Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Insight: Jurnal dan Bimbingan Konseling is a peer-reviewed, open access, and online journal about research, reports, book reviews, and commentaries on all aspects of guidance and counseling which is published by Department of Guidance and Counseling, Universitas Negeri Jakarta. Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling is published twice a year on June and December.
Articles
376 Documents
PENGEMBANGAN SOFTWARE EVALUASI HASIL LAYANAN DASAR BIMBINGAN DAN KONSELING TINGKAT SMP
Sudharno Dwi Yuwono;
Louise Siwabessy;
Gantina Komalasari
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1001.365 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.22
Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan alat bantu berupa software evaluasi layanan dasar Bimbingan dan Konseling tingkat SMP dengan menggunakan bahasa pemrograman Delphi 7.0. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D). Langkah penelitian dibatasi hingga langkah ke tujuh (revisi produk) dari sepuluh langkah dalam R&D. Hasil penelitian berupa software dengan nama Dw.1 Meldba. Software ini telah diuji oleh ahli materi dan ahli media dengan skor 93,18% atau kategori layak. Kesimpulan penelitian ini yaitu software Dw.1 Meldba sudah dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mempermudah proses input data, analisis data, manajemen data dan membantu membuat laporan dalam kegiatan evaluasi hasil layanan dasar Bimbingan dan Konseling tingkat Sekolah Menengah Pertama. Oleh karena itu, software ini perlu digunakan sebagai alat bantu evaluasi guna mendorong akuntabilitas kinerja guru BK.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN PERENCANAAN KARIR SISWA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS XII IPA DI SMA N 8 PURWOREJO (Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling)
Suhas Caryono;
Endang Isnaeni
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1596.399 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.21
Dalam rentang kehidupannya, individu dihadapkan pada serangkaian tugas perkembangan karir yang sesuai dengau tahapan usianya. Siswa harus mampu membuat perencauaan karir, sebelum akhirnya memutuskan untuk memilih karir tertentu. Perencanaan karir bemanfaat bagi siswa, yakni meminimalkan kemungkinan dibuatnya kesalahan- kesalahan yang berat dalam memilih alternatif-alternatif yang tersedia. Individu yang mempunyai perencanaan karir yang sesuai akan lebih siap dalam menghadapi masa depan yang terkait dengan kehidupan karirnya. Layanan Bimbingan Kelompok dipercaya cukup efektif dalam membantu terjadinya perubahan-perubahan perilaku adaptif siswasiswa yang masalah perencanaan karir. Penelitian ini adalah merupakan penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan kegiatan layanan bimbingan kelompok dalam upaya peningkatan kemampuan perencanaan karir siswa kelas XII IPA di SMA Negeri 8 Purworejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan kegiatan layanan bimbingan kelompok dalam upaya peningkatan kemampuan perencanaan karir siswa kelas XII IPA di SMA Negeri 8 Purworejo mencapai 100% siswa (subyek penelitian). Hasil akhir penelitian tindakan bimbingan dan konseling menunjukkan rata-rata nilai gabungan subyek penelitian menunjukkan nilai 3.83 atau dalam kategori baik. Sedangkan secara rata-rata perbandingan nilai sebelum pelaksanaan PTBK dengan siklus II terjadi peningkatan 319% dengan peningkatan tertinggi 400% dan peningkatan terendah 233%.
PENGEMBANGAN BUKU TEKS BIDANG BIMBINGAN SOSIAL BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENGATASI MASALAH KONFLIK INTERPERSONAL
Tripina Tripina;
Retty Filliani;
Susi Fitri
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (617.357 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.23
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk pembelajaran berbentuk buku teks yang dapat digunakan sebagai penunjang guru Bimbingan dan Konseling dalam memberikan bimbingan kepada siswa dalam menangani konflik interpersonal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) /R&D yang dikembangkan oleh Borg dan Gall. Pengembangan buku teks dapat dijadikan sebagai pedoman guru Bimbingan dan Konseling dalam memberikan layanan bidang bimbingan sosial baik secara klasikal maupun kelompok terhadap masalah konflik interpersonal. Buku teks dibuat karena metode yang digunakan guru Bimbingan dan Konseling dalam penanganan konflik siswa, masih dilakukan secara otodidak, berdasarkan pengalaman, membaca dari berbagai sumber media, karena belum memiliki buku panduan secara khusus. Oleh sebab itu perlu adanya sebuah penelitian pengembangan produk, untuk menghasilkan media pembelajaran bagi guru Bimbingan dan Konseling, sebagai upaya meningkatkan keterampilan siswa dalam mengatasi konflik interpersonal bagi siswa SMP.
