cover
Contact Name
Dr. Deris Stiawan
Contact Email
deris@unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Keperawatan
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI YANG MENDAPAT EDUKASI MAPS FOR EDUCATION “DYSMENORRHEA” Anjar Dwi Fahni; Antarini Idriansari; Dhona Andhini
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2022
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore dapat menyebabkan sebagian besar remaja putri mengalami keterbatasan dalam beraktivitas, ketidakhadiran di sekolah, bahkan penarikan diri dari pergaulan sehari-hari, oleh karena itu dibutuhkan adanya penanganan yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi dismenore. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi upaya penanganan dismenore adalah pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dari pengetahuan remaja putri tentang penanganan dismenore sesudah intervensi pendidikan kesehatan maps for education “dismenorrhea”. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non-eksperiment design dengan rancangan deskriptif survey. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah probability sampling dengan teknik stratified random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 66 orang remaja putri yang mengalami dismenore. Pengetahuan remaja putri tentang penanganan dismenore diukur dengan menggunakan kuesioner pengetahuan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan remaja putri tentang penanganan dismenore sesudah intervensi pendidikan kesehatan berada dalam kategori pengetahuan baik yaitu sebanyak 45 orang dengan persentase sebesar 68,2%. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah remaja putri sudah memiliki pengetahuan yang baik dalam penanganan dismenore. Tenaga kesehatan terutama perawat dapat terus meningkatkan pemberian edukasi kesehatan kepada remaja putri mengenai penanganan dismenore.Kata kunci: Dysmenorrhea, maps for education, pendidikan kesehatan, pengetahuan
PENGARUH APLIKASI G-CARE TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PERAWATAN GASTRITIS PADA MAHASISWA Anya Bunga Fakhriyah; Dian Wahyuni; Eka Yulia Fitri Y
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2022
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastritis merupakan peradangan pada dinding lambung yang dapat menyebabkan kekambuhan berulang. Penerapan perawatan gastritis yang baik dapat dipengaruhi oleh pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi G-Care terhadap pengetahuan tentang perawatan gastritis pada mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental rancangan one group pretest-posttest dengan menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 55 mahasiswa yang memiliki riwayat gastritis. Pengetahuan mahasiswa tentang perawatan gastritis diukur menggunakan kuesioner pengetahuan tentang perawatan gastritis. Analisis statistik pada penelitian menggunakan uji marginal homogeneity dan didapatkan p value 0,003 (α ≤ 0.05) yang menunjukkan bahwa media aplikasi android berpengaruh terhadap pengetahuan mahasiswa tentang perawatan gastritis. Aplikasi G-Care efektif untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang perawatan gastritis sehingga media tersebut dapat digunakan sebagai salah satu media untuk pendidikan kesehatan.Kata Kunci: Perawatan gastritis, pendidikan kesehatan, pengetahuan
PROTOTYPE APLIKASI SEBAGAI PANDUAN DALAMPEMBUATAN NURSING CARE PLAN PADAPENYAKIT-PENYAKIT PALIATIF Karina Andika Putri; Sigit Purwanto; Karolin Adhisty
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2022
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan nursing care plan (NCP) yang terdiri atas diagnosis, luaran, dan intervensi keperawatan dalam praktiknya masih banyak ditemukan kesalahan. Kesalahan yang ditemukan terdapat pada masing-masing tahapan NCP, yaitu diagnosis, luaran, dan intervensi keperawatan yang tidak dibuat secara standar baik dari jenis, rumusan, dan narasinya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat panduan dalam pembuatan NCP. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (R&D) dengan pendekatan kuantitatif dan model ADDIE, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian pengujian usability mendapatkan skor 0,88 yang menunjukkan bahwa prototype aplikasi ini terkategori sangat baik sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk mahasiswa/i keperawatan dalam membuat NCP. Aplikasi ini mampu menjawab tantangan dalam kesulitan pembuatan NCP secara terstandar dan lebih memudahkan tanpa harus membuka 3 buku standarnya yang telah diterbitkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Aplikasi ini dapat digunakan untuk mahasiswa/i keperawatan serta dalam lingkup institusi pendidikan dan pelayanan keperawatan. Aplikasi NCP ini sebaiknya dapat dikembangkan menjadi lebih sempurna untuk kedepannya.Kata Kunci: Prototype, aplikasi, NCP
