cover
Contact Name
Wening Cahyawulan
Contact Email
wening@unj.ac.id
Phone
+6287780818966
Journal Mail Official
jurnal-insight@unj.ac.id
Editorial Address
LPPM UNJ, Gedung Ki Hajar Dewantara Lt.6-7, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 22529055     EISSN : 25978039     DOI : https://doi.org/10.21009/INSIGHT
Core Subject : Education,
Insight: Jurnal dan Bimbingan Konseling is a peer-reviewed, open access, and online journal about research, reports, book reviews, and commentaries on all aspects of guidance and counseling which is published by Department of Guidance and Counseling, Universitas Negeri Jakarta. Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling is published twice a year on June and December.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 376 Documents
HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN DIRI DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU CYBER BULLYING PADA SISWA KELAS VIII SMP LABSCHOOL JAKARTA TAHUN AJARAN 2013-2014 Juni Fajar Sari; Karsih Karsih; Awaluddin Tjalla
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1128.426 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.031.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara penyesuaian diri dengan kecenderungan perilaku cyber bullying pada siswa kelas VIII SMP Labschool Jakarta tahun ajaran 2013-2014. Peneliti mengutip teori penyesuaian diri oleh Schneiders (Personal Adjustment and Mental Health, 1964) dan teori cyber bullying oleh Robin M. Kowalski (Cyber Bullying: Bullying in the Digital Age, 2008). Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas VIII yang terdiri dari enam kelas. Pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 37 orang siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian korelasi. Untuk menjaring data digunakan dua buah instrumen dengan skala likert, yaitu instrumen penyesuaian diri dan instrumen kecenderungan perilaku cyber bullying. Berdasarkan hasil penelitian, siswa yang memiliki penyesuaian diri tinggi sebesar 8,11%, sedang 35,14%, dan rendah 56,76%. Siswa yang memiliki kecenderungan perilaku cyber bullying tinggi sebesar 32,43%, sedang 21,62%, dan rendah 45,95%. Korelasi antara penyesuaian diri dengan kecenderungan perilaku cyber bullying sebesar -0,583 dengan rtabel sebesar 0,325. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif antara penyesuaian diri dengan kecenderungan perilaku cyber bullying pada siswa kelas VIII SMP Labschool Jakarta tahun ajaran 2013-2014. Siswa yang memiliki penyesuaian diri yang tinggi, kecenderungannya untuk melakukan cyber bullying rendah. Sebaliknya, siswa dengan penyesuaian diri yang rendah, kecenderungannya untuk melakukan cyber bullying tinggi. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh pihak sekolah khususnya guru Bimbingan dan Konseling untuk meningkatkan mutu siswanya. Guru Bimbingan dan Konseling juga perlu memberikan layanan informasi baik berupa bimbingan klasikal maupun bimbingan kelompok kepada para siswa mengenai penyesuaian diri dan cyber bullying.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP KEPUASAN SISWA Kriswinharsell Surya Sangkakala; Retty Filiani; Awaluddin Tjalla
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.533 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.031.13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kualitas layanan Bimbingan dan Konseling terhadap kepuasan siswa dalam memanfaatkan layanan Bimbingan dan Konseling pada siswa SMAN 53 Jakarta. Peneliti mengutip teori manajemen SERVQUAL (service quality) oleh Parasuraman dkk dalam bukunya Delivering Quality Service dan teori kepuasan oleh Kohtler dalam buku Marketing Management. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMAN 53 Jakarta yang terdiri dari 7 kelas berjumlah 265 siswa. Pengambilan sampel dengan menggunakan proporsional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 96 siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian korelasional yang bersifat kausal dan analisis menggunakan analisis regresi sederhana. Instrumen yang digunakan adalah instrumen skala kualitas layanan dan kepuasan siswa. Berdasarkan hasil penelitian, kualitas layanan tergolong pada kategori sedang 73 %. Hasil korelasi sebesar 0,121 dengan taraf signifikansi adalah 0,239 dengan α = 0,05 (p value ≥ α). Agar Ha diterima syaratnya adalah p value ≤ α. Hal ini berarti korelasi tidak signifikan paa taraf 5 %. Koefisien determinasinya hanya 1,5%, artinya 98,5% kepuasan siswa dipengaruhi oleh faktor selain kualitas layanan Bimbingan dan Konseling. Kepuasan siswa tidak hanya dipengaruh oleh kualitas layanan tetapi juga oleh faktor lain yang diungkapkan oleh Mulyono seperti citra diri guru BK, prestasi guru BK, dan aturan yang berlaku di sekolah tersebut. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan oleh guru BK untuk mempertimbangkan beberapa faktor selain kualitas layanan yang dapat memberi kepuasan bagi siswa.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN KETERLAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL PADA GURU BK SMPN DI JAKARTA TIMUR Nia Kurniawaty; Dharma Setiawaty; Aip Badrujaman
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1027.386 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.031.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ada tidaknya hubungan antara pengetahuan mengenai layanan konseling individual dengan keterlaksanaan layanan konseling individual pada guru BK SMP Negeri di Jakarta Timur. Penelitian dilaksanakan dengan sampel 59 orang guru BK yang diambil dengan menggunakan sampling acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes untuk mengukur variabel pengetahuan mengenai layanan konseling individual dan instrumen angket untuk mengukur variabel keterlaksanaan layanan konseling individual. Berdasarkan hasil penelitian, variabel pengetahuan mengenai layanan konseling individual yang mendapatkan skor tinggi berjumlah 34% dari sampel dengan nilai di atas nilai mean (26,67), sedangkan variabel keterlaksanaan layanan konseling individual yang mendapatkan skor tinggi berjumlah 63% dari sampel dengan nilai di atas nilai mean (7,83). Diperoleh hasil korelasi hubungan antara kedua variabel sebesar 0,338 dengan nilai rtabel sebesar 0,266. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara pengetahuan mengenai layanan konseling individual dengan keterlaksanaan layanan konseling individual pada guru BK SMP Negeri di Jakarta Timur.
HUBUNGAN ANTARA MANAJEMEN WAKTU DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 56 JAKARTA Novita Puspawati Syartissaputri; Endang Setiyowati; Louise Siwabessy
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1037.998 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.031.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara manajemen waktu dengan kemandirian belajar siswa kelas X SMA Negeri 56 Jakarta. Metode yang digunakan adalah metode korelasional. Jumlah populasi penelitan yaitu sebanyak 213 orang yang merupakan siswa kelas X. Sampel diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 54 orang atau 25% dari jumlah populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara manajemen waktu dengan kemandirian belajar siswa kelas X SMA Negeri 56 Jakarta. Artinya, semakin tinggi manajemen waktu siswa maka akan semakin tinggi pula kemandirian belajarnya. Begitupun sebaliknya, semakin rendah manajemen waktu siswa maka akan semakin rendah pula kemandirian belajarnya.
PROFIL PENYESUAIAN SOSIAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 35 JAKARTA Nur Asri Fitriani; Dharma Setiawaty; Djunaedi Djunaedi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1016.384 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.031.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat profil penyesuaian sosial siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Jakarta. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 35 Jakarta dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Jumlah sampel yang diambil adalah sebesar 20% dari populasi sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 84 orang siswa dari 420 siswa kelas VIII. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis survei. Hasil penelitian menunjukan bahwa profil penyesuaian sosial siswa SMP Negeri 35 Jakarta pada kategori sedang yaitu sebesar 57,14%, sedangkan pada ketegori tinggi dan rendah masing-masing sebesar 21,43%. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan penyesuaian sosial siswa terhadap lingkungan sekolahnya cukup baik.
