cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi
Published by Politeknik Negeri Bali
ISSN : 1412114X     EISSN : 25805649     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi is a peer-reviewed research journal aiming at promoting and publishing original high quality research in all disciplines of engineering and applied technology. All research articles submitted to Logic should be original in nature, never previously published in any journal or presented in a conference or undergoing such process across the world. All the submissions will be peer-reviewed by the panel of experts associated with particular field. Submitted papers should meet the internationally accepted criteria and manuscripts should follow the style of the journal for the purpose of both reviewing and editing.
Arjuna Subject : -
Articles 265 Documents
RANCANG BANGUN ALAT PENUKAR KALOR THERMOSYPHON UNTUK PENDINGINAN DENGAN MODUL TERMOELEKTRIK I Dewa Gede Agus Tri Putra; I Dewa Made Susila; I Wayan Adi Subagia
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 13 No 1 (2013): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.373 KB)

Abstract

Aplikasi pendinginan dengan modul termoeletrik untuk AC di daerah tropis seperti Indonesia masih cukup menjanjikan. Tingkat kenyamanan untuk orang Indonesia masih berada pada kisaran kondisi udara dalam ruangan dan bisa dikatakan tidak membutuhkan rentang penurunan temperatur yang cukup besar. Untuk optimasi perpindahan panas modul termoelektrik pada sisi dinginnya perlu dirancang sebuah penukar kalor yang sesuai dengan desain dari modul thermoelektrik yang akan digunakan. Metode yang digunakan dalam melakukan kajian desain alat penukar kalor ini, menggunakan metode simulasi CFD. Solidwork flow simulation adalah software yang dipakai dalam melakukan kajian thermal pada desain dan mensimulasikan data numerik yang menjadi input dalam pendekatan kondisi operasional alat penukar kalor. Setelah proses rancang bangun alat penukar kalor maka desain rancangan tersebut memiliki luas bidang perpindahan kalor 25687,4 mm2, jumlah pipa penukar kalor 68 buah dengan panjang 40 mm. Perpindahan panas maksimum alat penukar kalor adalah 0,0093 kJ/detik.
SIMULASI PENGUKURAN NILAI TEGANGAN RMS BERBASIS SISTEM MIKROKONTROLER ARDUINO I Gede Suputra Widharma; I Nengah Sunaya
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 18 No 1 (2018): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.472 KB) | DOI: 10.31940/logic.v18i1.784

Abstract

Simulasi penelitian ini bertujuan untuk mengukur nilai tegangan RMS jala-jala listrik dalam meningkatkan faktor daya. Pada simulasi ini, tegangan jala-jala diubah menggunakan transformator penurun tegangan dan dikondisikan agar sesuai dengan karakter mikrokontroler arduino. Sistem mikrokontroler arduino kemudian mengendalikan proses kerja simulasi tersebut. Dari 8 bit data ADC, dapat dihitung nilai tegangan RMS jala-jala listrik. Berdasarkan data dan analisis yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil hitungan nilai tegangan RMS. Nilai tegangan ini akan selalu tepat untuk tegangan masukan antara 170 V hingga 250 V dengan frekuensi sebesar 45 Hz hingga 60 Hz. Kesalahan pengukuran masih cukup besar untuk setiap penurunan tegangan jala-jala listrik.
USULAN PERANCANGAN ALAT PENGERING IRISAN JAJAN ULI YANG ERGONOMIS UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PADA PERAJIN JAJAN ULI DI DESA SURODADI KABUPATEN TABANAN, BALI I Nyoman Sutarna
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengeringan adalah proses pemindahan panas dan uap air yang memerlukan energi untuk menguapkan kandungan air yang dipindahkan dari permukaan bahan. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menganalisis rancangan alat pengering jajan uli yang ergonomis sesuai dengan antropometri tubuh perajin jajan uli. Pengeringan jajan uli masih dilakukan secara tradisional dengan menjemur di bawah sinar matahari. Apabila kondisi cuaca bagus maka pengeringan merlukan waktu satu hari, apabila musin hujan pengeringan dilakukan di atas tungku api dapur yang memerlukan waktu dua sampai dengan tiga hari, dapat menyebabkan jajan uli berwarna kusam dan bau asap. Kurang optimalnya pengeringan dapat menyebabkan irisan jajan uli cepat berjamur. Dengan demikian, dapat menjadi perhatian dalam melakukan perancangan alat pengering jajan uli yang ergonomis. Disimpulkan bahwa dengan memperhatikan proses aktivitas perajin, dapat diusulkan perancangan alat pengering jajan uli yang ergonomis untuk mempermudah proses pengeringan irisan jajan uli. Disarankan kepada perencana suatu peralatan atau alat agar memperhatikan pengguna dari alat tersebut.
DETEKSI OBJEK BERGERAK MENGGUNAKAN CMUCAM BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535 I Gusti Putu Mastawan Eka Putra; Putri Alit Widyastuti Santiary
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 16 No 1 (2016): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.605 KB)

