cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi
Published by Politeknik Negeri Bali
ISSN : 1412114X     EISSN : 25805649     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi is a peer-reviewed research journal aiming at promoting and publishing original high quality research in all disciplines of engineering and applied technology. All research articles submitted to Logic should be original in nature, never previously published in any journal or presented in a conference or undergoing such process across the world. All the submissions will be peer-reviewed by the panel of experts associated with particular field. Submitted papers should meet the internationally accepted criteria and manuscripts should follow the style of the journal for the purpose of both reviewing and editing.
Arjuna Subject : -
Articles 265 Documents
PEMODELAN WORK ORDER MANAGEMENT SYSTEMPERBAIKAN ALATDALAM LAYANAN PURNA JUAL BERBASISBUSSINESS TO CUSTOMER Ni Wayan Wisswani; Ni Made Karmiathi
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 13 No 1 (2013): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.342 KB)

Abstract

Menjaga hubungan perusahaan dengan konsumennya melalui layanan purna jual merupakan hal penting untuk menjaga loyalitas pelanggan. Layanan ini dapat diberikan kepada konsumen dari sebuah perusahaan penyedia alat elektronik untuk melakukan perbaikan alat- alat elektronik yang dibeli bila mengalami kerusakan. Jarak jangkau area konsumen yang luas akan mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk mengelola permintaan layanan konsumen. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah management information system untuk menangani work order system berbasis business to customerdengan memanfaatkan teknologi berbasis ecommerce.
AGE AND COMPRESSIVE STRENGTH OF CONCRETE FROM VARIOUS BRANDS OF PORTLAND COMPOSITE CEMENT (PCC) I Wayan Intara; I Ketut Sutapa
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 18 No 2 (2018): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.903 KB) | DOI: 10.31940/logic.v18i2.974

Abstract

. Recently it is provided in the construction market several types of cement such as OPC (Ordinary Portland Cement), White Cement and most recently is PCC (Portland Composite Cement). The composition of PCC cement’s raw materials is Clinker, gypsum and additive materials. Additive materials used are limestone, fly ash and Trass. Unlike OPC type which does not use Fly Ash and Trass additives, in PCC it is used additives like Fly Ash and Trass where there is SiO2 compound that can increase the compressive strength. The research was carried out at the Laboratory of Civil Engineering Department of the Bali State Polytechnic using a cylindrical test object with size 15x30 cm of 20 pieces for each concrete age with a compressive strength of 25 MPa plan, tested at the age of 3, 7, 14, 21, 28, 56, and 90 days following PBI'71. The concrete strength of the concrete characteristics of the plan was achieved at the age of 56 days, with the value of the compressive characteristic of the plan reached at age 56 days with consecutive values ​​of 25.82, 27.67, 26.80, 31.20 MPa and 28.81 MPa for Tonasa, Holcim, Bosowa, Merah Putih, and Tiga Roda cements. This value is greater than the value of compressive strength targeted based on the calculation of job mix design, in which it is 25 MPa. Conversion of Age and Compressive Strength Characteristics for the 5 (five) brands of PCC cement.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERAJIN IKAN TERI DENGAN KONVERSI ENERGI BIOMASSA Gede Bawa Susana; I Gede Santosa
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 1 (2015): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.337 KB)

Abstract

Proses pengeringan ikan teri secara alamiah memerlukan waktu dua hari saat cuaca cerah dan suhupengeringan tidak optimal yaitu ±33,43oC. Saat cuaca mendung atau hujan, perajin tidak bisa melakukan prosespengeringan. Proses pengeringan alamiah akan menimbulkan beban kerja tambahan dan rendahnya produktivitasperajin ikan teri. Oleh karena itu diterapkan metode konversi energi biomassa yaitu menggunakan heatexchanger untuk memindahkan udara panas ke dalam ruang pengering dengan sistem konveksi paksa dan udarapanas ini dihasilkan dari proses pembakaran biomassa sabut kelapa di dalam tungku. Hasil pengujian yangdilakukan pada 20 sampel, diperoleh bahwa dengan konversi energi biomassa yang diterapkan pada prosespengeringan dapat meningkatkan produktivitas perajin ikan teri sebesar 54,88%.
PERANCANGAN SUBSISTEM PENGOLAHAN PERTANYAAN UNTUK SISTEM RINGKASAN MULTI DOKUMEN BAHASA INDONESIA Putu Manik Prihatini
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 16 No 1 (2016): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.518 KB)