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN BELAJAR SECARA ONLINE PADA MAHASISWA Nur Aslami Fitriyanti; Fuji Rahmawati; Firnaliza Rizona
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2022
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus Covid-19 pertama kali terjadi di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020, menyebabkan berbagai perguruan tinggi menghentikan proses belajar mengajar secara tatap muka untuk mengurangi risiko penularan Covid-19 di lingkungan kampus. Pembelajaran yang awalnya tatap muka berubah menjadi daring (dalam jaringan). Perubahan metode pembelajaran dari tatap muka ke daring akan mempengaruhi tingkat kepuasan belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran distribusi frekuensi variabel independen berupa tingkat kesiapan mahasiswa, ketersediaan teknologi, motivasi mahasiswa, sikap mahasiswa, kemandirian mahasiswa dan gambaran distribusi frekuensi variabel dependen yaitu kepuasan belajar secara daring pada mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah Mahasiswa Keperawatan Universitas Sriwijaya, sampel berjumlah 226 responden, tehnik pengambilan sampel stratified random sampling. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner elektronik berupa google form. Didapatkan hasil uji bivariat sebesar, tingkat kesiapan mahasiswa (p=0,000), ketersediaan teknologi (p=0,004), motivasi mahasiswa (p=0,000), sikap mahasiswa (p=0,000), kemandirian mahasiswa (p=0,000) dengan (α≤0,05). Adanya hubungan antara faktor-fakor kepuasan belajar secara daring dengan kepuasan belajar secara daring pada mahasiswa program studi ilmu keperawatan universitas sriwijaya.Kata kunci: Kemandirian, kepuasan belajar, kesiapan belajar, ketersediaan teknologi, motivasi, sikap
HUBUNGAN METODE PEMBELAJARAN DENGAN TINGKAT STRES PESERTA DIDIK SELAMA MASA PANDEMI Welin Dwi Sagitari; Herliawati Herliawati; Sigit Purwanto; Zulian Effendi
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2022
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 memiliki dampak dalam setiap aspek kehidupan, salah satunya dalam bidang pendidikan, terjadinya perubahan metode pembelajaran bagi seluruh peserta didik yang diharuskan menggunakan metode pembelajaran secara daring. Adanya perubahan metode pembelajaran tidak menutup kemungkinan mempunyaidampak psikologis terhadap peserta didik, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Metode Pembelajaran Dengan Tingkat Stres Peserta Didik Selama Masa Pandemi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang menggunakan desain Korelatif Cross sectional. Sampel dalam penelitian ini didapatkan dengan menggunakan metode probability sampling dengan teknik stratified random sampling dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 91 orang. Penelitian ini diukur menggunakan kuesioner ESSA dilakukan secara offline dengan memberikan kuesioner kepada peserta didik yang melakukan proses pembelajran secara luring dan secara daring dengan pengisian kuisioner menggunakan google form untuk responden yang melakukan proses pembelajaran secara daring. Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value = 0.012, sehingga ada hubungan yang signifikan antara metode pembelajaran dengan tingkat stres peserta didik selama masa pandemi. Berdasarkan hasil analisis dari 91 responden terdapat perbedaan tingkat stres yang dialami oleh responden, untuk responden yang menggunakan metode pembelajaran secara luring termasuk kedalam stres dengan kategori rendah sedangkan responden yang menggunakan metode pembelajaran secara daring termasuk kedalam stres dengan kategori sedang. Dan stres yang dialami oleh peserta didik harus di kelola dengan melakukan mekanisme koping yang benar sehingga dapat memberikan dampak yang positif.Kata kunci: Metode pembelajaran, tingkat stres, pandemi
FAKTOR YANG TERKAIT DENGAN BURNOUT PERAWAT DI PERAWATAN INTENSIVE CARE UNIT: AN INTEGRATIVE REVIEW Nurfadhila Nurfadhila; Kusrini Kadar; Takdir Tahir
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2022
