cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences)
ISSN : 25982087     EISSN : 25982095     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Current Pharmaceutical Sciences is a scholarly journal and expects to Publish articles related to the science of pharmaceutical science became the main focus of the problem at this time. This journal may publish research results as well as the results of theoretical studies and reviews. JCPS has had an ISSN print version 2598-2087 and has an online version 2598-2095 since Vo. 1 No.1 year 2017.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2023): September 2023" : 7 Documents clear
EFEKTIFITAS EDUKASI FARMASIS MENGGUNAKAN LEAFLET DISERTAI PILL CARD TERHADAP KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN GERIATRI Herda Ariyani; Firdha Juliyanti; Mustika Muthaharah
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 7 No 1 (2023): September 2023
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarakan penelitian kami sebelumnya, diketahui bahwa Pill card merupakan media kartu pengingat minum obat untuk meningkatkan kepatuhan terutama untuk pasien yang memiliki regimen terapi yang kompleks seperti hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh dalam pemberian leaflet disertai pill card terhadap tingkat kepatuhan minum obat pasien lansia hipertensi di Puskesmas Alalak Tengah. Tingkat kepatuhan dinilai menggunakan kuesioner ARMS (Adherence To Refills And Medications Scale). Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimental dengan Pretest Posttest Control Group Design yang dilakukan secara prospektif. Subjek pada penelitian terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dengan pemberian leaflet disertai pill card dan kelompok kontrol tanpa pemberian apapun dengan masing-masing sampel berjumlah 20 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian leaflet disertai pill card dapat memberikan pengaruh secara signifikan (p<0,05) terhadap tingkat kepatuhan minum obat dibuktikan pada uji wilcoxon didapatkan nilai p=0,000 <0,05 nilai nilai tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat kepatuhan responden sebelum dan sesudah diberikan intervensi, sedangkan untuk uji mann whitney diperoleh nilai p=0,02>0,05 yang menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok control dan intervensi. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi menggunakan media leaflet yang disertai pill card berpengaruh dalam meningkatkan kepatuhan pasien lansia diPuskesmas Alalak Tengah.
SKRINING FITOKIMIA DAN PENETAPAN KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK DAN FRAKSI BUAH LIMPASU (Baccaurea lanceolate (Miq.) Müll.Arg.) Rizka Mulya Miranti; Siti Nashihah
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 7 No 1 (2023): September 2023
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah limpasu memiliki kandungan flavonoid yang secara empiris telah digunakan masyarakat di Pegunungan Meratus sebagai obat Covid-19. Flavonoid merupakan metabolit sekunder dari tanaman yang memiliki banyak aktivitas diantaranya adalah imunomodulator, antiinflamasi, antioksidan, antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengukur kadar flavonoid total dari ekstrak serta fraksi air dan etil asetat dari buah limpasu. Identifikasi metabolit sekunder menggunakan pereaksi dengan mengamati perubahan warna, sedangkan kandungan total flavonoid diukur menggunakan spektrofotometer Uv-Vis pada panjang gelombang 433 nm dengan kuersetin sebagai pembanding. Ekstrak buah limpasu diperoleh melalui maserasi menggunakan etanol 70% dan fraksi diperoleh dengan metode fraksinasi cair-cair. Hasil skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa metabolit sekunder flavonoid dan alkaloid, sedangkan hasil uji penetapan kadar flavonoid total ekstrak sebesar 0,233±0,0025 %, fraksi air sebesar 0,324±0,0116 % dan fraksi etil asetat sebesar 1,079±0,028 %. Hal ini menunjukan bahwa fraksi etil asetat buah limpasu memiliki kadar total flavonoid yang paling tinggi.