Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Insight: Jurnal dan Bimbingan Konseling is a peer-reviewed, open access, and online journal about research, reports, book reviews, and commentaries on all aspects of guidance and counseling which is published by Department of Guidance and Counseling, Universitas Negeri Jakarta. Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling is published twice a year on June and December.
Articles
376 Documents
PENGARUH PENERAPAN METODE COOPERATIVE LEARNING MODEL JIGSAW PADA LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL TERHADAP PEMAHAMANSELF REGULATED LEARNING (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas XI Tata Boga 3 SMK Negeri 30 Jakarta)
Kartika Sari;
Endang Setiyowati;
Sjenny A Indrawati
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1087.425 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.11
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penerapan metode Cooperative Learning model Jigsaw pada layanan Bimbingan Klasikal terhadap pemahaman Self Regulated Learning pada siswa kelas XI Tata Boga 3 SMK Negeri 30 Jakarta pada bulan Januari-April 2014. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre Eksperimental Designs (desain tanpa kelompok kontrol) dengan kelompok One-Group Pre-test-Post-test Design.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 28 siswa. Berdasarkan data yang diperoleh, pada hasil pre-test rata-rata skor sebesar 12,29 dan hasil posttest rata-rata skor mengalami peningkatan menjadi 18,89. Hasil uji hipotesis menyatakan bahwa thitung = 4,89 > ttabel= 1,70 dengan ttabel pada taraf signifikan α= 5%, yang berarti Ho ditolak dan H1 diterima sehingga terdapat pengaruh penerapan metode Cooperative Learning model Jigsaw pada layanan Bimbingan Klasikal terhadap pemahaman Self Regulated Learning pada siswa kelas XI Tata Boga 3 SMK Negeri 30 Jakarta. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test memperlihatkan peningkatan skor rata-rata, maka siswa dapat memahami mengenai Self Regulated Learning dengan baik.
PENGARUH METODE COOPERATIVE LEARNING TEKNIK TWO STAY TWO STRAY DAN MEDIA KOMIK TERHADAP PEMAHAMAN KESEHATAN REPRODUKSI (Studi Kuasi Eksperimen pada Siswa Kelas VIII SMP 9 Tambun Selatan)
Laura Oma Setia;
Atiek Sismiati Subagyo;
Aip Badrujaman
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1056.928 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.12
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metodecooperative learning teknik two stay two stray dan media komik terhadap pemahaman kesehatan reproduksi peserta didik Kelas VIII di SMPN 9 Tambun Selatan.Metodepenelitian yang digunakan adalah metodekuasi eksperimen, dengan desainNonequivalent Control Group Design pretest. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes pemahaman berbentuk multiple choice dengan angka realibilitas0,87.Berdasarkan pengukuran normalitas dan homogenitas didapatkan bahwa semua data normal dan homogen. Hasil uji hipotesis menggunakan rumus independent sample t-testmenunjukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yaitu terdapat pengaruh penggunaan metode Cooperative Learningteknik Two Stay Two Stray dan media komik terhadap pemahaman kesehatan reproduksi.
DAMPAK DUKUNGAN SOSIAL ORANG TUA TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIS SISWA XI ADMINISTRASI PERKANTORAN (Studi Kasus di SMK Tunas Harapan)
Leniawati Leniawati;
Moch Dimyati;
Happy Karlina Marjo
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (599.898 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.13
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap berbagai fakta tentang dampak dukungan sosial orang tua terhadap prokrastinasi akademik yang dilakukan oleh siswa SMK Tunas Harapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang bermaksud untuk memperoleh pemahaman yang utuh dan menyeluruh mengenai Dampak Dukungan Sosial Orangtua Terhadap Prokrastinasi siswa SMK Tunas Harapan khususnya kelas XI. Adapun responden yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa SMK Tunas Harapan kelas XI AP (Administrasi Perkantoran) yang beinisial FR dan DA. FR dan DA adalah sebagian siswa yang melakukan prokrastinasi yang tinggi dan belum mendapatkan dukungan sosial orang tua secara maksimal dan tepat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui FR mendapatkan aspek reassurance of worth (penghargaan atau pengakuan) dan opportunity for naturance (kemungkinan dibantu) namun karena kurangnya aspek yang lain seperti guidance (bimbingan) sehingga FR kurang kontrol dalam perilakunya sehari-hari dan menyebabkan FR tetap memiliki prokrastinasi yang tinggi. Pada subyek DA hanya mendapatkan dukungan sosial guidance (bimbingan) namun karena latar belakang orang tua DA yang hanya tamatan SD sehingga bimbingan yang diberikan tidak maksimal dan aspek lain sebagai penunjang untuk memotivasi DA belum diberikan sehingga DA tetap mengalami prokrastinasi Akademis.
