cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif
ISSN : 18584837     EISSN : 2598019X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, diterbitkan oleh Pusat Informasi dan Pembangunan Wilayah (PIPW) yang berada di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret Surakarta, berisi tulisan tentang hasil penelitian, gagasan konseptual dan resensi buku dalam lingkup perencanaan wilayah dan kota serta perencanaan partisipatif. Jurnal terbit dua kali setahun pada bukan Januari dan Juli. Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif menerima tulisan ilmiah dalam bidang yang relevan dengan permasalahan tentang perencanaan wilayah dan kota serta pembangunan daerah.
Arjuna Subject : -
Articles 137 Documents
Analisis arah perkembangan fisik kawasan terdampak gempa di Kabupaten Sleman berbasis Nighttime Light Arifian Dwi Wijayanto; Nur Miladan; Mochamad Primasakti Satyagraha
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 21, No 1 (2026)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v21i1.103359

Abstract

Following the 2006 tectonic earthquake, Sleman Regency experienced significant spatial changes as part of the post-disaster recovery and reconstruction process. This study focuses on four subdistricts that were most severely affected, namely Berbah, Kalasan, Depok, and Prambanan. The objective of this study is to identify the direction of built-up area development in earthquake-affected regions by integrating harmonized Nighttime Light data with a spatial clockboard zoning approach. A longitudinal analysis was conducted using DMSP-OLS and VIIRS data from 2006, 2007, 2013, 2018, and 2023. The results indicate that the dominant direction of physical development shifted toward the north and northeast, moving away from high-risk zones associated with the Opak Fault. The highest light intensity was observed in ring B and the northeastern sector, suggesting a spatial growth pattern oriented toward safety and accessibility. The combined use of Nighttime Light imagery and the clockboard approach proved effective in capturing post-disaster spatial dynamics and shows potential for application in other disaster-prone regions. These findings contribute to the development of evidence-based spatial analysis methods to support adaptive and disaster-resilient regional planning.
Resiliensi infrastruktur terhadap risiko banjir rob di wilayah pesisir Kota Pekalongan Afni Ashrida; Chrisna Trie Hadi Permana; Nur Miladan
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 20, No 2 (2025)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v20i2.91035

Abstract

Banjir pasang atau banjir rob merupakan fenomena yang umum terjadi di wilayah pesisir akibat pemanfaatan dan pengelolaan kawasan yang mengabaikan daya dukung lingkungan serta dipengaruhi perubahan iklim. Banjir rob dapat mengganggu aktivitas perkotaan, merusak infrastruktur, dan menurunkan kualitas ruang pesisir. Oleh karena itu, diperlukan resiliensi untuk memastikan sistem di wilayah pesisir mampu merespons, pulih, dan beradaptasi terhadap bencana. Resiliensi diartikan sebagai kemampuan suatu sistem menghadapi gangguan, memulihkan diri, dan beradaptasi setelah bencana terjadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis resiliensi infrastruktur pesisir, meliputi sarana, prasarana, dan utilitas umum di Kota Pekalongan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deduktif dengan pendekatan studi kasus. Kajian resiliensi diperoleh melalui analisis konten hasil wawancara dengan narasumber terpilih, yang kemudian diperkuat melalui triangulasi dengan observasi lapangan dan telaah dokumen untuk memastikan validitas dan reliabilitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa banjir rob berdampak signifikan pada sistem perkotaan pesisir Kota Pekalongan, dan resiliensi kawasan pesisir terbentuk melalui pembangunan dan penguatan infrastruktur.
Potensi dampak pembangunan jalan tol terhadap sektor pariwisata Yogyakarta: Analisis input-output dan ketimpangan Muhammad Viktar Sabilillah Tafarel; Ira Rahayuningtyas
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 21, No 1 (2026)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v21i1.101955