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK DAUN KALANGKALA (Litsea angulata) Muhammad Ikhwan Rizki; Liling Triyasmono; Rorry Adivrio Rizky
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 7 No 1 (2023): September 2023
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu metabolit yang dihasilkan tumbuhan yaitu flavonoid. Tanaman yang mengandung flavonoid umumnya memiliki aktivitas antioksidan. Salah satu tanaman yang banyak terdapat di Kalimantan Selatan yaitu kalangkala (Litsea angulata). Buah kalangkala umumnya hanya dikonsumsi sebagai pelengkap makanan. Daun kalangkala secara empiris digunakan sebagai pengobatan tradisional. Daun kalangkala juga mudah didapat karena mampu tumbuh terus menerus. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui aktivitas antioksidan dan kadar flavonoid total dari daun kalangkala. Penelitian diawali dengan pengambilan sampel daun yang berada di Banjarbaru Kalimantan Selatan. Daun selanjutnya dikeringkan, lalu dihaluskan, kemudian diekstraksi secara maserasi dengan etanol 70%. Hasil maserasi didapat ekstrak cair yang selanjutnya diuapkan, hingga didapat ekstrak kental. Ekstrak kental dihitung nilai rendemen dan diuji kualitatif kandungan flavonoid. Ekstrak daun kalangkala diuji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dan ditetapkan kadar flavonoid dengan pereaksi AlCl3 menggunakan alat Spektrofotometer UV-ViS. Hasil penelitian diketahui bahwa rendemen ekstrak sebesar 4,98%, teridentifikasi keberadaan flavonoid dengan tiga metode berbeda, memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 302,80 ppm, dan kadar flavonoid total sebesar 0,395%. Kesimpulan dari penelitian diketahui daun kalangkala memiliki aktivitas antioksidan dengan kadar flavonoid total 0,395% b/b
PENENTUAN NILAI SPF PADA SEDIAAN CLAY MASK EKSTRAK KULIT KAYU BANGKAL SEBAGAI TABIR SURYA Hayatus Sa'adah; Nor Latifah; Savitri Kamariah; Elma Nazirah
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 7 No 1 (2023): September 2023
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Bangkal (Nauclea subdita (Korth.) Steud.) merupakan salah satu jenis tanaman yang dimanfaatkan sebagai bahan aktif kosmetik oleh masyarakat lokal di Kalimantan Selatan. Kandungan antioksidan pada kulit kayu bangkal tersebar dari bagian atas, tengah, dan bawah batang, dengan konsentrasi tertinggi pada bagian atas. Ekstrak kulit kayu bangkal juga memiliki kemampuan sebagai tabir surya. Penelitian ini bertujuan membuat formulasi clay mask dari ekstrak kulit kayu bangkal sebagai bahan aktif yang memiliki aktivitas tabir surya serta kaolin dan bentonit sebagai basis clay. Formulasi meliputi clay mask tanpa bahan aktif sebagai kontrol (F0) dan clay mask yang mengandung berbagai konsentrasi ekstrak kulit kayu bangkal (F1:0,1%, F2:1% dan F3:10%), Formulasi selanjutnya dilakukan evaluasi mutu fisik (organoleptik, homogenitas dan pH) dan uji potensi tabir surya. Hasil penelitian membuktikan bahwa ekstrak kulit kayu bangkal dapat di formulasikan menjadi clay mask yang memenuhi persyaratan mutu fisik sediaan. Clay mask juga terbukti memiliki potensi tabir surya pada F2 dan F3, masing-masing mengandung 1% dan 10% ekstrak kulit kayu bangkal.