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat analisis sistematis literatur yang berkaitan dengan burnout perawat di perawatan intensif serta melihat faktor apa saja yang berkaitan. Tinjauan ini mencakup penelitian yang dilakukan antara tahun 2011-2021 yang : Ditulis dalam bahasa Inggris, penelitian asli, dapat diakses secara terbuka dan tersedia dalam teks lengkap, mengeksplorasi isu yang berkaitan dengan (stres terkait pekerjaan, kelelahan), berfokus pada perawat yang bekerja di ruangan Intensive Care Unit. Kriteria Eksklusi adalah perawat yang tidak berkerja di ruangan Intensive Care Unit, artikel berisi tentang review dan tidak berbahasa Inggris. Instrumen kritisi jurnal Cross Sectional Study dari CEBM (Center for evidence based management). Panduan rekomendasi dari Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis Protocols (PRISMA-P). Pencarian dilakukan dalam database PubMed, Pro Quest, Science Direct, dan Wiley. Sepuluh Artikel teridentifikasi, dengan hasil artikel tersebut membahas factor terkait burnout perawat yaitu faktor organisasi, hubungan kerja, dan karakteristik pribadi yang akan mempengaruhi terjadinya burnout pada perawat yang berkerja khusunya di ruangan Intensive Care Unit atau Critical care. Burnout lebih sering terjadi pada lingkungan perawatan kritis yang terkait erat dengan perkembangan sindrom ini. Dalam penelitian ini menjelaskan factor terkait burnout perawat yang bekerja di intensive care unit.Kata Kunci: Kelelahan perawat, sindrom kelelahan, perawatan intensif
ANALISIS PERBEDAAN KEJADIAN BENTUK PENGABAIAN YANG DIALAMI LANSIA DI PANTI DAN KOMUNITAS MENGGUNAKAN METODE SCREENING DENGAN APLIKASI Jaji Jaji; Jum Natosba; Antarini Idriansari; Khoirul Latifin
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2022
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penuaan merupakan proses perubahan biologik, psikologik, dan sosial yang terjadi seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya usia seseorang. Tua bukan penyakit namun proses kehidupan yang ditandai dengan penurunan kemampuan tubuh, dan kadang bisa memicu terjadinya permaasalahan pada lansia yaitu kekerasan pengabaian. Kejadian pengabaian lansia ditemukan satu dari sepuluh lansia setiap bulannya, namunhanya satu dari duapuluh empat kasus yang berhasil dilaporkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kejadian pengabaian yang dialami lansia di panti dan Komunitas menggunakan metode screening dengan aplikasi. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif bersifat analitik dengan desain penelitaian yang digunakan adalah uji beda mean. Hasil yang didapatkan bahwa lansia mengalami kekerasan fisik di panti dan komunitas didapatkan p Value 0.00. berarti ada perbedaan yang signifikan, lansia mengalami kekerasan verbal di panti dan komunitas didapatkan p Value 0.00. berarti ada perbedaan yang signifikan, lansia mengalami kekerasan finansial di panti dan komunitas didapatkan p Value 0.822, berarti tidak ada perbedaan yang signifikan, dan lansia mengalami kekerasan emosi/psikologi di panti dan komunitas didapatkan p Value 0.031, berarti ada perbedaan yang signifikan. Kekerasan pengabaian pada lansia bisa berdampak pada pemenuhan kebuutuhan lansia, salah satu upaya pencegahannya dengan komunikasi, dan memfasilitasi kebutuhan lansia.Kata kunci: pengabaian, lansia, aplikasi
MOTIVASI MELAKUKAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI PADA MAHASISWI KEPERAWATAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA Nurna Ningsih; Zulian Effendi; Rina Nila Febriani
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2022
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fibroadenoma Mammae (FAM) merupakan tumor jinak pada payudara dengan karakteristik tidak nyeri, dapat digerakkan, berbatas tegas, berkonsistensi padat kenyal dan sering terjadi pada wanita usia 15-25 tahun. Pemeriksaan payudara sendiri adalah salah satu jenis metode deteksi awal yang dilakukan guna mendeteksi adanya kelainan pada payudara yang sangat efektif jika dilakukan sedini mungkin atau lebih sering disingkat dengan sebutan Sadari. Sadari dianggap cara yang aman, terekonomis serta sangat sederhana yang bisa dilakukan guna mendeteksi keberadaan kelainan pada payudara. Namun, dari data studi pendahuluan masih banyak mahasiswi yang belum melakukan Sadari secara rutin. untuk mengetahui motivasi melakukan pemeriksaan payudara sendiri pada mahasiswi Keperawatan Universitas Sriwijaya. Desain penelitian ini adalah penelitian survey deskriptif, populasi adalah Mahasiswi Keperawatan Universitas Sriwijaya, sampel berjumlah 221 responden, tehnik pengambilan sampel stratified random sampling. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner elektronik berupa google form. Motivasi yang dimiliki responden adalah motivasi tinggi 29%, motivasi sedang 54,3%, dan motivasi rendah 16,7%. Motivasi Mahasiswi Keperawatan mayoritas berada pada motivasi sedang untuk melakukan Sadari.Kata Kunci: Motivasi, pemeriksaan payudara sendiri, fibroadenoma mammae