Abstract

Ringkasan multi dokumen merupakan teknik yang diusulkan untuk memecahkan permasalahan pertanyaan kompleks. Pengolahan pertanyaan merupakan bagian penting dalam sistem ringkasan multi dokumen, karena pertanyaan harus dianalisis untuk mengetahui kebutuhan informasi yang dinginkan oleh pengguna. Kebutuhan informasi diketahui berdasarkan makna dari pertanyaan tersebut. Arsitektur subsistem pengolahan pertanyaan bahasa Indonesia pada penelitian ini dibangun berbasis topik, karena pertanyaan dari pengguna dapat direpresentasikan sebagai topik. Arsitektur subsistem pengolahan pertanyaan dirancang terdiri dari enam proses yaitu tokenization, stop words, stemming, penentuan sinonim, penentuan topik, dan analisis semantis. Melalui contoh kasus yang diberikan, dari proses pengolahan pertanyaan, dihasilkan topik dan makna pertanyaan yang akan digunakan sebagai masukan bagi subsistem berikutnya dalam sistem ringkasan multi dokumen bahasa Indonesia.
Organic Waste Chopper Tool Design Using Autodesk Inventor 2015 Software Nengah Ludra Antara
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 19 No 2 (2019): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2021.73 KB) | DOI: 10.31940/logic.v19i2.1379

Abstract

In the program of mechanical engineering, the software used to draw is Autodesk Inventor. Autodesk inventor is a CAD program in the program of engineering that is applied to the design of mechanics in 3D. In designing a tool, of course, it is preceded by a planned design concept. In making a design a tool requires a process or steps for making the design. These steps include the size, dimensions, and materials used in making organic waste chopper tool. The drawing process uses the 2015 Autodesk Inventor program, the first is the making of sketches, components on the machine, followed by assembly of each component, then rendering images, animation as the final stages of drawing design input into "IDW" complete with size, scale, material. Image projection to make it easier for designers to make tools. Drawings of plan and complete details covering the scale dimensions will be able to simplify the manufacturing process (production) of the components of the tool and can reduce the risk of errors in the process of making tools.
PENGGUNAAN PERANGKAT LUNAK COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD) DALAM MENGANALISIS SISTEM PENGERING IKAN TUNA BERTENAGA SURYA I Nyoman Budiarthana; I G. B. Wijaya Kusuma; I Made Widiyarta
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 3 (2015): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.415 KB)

Abstract

Pengukuran langsung telah dilakukan untuk suhu udara dan kecepatan angin untukpengering energi surya ini. Dari kemampuan simulasi yang dapat disajikan, penggunaan perangkatlunak Cumputational Fluid Dynamics (CFD), dapat membantu menunjukkan perilaku fluidapengering dan pencapaian suhu yang dapat dicapai dari suatu dimensi konstruksi rancang bangununit sistem pengering. Hal itu ditampilkan dalam pola aliran, bentuk kontur suhu dan distribusisuhu yang terjadi dalam suatu rancangan. Dengan demikian, akan dapat juga membantumengurangi waktu , biaya dan tenaga yang dipergunakan dalam membuat pengering ikan tuna,karena tidak perlu melakukan pembuatan secara coba-coba, sehingga akan diperoleh konstruksiyang efektif dan fungsional
PENGARUH HEAT RECOVERY PADA SISTEM REFRIGERASI PENGKONDISIAN UDARA TERHADAP PERFORMANSI SISTEM I Nengah Ardita; I Putu Sastra Negara
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 16 No 3 (2016): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.979 KB)