Abstract

Transportation infrastructure development plays a crucial role in promoting regional development and enhancing the performance of leading economic sectors. In the Special Region of Yogyakarta, the development of the National Strategic Projects (PSN), namely the Solo–Yogyakarta–YIA and Yogyakarta–Bawen toll roads, is expected to improve regional connectivity and support tourism development. This study aims to analyze the potential economic impacts of toll road development on the Yogyakarta region, with a particular focus on the tourism sector and regional inequality. The study applies input-output analysis to examine intersectoral linkages and the Williamson Index to assess regional economic disparities. The analysis utilizes regional input-output tables and relevant regional economic data corresponding to the development planning period. The results indicate that the construction sector and most tourism-related sectors are classified as first-priority sectors, characterized by high backward linkages and dispersion indices. An infrastructure investment shock of Rp 18.997 trillion in the construction sector generates significant multiplier effects on output, investment, and employment in tourism-related sectors. Furthermore, Williamson Index analysis suggests that toll road development has the potential to reduce regional economic disparities if infrastructure benefits are distributed equitably. These findings highlight that toll road development functions not only as a driver of regional economic growth but also as a catalyst for inclusive and sustainable tourism development in Yogyakarta.
Analisis sebaran pergerakan mahasiswa kampus Universitas Muslim Indonesia Makassar Mukti Maruddin; Muhammad Ridha Kasim
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 20, No 2 (2025)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v20i2.97117

Abstract

Identifikasi sebaran pergerakan merupakan tahapan penting dalamperencanaan dan pemodelan transportasi. Pergerakan mahasiswa di kawasanpendidikan, khususnya di Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), memiliki polayang kompleks dan fleksibel. Kajian terhadap hal ini menjadi penting untukmelakukan perencanaan transportasi internal kampus. Tujuan penelitian adalahuntuk mengetahui karakteristik perjalanan menuju Kampus UMI dan untuk membuatmodel sebaran pergerakan menuju Kampus UMI. Penelitian ini menggunakan dataasal dan tujuan pergerakan mahasiswa yang didapatkan dari hasil wawancara. Datatersebut kemudian ditabulasi mengan Matriks Asal-Tujuan dan menghasilkan petadesire line. Dalam penyajiannya, matriks dan peta ini terbagi menjadi pergerakan didalam kampus dan pergerakan keluar kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwapergerakan asal-tujuan eksternal didominasi pada Kecamatan Panakkukang,Kecamatan Manggala dan Tamalanrea. Sementara untuk pergerakan internal, fokuspergerakan yang dominan pada fasilitas seperti Masjid Umar Bin Khattab,Perpustakaan Ustman Bin Affan, dan Koperasi/Kantin. Dari sisi antar-fakultas,pergerakan didominasi oleh fakultas yang memiliki jumlah mahasiswa yang banyakdan lokasi yang berdekatan, seperti Fakultas Teknik (FT), Fakultas Teknik Industri(FTI), dan Fakultas Hukum (FH).
Potensi pengembangan hunian vertikal di Kawasan Stasiun Solo Jebres Rinanda Vitiastuti; Raden Chrisna Trie Hadi Permana; Hakimatul Mukaromah
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 21, No 1 (2026)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v21i1.100270

Abstract

Rapid urban growth in Surakarta, combined with high population density and limited residential land availability, has increased the need for alternative development strategies through vertical housing development. Transit-oriented areas represent strategic locations for vertical housing due to their accessibility and proximity to urban activity centers. This study aims to analyze the potential for vertical housing development in the Solo Jebres Station area, one of the main transportation nodes in Surakarta. A deductive quantitative approach was employed using spatial overlay analysis. The variables include land suitability, earthquake hazard conditions, accessibility, population density, proximity to government centers, and land-use diversity. The results indicate that the area has high potential for vertical housing development, supported by suitable land conditions, non-earthquake-prone areas, good accessibility, and various urban infrastructure. Supporting infrastructure includes transportation networks, pedestrian paths, open spaces, commercial areas, public facilities, and drainage, solid waste, and clean water networks. Areas with the highest potential for vertical housing development are located in Kepatihan Wetan, western Purwodiningratan, Tegalharjo, and northern Jebres sub-districts. These findings provide an important basis for sustainable transit-oriented regional development planning in Surakarta.
Prediksi dan rekomendasi penanganan kinerja lalu lintas kawasan Exit Tol Ngawen pada tahun 2025 dan 2028 Rizal Aprianto; Octa Adithya Ilyas Yunanta; Suprapto Hadi; Frans Tohom
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 20, No 2 (2025)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v20i2.90245

