cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia)
Published by STKIP Singkawang
ISSN : 24778370     EISSN : 24775916     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia is an-Opened Access journal and published twice a year every Maret and August. It publishes the research (no longer than 5 years after the draft proposed) in term of school counselling, career counselling, higher educational counselling. all finding in the scientific paper can be published in this journal.
Arjuna Subject : -
Articles 114 Documents
Forgiveness Therapy Sebagai Salah Satu Intervensi Terapeutik Dalam Konseling Yoseph Pedhu
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): Volume 7 Number 2, May 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v7i2.3281

Abstract

Perasaan sakit dan memudarnya kepercayaan dalam hubungan interpersonal memiliki prevalensi yang tinggi dan berhubungan erat dengan permasalahan keberfungsian psikologis. Banyak penelitian yang berupaya menggambarkan peran forgiveness therapy dalam memulihkan kesehatan psikologis individu yang mengalami berbagai jenis luka, kekerasan, dan pengalaman-pengalaman traumatis lainnya. Artikel ini berupaya mengeksplorasi forgiveness therapy sebagai salah satu bentuk intervensi terapeutik yang dapat digunakan dalam konseling. Penulis mengkaji konsep, model forgiveness therapy, dan penerapannya dalam konseling. Penelitian sebelumnya tentang penerapan forgiveness therapy dalam konseling juga dikaji.
Dinamika Emosi Akademik Pada Mahasiswa Baru Pepi Nuroniah; Giskha Oktaviani Khairun Nisa; Esya Anesty Mashudi; Nadia Aulia Nadhirah
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): Volume 7 Number 2, May 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v7i2.2814

Abstract

Emosi akademik merupakan sebuah kondisi psikologis yang dialami mahasiswa sebelum, ketika, dan sesudah melaksanakan aktivitas pencapaian akademik. Secara umum, emosi akademik yang dialami mahasiswa terbagi menjadi emosi akademik positif dan negatif. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki dinamika emosi akademik mahasiswa baru dalam pencapaian prestasi akademik. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sampel penelitian direkrut menggunakan métode purposive sampling dengan populasi yaitu mahasiswa pendidikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa memiliki emosi akademik positif berupa rasa syukur atas apa yang dicapai, bangga dengan pencapaian yang diraih, senang memiliki teman-teman yang saling memotivasi, dan lega ketika meraih yang diinginkan tercapai. Sedangkan, perasaan emosi akademik negatif yang muncul adalah merasa cemas dengan hasil yang dicapai, sedih dan tertekan ketika diawal semester karena baru beradaptasi dengan lingkungan. Meskipun begitu, mahasiswa dapat bertahan dan memiliki pencapaian akademik karena memiliki motivasi yang tinggi, ambisi, tujuan karier setelah lulus kuliah, serta teman-teman dan keluarga yang mendukung.
Kesulitan Pengambilan Keputusan Karir dan Kepribadian Big Five Pada Remaja Di Indonesia Darojaturroofi'ah Sodiq; Dede Rahmat Hidayat
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): Volume 7 Number 2, May 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v7i2.2945