Abstract

Setiap sudut pada suatu kantor atau gedung sering dipasang kamera untuk memantau situasi atau keadaan kantor. Biasanya kamera pemantau ini dikontrol dari jarak jauh dengan menggunakan suatu komputer. Jika diinginkan untuk mengubah arah dari posisi kamera supaya bisa bergerak dikontrol dari komputer tersebut. Dengan berkembangnya teknologi mikrokontroler yang dapat diaplikasikan pada setiap jenis peralatan elektronik, dapat digunakan untuk membaca data sensor kamera. Pergerakan objek dapat diikuti oleh kamera itu sendiri sehingga pemantauan dapat dilakukan secara otomatis tanpa campur tangan manusia atau operator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan CMUCam sebagai pendeteksi objek bergerak yang dirangkaikan dengan modul mikrokontroler ATMega 8535 sebagai unit pengolah pusatnya. Menggunakan algoritma meanshift, pesat frame yang didukung oleh sistem ini adalah 9,5 frame per detik.
PENGARUH PENERAPAN ERGONOMI PADA FASILITAS KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS PEKERJA PEMBUNGKUS DODOL DI DESA PENGLATAN KABUPATEN BULELENG I Gede Santosa
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 2 (2015): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.697 KB)

Abstract

Suatu proses industri merupakan suatu sistem kerja yang saling mendukung satu sama lain daritiap-tiap bagian yang ada di dalamnya. Sistem kerja yang tidak ergonomois dalam suatu perusahaanseperti cara, sikap dan posisi kerja akan berpengaruh terhadap produktivitas, efesiensi danefektivitas pekerja dalam menyelesaikan pekerjaannya. Pada bagian pembungkusan dodol di DesaPenglatan Buleleng menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara fasilitas kerja yang digunakan olehpekerja pada bagian pembungkusan dodol, tidak sesuai dengan antropometri tubuh pekerja yangmenyebabkan keluhan sakit pada pekerja hal ini ditunjukkan dalam hasil kuesioner peta tubuh yangdilakukan setelah selesai bekerja 100% pekerja merasakan keluhan sangat sakit pada bahu, leher, punggung,pinggang, bokong, pantat, lutut, betis, kaki, dan lengan. 100% tidak merasakan sakit pada siku dan tangan.Kesemua rasa sakit yang dirasakan pekerja ini, disebabkan oleh bekerja dengan posisi duduk bersiladilantai dan menunduk dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, dilakukan perancangan dan penerapanfasilitas kerja yang sesuai dengan antropometri pekerja berupa meja dan kursi kerja. Perancangan tersebutdiambil dari pengukuran antropometri pekerja, data antropometri pekerja yang diambil untuk perancanganfasilitas kerja adalah 50-th persentil. Setelah dilakukan penerapan fasilitas kerja yang ergonomis terjadipengurangan keluhan pada pekerja setelah selesai bekerja 70%, pekerja merasakan keluhan agak sakit dan 30%nya merasakan sakit pada leher, bahu, lengan, punggung, pinggang, bokong, pantat. 80% pekerjamerasakan keluhan agak sakit dan 20% sakit pada lengan, pergelangan tangan, paha, pantat, lutut, betis dankaki. Produktifitas pekerja pada bagian pembungkusan juga terjadi peningkatan antara 15% sampai dengan 22%.
MANAJEMEN TRAFO DISTRIBUSI 20KV ANTAR GARDU BL031 DAN BL033 PENYULANG LILIGUNDI DENGAN MENGGUNAKAN SIMULASI PROGRAM ETAP I Wayan Sudiartha; I Putu Sutawinaya; I Ketut TA; Ardy Firman
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 16 No 3 (2016): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.602 KB)