Abstract

Konservasi energi adalah suatu aktivitas rekayasa untuk penghematan energi, tanpa mengorbankan prinsip teknis, keamanan, kenyamanan. Yang menjadi trend topic saat ini adalah penghematan yang dilakukan pada peralatan refrigerasi dan pengkondisian udara, baik yang ada di industri, perhotelan dan rumah tangga. Salah satu yang dilakukan adalah pemanfaatan panas kondensor untuk memanaskan air keperluan mandi. Peralatan yang digunakan untuk memanfaatkan energi yang terbuang pada kondensor adalah heat recovery unit. Refrigeran yang digunakan pada sistem refrigerasinya beragam sehingga panas yang bisa dimanfaatkan juga bervariasi. Di samping itu, juga untuk mengetahui efek yang ditimbulkan akibat pemasangan HRU terhadap performance sistem. Kegiatan penelitian mencangkup perancangan, pembuatan peralatan heat recovery, pengujian dan analisis. Adapun refrigeran yang digunakan adalah R-134a, R404a. Analisis data dilakukan dengan menggunakan kaidah-kaidah termodinamika untuk mendapatkan besaran-besaran yang diinginkan seperti efek refrigerasi, heat recovery dan COP. Dari hasil pengujian didapatkan besarnya heat recover pada masing-masing refrigeran berkisar 14¸20% dari total panas yang dilepas kondensor. Dengan heat recovery dapat meningkatkan COP sistem refrigerasi berkisar 10%.
STUDI MUATAN SUSPENDED LOAD DAN BED LOAD PADA UPSTREAM BENDUNG DI HULU SUNGAI-SUNGAI BESAR KABUPATEN BANYUWANGI Feny Yuliana Wardani; Zulis Erwanto; Yuni Ulfiyati
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 18 No 1 (2018): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.212 KB) | DOI: 10.31940/logic.v18i1.789

Abstract

Di Kabupaten Banyuwangi terdapat empat sungai besar antara lain Sungai Tambong, Sungai Bomo, Sungai Kalisetail, dan Sungai Kalibaru. Sungai-sungai tersebut sering terjadi peningkatan debit akibat tingginya endapan sedimen pada bendung.Analisis muatan suspended load menggunakan metode Engelund & Hansen, Einstein, dan Chang Simons & Richardson. Sedangkan analisis muatan bed load menggunakan metode Meyer-peter ; Duboys ; dan Shields. Berdasarkan hasil analisis besar muatan suspended load dan bed load pada keempat upstream bendung, dengan nilai yang didapat untuk muatan suspended load pada Bendung Poncowati 2.45×10-4 ton/hari, Bendung Gembleng 5.90×10-4 ton/hari, Bendung Jambewangi 1.12×10-4 ton/hari, Bendung Karangdoro 8.85×10-4 ton/hari. Sedangkan muatan bed load pada Bendung Poncowati 9.48×10-1 ton/hari, Bendung Gembleng 0.1778 ton/hari, Bendung Jambewangi 3.56×10-1 ton/hari, Bendung Karangdoro 4.69×10-1 ton/hari. Kondisi bendung masih dalam kategori baik, akan tetapi pada keempat upstream bendung tersebut tetap diperlukan perawatan bendung dengan cara menguras sedimen bendung secara berkala.
PENGUJIAN OPEN CIRCUIT VOLTAGE (VOC) DAN SHORT CIRCUIT CURRENT (ISC) LISTRIK PADA RANGKAIAN SERI PARALEL SOLAR CELLS PANEL DI POLITEKNIK NEGERI BALI I Nyoman Sugiarta
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.897 KB)

