pengaruh paling kecil. Hasil studi ini merekomendasikan pentingnya manajemen sekolah, terutama sekolah menengah atas, untuk memperhitungkan dan memenuhi dukungan sosial siswanya sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi dan kesejahteraannya di sekolah.
DUKUNGAN ORANGTUA, EFIKASI DIRI PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER, DAN PLANNED HAPPENSTANCE PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Amini, Dara Suci; Salim, Rose Mini Agoes
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Psikologi Ulayat
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (KPIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu02019-294

Abstract

Abstract ?Adolescence is an important period for career development. Parent support and adolescent?s skills in seeking career opportunities from unexpected encounters contribute to adolescent?s self-efficacy in career decision making. The present study examined the mediating role of planned happenstance in the relationship between career-related parent support and self-efficacy in career decision making among junior high school students. Participants comprised of 136 junior high school students. The instrument used in this study were the Indonesian translations of Career-Related Parent Support Scale, Career Decision Self-Efficacy-Short Form, and Planned Happenstance Career Inventory. Results suggested that career-related parent support affects career decision-making self-efficacy directly or through the mediation of planned happenstance. The study concludes by outlining the importance of future studies to analyze the relationship between career-related parent support and planned happenstance. Abstrak ? Masa remaja merupakan masa yang sangat penting dalam pengembangan karier. Dukungan orang tua dan juga keterampilan remaja dalam memanfaatkan peristiwa tak terduga sebagai peluang karier memengaruhi efikasi diri dalam membuat keputusan karier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran planned happenstance dalam memediasi hubungan career-related parent support dan efikasi diri pengambilan keputusan karier pada siswa SMP. Subjek penelitian ini terdiri dari 136 siswa SMP. Alat ukur yang digunakan adalah Career-Related Parent Support Scale, Career Decision Self-Efficacy-Short Form, dan Planned Happenstance Career Inventory yang diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa career-related parent support memengaruhi efikasi diri pengambilan keputusan karier secara langsung maupun melalui mediasi planned happenstance. Penelitian selanjutnya dapat menganalisis hubungan career-related parent support dan planned happenstance.

Page 11 of 12 | Total Record : 113