Abstract

Pembangunan Exit Tol Yogyakarta-Solo di Ngawen yang beroperasi pada tahun 2025 akan berdampak terhadap volume lalu lintas dan mengubah kinerja lalu lintas jalan di sekitarnya. Analisis dampak lalu lintas dilakukan untuk memprediksi besaran volume lalu lintas yang terjadi, membandingkan kinerja ruas jalan dan simpang terdampak, serta memberikan rekomendasi peningkatan prasarana lalu lintas. Penelitian ini menggunakan PKJI 2023 untuk menganalisis kinerja ruas jalan dan simpang, yang dipadankan dengan metode trend linier dengan penyeimbangan matriks metode detroit.  Analisis dilakukan dengan membandingkan kinerja jalan pada tahun 2024, pada tahun 2025 (saat pintu tol mulai beroperasi), dam 2028 (3 tahun beroperasi). Kinerja lalu lintas pada saat exit tol ini beroperasi diprediksi kinerja lalu lintas untuk Jalan Jatinom v/c rasio 0,68 nilai LOS E, Jalan Ki Ageng Gribig v/c rasio 0,73 nilai LOS E, kinerja simpang tak bersinyal dengan tundaan rata-rata 10,12 det/smp dengan nilai LOS B. Pada prediksi tahun 2028, Jalan Jatinom memiliki nilai v/c rasio 0,74 nilai LOS E, Jalan Ki Ageng Gribig memiliki nilai v/c rasio 0,86 dengan nilai LOS E, kinerja simpang tak bersinyal dengan tundaan rata-rata 10,75  det/smp dengan nilai LOS C. Berdasarkan prediksi tersebut, rekomendasi terbaik adalah perubahan tipe dan pelebaran ruas jalan, nilai derajat kejenuhan yang lebih baik 225% dari eksisting. Skenario terbaik pada simpang dengan pelebaran pendekat simpang dengan nilai tundaan berkurang 102% persen dengan tingkat pelayanan simpang B.
Analisis lahan terbangun dan pertumbuhan penduduk di Kota Makassar menggunakan Google Earth Engine Irwansyah Sukri; Muhammad Yusuf; Dinil Qaiyimah; Fadil Muhammad; Haris Haris
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 20, No 2 (2025)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v20i2.95473

Abstract

Urbanisasi yang pesat di Kota Makassar telah menyebabkan perubahan signifikan dalam penggunaan lahan terbangun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perubahan lahan terbangun dan pertumbuhan penduduk di Kota Makassar antara tahun 2000 hingga 2020. Metode penelitian menggunakan data citra satelit Landsat yang diakses melalui Google Earth Engine (GEE), dengan menerapkan Normalized Difference Built-up Index (NDBI) dan Modified Normalized Water Index (MNDWI) untuk mendeteksi area terbangun. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada lahan terbangun di beberapa kecamatan, terutama di Biringkanaya, Tamalanrea, dan Manggala, sejalan dengan peningkatan populasi yang signifikan di wilayah tersebut. Namun, wilayah seperti Tallo dan Tamalate, meskipun mencatat pertumbuhan penduduk yang lebih tinggi, menunjukkan tingkat perubahan lahan terbangun yang lebih rendah. Fenomena ini disebabkan oleh keterbatasan lahan kosong, tingkat kepadatan yang telah tinggi, serta prioritas pembangunan yang berbeda. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa urbanisasi di Makassar perlu dikelola dengan hati-hati melalui kebijakan perencanaan ruang yang mempertimbangkan pembangunan berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan tata ruang yang lebih efektif dan berkelanjutan.