cover
Contact Name
Dr. Deris Stiawan
Contact Email
deris@unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Keperawatan
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
SCOPING REVIEW: DAMPAK COGNITIVE BEHAVIOUR THERAPY BAGI PASIEN DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER YANG MENGALAMI DEPRESI Aan Nuraeni; Nur Oktavia Hidayati; Anita Setyawati; Ristina Mirwanti
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 7, No 1 (2021): Proceeding Seminar Nasional 2021
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan terhadap manajemen depresi pada pasien PJK dinilai tinggi, mengingat dampak buruk depresi terhadap peningkatan morbiditas dan mortalitas pasien PJK. Salah satu terapi yang digunakan adalah Cognitive Behaviour Therapy (CBT). Selain depresi terdapat outcomes lain perlu diidentifikasi, sehingga potensi terapi terhadap dampak PJK yang luas dapat diidentifikasi. Review ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak intervensi CBT pada pasien PJK yang mengalami depresi. Review ini menggunakan metode berdasarkan scoping review frameworks Arksey dan O'Malley. Pencarian literatur yang komprehensif dilakukan untuk mengidentifikasi studi. Kriteria yang tepat digunakan untuk menyeleksi artikel yang relevan dengan tujuan review. Pencarian dilakukan di beberapa database: PubMed, CINAHL, dan Academic search complete. Data yang dikumpulkan dianalisis oleh tiga reviewer independen, data kemudian disintesis dan disajikan dalam tabel dan format naratif. Sebanyak 10600 artikel teridentifikasi pada tahap pencarian, dan setelah proses seleksi menggunakan duplikasi, judul, abstrak dan kriteria inklusi eklusi didapatkan 6 artikel yang masuk dalam analisis. Tiga penelitian dilakukan di Swedia, serta masing-masing satu study di Amerika Serikat, Kroasia dan Italia. Empat artikel menggunakan RCT, sedangkan dua lainnya dengan study prospektif tanpa kelompok control. CBT secara umum terbukti memperbaiki depresi, kecemasan somatic, biomarkers, kualitas hidup, dan cardiovascular events yang tidak diharapkan. Namun demikian untuk mendapatkan hasil yang signifikan dibutuhkan beberapa pertimbangan dalam pemberian terapinya, seperti keahlian therapist, kepatuhan pasien dan lain-lain.Kata Kunci: Cognitive Behaviour Therapy, Depresi, PJK
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SELF CARE MANAGEMENT DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INDRALAYA Sri Wulandari; Herliawati Herliawati; Fuji Rahmawati
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 7, No 1 (2021): Proceeding Seminar Nasional 2021
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit heterogeneous group of disease yang bisa diderita oleh berbagai usia, terutama yang paling rentan adalah usia lanjut. Hipertensi harus diterapi dengan baik karena menimbulkan berbagai macam komplikasi. Rendahnya kepatuhan terhadap pengobatan hipertensi berpotensi meningkatkan komplikasi penyakit jantung. Pengetahuan dan self care management pasien tentang hipertensi dibutuhkan dalam mencapai kepatuhan yang lebih tinggi sehingga komplikasi tidak terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan self care management dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada penderita hipertensi Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan cross sectional design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi yang berobat di Puskemas Indralaya. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan total sampling yang berjumlah sama dengan populasi yaitu 68 responden. Instrumen berupa kuesioner tentang pengetahuan, self care management dan kepatuhan minum obat. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman Rank Correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada responden dengan p-value= 0,435 (α > 0,05), dan terdapat hubungan yang signifikan antara self-care management dengan kepatuhan minum obat pada responden. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada responden dan terdapat hubungan yang signifikan antara self-care management dengan kepatuhan minum obat pada responden.Kata Kunci: Hipertensi, Kepatuhan minum obat, Pengetahuan, Self-care management
STUDI KOMPARATIF: DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI Marwiyah Marwiyah; Mutia Nadra Maulida; Antarini Idriansari
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 7, No 1 (2021): Proceeding Seminar Nasional 2021
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar pasien kanker payudara menjalani pengobatan kemoterapi. Kemoterapi dapat menyebabkan efek samping bagi pasien secara fisik dan psikologis oleh karena itu pasien sangat membutuhkan bantuan keluarga untuk mengatasi efek samping kemoterapi yang dialaminya. Namun keluarga seringkali tidak mengetahui efek samping kemoterapi dan bagaimana cara untuk mengatasi efek samping tersebut oleh karena itu, hal tersebut perlu dikomunikasi dengan baik. Sebagai perawat yang berperan sebagai edukator masalah tersebut dapat diatasi dengan memberikan edukasi kesehatan kepada keluarga pasien. Edukasi tentang efek samping kemoterapi dapat diberikan menggunakan metode video edukasi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan rancangan one group pretest posttest. Penentuan sampel dengan metode non random sampling sebanyak 48 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga. Hasil analisis data untuk variabel dukungan keluarga menggunakan uji McNemar didapatkan nilai p value = 0,002 yang berarti terdapat perbedaan antara dukungan keluarga sebelum dan setelah diberikan edukasi tentang efek samping kemoterapi.Kata Kunci: Edukasi kesehatan, kanker payudara, kemoterapi, dukungan keluarga
