cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia)
Published by STKIP Singkawang
ISSN : 24778370     EISSN : 24775916     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia is an-Opened Access journal and published twice a year every Maret and August. It publishes the research (no longer than 5 years after the draft proposed) in term of school counselling, career counselling, higher educational counselling. all finding in the scientific paper can be published in this journal.
Arjuna Subject : -
Articles 114 Documents
Penerapan Konseling Kelompok dengan Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy untuk Menurunkan Kecemasan Berbicara Didepan Kelas Pada Siswa Nitami, Silvi Duwi; Daulay, Nurussakinah
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 9, No 1 (2024): Volume 9 Nomor 1, 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v9i1.5494

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran konseling kelompok menggunakan CBT dalam menurunkan kecemasan komunikasi pada siswa SMP N 1 Talawi. Desain penelitian ini adalah desain kuasi eksperimen  dengan rencangan non-equivalent control group design. Sebanyak 59 siswa kelas VIII-E dan VIII-F SMP N 1 Talawi sebagai populasi. Sampel sebanyak 14 siswa dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 14 siswa tersebut, 14 siswa dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok eksperimen berjumlah 7 siswa dan kelompok kontrol berjumlah 7 siswa. Dilakukan Uji Independent menggunakan software SPSS 27 untuk menganalisis data. Berdasarkan hasil analisis data, terdapat 7 siswa pada kelompok eksperimen dan 7 siswa pada kelompok kontrol yang mengalami kecemasan cukup tinggi. Kemudian kelompok eksperimen melakukan konseling kelompok kepada 7 siswa dan mengambil post-test pada kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata perbedaan kecemasan kelompok eksperimen 89,2 dalam ketegori tinggi dan menurun 75 dalam ketegori rendah. Hal ini sesuai dengan hasil uji independent yang menunjukkan bahwa angka t [t hitung = 3,757, p > 0.05] sedangkan tabel t [t tabel = 2.570, p <0.05]. Oleh karena itu Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti konseling kelompok melalui cognitive behavioral therapy CBT berpengaruh terhadap kecemasan siswa SMP N 1 Talawi.
NILAI BUDAYA SIPAKATAU MASYARAKAT BUGIS DALAM KONSELING ANALISIS TRANSAKSIONAL: LITERATURE REVIEW Nurul Izzah Subhan; Agus Basuki; Novira Silmi Sabila; Annisa Silvia Wulandari
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): Volume 8 Number 3 September 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v8i3.4922

Abstract

Nilai budaya yang semakin terkikis oleh budaya baru menimbulkan berbagai permasalahan dalam dinamika hubungan interpersonal masyarakat. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan konseling analisis transaksional berdasarkan nilai budaya sipakatau berdasarkan beberapa artikel yang dikaji. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menggunakan 15 artikel yang sesuai. Hasil dari kajian yang didapatkan kemudian digunakan dalam merumuskan konsep penerapan konseling analisis transaksional berbasis nilai budaya sipakatau untuk membangun interaksi antarindividu. Berdasarkan hasil kajian literatur yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa kolaborasi antara konseling analisis transaksional berbasis nilai budaya sipakatau diprediksi mampu untuk membangun interaksi antarindividu sesuai falsafah Bugis. Konsep konseling analisis transaksional bertujuan mencapai situasi I’m Ok You’re Ok dalam proses interaksi antar individu. Nilai budaya sipakatau dapat digunakan konselor sebagai kompetensi budaya dalam membangun hubungan dengan konseli dan mengarahkan konseli untuk menginternalisasi nilai tersebut dalam membangun hubungan dengan orang lain.
Hubungan Intellectual Humility, Self-Compassion dan Psychological Well-Being pada Siswa Naini, Rohmatus; Muarifah, Alif; Mashar, Riana; Herdiansyah, Diki; Kunanti, Anty
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 9, No 1 (2024): Volume 9 Nomor 1, 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v9i1.5451