FORMULASI SEDIAAN TABLET HISAP DARI EKSTRAK ETANOL BUAH KARAMUNTING (Melastoma polyanthum) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Nor Latifah; Hayatus Sa’adah; Retna Eka Dewi
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 7 No 1 (2023): September 2023
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah karamunting (Melastoma polyanthum) termasuk tanaman khas Kalimantan Selatan yang dilaporkanmengandung antioksidan yang sangat kuat. Karamunting mengandung senyawa golongan antrakinon, fenolik, terpenoid dan flavonoid, selain itu juga mengandung unsur kalium dan natrium. Metode yang digunakan yaitu ekstrak buah karamunting diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96% serta metode freeze dry untuk menghasilkan ekstrak kering buah karamunting. Tablet hisap menggunakan metode granulasi basah dengan membuat beberapa seri konsentrasi PVP sebagai pengikat dengan variasi F1 (6%), F2 (8%), dan F3 (10%).Berdasarkan hasil evaluasi granul semua formula memenuhi persyaratan yang ditentukan. Selain itu untuk hasilevaluasi tablet hisap dari ketiga formula tersebut terdapat pada F2 dan F3 yang memenuhi semua persyaratan tablet hisap. Sedangkan nilai IC50 yang diperoleh pada ekstrak freeze dry buah karamunting yaitu 18,5787 ppm, selain itu hasil uji aktivitas antioksidan tablet hisap buah karamunting menunjukkan bahwa F1, F2, dan F3 mempunyai nilai IC50sebesar 85,221; 69,234; dan 85,082 ppm. Dari hasil penelitian Formulasi Sediaan Tablet Hisap Dari Ekstrak Freeze dry Buah Karamunting (Melastoma polyanthum) sebagai Antioksidan, disimpulkan bahwa sediaan tablet hisap telah memenuhi persyaratan uji sifat fisik yang terdapat pada formula 2 dan formula 3 serta menghasilkan sediaan tablet hisap yang memiliki aktivitas antioksidan dengan kategori kuat.
PENGARUH AROMATERAPI LEMON DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR PADA SISWA MADRASAH ALIYAH BANJARMASIN Dewi Nurhanifah; Imam Muttaqin; Ida Sa’diatul Hayati
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 7 No 1 (2023): September 2023
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi setiap harinya. Seseorang membutuhkan tidur yang cukup agar tubuh dapat berfungsi secara optimal. Remaja merupakan tahap dimana seseorang sedang mancari jati dirinya dan proses berkembang menuju dewasa wajib bagi remaja untuk memperhatikan kualitas tidurnya. Lemon adalah tanaman dari keluarga Rutaceae. Efek menenangkan lemon dapat mengurangi rasa sakit dan kecemasan, menjaga kualitas tidur tetap terkendali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lemon dalam meningkatan kualitas tidur pada siswa Madrasah Aliyah Negeri 3 Banjarmasin. Desain penelitian ini menggunakan metode Pre Eksperimental dengan pendekatan One Group Pra-Post Test Design. Sampel yang diambil pada penelitian ini berjumlah 273 siswa. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Alat penelitian yang digunakan adalah kuesioner kualias tidur. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa hampir seluruh siswa mengalami gangguan tidur sebanyak 28 orang (93,3%). Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value 0,000 < 0,05. Kesimpulan penelitian ada pengaruh yang sangat signifikan pengaruh aromaterapi lemon dalam meningkatkan kualitas tidur siswa Madrasah Aliyah Banjarmasin.
Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Umbi Bit (Beta vulgaris L.) Teguh Adiyas Putra; Mariam Ulfah; Zahra Azizah Nursetya Bisam
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 7 No 1 (2023): September 2023
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi tentang metabolit sekunder pada ekstrak etanol umbi bit (Beta vulgaris L.). Umbi bit merupakan tanaman yang memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang berlimpah dan bermanfaat bagi kesehatan maupun non kesehatan. Beberapa manfaat dari metabolit sekunder umbi bit adalah aktivitas antioksidan, sifat detergensi, dan pewarna alami. Oleh karena itu, dilakukan penelitian skirining fitokimia ekstrak etanol umbi bit (Beta vulgaris L.) untuk membuktikan adanya kandungan senyawa metabolit dengan pengujian kualitatif uji warna dan uji kromatografi lapis tipis. Penelitian dimulai dengan preparasi simplisia umbi bit lalu dimaserasi dengan pelarut etanol 96%. Hasil maserasi dipisahkan dengan pelarutnya menggunakan rotary evaporator. Kemudian ekstrak dilakukan skrining fitokimia. Berdasarkan penelitian didapatkan bahwa umbi bit (Beta vulgaris L.) mengandung senyawa flavonoid, saponin, tanin dan alkaloid.

Page 1 of 1 | Total Record : 7