GAMBARAN KEMATANGAN KARIR SISWA DI SMK MUSIK PERGURUAN “CIKINIâ€
Vika Rusmania;
Indira Chanum Chalik;
Herdi Herdi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1032.099 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.24
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran empirik mengenai kematangan karir pada siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (survey terhadap siswa SMK Musik Perguruanâ€Cikini†kelas XI Boarding School Jakarta Selatan tahun ajaran 2013/2014). Penelitian ini menggunakan jenis survey dengan metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI. Sebanyak 67 siswa, yang sekaligus dijadikan sampel oleh peneliti. Adapun sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling sensus, dikarenakan subjek kurang dari 100 orang. Pengumpulan data menggunakan skala kematangan karir dengan berdasarkan konstruk teori kematangan karir Super (1992). Pengujian kualitas alat ukur menggunakan korelasi Product Moment dari Pearson dengan bantuan program SPSS Versi 20. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa dari 98 item skala kematangan karir yang diujicobakan terdapat 85 item yang berkorelasi signifikan atau valid dengan diketahu r hitung > r tabel (r tabel = 0,244) dan reliabilitas sebesar 0.950 dengan menggunakan rumus reliabilitas internal Alpha Cronbach. Hal ini berarti bahwa alat ukur ini memiliki kestabilan dan konsistensi untuk mengumpulkan data mengenai kematangan karir. Hasil penelitian diketahui bahwa sebanyak 45 siswa (67%) berada pada kategori sedang, 12 siswa (18%) berada pada kategori tinggi, dan 10 siswa (15%) berada pada kategori rendah.
Pengaruh penggunaan media komik dalam layanan informasi karir untuk meningkatkan kematangan karir: Studi kuasi eksperimen terhadap peserta didik kelas VIII di SMP Labschool Jakarta
Wening Cahyawulan;
Wirda Hanim;
Herdi Herdi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1182.559 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.25
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kematangan karir peserta didik kelas VIII di SMP Labschool Jakarta melalui layanan informasi karir menggunakan media komik. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pretest-posttest nonequivalent group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 72 orang yang diambil dengan menggunakan teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen yang dikembangkan melalui konstruk Inventori Kematangan Karir yang dikemukakan Crites tahun 1973. Inventori kematangan karir terdiri dari dua pengukuran yaitu pengukuran terhadap sikap karir dan kompetensi karir. Teknik analisis data untuk memperoleh gambaran kematangan karir menggunakan statistik deskriptif berupa presentase dan teknik analisis data untuk uji hipotesis menggunakan t-test berupa independent sample t-test. Hasil uji hipotesis dilakukan dengan bantuan program SPSS 20.0 for windows yang menunjukkan bahwa pada sikap karir diperoleh Sig = 0,000 dan pada kompetensi karir diperoleh Sig = 0,000, hasil tersebut menunjukkan bahwa pada sikap karir maupun kompetensi karir diperoleh Sig < 0,05. Oleh sebab itu, diperoleh kesimpulan bahwa peningkatan kematangan karir peserta didik yang mendapatkan layanan informasi karir menggunakan media komik lebih tinggi dibandingkan peningkatan kematangan karir peserta didik yang tidak mendapatkan layanan informasi karir menggunakan media komik, baik pada sikap karir maupun kompetensi karir.
UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS BIMBINGAN KLASIKAL MELALUI BAHAN AJAR BERBASIS KOMPUTER PADA KELAS XI TPA DI SMK N 1 PURWOREJO (Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling)
Endang Isnaeni;
Suhas Caryono
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1153.761 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.031.07
Layanan bimbingan klasikal membutuhkan pendekatan yang dapat mengaktifkan siswa dalam penyampaian materi layanan. Disamping pelaksanaan proses pembelajaran (penyampaian materi layanan) dalam suasana komunikasi dua arah, diharapkan siswa juga dapat melakukannya dalam suasana komunikasi multi arah. Media berbasis komputer dalam pengembangan media pembelajaran yang di gunakan dalam bimbingan dan konseling sering kali disebut dengan multimedia bimbingan klasikal karena kemampuan media komputer dalam menyampaikan pesan melalui media visual, media audio, text baik berupa rekaman atau berupa media siaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kualitas bimbingan klasikal melalui bahan ajar berbasis computer pada kelas XI TPA di SMK Negeri 1 Purworejo. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, setelah dievaluasi dan dianalisis dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar berbasis komputer dapat meningkatkan kualitas layanan bimbingan klasikal pada siswa kelas XI TPA SMK Negeri 1 Purworejo. Hal ini terlihat dari tingkat keberhasilan setiap aspek kualitas proses dan hasil layanan bimbingan klasikal yang mengalami peningkatan pada siklus 2 dan telah memenuhi bahkan melebihi masing-masing target yang diharapkan. Keberanian siswa dalam bertanya dan mengemukakan pendapat pada siklus 1 sebesar 66,67% meningkat menjadi 76,67% pada siklus 2.
HUBUNGAN ANTARA EMOTIONAL LITERACY DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA KELAS VIII SMP MALIDAR BEKASI
Edriani Yuono;
Indira Chanum;
Karsih Karsih
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1093.918 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.031.08
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara emotional literacy dengan kecenderungan perilaku bullying pada siswa kelas VIII SMP Malidar Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional bersifat deskriptif dengan sampel penelitian berjumlah 46 orang. Pengumpulan data menggunakan angket dalam bentuk skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan, tingkat emotional literacy siswa pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 13%, selanjutnya kategori sedang sebesar 78%, dan kategori rendah sebesar 9%. Sedangkan kecenderungan perilaku bullying yang berada pada kategori tinggi meraih persentase sebesar 13%, lalu pada kategori sedang sebesar 67%, dan kategori rendah sebesar 20%. Hasil uji hipotesis sebesar 0.452 dengan nilai r tabel sebesar 0.297. Maka hal ini menunjukkan terdapat hubungan yang negatif antara emotional literacy dengan kecenderungan perilaku bullying pada siswa kelas VIII SMP Malidar Bekasi karena rhitung lebih besar dari nilai rtabel.
PENERAPAN PENDEKATAN BEHAVIORAL DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK SELF-MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU DISIPLIN DATANG TEPAT WAKTU KE SEKOLAH (Single Subject Research 1 Siswa Kelas X di SMK Negeri 30 Jakarta)
Ine Nurlita Sari;
Dewi Justitia;
Aip Badrujaman
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1003.876 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.031.09
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan behavioral dengan menggunakan teknik self-management terhadap peningkatan perilaku disiplin datang tepat waktu ke sekolah seorang siswa SMK Negeri 30 Jakarta. Penelitian ini adalah single subject research melalui pendekatan behavioral menggunakan teknik self-management diberikan kepada siswa yang memiliki studi dokumentasi perilaku terlambat di setiap minggunya. Subjek penelitian ini adalah 1 siswa yang diambil dengan pertimbangan dan tujuan tertentu. Pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi dan observasi. Teknik observasi tersebut meliputi pengumpulan data mengenai perilaku datang tepat waktu ke sekolah dianalisis dengan analisis dalam kondisi dan antar kondisi. Observasi dilakukan selama baseline (A1), intervensi atau treatment (B), dan setelah melakukan treatment (A2). Hasil observasi, menunjukkan bahwa terdapat peningkatan perilaku konseli (CB) mengenai disiplin datang tepat waktu ke sekolah sebelum dan sesudah diberikan treatment. Skor nilai rata-rata baseline 1 (A1) sampai intervensi (B) mengalami peningkatan dari pukul 06.35 sampai pukul 06.31. Hasil tersebut terlihat bahwa terdapat peningkatan sebesar 4 menit. Hasil rata-rata intervensi (B) sampai baseline 2 (A2) terjadi peningkatan dari pukul 06.31 sampai pukul 06.25. Hasil tersebut terlihat bahwa terdapat peningkatan sebesar 6 menit. Hasil ini menunjukkan bahwa pemberian layanan konseling individual pendekatan behavioral dengan teknik self-management sebagai upaya dalam meningkatkan perilaku disiplin datang tepat waktu ke sekolah.