Abstract

Dalam perspektif perkembangan karir, setiap fase perkembangan kehidupan manusia akan ada pembuatan keputusan karir, baik keputusan dalam menentukan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, atau menentukan pekerjaan yang akan dipilih. Realitas menunjukkan membuat keputusan karir adalah hal yang sulit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor yang menyebabkan pembuatan keputusan karir adalah hal yang sulit. Menurut Osipow dkk diantara faktor yanag turut berpengaruh terhadap kesulitan membuat keputusan karir adalah faktor kepribadian. Penelitian ini akan menganalisis kesulitan pengambilan keputusan karir berdasarkan tipologi kepribadian menurut big five factor personality. Responden penelitian adalah remaja di Jakarta, usia 13-23 tahun. Responden dipilih dengan menggunakan convenience sampling yang berjumlah 560 orang. Instrumen penelitian menggunakan CDDQ untuk kesulitan pengambilan keputusan karir, BFI untuk personaliti. Berdasarkan model uji Post Hoc, diperoleh kesimpulan bahwa faktor kepribadian tidak berkontribusi terhadap kesulitan pengambilan keputusan karir. Hasil lain menunjukkan bahwa kepribadian neuroticism berpengaruh terhadap lack of information atau kurangnya informasi dalam pengambilan keputusan karir dengan nilai sig. > 0.05.
Konseling Islami Dalam Pembentukan Akhlak Santri Di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Zakiyun Najah Nurussakinah Daulay; Azizah Hanum; Muhammad Dzaky Siregar
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): Volume 7 Number 2, May 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v7i2.2971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan langkah-langkah juga strategi yang akan diimplementasikan oleh para konselor dalam Pembentukan Akhlak  santri di pesantren Zakiyun Najah; 2) Mendeskripsikan langkah-langkah juga strategi yang akan diimplementasikan oleh para konselor dalam Pembentukan Akhlak  santri di pesantren Zakiyun Najah; 3) Mengetahui fenomena-fenomana kecil yang menjadi latar belakang dibutuhkannya bimbingan konseling akhlak bagi santri Zakiyun Najah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode Fenomenologi. Teknik analisis datanya menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya Bimbingan dan Konseling Islam dapat membantu untuk membangun akhlak yang mulia yang menjadi karakter dan sikap peserta didik dalam kehidupan sehari-harinya, tujuan pendidikan akhlak ialah menjadikan insan yang sholeh dan beriman, baik dalam pergaulannya, bertawakkal kepada Allah, menjaga silaturahmi dan persaudaraan, berdakwah dan menyiarkan agama Allah, dan yang terakhir ialah melakukan tugasa yang berkaitan dengan kemaslahatan ummat.
Lifestyle Without Tobacco dan Kebermaknaan Hidup Lansia Adi Cahyo Gumelar; Hadi Pajarianto; Marhani Marhani; Andi Sitti Umrah; Sri Rahayu Amri; Imam Pribadi
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 7, No 3 (2022): Volume 7 Number 3, September 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v7i3.3161

Abstract

Kebermaknaan hidup terkait dengan bagaimana seseorang dapat menemukan makna hidupnya secara positif, termasuk kebiasaan lifestyle without tobacco yang sangat bermakna bagi kesehatan lansia. Jenis penelitian ini merupakan  penelitian kuantitatif yang menggunakan desain observasional kolerasi. Responden berjumlah 33 orang yang tersebar di dua desa, dan salah satunya adalah desa kontrol. Analisis data menggunakan uji kolerasi spearmen’s. Hasil penelitian menujukkan bahwa sebanyak 17 orang (51,5%)  lansia yang berada di desa Bone-Bone memiliki perilaku tidak merokok (life style without tobacco), sedangkan pada desa kontrol yaitu desa Salukanan terdapat 7 orang (21,2%) lansia yang merokok. Kebermaknaan hidup pada lansia yang tidak merokok lebih baik daripada lansia yang merokok. Demikian juga dari hasil uji kolerasi spearmen’s diperoleh nilai ρ = 0,02 dan (r) = 3,99. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan penerapan lifestyle without tobacco dengan kebermaknaan hidup pada lansia. Penelitian ini dapat menjadi model bagi daerah lain untuk menerapkan kawasan tanpa rokok agar menjadi tempat yang layak bagi lansia.
Implementasi Layanan Bimbingan Kelompok Berbasis Kesehatan Repoduksi Untuk Mengembangkan Perilaku Seksual Sehat Remaja Hardi Santosa; Ariadi Nugraha
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 7, No 3 (2022): Volume 7 Number 3, September 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v7i3.3045