PENGEMBANGAN PROGRAM LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL ASPEK WAWASAN DAN KESIAPAN KARIR BERBASIS INTERNET UNTUK SISWA SMK
Muhammad Muchti Narulsa;
Susi Fitri;
Aip Badrujaman
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (599.239 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.14
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Program Layanan Bimbingan Klasikal Aspek Wawasan dan Kesiapan Karir berbasis internet yang ditujukan untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Dalam penelitian ini penulis memadukan tiga konsep dasar yaitu teori karir, kompetensi bimbingan, dan Standar Kompetensi Kemandirian yang tersusun dalam Rambu-rambu Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling dalam Jalur Pendidikan Formal, menjadi lima kompetensi dasar yang tercantum dalam program layanan bimbingan klasikal yang penulis kembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan R&D Borg dan Gall dengan menggunakan model pengembangan pembelajaran ADDIE. Penelitian ini menggunakan 3 dari 10 tahap R&D Borg dan Gall yaitu penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, dan pengembangan produk tahap awal; serta menggunakan 3 dari 5 tahap, dan tahap model pengembangan pembelajaran ADDIE yang dilakukan yaitu analisis, desain, dan pengembangan. Program Layanan Bimbingan Klasikal Aspek Wawasan dan Kesiapan Karir Berbasis Internet Untuk Siswa SMK ini telah terkategorikan Baik. Program ini masih berupa layanan bimbingan klasikal yang menggunakan media internet sebagai basis pembelajaran.
STUDI KASUS GAMBARAN COPING STRES PADA MAHASISWI PEKERJA SEKS KOMERSIAL
Salsabila Nurul Hidayati;
Gantina Komalasari;
Indira Chanum Chalik
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1027.947 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.15
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap tentang strategi coping stres yang digunakan oleh mahasiswi yang menyambi sebagai pekerja seks komersial (PSK). Metode yang digunakan adalah studi kasus dalam pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di tempat kos dan kampus daerah Jakarta, dengan dua responden yaitu mahasiswi angakatan 2010 dengan nama samaran Rani dan Mawar. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara yang dilakukan adalah wawancara terstruktur terhadap subjek atau kasus, orang tua, teman kos dan teman kampus dengan mengacu pada teori coping stres dari Lazarus dan Folkman. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui studi kasus, adapun penyajian data menggunakan narasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber data. Hasil penelitian keseluruhan menunjukan adanya coping stres yang dilakukan oleh Rani dan Mawar. Untuk strategi coping pada subjek Rani menggunakan problem focused coping yaitu dengan menceritakan masalah yang dihadapinya kepada teman dekatnya dan emotion focused coping yaitu dengan cara merokok untuk mengatasi stresnya, sedangkan subjek Mawar lebih cenderung menggunakan emotion focused coping saja yaitu dengan memendam kecemasannya dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa, menarik diri dari lingkungan masyarakat selain itu subyek juga sering meminum obat tidur agar bisa melupakan masalahnya.
SIKAP MAHASISWA TINGKAT AKHIR SELAMA MENJALANI PERKULIAHAN DI JURUSAN BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
Sita Giusvina Bratanagara
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1003.99 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.16
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap mahasiswa tingkat akhir selama menjalani perkuliahan di jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Jakarta. Subjek pada penelitian ini adalah 2 orang mahasiswa kelas Reguler 2007 dan Non Reguler 2008. Responden diambil berdasarkan hasil studi pendahuluan dan observasi secara insidental untuk mengetahui sikap mahasiswa tingkat akhir selama menjalani perkuliahan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Wawancara yang dilakukan secara terstruktur terhadap subjek atau kasus, teman sebaya, dosen yang mengenal subjek, dengan mengacu pada teori sikap oleh Mar’at. Data hasil penelitian dianalisis dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penyajian data menggunakan narasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber data. Hasil penelitian keseluruhan menunjukan subjek pertama awalnya memilih jurusan Bimbingan dan Konseling karena merasa kesulitan serta terancam dropout dari jurusan sebelumnya yaitu Bahasa Perancis. Sedangkan subjek kedua memilih jurusan Bimbingan dan Konseling awalnya karena tertarik menjadi guru, namun mengalami penurunan minat sejak subjek merasa pelayanan, perkuliahan dan sistem penilaian di Jurusan BK kurang memuaskan, yang berakibat nilai mata kuliah yang subjek peroleh pun kurang memuaskan. Untuk beberapa mata kuliah, subjek terpaksa harus mengulang sehingga subjek tidak bersemangat kuliah di BK. Saat mengikuti program pengalaman lapangan (PPL), subjek melihat guru pamong tidak memiliki gambaran sikap dan kepribadian yang ideal sebagai guru Bimbingan dan Konseling. Hal ini semakin menurunkan keyakinan subjek untuk menjadi guru Bimbingan dan Konseling, dan ingin berkarier di luar Bimbingan dan Konseling. Implikasi penelitian ini adalah 2 orang mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling yang bermasalah, kurang mampu mengatasi permasalahan selama perkuliahan, serta kurang memiliki gambaran sikap yang baik selama perkuliahan.