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUASIN Sutrisari Sabrina Nainggolan; Maria Yuliantina Susanti Sabebegen
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 7, No 1 (2021): Proceeding Seminar Nasional 2021
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengetahui hubungan motivasi dengan kinerja perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Banyuasin. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 74 responden yang merupakan perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Banyuasin. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik dengan Chi Square diperoleh p-value = 0,000 (p-value = < α = 0,05) yang berarti ada hubungan motivasi kerja dengan kinerja perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Banyuasin. Kemudian diperoleh OR = 17,27 yang berarti bahwa responden dengan motivasi kerja kurang baik mempunyai peluang sebesar 17,27 kali mempunyai kinerja yang kurang baik dibandingkan dengan responden yang motivasi kerjanya baik. Kinerja perawat merupakan indikator keberhasilan dalam mencapai tujuan pelayanan keperawatan, sehingga penting sekali motivasi kerja diberikan kepada perawat agar perawat dapat menjalankan peran dan fungsinya dengan baik, yang nantinya akan memberikan kepuasan bagi pasien yang sedang atau pernah dirawat.Kata kunci: motivasi, kinerja, perawat
INTERVENSI POST-TRAUMATIC STRESS DISORDER (PTSD) PADA NARAPIDANA: STUDI LITERATUR Nur Oktavia Hidayati; Aan Nuraeni; Iis Kania Nurasiah Jamil; Lisdiawati Lisdiawati; Marlynda Maya Triana; Vina Nurdiansari
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 7, No 1 (2021): Proceeding Seminar Nasional 2021
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian traumatik dapat terjadi kepada siapapun, termasuk narapidana. Kehidupan penjara dengan banyak konflik, tekanan dan aturan yang mengikat, serta kebebasan yang hilang dapat menyebabkan stress berkepanjangan pada narapidana. Stresor yang terjadi dalam penjara dapat memperparah kondisi PTSD pada narapidana. Salah satu upaya untuk mengatasinya, perawat dapat memberikan intervensi yang tepat bagi narapidana dengan PTSD. Tujuan studi literatur ini adalah mengidentifikasi beberapa intervensi PTSD pada narapidana. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Pencarian artikel menggunakan basis data dan mesin pencarian PubMed, EBSCO, dan Google Scholar dengan kata kunci dalam Bahasa Inggris: intervention, post-traumatic stress disorder, prisoners, dan kata kunci dalam Bahasa Indonesia: intervensi, PTSD, dan narapidana, tahun publikasi 2015 - 2021, tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, full text dan open access. Hasil dari studi literatur ini didapatkan 5 artikel yang membahas tentang intervensi yang diberikan pada narapidana dengan PTSD, yaitu Mindfulness-based Relapse Prevention (MBRP), Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR), Evidence-Based Psychotherapy (EBPs), Interpersonal Psychotherapy (IPT), Group Interpersonal Psychotherapy (IPT). Simpulan yang didapatkan adalah semua intervensi dalam studi literatur ini efektif menurunkan gejala PTSD pada narapidana.Kata kunci: Intervensi, narapidana, PTSD
PENGARUH BALANCE EXERCISE TERHADAP KESEIMBANGAN DINAMIK PADA LANSIA Mely Irliani; Putri Widita Muharyani; Herliawati Herliawati
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 7, No 1 (2021): Proceeding Seminar Nasional 2021
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan keseimbangan merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada lansia. Hal ini disebabkan oleh kemunduran atau perubahan morfologis pada otot yang menyebabkan terjadinya penurunan fungsi dan kekuatan otot pada lansia sehingga mengakibatkan penurunan kemampuan berjalan atau keseimbangan dinamik. Balance exercise merupakan latihan khusus yang ditujukan untuk membantu meningkatkan keseimbangan tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh balance exercise terhadap keseimbangan dinamik pada lansia. Desain penelitian yang digunakan adalah Pra experimental dengan rancangan One group pretest and posttest design. Pengambilan sampel menggunakan metode non probability sampling melalui purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang. Analisa data yang digunakan adalah uji statistik non parametrik menggunakan marginal homogeneity. Hasil menunjukan p value 0,001 yang berarti ada pengaruhbalance exercise terhadap keseimbangan dinamik. Lansia diharapkan menerapkan balance exercise dalam mengatasi dan mencegah gangguan keseimbangan dinamik sebanyak 3 kali seminggu secara rutin.Kata kunci: Balance exercise, keseimbangan dinamik, lansia.