PENERAPAN PENDEKATAN BEHAVIORAL-TEKNIK TOKEN EKONOMI UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU DISIPLIN SISWA PADA SITUASI PEMBELAJARAN DI DALAM KELAS (Single Subject Research pada siswa kelas 4 SDN Sukamerta II di Kabupaten Karawang) Nurlatifah Nurlatifah; Indira Chanum; Sjenny A Indrawati
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.96 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.031.17

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hasil penerapan Teknik Token Ekonomi pada siswa berperilaku tidak disiplin tinggi dalam situasi pembelajaran di kelas di SDN Sukamerta II Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode single subject research. Penelitian ini menggunakan desain A-B. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan dikuatkan dengan rekomendasi dari wali kelas serta studi pendahuluan dengan melakukan observasi. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Sukamerta II Kabupaten Karawang dengan satu orang responden yaitu seorang siswa kelas IV B tahun ajaran 2013/2014. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi teman sekelas siswa H, dan studi dokumentasi. Bentukbentuk perilaku tidak disiplin dalam situasi pembelajaran di dalam kelas yang menjadi fokus penelitian ini adalah mengajak teman mengobrol saat pelajaran berlangsung, tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru, tidak memperhatikan penjelasan guru, tidak mau mencatat pelajaran yang diberikan guru. Penelitian ini dilakukan selama 24 hari dan menunjukan adanya penurunan pada perilaku tidak disiplin dengan melakukan terapan Token Ekonomi yang dilakukan siswa H dalam waktu 12 hari. Hal ini dapat dilihat dari grafik frekuensi perilaku tidak disiplin yang semakin menurun dibandingkan sebelum penerapan Teknik Token Ekonomi dilakukan oleh siswa H. Hal ini memiliki makna positif yang berarti perilaku disiplin siswa meningkat. Berdasarkan hasil penelitian maka Penerapan Teknik Token Ekonomi dapat digunakan untuk menurunkan perilaku tidak disiplin siswa pada situasi pembelajaran di dalam kelas.
SELF-EFFICACY TERHADAP PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA GURU BK/KONSELOR SMAN JAKARTA PUSAT Rizki Putri Amelia; Retty Filiani; Herdi Herdi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.723 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.031.18

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran empirik self-efficacy terhadap penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam layanan Bimbingan dan Konseling (BK) pada Guru BK/Konselor (Guru BK/K) SMAN Jakarta Pusat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, jenis survey. Pengumpulan data menggunakan kuesioner self-efficacy terhadap penggunaan TIK dalam layanan BK. Penelitian dilaksanakan di SMAN wilayah Jakarta Pusat. Sampel penelitian berjumlah 35 Guru BK/K, dengan menggunakan teknik convenience sampling. Analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17,14% Guru BK/K memiliki kategori tinggi pada self-efficacy terhadap penggunaan TIK, 65,72% berada pada kategori sedang, dan 17,14% berada pada kategori rendah. Saran dalam penelitian ini, Guru BK/K yang berada pada kategori tinggi perlu mempertahankan keyakinan diri dalam menggunakan TIK dalam layanan Bimbingan dan Konseling. Guru BK/ K pada kategori sedang dan rendah perlu meningkatkan keyakinan diri dalam menggunakan TIK dalam layanan Bimbingan dan Konseling dengan mengikuti pelatihan mengenai penggunaan TIK dalam layanan Bimbingan dan Konseling dan berpikir positif bahwa dengan menggunakan TIK, dapat membuat layanan Bimbingan dan Konseling berjalan lebih efektif dan efisien.
PENGARUH SELF CONTROL TERHADAP KECANDUAN FACEBOOK PADA SISWA KELAS VII, VIII DAN IX Shindia Shindia; Michiko Mamesah; Djunaedi Djunaedi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.796 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.031.19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self control siswa yang kecanduan facebook kelas VII, VIII dan IX di Mts Ar-Rahmah Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil uji coba instrumen kontrol diri yang telah dilakukan terhadap 30 responden diperoleh 32 butir yang valid, sedangkan instrumen kecanduan facebook diperoleh 25 butir yang valid. Skala yang digunakan adalah skala likert. Berdasarkan hasil uji statistik lilifpors data tidak berdistribusi normal maka untuk menguji hipotesis digunakan statistik non-parametrik yaitu dengan uji korelas pangkat peringkat. Hasil ini menunjukkan ada pengaruh yang positif signifikan α = 0,05 kontrol diri terhadap siswa yang kecanduan Facebook di MtsAr-rahmah Jakarta Timur.