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kecenderungan perilaku seksual beresiko pada sebagian remaja. Perilaku seksual berisiko tersebut diantaranya: pemahaman belum utuh tentang seksualitas manusia, sikap permisif terhadap seks bebas dan rendahnya perilaku asertif terhadap ajakan negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan dan keefektivan bimbingan kelompok berbasis kesehatan reproduksi dalam mengembangkan perilaku seksual sehat. Metode penelitian menggunakna jenis quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian melibatkan 50 responden yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Analisis data menggunakan teknik anakova. Pelaksanaan intervensi dilakukan selama delapan kali pertemuan dengan durasi seminggu satu kali. Topik intervensi meliputi: (1) Sistem dan proses reproduksi manusia; (2) Proses, akar masalah dan risiko aborsi; (3) Penyakit menular seksual, HIV/AIDS; (4) Be an assertive teenager; (5) Asyiknya bersahabat dengan orang tua dan konselor; (6) Pornografi rusak otak melebihi narkoba; (7) Biarkan semua indah pada waktunya dan (8) Menjadi remaja smart, berprestasi dan sukses hidup. Hasil implementasi menunjukan bimbingan kelompok berbasis kesehatan reproduksi efektif untuk mengembangkan aspek psikologis dan sosial, sementara aspek fisik tidak efektif
Analisis Keaktifan Belajar Mahasiswa Dengan Metode Blanded Learning Di FKIP Universitas Labuhanbatu Nadia Aulia; Muhammad Khoirul Ritonga
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 7, No 3 (2022): Volume 7 Number 3, September 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v7i3.3193

Abstract

Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan belajar mahasiswa FKIP Universitas Labuhanbatu dalam proses pembelajaran menggunakan metode blanded learning dalam pembelajaran di kelas.Penelitian dilaksanakan di Universitas Labuhanbatu, Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2021 sampai Desember 2021. Sumber data penelitian ini adalah mahasiswa Fkip Universita Labuhanbatu Sebanyak 9 kelas yaitu (413) mahasiswa. Penelitian ini mengumpulkan data menggunakan alat instrumen berupa observasi dan angket.Keaktifan belajar mahasiswa adalah kegiatan belajar yang dilakukan oleh mahasiswa. Keaktian belajar mahasiswa FKIP Universitas Labuhanbatu dapat dikaji, data yang diperoleh dari kegiatan tersebut kemudian dianalisis. Penelitian ini ditunjukan kepada 413 mahasiswa Fkip Universitas Labuhanbatu dan yang mewakili dengan menggunakan rumus slovin dari rumus tersebut dapat di peroleh sebanyak 81 responden, dari hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan aspek Kurangnya keaktifan belajar mahasiswa masih kurang, ini dibuktikan dari pengisian kuesioner mahasiswa Fkip Universitas Labuhanbatu.Manfaat blended learning antara lain membantu memotivasi keaktifan mahasiswa untuk ikut terlibat dalam proses pembelajaran. Hal ini akan membentuk sikap kemandirian belajar pada mahasiswa untuk aktif dalam proses pembelajaran. Dalam penggunaannya metode ini sangat efektif untuk menambah efisiensi untuk mahasiswa dan memungkinkan peningkatan keaktifan belajar mahasiswa agar mahasiswa FKIP semakin aktif  dalam proses pembelajaran.
Lifestyle Without Tobacco: Hubungan Bimbingan Keagamaan dengan Perilaku Merokok Pada Remaja Muh Irpan; Hadi Pajarianto; Nur Saqinah Galugu; Andi Sitti Umrah; Sri Rahayu Amri; Imam Pribadi
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 7, No 3 (2022): Volume 7 Number 3, September 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v7i3.3155