PENATALAKSANAAN TERAPI DAN EFEKTIVITAS PENGOBATAN PADA PASIEN ANAK DENGAN ACUTE MYELOID LEUKEMIA Mega Putri Agusti; Firnaliza Rizona
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 7, No 1 (2021): Proceeding Seminar Nasional 2021
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acute myeloid leukemia (AML) adalah suatu bentuk kelainan sel hematopoetik yang dikarakteristikkan dengan adanya proliferasi berlebihan dari sel mieloid yang dikenal dengan mieloblast. AML dapat berkembang dengan cepat jika tidak diterapi dan dapat berakibat fatal dalam beberapa bulan. Tujuan telaah literatur ini adalah untuk melakukan review artikel tentang penatalaksanaan terapi dan efektivitas pengobatan pada pasien anak dengan AML. Metode yang digunakan adalah literature review dari artikelartikel penelitian yang diterbitkan tahun 2011-2021 dan bisa diakses seluruh bagian artikel. Artikel dikumpulkan dari jurnal nasional dan internasional dengan menggunakan kata kunci therapy, AML, pediatric. Artikel penelitian diperoleh melalui google scholar, science direct dan PubMed. Hasil telaah literatur menunjukkan bahwa penatalaksanaan terapi pada pasien anak dengan AML berupa kemoterapi induksi, konsolidasi dan transplantasi sel induk. Allogeneic hematopoietic stem cell transplantation (alloHSCT) yang dilakukan setelah mendapatkan protokol kemoterapi induksi dan konsolidasi dapat meningkatkan angka kelangsungan hidup pasien. Allo-HSCT juga dapat mengurangi risiko kekambuhan dan memberikan prognosis yang baik. Pelayanan keperawatan melalui manajemen kemoterapi diperlukan untuk meningkatkan perkembangan normal anak sehingga dapat memfasilitasi koping terhadap penyakit dan pengobatan.Kata kunci: AML, terapi, anak
HUBUNGAN KEBUTUHAN, HARAPAN, MINAT DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN MOTIVASI DALAM MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN PADA SISWA SMA Ikat Fitriani; Fuji Rahmawati; Herliawati Herliawati
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 7, No 1 (2021): Proceeding Seminar Nasional 2021
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia semakin tinggi, untuk mengurangi risiko tertular/menularkan Covid19 maka harus mematuhi protokol kesehatan. Untuk bisa mematuhi protokol kesehatan sangat diperlukan motivasi yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebutuhan, harapan, minat dan dukungan sosial dengan motivasi dalam mematuhi protokol kesehatan pada siswa SMA N 1 Kikim Selatan. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X, XI dan XII SMA N 1 Kikim Selatan. Pengambilan sampel dengan cara probability sampling menggunakan teknik cluster sampling dengan jumlah sampel sebanyak 224 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi square dan regresi logistik. Hasil analisis data dengan menggunakan uji chi square didapatkan bahwa variabel yang berhubungan dengan motivasi dalam mematuhi protokol kesehatan adalah variabel kebutuhan (p-value 0,000), harapan (p-value 0,000), minat (p-value 0,000), dan dukungan sosial (p-value 0,000). Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perawat komunitas yang ada di unit kesehatan sekolah, terutama di SMA N 1 Kikim Selatan untuk meningkatkan motivasi para siswa untuk mematuhi protokol Kesehatan dengan melakukan penyuluhan untuk meningkatkan harapan dan minat para siswa, memfasilitasi masker dan hand sanitizer di sekolah untuk memenuhi kebutuhan para siswa dan kepada para guru untuk selalu mengingatkan siswa serta menerbitkan peraturan sebagai bentuk dukungan sosial terhadap siswa dalam menjalankan protokol kesehatan.Kata Kunci: Kebutuhan, Harapan, Minat, Dukungan Sosial, Motivasi, Protokol Kesehatan, Covid-19
STRESSOR MINOR DAN MAYOR PADA MAHASISWA KEPERAWATAN SEBELUM PANDEMI COVID 19 Farah Nadiyah; Efri Widianti; Atlastieka Praptiwi