Abstract

Trafo distribusi berperan penting dalam jaringan distribusi untuk mentransformasikan energi listrik dari tegangan menengah 20 kV ke tegangan rendah 220/380 V. Oleh sebab itu, kondisi pembebanan transformator harus diperhatikan guna menjaga kontinuitas energi listrik. Kapasitas transformator distribusi harus disesuaikan dengan beban yang ditanggungnya. Ketidaksesuaiaan kapasitas transformator dengan beban akan mengakibatkan transformator overload,pembebanan transformator rendah, dan terjadinya drop tegangan disisi pelanggan. Hal tersebut juga mampu memengaruhi umur trafo, dan penyaluran tenaga listrik yang tidak berkualitas dan andal. Salah satu permasalahan ini terjadi pada gardu BL031 dengan kapasitas 200 kVA dimana pembebanan transformator masih rendah yaitu 16,80% serta drop tegangan 1,13% difasa S jurusan B, dan gardu BL033 dengan kapasitas 100 kVA yang mengalami overload yaitu 96,90% serta drop tegangan 11% difasa S jurusan B. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan manajemen trafo dengan cara mutasi trafo yaitu, dengan cara menukar posisi trafo antargardu BL031 dan BL033 yang disimulasikan menggunakan program ETAP. Setelah dilakukannya mutasi trafo dengan menggunakan simulasi program ETAP prosentase pembebanan pada gardu BL031 menjadi 34,32% dan drop tegangan difasa S jurusan B menjadi 0,88%, sedangkan di gardu BL033 prosentase pembebanannya menjadi 49,02% dan drop tegangannya menjadi 6,97% difasa S jurusan B. Dengan melakukan mutasi trafo, trafo yang tersedia dapat digunakan secara optimal guna mengatasi pembebanan trafo rendah dan trafo overload meskipun persediaan trafo terbatas.
METODE LATENT DIRICHLET ALLOCATION UNTUK EKSTRAKSI TOPIK DOKUMEN Putu Manik Prihatini; I Ketut Suryawan; I Nyoman Mandia
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 17 No 3 (2017): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.308 KB) | DOI: 10.31940/logic.v17i3.604

Abstract

Proses ekstraksi dalam temu kembali informasi menghasilkan fitur yang akan menjadi ciri unik dari suatu dokumen, sehingga dokumen tersebut dapat dinyatakan relevan atau tidak relevan terhadap kata kunci yang diketikkan oleh pengguna. Salah satu metode ekstraksi berbasis topik yang mampu menemukan hubungan struktural internal dalam dokumen adalah Latent Dirichlet Allocation, karena mampu bekerja pada level kata, dokumen dan korpus. Akan tetapi, penelitian-penelitian terkait ekstraksi topik dokumen dengan metode Latent Dirichlet Allocation lebih banyak dikembangkan untuk teks berbahasa asing, dan sampai saat ini, sangat jarang ditemukan untuk teks dokumen berbahasa Indonesia. Untuk itu, pada penelitian ini, diimplementasikan metode ekstraksi topik Latent Dirichlet Allocation untuk aplikasi teks dokumen berbahasa Indonesia. Tahapan penelitian terdiri dari akusisi data, tokenisasi, filtering, stemming, re-filtering, inisialisasi, sampling topik, perhitungan parameter final dan evaluasi. Hasil implementasi metode ekstraksi topik Latent Dirichlet Allocation untuk teks dokumen berbahasa Indonesia diuji dengan metriks pengukuran Precision, Recall dan F-Measure. Hasil penelitian ini nantinya diharapkan dapat menjadi referensi dalam melakukan penelitian-penelitian tentang metode ekstraksi topik untuk teks dokumen berbahasa Indonesia.
PERANCANGAN SOFTWARE MENGHITUNG PENYUSUTAN UMUR TRANSFORMATOR DAN EFISIENSI GARDU DISTRIBUSI PADA PENYULANG PERUMNAS IG Suputra Widharma; I Putu Sutawinaya
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.494 KB)