GAMBARAN PENYESUAIAN KERJA SISWA YANG MENJALANKAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI PT GM (Studi Kasus pada Siswa Kelas IX SMK Jakarta 1)
Siti Chodijah Choirunnisa;
Dewi Justitia;
Eka Wahyuni
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (617.718 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.17
Tujuan dari Penelitian ini adalah mengungkap berbagai fakta mengenai gambaran penyesuaian kerja siswa yang menjalankan Praktek Kerja Industri.Metode yang digunakan adalah studi kasus dalam penelitian kualitatif.Penelitian ini dilaksanakan di SMK Jakarta 1 dengan tiga responden yaitu T siswa yang menjalankan Praktek Kerja Industri dibagian welding, M siswa yang menjalankan Praktek Kerja Industri di bagian painting, welding dan mesin truk dan J siswa yang menjalankan Praktek Kerja Industri dibagian painting. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi dokumentasi.Wawancara yang dilakukan adalah wawancara terstruktur terhadap subjek, pembimbing responden dan teman kerja.studi dokumentasi yang dilakukan menggunakan jurnal kegi-atan Praktek Kerja Industri. Teori penyesuaian kerja diambil dari Dawis, England dan Lofquist (1964). Data hasil penelitian dianalisis dan disajikan berupa narasi.Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data bedasarkan sumber.Hasil penelitian keseluruhan menunjukan bahwa dua siswa memiliki penyesuaian kerja yang kurang baik dan satu siswa memiliki penyesuaian kerja yang baik.Satu siswa memiliki penyesuaian kerja baik hanya mengalami masalah pada pemanfaatan kemampuan dan lingkungan fisik.Dua siswa yang memiliki penyesuaian kerja kurang baik mengalami masalah pada kondisi fisik, peraturan perusahaan, tanggung jawab, pengawasan hubungan individu dan lingkungan kerja fisik. Masalah yang muncul bersumber dari dalam diri responden.Masalah tersebut menunjukan bahwa siswa kurang memiliki kesiapan diri dalam menghadapi Praktek Kerja Industri. Oleh sebab itu, Guru Bimbingan Konseling perlu merancang program layanan dasar, layanan responsif, perencanaan individu dan juga dukungan sistem untuk mempersiapkan diri siswa menghadapi Praktek Kerja Industri.