Abstract

Indonesia memiliki karunia sinar matahari. Hampir di setiap pelosok Indonesia, matahari menyinari sepanjang pagi sampai sore. Energi matahari yang dipancarkan dapat diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan panel surya / solar cell. Pembangkit listrik tenaga surya adalah ramah lingkungan, dan sangat menjanjikan. Sebagai salah satu alternatif untuk menggantikan pembangkit listrik menggunakan uap (dengan minyak dan batubara). Lima hal utama yang mempengaruhi unjuk kerja/ performansi dari modul solar cells panel yaitu bahan pembuat solar cells panel, resistansi beban, intensitas cahaya matahari, suhu/ temperatur solar cells panel, bayangan/ shading. Intensitas cahaya matahari setiap daerah dan tempat di Indonesia tentulah berbeda-beda. Hal ini tergantung pada kondisi cuaca pada masing-masing tempat tersebut. Unjuk kerja/performansi dari modul solar cell panel juga akan berbeda-beda akibat faktor cuaca ini. Hasil pengujian solar cell panel model BP350J dan SW 50 Poly/RB184/AP di Politeknik Negeri Bali apabila dirangkai seri dengan performansi (Voc) 43.3 V dan (Isc) 3.2 A akan menghasilkan rata-rata untuk cuaca cerah tidak berawan (Voc) 38.27 V dan (Isc) 1.41 A sedangkan cuaca mendung serta gerimis hujan menghasilkan (Voc) 0.054 V dan (Isc) 0.005 A. Pada rangkaian paralel dengan performansi (Voc) 21.5 V dan (Isc) 6.46 A akan menghasilkan rata-rata untuk cuaca cerah tidak berawan (Voc) 19.05 V dan Short Circuit Current (Isc) 3.02 A sedangkan cuaca mendung serta gerimis hujan menghasilkan (Voc) 0.545 V dan (Isc) 0.215 A.
EVALUASI HIDROGRAF ALIRAN DENGAN AGIEL NN PADA SUNGAI-SUNGAI BESAR KABUPATEN BANYUWANGI Zulis Erwanto; Yuni Ulfiyati
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 16 No 1 (2016): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.896 KB)

Abstract

Pola persebaran curah hujan di Kabupaten Banyuwangi tidak merata serta sebaran stasiun hujan terlalu berimpit, tidak merata dan acak yang menyebabkan data-data curah hujannya tidak konsisten dan realibel. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hidrograf aliran dengan Agiel NN pada sungai-sungai besar Kabupaten Banyuwangi. Input berupa data curah hujan sedangkan outputnya berupa data debit model ANN dengan dibandingkan debit AWLR. Maksud evaluasi hidrograf aliran tersebut adalah untuk memvalidasi debit observasi dan debit hasil output pemodelan ANN, dengan melihat nilai kriteria NASH, MSE, RMSE, dan MAE. Sungai-sungai yang akan distudi adalah sungai-sungai besar di Kabupaten Banyuwangi antara lain sungai Bomo Atas, Bomo Bawah, Jambewangi, Jolondoro, Karangdoro, Keradenan, dan Tambong. Metode analisis yang digunakan adalah Backpropagation dengan bantuan program Agiel NN. Pemodelan training hujan aliran dengan simulasi single layer yang terbaik adalah pada Sungai Bomo Atas dengan MAE yang terkecil yaitu sebesar 0,06, MSE sebesar 0,53, RMSE sebesar 4,44 jika dibandingkan hasil validasi pemodelan pada sungai-sungai yang lain. Pada simulasi multi layer menunjukkan hasil validasi pemodelan yang terbaik pada Sungai Keradenan dan Sungai Tambong. Sungai Keradenan memiliki nilai MAE sebesar 0,17, MSE sebesar 0,55 dan nilai korelasi R sebesar 0,34. Sedangkan pada Sungai Tambong memiliki nilai RMSE sebesar 2,32, MAE sebesar 0,42, MSE sebesar 1,39. Perlu adanya kajian dan penelitian lebih lanjut tentang pola persebaran dan pemetaan lokasi stasiun hujan agar bisa mewakili data pengukuran debit AWLR yang ada pada setiap daerah aliran sungai-sungai besar di Kabupaten Banyuwangi sebagai tindak lanjut untuk menanggulangi dampak bencana banjir di musim penghujan dan pengelolaan sumber daya air.