HUBUNGAN DUKUNGAN PERAWAT TERHADAP MOTIVASI REMAJA DI KOTA PALEMBANG DALAM MELAKSANAKAN PERILAKU 3M PADA MASA PANDEMI COVID-19 Nurma Zela Gustina; Widyatuti Widyatuti; Wiwin Wiarsih
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2022
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus terkonfirmasi COVID-19 pada kelompok usia remaja saat ini masih terus terjadi. Perlu adanya motivasi dari remaja untuk melaksanakan perilaku 3M sebagai upaya mencegah penularan COVID-19 khususnya pada kelompok usia remaja. Dukungan perawat menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan motivasi melaksanakan perilaku 3M dimasa pandemi COVID-19. Adanya dukungan perawat dapat mendorong motivasi remaja dalam pelaksanaan perilaku 3M di masa pandemi COVID-19. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan perawat dengan motivasi remaja dalam melaksanakan perilaku 3M di masa pandemi COVID-19. Metode penelitian ini merupakan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional dimana populasi dalam penelitian ini adalah remaja yang bersekolah di masa pandemi COVID-19 yang berjumlah 316.865 siswa. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan mixed method sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 427 remaja di Kota Palembang. Hasil analisis uji korelasi pearson didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan perawat dengan motivasi remaja dalam melaksanakan perilaku 3M di masa pandemi COVID-19 dengan p value 0,001 (p < 0,05) dan nilai r = 0,397 dengan arah korelasi positif dan kekuatan korelasi sedang. Hasil ini juga menunjukan bahwa semakin tinggi dukungan perawat kepada remaja maka semakin tinggi motivasi remaja dalam melaksanakan perilaku 3M di masa pandemi COVID19. Simpulan dari penelitian ini adalah diketahuinya dukungan perawat berhubungan dengan motivasi remaja dalam melaksanakan perilaku 3M maka disarankan untuk meningkatkan program promosi kesehatan secara langsung diberikan oleh perawat pada kelompok usia remaja di masa pandemi COVID19.Kata Kunci: Dukungan perawat, motivasi, remaja
PENGARUH PIJAT “BROKEN” TERHADAP KELANCARAN PENGELUARAN ASI PADA IBU NIFAS DI PUSKESMAS GEYER 1 Nis Septri Kumalasari; Innez Karunia Mustikarini
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2022
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI merupakan makanan utama untuk bayi, target ASI di Puskesmas Geyer 1 masih rendah yaitu 57,33% dari 70% dikarenakan masalah menyusui seperti puting susu datar, payudara mengalami pembengkakan, nyeri saat menyusui, payudara besar sebelah setelah menyusui, payudara tegang saat tidak memberikan ASI pada bayi dan stress saat menyusui sehingga ASI tidak lancer. Tujuan : Salah satu teknik untuk masalah menyusui adalah dengan pemberian pijat “BROKEN” yaitu pijat kombinasi yang terdiri dari breast care atau perawatan payudara, pijat oksitosin dengan memijat bagian sisi kedua tulang belakang dan pijat endorphin yaitu pijat ringan dibagian leher, lengan dan tangan untuk meningkatkan produksi hormon prolaktin, oksitosin dan endorphin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat “BROKEN” terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu nifas di Puskesmas Geyer 1. Jenis penelitian ini adalah pra experiment dengan desain penelitian one group pra-post test design. Penentuan sampel menggunakan metode consecutive sampling. Instrument penelitian adalah kuesioner kelancaran pengeluaran ASI. Besar sampel yang digunakan 36 ibu nifas yang memenuhi kriteria inklusi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan wilcoxon signed ranks test. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum diberikan pijat “BROKEN” kategori responden 100% mengalami ketidaklancaran pengeluaran ASI dan sesudah diberikan pijat “BROKEN” kategori responden 75% mengalami kelancaran pengeluaran ASI, dengan nilai p = 0,000 (p <0,05). Dapat disimpulkan bahwa pijat “BROKEN” memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kelancaran pengeluaran ASI. Pijat “BROKEN” dapat menjadi rekomendasi membantu meningkatkan kelancaran pengeluaran ASI pada ibu nifas. karena mudah, non invasif, dapat diterima responden dan tanpa efek samping.Kata Kunci: Pijat BROKEN, breast care, oksitosin, endorphin, ibu nifas