GAYA KEPEMIMPINAN PEREMPUAN (Studi Pada Ketua OSIS diSMA Se-Jakarta Timur)
Sri Wahyuningsih;
Susi Fitri;
Gantina Komalasari
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1096.372 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.19
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan perempuan (studi pada ketua OSIS di SMA se-Jakarta Timur). Penelitian ini menggunakan metode survei. Subyek dalam penelitian ini adalah ketua OSIS perempuan di SMA wilayah Jakarta Timur sebanyak 32 orang di 123 SMA yang terdapat di wilayah Jakarta Timur dari 40 SMA Negeri dan 83 SMA Swasta . Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen gaya kepemimpinan yang dibuat berdasarkan teori dari Ronald Lippit and Ralp K. White yang menyatakan bahwa ada 3 gaya kepemimpinan yaitu otoriter, demokratis, laissez faire. Telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Menghasilkan 56 butir pernyataan yang valid dan 38 butir pernyataan yang tidak valid dari 94 keseluruhan butir pernyataan, agar instrumen lebih proposional maka setiap indikator hanya terdiri 2 butir pernyataan yang valid sehingga didapat 66 butir pernyataan sedangkan reliabilitasnya sebesar 0,9501 yang berarti tinggi.Hasil Penelitian diketahui bahwa ketua OSIS yang menggunakan gaya kepemimpinan otoriter sebesar 31% yang artinya gaya kepemimpinan yang mempunyai kekuasaan pada seorang pemimpin. Kepemimpinan demokratis adalah pemimpin yang mempunyai kekuasaan secara bersama (ketua dan pengurus) sebesar 59%. Sedangkan gaya kepemimpinan laissez faire 10% yang artinya kepemimpinan laissez faire pada kemampuan untuk mempengaruhi orang lain agar bersedia bekerja sama dengan cara berbagai kegiatan yang akan dilakukan namun lebih banyak diserahkan kepada bawahan.Ketua OSIS perempuan masih jarang terdapat di SMA, oleh karena itu bagi guru BK harus mampu memfasilitasi siswa melalui layanan dan fungsi BK untuk melakukan layanan informasi, penempatan dan penyaluran untuk menyediakan pemenuhan kebutuhan siswa dan melihat potensi, bakat dan minat siswa, sehingga bagi siswa perempuan mempunyai peluang untuk menjadi pemimpin di berbagai organisasi di sekolah sebagai gerbang bagi siswa perempan untuk menjadi pemimpin. Implikasinya adalah dengan diketahuinya gaya kepemimpinan perempuan studi pada ketua OSIS, memberikan perluasan akses perempuan dalam mengembangkan kegiatan OSIS terutama pada kepemimpinan di Sekolah.
KEMATANGAN KARIR SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) CIKARANG
Sri Mulyani;
Th. I. Setiawan;
Dede Rahmat Hidayat
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1093.787 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.18
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kematangan karir siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Cikarang. Populasi penelitian ini adalah 606 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple random sampling dengan jumlah sampel 103 siswa. Skala yang digunakan adalah skala likert. Hasil penelitian menunjukan siswa yang memiliki kategori tinggi berjumlah 22 orang dengan persentase 21,4 %, siswa yang memiliki kategori sedang berjumlah 66 orang dengan persentase 64,0 % dan kategori rendah dengan jumlah 15 orang dan persentase sebesar 14,6 %. Kesimpulan penelitian ini adalah kematangan karir siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Cikarang berada pada kategori sedang, hal ini dapat terlihat bahwa aspek yang banyak dipilih adalah aspek eksplorasi karir.
SELF ESTEEM KORBAN BULLYING (Survey Kepada Siswa-siswi Kelas VII SMP Negeri 270 Jakarta Utara)
Stefi Gresia;
Gantina Komalasari;
Karsih Karsih
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1134.543 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.20
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai self esteem korban bullying yang duduk di kelas VII. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 270 Jakarta Utara dengan populasi sebanyak 168 siswa-siswi kelas VII. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diperoleh 39 siswa korban bullying dengan kategori tinggi. Metode penelitian yang digunakan dengan studi deskriptif. Instrumen pada penelitian ini berupa kuesioner tentang bullying yang dikembangkan oleh Sullivan dan Self Esteem yang diadaptasi Stanley Coopersmith. Setelah dilakukan uji coba, untuk angket bullying, didapatkan hasil 31 item valid dan 4 item drop dengan nilai reliabilitas 0.712 dan self esteem didapatkan hasil 55 item valid dan 3 item drop dengan reliabilitas uji coba 0.739. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat self esteem siswa yang menjadi korban bullying 46% siswa berada pada kategori sedang, 31% siswa berada pada kategori rendah dan 23% siswa berada pada kategori tinggi. Untuk mean per komponen, jumlah tertinggi diperoleh dari komponen self esteem umum sebesar 39 atau 43,33% selanjutnya self esteem akademis dengan sebesar 12 atau 42,30%, lalu self esteem sosial dengan jumlah 11 atau 41,67% dan terendah adalah self esteem keluarga dengan jumlah 10 atau 40%. Penelitian ini ditujukan bagi guru Bimbingan dan Konseling serta pihak sekolah, hendaknya memberikan layanan informasi kepada siswa-siswi untuk mengembangkan harga diri. Langkah ini juga dapat ditempuh dengan memberikan layanan konseling kelompok kepada siswa-siswi yang menjadi korban bullying dan bekerjasama dengan pihak sekolah, seperti wali kelas dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan nyaman.