Abstract

Perilaku merokok telah menjadi fenomena yang marak di kalangan remaja saat ini akan tetapi perilaku tersebut dapat menimbulkan efek negatif bagi remaja sehingga harus menjadi fokus seluruh komponen untuk memberikan edukasi dan penyadaran kepada remaja untuk menghindari perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bimbingan agama yang diperoleh remaja terhadap keputusan remaja untuk menghindari perilaku merokok, selain itu penelitian ini juga ingin membandingkan perilaku merokok pada remaja desa Bone-Bone dan desa Salukanan sebagai kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif  Sampel pada penelitian ini sebanyak 42 orang remaja. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala bimbingan keagamaan dan perilaku merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bimbingan keagamaan yang diperoleh oleh remaja pada kedua desa, bimbingan keagamaan mayoritas didapatkan dari sekolah dan bimbingan keagamaan memiliki korelasi dengan perilaku merokok remaja.
Identifikasi Kecanduan Game Online Pada Siswa SDN 12 Singkawang Nia Sapira; Dian Mayasari; Insan Suwanto
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 7, No 3 (2022): Volume 7 Number 3, September 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v7i3.3863

Abstract

Game online saat ini begitu popular diberbagai kalangan, khususnya kalangan anak usia sekolah. Banyak permasalahan yang dialami anak usia sekolah karena game online salah satunya kecanduan. Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui gambaran perilaku dan faktor-faktor penyebab kecanduan game online pada siswa SDN 12 Singkawang; 2) mengeksplorasi dampak-dampak kecanduan game online pada siswa SDN 12 Singkawang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subyek penelitian berjumlah lima orang siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara dan panduan observasi. Hasil penelitian menunjukkan gambaran perilaku kecanduan game online diantaranya mengaku senang apabila memenangkan permainnya dan jika akses internet lancar serta memiliki jangka waktu yang panjang; merasa ingin terus menerus bermain game jika sudah menemukan permainan yang baru; selalu meningkatkan permainanya selama 5-10 menit bahkan sampai 1 jam; hingga sering menolak dan membantah apabila disuruh orang tuanya yang sedang membutuhkan bantuan.. Faktor-faktor penyebab siswa kecanduan game online adalah kurangnya perhatian dari orang-orang terdekat, kurang kontrol, kurang kegiatan, faktor lingkungan dan pola asuh. Dampak-dampak negatif kecanduan game online seperti mata sakit dan kabur, kepala pusing, bahkan sering merasa kesemutan, pola makan tidak teratur, lupa waktu, lupa kewajiban di sekolah seperti belajar dan mengerjakan tugas. Sedangkan dampak positifnya seperti menghilangkan kejenuhan atau bosan, melatih kemampuan berbahasa inggris bahkan mampu menguasai komputer, bisa mendapatkan uang dan mendapatkan teman baru.
Self Regulated Learning dan Percaya Diri Siswa Ditingkatkan Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Hadi Pranoto; Agus Wibowo; Nurul Atieka
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 7, No 3 (2022): Volume 7 Number 3, September 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v7i3.3854

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui hasil implementasi layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan self-regulated learning dan kepercayaan diri kelas VII.1 SMP Negeri (SMPN) 1 Metro, kelompok layanan bimbingan dapat meningkatkan self-regulated learning dan percaya diri kelas VII. 1 Sekolah Menengah Pertama (SMPN) 1 Metro. Desain penelitian menggunakan penelitian tindakan. Subjek dalam penelitian ini, peneliti mengambil siswa kelas VII.1 SMPN 1 Metro. Dengan sampel 10 siswa dari 30 siswa. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data dengan observasi dan catatan lapangan. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa hasil yang diperoleh melalui pelaksanaan bimbingan kelompok untuk meningkatkan self-regulated learning dan percaya diri siswa, Dampak dari perubahan belajar dan kemampuan peserta didik untuk memahami materi pelajaran, (1) Perencanaan, (2) Self Monitoring, dan (3) Refleksi Diri / Evaluasi dalam pembelajaran. Melalui layanan bimbingan kelompok yang disediakan oleh konseling, guru dapat meningkatkan pembelajaran mandiri siswa kelas VII.1 SMPN 1 Metro. Ada peningkatan belajar mandiri siswa pada siklus pertama dapat dilihat dari persentase rata-rata adalah 2,7% dan siklus kedua sebesar 75%, yang mengarah ke peningkatan pembelajaran self-regulated dan percaya diri sebesar 47,8%.

Page 9 of 12 | Total Record : 114