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 7, No 1 (2021): Proceeding Seminar Nasional 2021
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa seringkali di hadapkan pada tantangan dan hambatan selama menjalani pembelajaran dilingkungan kampus. Tantangan dan hambatan tersebut dapat menjadi stressor yang menyebabkan stress pada mahasiswa. Mengidentifikasi stressor dapat membantu mahasiswa keperawatan untuk mencegah terulangnya stres dan mengurangi dampak yang ditimbulkan sehingga mahasiswa dapat mengikuti pembelajaran dengan optimal sebagai calon profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan stres pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Kuesioner Holmes and Rahe Stress Scale for Youth dan The Inventory of College Students' Recent Life Experiences digunakan dalam penelitian ini. Pengambilan sample dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling (n=801, response rate 73%) dari populasi sebanyak 1.091 mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran. Data yang didapatkan kemudian dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan rumus prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68% mahasiswa kemungkinan kecil memiliki perasaan negatif berdasarkan stressor minor, 42% mahasiswa memiliki kategori tingkat risiko mengalami gangguan kesehatan kategori sedang berdasarkan stressor mayor. Stressor minor yang paling banyak dipilih adalah berjuang keras untuk maju (37,5%), dan stressor mayor yaitu perubahan kondisi keuangan keluarga (48,8%). Berjuang keras untuk maju merupakan stressor minor yang dihadapi oleh hampir sebagian dari mahasiswa di Fakultas Keperawatan UNPAD, sedangkan sedangkan stressor mayor yang dialami oleh hampir sebagian dari mahasiswa Fakultas Keperawatan UNPAD adalah kondisi keuangan keluarga.Kata Kunci: Mahasiswa Keperawatan, Stressor, Stres
PENGETAHUAN ORANG TUA MERAWAT ANAK PENDERITA THALASEMIA Vianti Nandeswari; Antarini Idriansari; Khoirul Latifin
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 7, No 1 (2021): Proceeding Seminar Nasional 2021
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit thalasemia pada anak dan pengobatan yang dilakukan rutin dalam jangka waktu yang lama menyebabkan berbagai macam komplikasi seperti, pembesaran hati dan limfa, gangguan pertumbuhan, pubertas terhambat, hingga gagal jantung. Keberlangsungan dari proses pengobatan dan pencegahan komplikasi pada anak penderita thalasemia dipengaruhi oleh dukungan orang tua. Orang tua perlu dibekali pengetahuan yang baik, sehingga dapat memberikan perawatan yang baik bagi anak penderita thalasemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dari tingkat pengetahuan orang tua yang merawat anak penderita thalasemia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non-eksperimen design dengan rancangan deskriptif survey. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 17 orang tua yang memiliki anak penderita thalasemia usia sekolah. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Pengetahuan orang tua tentang perawatan anak penderita thalasemia diukur menggunakan kuesioner. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar tingkat pengetahuan orang tua yang merawat anak penderita thalasemia berkategori kurang yaitu sebanyak 8 orang dengan presentase sebesar 47,1%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah orang tua yang merawat anak penderita thalasemia belum memiliki pengetahuan yang baik tentang thalasemia. Perawat perlu memberikan informasi kesehatan khususnya tentang penyakit thalasemia dan pengobatannya kepada orang tua yang merawat anak penderita thalasemia.Kata Kunci: pengetahuan, orang tua, anak penderita thalasemia