Abstract

Intellectual humility, sebagai kemampuan untuk mengakui keterbatasan pengetahuan dan kemampuan diri, telah diakui sebagai faktor penting dalam mengembangkan sikap positif terhadap pembelajaran dan pertumbuhan pribadi. Di sisi lain, self-compassion, yaitu kemampuan untuk memberikan dukungan emosional kepada diri sendiri dalam menghadapi kesulitan dan kegagalan, juga telah terbukti memainkan peran yang signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis individu. Meskipun konsep-konsep ini telah menjadi fokus penelitian di bidang psikologi, masih terdapat sedikit pemahaman tentang bagaimana ketiga faktor ini saling berhubungan, khususnya dalam konteks siswa sekolah menengah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi dan menganalisis hubungan antara intellectual humility, self-compassion, dan psychological well-being pada siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis korelasional. Survey dilakukan terhadap 345 siswa SMA dengan rentang usia 14-18 tahun. Survey dilakukan secara online menggunakan tiga jenis skala, yaitu skala intellectual humility (22 item), skala self-compassion (26 item), dan skala psychological well-being (10 item). Validitas dan reliabilitas keseluruhan item diukur dan dinyatakan valid dan reliabel, dengan rentang reliabilitas antara 0.788 hingga 0.894. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki kategori intellectual humility yang sedang, pada variabel self-compassion, sebagian besar siswa memiliki self-compassion yang sedang, namun terdapat jumlah yang signifikan dari siswa yang memiliki self-compassion rendah, dan yang menarik, seluruh siswa dalam penelitian ini memiliki psychological well-being yang sedang. Analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara intellectual humility, self-compassion, dan psychological well-being dan menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas dapat mempengaruhi perubahan variabel terikat sebesar 33.8%, sementara sisanya 66.2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian. Implikasi penelitian ini dapat digunakan dalam pengembangan program-program pendidikan dan intervensi psikologis yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan intellectual humility, self-compassion, dan psychological well-being pada siswa SMA.
PERAN GURU BK MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MEREDUKSI PERILAKU BULLYING DI MTSN KABUPATEN DELI SERDANG Putri Luthfiyah Zahra; Nur Azizah; Sri Wahyuni; Eni Agustina
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): Volume 8 Number 3 September 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v8i3.5037

Abstract

Salah satu dari berbagai masalah yang muncul di tiap sekolah yaitu kasus bullying. Permasalahan perilaku bullying yang terjadi di MTsN di Kabupaten Deli Serdang yaitu bullying verbal, dimana siswa masih banyak yang belum mengetahui bentuk maupun dampak yang dihasilkan dari perilaku bullying verbal. Penelitian ini dilakukan di MTsN Deli Serdang, adapun penelitian ini bertujuan. 1. Mendeskripsikan bagaimana bentuk perilaku bullying yang ada di MTsN Deli Serdang 2. Mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan bimbingan kelompok yang telah dilakukan guru BK terhadap perilaku bullying di MTsN Deli Serdang. 3. Mendeskripsikan apa yang menyebabkan peserta didik melakukan perilaku bullying di MTsN Deli Serdang. Subjek dalam penelitian ini adalah 10 siswa dan guru BK. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif guna mendeskripsikan peran guru BK. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian yaitu wawancara, observasi, dokumentasi dengan analisis data dari penelitian ini, dilakukan berdasarkan analisis deskriptif, yang mana analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa peran guru BK terhadap perilaku bullying melalui layanan bimbingan kelompok sangat berpengaruh terhadap perilaku bullying verbal siswa yang dulunya sering menggunakan bahasa yang kurang baik ketika berbicara maupun bercanda kini bisa lebih memperhatikan tutur kata dalam berbicara maupun bercanda dengan teman-teman. Implikasi layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku bullying berupa layanan responsive meliputi konseling individu, kolaborasi wali kelas, bimbingan teman sebaya yang diintegrasikan dalam program bimbingan dan konseling di MTsN Deli Serdang

Page 12 of 12 | Total Record : 114