PROFIL KEMANDIRIAN EMOSIONAL REMAJA YANG BERASAL DARI LATAR BELAKANG BUDAYA SUNDA (Studi Kasus pada Siswa SMA Negeri 8 Bogor yang Berasal dari Latar Belakang Budaya Sunda)
Intan Yohanita Saputri;
Eka Wahyuni;
Karsih Karsih
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (615.58 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.031.10
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran profil kemandirian emosional remaja ditinjau dari latar belakang budaya Sunda dan memahami pengaruh budaya Sunda terhadap pembentukan kemandirian emosional remaja di SMA Negeri 8 Bogor. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 8 Bogor, dengan subjek siswa kelas X sebanyak 6 orang yakni 2 orang siswa laki-laki dan 4 orang siswa perempuan. Subjek diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pengumpulan data dilakukan dengan teknik Focus Group Discussion, angket, dan wawancara serta dianalisis dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan aspek kemandirian emosional yang dikembangkan Steinberg (1993) didapat profil kemandirian emosional remaja yakni belum sepenuhnya memiliki kemandirian emosional ditandai dengan masih mengidealkan sosok orangtuanya, belum bisa berdiskusi secara bebas dengan orangtuanya. Walaupun begitu, responden sudah mulai bisa menunda untuk tidak mengeluhkan perasaanya, dan mencoba menyelesaikan masalahnya sendiri. Responden sudah mulai mampu melihat perbedaan pendapat antara dirinya dengan orangtua dan mulai menegakkan privasi dirinya atas orangtua. Budaya Sunda masih belum memfasilitasi anak untuk dapat mandiri secara emosional dari orangtuanya. Ada nilai-nilai budaya Sunda yang jika diterapkan dengan cara yang kurang tepat dapat menghambat pengembangan kemandirian emosional remaja. Nilai kepatuhan dalam Budaya Sunda menjadi penghambat terbesar bagi kemandirian emosional remaja. Selanjutnya, pola asuh, tingkat pendidikan orangtua, orangtua bekerja dan orangtua tunggal, serta urutan anak dalam keluarga memiliki kontribusi terhadap kemandirian emosional remaja.
PENGARUH PENDEKATAN TIDWELL DAN BACHUS DALAM LAYANAN KONSELING KELOMPOK TERHADAP AGRESIVITAS PESERTA DIDIK KELAS VIII PAGI SMPN 9 TAMBUN
Istianah Istianah;
Endang Setyowati;
Herdi Herdi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1112.707 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.031.11
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pada penerapan pendekatan Tidwell dan Bachus dalam layanan konseling kelompok terhadap agresivitas peserta didik di kelas VIII Pagi SMP Negeri 9 Tambun. Peneltian ini dilakukan di kelas VIII Pagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 9 Tambun pada semester I tahun ajaran 2013-2014. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuasi Eksperimen dengan menggunakan One-Group Pretest Posttest Design yaitu eksperimen yang dilaksanakan dengan menggunakan satu kelompok penelitian dengan melihat hasil pretest dan postetst. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sehingga sampel dalam penelitian ini adalah 6 orang peserta didik di kelas VIII Pagi SMP Negeri 9 Tambun yang mendapatkan skor tertinggi berdasarkan sebaran instrumen perilaku agresif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen perilaku agresif berdasarkan teori dari Leonard Berkowitz (Berkowitz, 1995) yang dikembangkan oleh peneliti. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik Wilcoxon Match Pair Test. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Nilai Signifikan α= 0.05 > Nilai asymp. Sig= 0.028, artinya terdapat pengaruh positif signifikan pada penerapan pendekatan Tidwell dan Bachus dalam layanan konseling kelompok terhadap agresivitas peserta didik.