Abstract

Pembebanan pada sistem gardu distribusi merupakan salah satu penyebab timbulnya panas dan rugirugi pada sistem tersebut. Hal ini tentunya akan berdampak pada penurunan efisiensi gardu distibusi dan penyusutan umur teknis dari transformator yang digunakan pada sistem tersebut. Bila efisiensi gardu distibusi dan umur teknis dari transformator semakin menurun, maka keandalan sistem distribusi tersebut juga semakin menurun. Dengan demikian, kualitas pelayanan PT. PLN (Persero) terhadap masyarakat akan dianggap semakin menurun, sehingga ini akan berdampak negatif terhadap citra pelayanannya. Untuk dapat menghitung penurunan efisiensi gardu distibusi dan penyusutan umur transformator dengan cepat dan akurat, maka dirancang suatu sistem informasi menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 7.0. Untuk menguji performa dan kinerja program yang dirancang, maka dalam penelitian ini diuji 5 (lima) unit gardu distribusi yakni : DB0244, DB0524, DB0403, DB0846, dan DB0644 pada Penyulang Perumnas. Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin besar pembebanan suatu transformator maka efisiensi gardu distribusi dan umur teknis transformator semakin berkurang.
ANALISIS PERUBAHAN KEKUATAN TARIK BAJA (St. 42) DENGAN PERLAKUAN PANAS 800◦C I Ketut Rimpung; I Gede Oka Pujihadi
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 17 No 2 (2017): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.128 KB) | DOI: 10.31940/logic.v17i2.543

Abstract

Tegangan tarik baja terjadi karena adanya beban tarik pada luas permukaannya dan kekuatan baja ditentukan oleh tegangan tarik maksimal yang dapat diterimanya. Baja (St.42) adalah baja yang mempunyai kekuatan atau tegangan tarik maksimum lebih kurang 42 N/mm2.Penelitian ini bertujuan untuk menemukan perubahan kekuatan baja (St.42) yang dipanaskan sampai temperatur 8000C dengan pedinginan cepat menggunakan air tawar dan dengan metode pendinginan lambat, dibandingkan dengan baja (St.42) standar.Hasil penelitian menunjukan: kekuatan baja St.42Standar = 41,41 N/mm2, kekuatan St.42 Hardening = 21,86 N/mm2, dan kekuatan St.42 Anaeling =16,89 N/mm2. Baja yang dikeraskan melalui pemanasan 800◦C dan didinginkan cepat menggunakan air tawar, ternyata menjadi lebih lunak dibandingkan dengan baja (St.42standar). Jadi, ada ketidak sesuaian antara teori dibandingkan fakta hasil pengujian kekuatan baja dengan pendinginan cepat, yaitu terjadi penurunan kekuatan baja sebesar 47,21%. Sedangkan, kekuatan baja yang dilunakkan terjadi penurunan kekuatan sebesar 59,213% ini sesuai dengan teori.
PENGEMBANGAN MODEL FUZZY MAMDANI UNTUK PENGATURAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA BERBASIS METODE KONTROL FIELD ORIENTED I Putu Sutawinaya
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 13 No 2 (2013): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.289 KB)

Abstract

Motor induksi banyak digunakan pada industri karena kokoh serta handal jika dibandingkan dengan motor DC. Ini disebabkan oleh konstruksinya sederhana serta kokoh, harganya relatif murah, biaya operasional rendah dan perawatannya mudah. Di samping beberapa keunggulan itu, motor induksi mempunyai beberapa kelemahan, yaitu sulit untuk mempertahankan kecepatannya apabila terjadi perubahan dinamika motor akibat terjadinya perubahan pembebanan. Hal ini dikarenakan fluks rotor dan torsi elektromagnetik sulit untuk dikontrol secara bersamaan Pada tulisan ini dikembangkan suatu kontrol fuzzy model Mamdani pada sistem pengendalian motor induksi tiga phasa menggunakan metode field oriented control sebagai pengendali arus torsi. Harapannya, motor induksi bekerja seperti mesin DC penguat terpisah, torsi dan fluksi dikontrol secara terpisah. Sistem pengendalian ini disimulasikan menggunakan perangkat lunak Matlab / Simulink. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan menggunakan model fuzzy Mamdani ini, lonjakan dan waktu pemulihan pencapaian setpoint relatif kecil.

Page 10 of 27 | Total Record : 265