PENGARUH TEKNIK PERMAINAN ‘PASS THE COMPLIMENT’ DALAM LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN SELFESTEEM SISWA SEKOLAH DASAR (Studi Kuasi Eksperimen di Kelas III SDN Jatinegara 10 Pagi Jakarta Timur) Sillvy Januarty; Michiko Mamesah; Wirda Hanim
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1219.808 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.031.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik permainan ‘pass the compliment’ dalam layanan bimbingan kelompok terhadap peningkatan self-esteem siswa kelas III SDN Jatinegara 10 Pagi.Metode penelitian berupa Kuasi Eksperimen dengan desain one group pre test-post test, dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen self-esteem, instrumen dikembangkan oleh peneliti mengacu pada teori Natanhiel Branden.Sampel penelitian ini ialah siswa kelas IIIA SDN Jatinegara 10 Pagi yang memiliki self-esteem dengan kategori rendah, sejumlah enam siswa.Hasil uji hipotesis menggunakan teknik Wilcoxon Match Pair Test, menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig sebesar 0.028, yang berarti lebih kecil dari nilai signifikansi α 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yaitu terjadi peningkatan self-esteem siswa kelas IIIA SDN Jatinegara 10 Pagi secara signifikan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan ‘pass the compliment’.Skor gain ternormalisasi self-esteem keenam responden adalah 0,44. Artinya, teknik permainan ‘pass the compliment’ berpengaruh cukup sedang dalam peningkatan self-esteem keenam responden.
KOMPETENSI PEMAHAMAN KONSELOR TERHADAP PANDANGAN HIDUP KONSELI YANG BERBEDA BUDAYA Siti Hajjar; Sjenny A Indrawaty; Herdi Herdi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.355 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.031.21

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data empirik mengenai pemahaman guru BK terhadap pandangan hidup konseli yang berbeda budaya di SMP Negeri se-Kecamatan Pasar Rebo. Penelitian dilaksanakan di seluruh SMP Negeri se-Jakarta Timur pada bulan Maret 2013 – Januari 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan jenis survei. Penelitian ini hanya mengukur persepsi guru BK terhadap kompetensi pemahaman pada pandangan hidup guru BK yang berbeda budaya tidak mengukur kinerjanya. Populasi penelitian ini adalah guru BK SMP Negeri se-Kecamatan Pasar Rebo yang terdiri dari 9 sekolah dan 31 guru BK. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Teknik ini digunakan karena semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hasil uji validitas 18 butir situasional dengan kriteria r-tabel yang digunakan 0,3 menghasilkan 15 butir situasional valid dan 3 butir situasional drop. Uji reliabilitas de-ngan rumus Alpha Cronbach didapatkan hasil 0,757 yang berarti bahwa instrumen memiliki tingkat reliabilitas tinggi. Hasil penelitian diperoleh informasi bahwa guru BK SMP Negeri di Kecamatan Pasar Rebo memiliki pemahaman terhadap pandangan hidup konseli yang berbeda budaya pada tingkat kompeten (6,45%), cukup kompeten (80,65%) dan tidak kompeten (12,90%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru BK di SMP Negeri se-Kecamatan Pasar Rebo memiliki pemahaman pada pandangan hidup konseli yang berbeda budaya pada tingkat cukup kompeten.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 14 No. 1 (2025): INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 2 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 2 (2023): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 1 (2023): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 2 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10 No 2 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10 No 1 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9 No 2 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9 No 1 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8 No 2 (2019): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8 No 1 (2019): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 2 (2018): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 1 (2018): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 2 (2017): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 1 (2017): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 2 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 1 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 2 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1 No 2 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1 No 1 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue